Digandrungi Milenial Jakarta, Starbucks Justru Gak Laris Lho di Negara Ini!

Starbucks

Kamu salah satu penggemar Starbucks? Kalau mampir ke kedai minuman kopi berlogo warna hijau dan putih ini lebih senang pesan yang dingin atau panas? Nah minuman Starbucks memang salah satu merek minuman yang digemari banyak orang termasuk Indonesia. 

Kedainya yang nyaman dan homey, bikin betah para pengunjung buat menikmati segelas menu minumannya. Mulai yang mengerjakan tugas kuliah hingga meeting dengan klien, kamu salah satunya? 

Nah di negara ini Starbucks justru kurang laris lho. Vietnam merupakan negara yang saat ini kita tengah bahas soal popularitas merek minuman kopi asal Negeri Paman Sam. 

Seperti dikutip dari Okezone.com, Rabu, (25/12), Vietnam memang negara yang dikenal sebagai salah satu pengekspor kopi terbesar nomor dua di dunia. kalau kamu pernah mencoba kopi Vietnam yang begitu khas aroma dan rasanya memang gak ada lawannya. 

Disajikan baik panas maupun dingin kopi Vietnam ini memang ‘legit’ banget buat rasanya. Kopi yang memiliki cita rasa lebih tajam, pahitm dan kandungan kafeinnya lebih tinggi daripada kopi arabika lainnya. 

Menjamurnya kedai kopi lokal di sana membuat para merek atau brand mancanegara jarang yang bertahan lama lho. Negara yang memiliki julukan Vietnam Rose ini memang banyak berdiri kedai kopi. 

Baca juga: Puasa Minum Kopi Kekinian Selama 2 Minggu, Ada Manfaatnya Buat Kamu?

Starbucks mati-matian bisa diterima di tengah gempuran kedai kopi lokal Vietnam

starbucks
Di Vietnam, Starbucks mati-matian lho jualan minuman kopi, (Ilustrasi/Shutterstock).

Gloria Jean’s Cafe yang gak lain kedai kopi asal Australia ini malah bangkrut dan terpaksa minggat dari pasar Vietnam di 2017. Pamor kedai kopi lokal memang gak tertandingkan dengan kehadiran kedai kopi luar negeri. 

Pasalnya nih kedai kopi lokal di Vietnam memang berkembang lebih cepat lho ketimbang brand internasional. Mudah beradaptasi dengan selera lokal masyarakat, kedai kopi Vietnam memang pandai memanjakan pecinta kopi. 

Apa yang dialami oleh brand kedai kopi asal Australia, akhirnya pun terjadi juga pada Starbucks. Memiliki branding yang kuat dan termahsyur di berbagai negara, justru Starbucks mati-matian lho berjuang berhadapan dengan kedai kopi Vietnam. 

“Kami mengamati bahwa bisnis kopi belum baik di Vietnam,” kata analis senior di Euromonitor International, Grace Chia, seperti dikutip dari Okezone.com, Rabu, (25/12).

“Biji kopi internasional tidak semudah didapatkan, tidak seperti di kedai kopi lokal,” tambah Chia. 

Kekuatan produk lokal memang nyatanya masih banyak digemari oleh masyarakat setempat. Gak heran nih kalau Vietmam agak sulit rasanya bagi brand internasional seperti Starbucks buat menjual minunam kopinya. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →