Saat Renovasi Rumah Total, Siapkan Bujet Buat 5 Kebutuhan Tambahan Ini

Renovasi Rumah Total

Rumah adalah impian hampir semua orang. Saat impian memiliki rumah sudah terwujud, tempat berlindung dari panas dan hujan itu pun tentu harus terus dirawat supaya selalu kelihatan cantik.

Nah, ketika rumah membutuhkan renovasi besar-besaran atau total, tentu bukan perkara sepele. Kita gak hanya harus memikirkan dan mempersiapkan biaya buat renovasinya saja lho.

Akan ada banyak hal dan biaya lain yang harus dialokasikan saat ingin merombak rumah besar-besaran. Berikut ini beberapa hal yang harus kita persiapkan bujetnya jika ingin renovasi rumah total:

1. Biaya sewa atau kontrak rumah sementara

Saat rumah direnovasi total, gak mungkin dong para penghuni rumah memaksakan diri untuk tetap tinggal di lokasi yang sedang direkonstruksi tersebut. Emang mau tidur di sebelah gundukan pasir atau batako?

renovasi rumah total
Rumah direnovasi total, masa iya masih maksain tidur di sini (rumah/rwandanomes)

Selain gak nyaman, keberadaan anggota keluarga bisa mengganggu dan memperlambat proses renovasi. Ditambah lagi, ada begitu banyak debu dan bahan-bahan bangunan saat proses renovasi yang bisa berdampak buruk buat kesehatan. Risiko terkena benda-benda tumpul dan material bangunan lain juga bisa mengintai keselamatan diri.

Jadi, lebih aman mengungsi saja sementara ke rumah kontrakan atau sewa apartemen. Langsung siapkan bujet di awal untuk keperluan ini.

Cari rumah kontrakan yang lokasinya berdekatan dengan rumah yang sedang direnovasi agar tetap bisa mengawasi. Pilih yang sederhana aja, tapi nyaman. Toh cuma buat ditinggali sementara. Gak perlu cari yang mewah dan harga sewanya tinggi. Sayang!

2. Perlengkapan rumah tangga baru

Setelah bangunan rumah lama berubah jadi bangunan rumah baru, rasanya ada yang sedikit kurang kalau gak dilengkapi dengan beberapa peralatan rumah tangga yang baru.

Eits, tunggu dulu! Bukan berarti jadi boros dan langsung mengganti semua perabotan lama ya. Itu namanya gak bijak dalam pengeluaran dong!

Pilah dulu peralatan apa saja yang sekiranya sudah usang dan memang harus diganti dengan yang baru. Buat daftarnya dengan rapi lalu lakukan survei dulu ke beberapa toko retail atau online shop untuk menghitung bujetnya.

Mau lebih menghemat bujet? Rajin-rajin cari info promo atau diskonan deh! Misalnya, cari kebutuhan rumah baru di online shop Lazada. Bagi pengguna kartu kredit Citibank, bisa manfaatin Lazada Promo Super Tuesday untuk menikmati diskon ekstra 15 persen dan fasilitas Eazypay 0 persen tiap hari Selasa. Periode promonya sampai 3 Oktober 2017 lho.

3. Tambahan biaya tagihan listrik

Saat bangunan rumah yang baru lebih luas dan membutuhkan daya listrik yang lebih besar, otomatis bakal ada biaya listrik yang lebih besar. Nah, jangan lupa untuk mempertimbangkan tambahan pengeluaran rutin tagihan listrik ini setiap bulannya.

renovasi rumah total
Tagihan listrik bisa jadi naik lho (listrik/spring advertiser)

Perlu juga selektif dalam menambah peralatan elektronik jika gak mau biaya listrik meningkat gratis. Pilah yang memang dibutuhkan saja, misalnya gak menambah televisi atau peralatan masak yang boros listrik.  

4. Biaya perizinan

Sebagai warga negara yang baik dan taat peraturan, kita harus tahu bahwa saat kita mengubah bangunan rumah secara total, maka kita perlu membuat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang baru juga.

Gak perlu khawatir bahwa mengurus IMB ini bakal ribet. Kita bisa mengurusnya lewat Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang ada di kantor kecamatan terdekat. Beberapa dokumen yang harus dipersiapkan, antara lain gambar bangunan baru, IMB lama, fotokopi KTP, NPWP, dan juga bukti pembayaran pajak bumi bangunan (PBB).

Nah, untuk besaran nominal biaya perizinannya sendiri tergantung luas bangunan dan besaran retribusi sesuai dengan kebijakan di daerah tempat kita tinggal.

5. Biaya darurat

Satu bujet lagi yang juga gak boleh dilupakan adalah biaya darurat atau biaya lain-lain yang dapat dikeluarkan sewaktu-waktu. Kebutuhan saat sedang melakukan renovasi rumah, terutama renovasi total, realitanya sering gak terduga.

Dana darurat ini bisa jadi penyelamat seandainya bujet yang udah diperkirakan sebelumnya meleset. Misalnya, udah nyiapin bujet buat beli pasir Rp 1 juta, tapi ternyata harga pasir lagi naik. Alhasil, bujet membengkak jadi Rp 1,2 juta. Nah dana darurat bisa dimanfaatin buat ini.

renovasi rumah total
Kalau yang ini jangan pernah lupa dipersiapkan ya (dana darurat/ebay)

Besarnya dana darurat yang harus disiapkan tergantung kemampuan finansial masing-masing. Namun sebagai acuan, dana darurat yang disarankan adalah 20 persen dari total bujet renovasi rumah.

Tentu menyenangkan saat akhirnya bisa merenovasi rumah menjadi lebih cantik dan nyaman. Tapi untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut tentu dibutuhkan perencanaan dan persiapan yang matang, khususnya soal biaya.

Kalau merenovasi rumah total tanpa persiapan dan perencanaan yang baik, siap-siap saja stres dengan kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa muncul.

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Jangan Renovasi Rumah Besar-Besaran Kalau Belum Menyiapkan 4 Hal Ini]

[Baca: Mau Renovasi Rumah dengan Dana Rp 20 Juta, Bisa Ngapain Aja Ya?]

[Baca: Hati-hati, Salah Renovasi Bisa Bikin Rumah Susah Dijual]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →