Pulang Kampung Pakai Mobil Pribadi? Ini Biaya yang Mesti Disiapkan

TEMPO/ Ayu Ambong

Salah satu pengeluaran terbesar jelang lebaran adalah biaya mudik. Biasanya Tunjangan Hari Raya (THR) dialokasikan paling banyak di pos ini nih. Ya maklum deh, harga tiket biasanya melambung.

Kalau udah gak dapat transportasi publik sama sekali, maka satu-satunya alternatif yang tersedia adalah kendaraan pribadi. Ada juga sih yang emang dari awal mau pakai kendaraan sendiri. Alasannya, lebih bebas dan gak ribet.

Jika mudik bersama keluarga, pakai kendaraan pribadi juga terhitung lebih ekonomis lho.

Walau gitu, anggaran biaya mudik tetap harus disiapkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan ya. Nah, berikut perkiraan rincian dari MoneySmart.

1. Biaya persiapan

biaya mudik
(image: kompas)

Kalau gak punya kendaraan, berarti yang pertama-tama harus kamu siapkan adalah dana untuk sewa kendaraan. Umumnya, biaya sewa dihitung per hari atau per minggu.

Tarif sewa mobil pada hari biasa sekitar Rp 350 sampai Rp 400 ribu per hari. Sedangkan pada masa mudik, tarif sewa bisa melonjak hingga dua kali lipat.

Sementara kalau punya kendaraan sendiri, maka anggaran pertama adalah buat servis. Sebaiknya mulailah servis dari sekarang buat menghindari antrean yang mengular di bengkel.

Biaya servis sih jelas tergantung pada kondisi mobilmu. Namun, sebagai perkiraan bisa kamu cek rinciannya di sini.

Selain biaya servis, ada baiknya kamu udah punya asuransi kendaraan bermotor buat meminimalkan risiko finansial jika terjadi hal yang gak diinginkan.

2. Biaya bahan bakar

biaya mudik
(image: ariyumi)

Buat mengetahui perkiraan biaya bahan bakar, kamu perlu tahu berapa jarak yang bisa ditempuh mobil dengan satu liter bahan bakar. Selanjutnya, cari tahu perkiraan jarak dari rumah hingga tujuan mudik. Cek aja melalui Waze atau Google Maps.

Sebagai ilustrasi, jika kamu bakal menempuh perjalanan sejauh 600 kilometer dengan konsumsi bahan baakar 10 kilometer per liter, maka kamu butuh sekitar 60 liter bensin. Saat ini harga bahan bakar berkisar antara Rp 8.150 hingga Rp 10.100 per liter. Jika menggunakan bensin paling mahal, maka kamu memerlukan Rp 606 ribu.

Walau gitu, kamu juga harus memperhitungkan biaya tambahan jika pergi pada periode puncak mudik. Jika terjebak macet, kebutuhan bahan bakar bisa melonjak hingga dua kali lipat.

3. Biaya tol

biaya mudik
(image: liputanislam)

Cari tahu semua jalur tol yang bakal kamu lewati lalu cek tarif tiap jalur. Buat jalur tol fungsional atau darurat biasanya gak dikenakan biaya alias gratis.

Kabarnya, pemerintah bakal memberikan diskon sebesar 10 persen pada jadwal yang telah ditentukan. Cek langsung di sini buat tahu jadwal penetapan diskon tiap ruas jalan tol dan sesuaikan jadwal keberangkatanmu dengan itu.

4. Biaya makan dan minum

biaya mudik
(Image: Youtube)

Mudik pakai kendaraan pribadi biasanya lebih menyita waktu dibanding pakai kereta atau pesawat. Alhasil, kamu dan keluarga pasti butuh makan, minum, hingga makanan ringan di jalan.

Biar lebih hemat, siapkan bekal perjalanan dari rumah. Kamu bisa alokasikan uang Rp 200 ribu buat beli ini di minimarket dekat rumah.

Harga makanan ringan dan aneka minuman tentu lebih murah di minimarket dekat rumah daripada di rest area, kan?

5. Biaya parkir dan pak ogah

Walau nominalnya gak gitu besar, kamu tetap harus mengalokasikan daa buat biaya parkir dan polisi cepek alias pak Ogah. Mungkin Rp 50 ribu aja udah cukup.

Sediakan recehan di dompet khusus. Semakin sering kamu berhenti atau melewati persimpangan ketika mudik, kemungkinan bakal semakin besar pengeluarannya.

6. Biaya darurat

Jika seluruh biaya mudik di atas udah diperhitungkan, sebaiknya alokasikan juga biaya buat keperluan darurat. Kita kan gak bisa menduga apa aja yang bakal terjadi selama perjalanan.

Dana ini juga bisa dipakai jika mobil ngadat atau jika ternyata kamu butuh menginap karena terlalu lelah berkendara.

Itulah sejumlah biaya yang perlu kamu anggarkan dari sekarang. Setelah selesai dihitung, kamu pun bisa membandingkan dengan biaya mudik menggunakan moda transportasi lain.

Meski gitu, kamu harus ingat kalau yang harus diperhatikan bukan cuma biaya mudik. Kamu juga harus mempertimbangkan aspek kenyamanan dan ketepatan waktu juga lho.