Punya Barang Gak Terpakai? Jual di 5 Marketplace Ini Buat Nebelin Dompet

Punya barang bekas jangan cuma dibiarin numpuk dalam kamar. Meski udah gak terpakai olehmu, siapa tahu masih bisa dimanfaatkan oleh orang lain di luar sana. Daripada menuh-menuhin isi rumah doang, mending disulap jadi pundi-pundi rezeki. Udah, jual aja barang preloved yang masih berkualitas baik tapi gak kamu lirik lagi.

Saat ini, siapa pun bisa jualan dengan mudah. Situs jual beli barang-barang preloved di Indonesia pun udah naik daun. Jadi, gak usah cemas barang yang kamu punya akan dipandang sebelah mata.

Nah, jika udah tahu mau jual apa, sekarang mari kunjungi situs jual beli barang bekas yang bisa dicoba. Gak perlu bingung lagi, berikut ini daftarnya.

1. Carousell

https://www.instagram.com/p/Bl2j29uhqMD/?taken-by=carousell.id

 

Carousell adalah situs marketplace customer-to-customer asal Singapura yang bisa diakses melalui aplikasi maupun website. Di sini kamu bisa menjual ataupun membeli barang-barang secondhand maupun barang baru.  

Cara berjualan di sini sama sekali gak ribet. Cukup upload foto barang dan beri penjelasan mengenai barang tersebut, termasuk pilih kategori barang baru atau bekas dan pasang harga. Simple banget kan? Buat tanya-tanya antar penjual dan calon pembeli bisa dilakukan melalui fitur chat yang telah tersedia.

Kelemahannya, berbeda dengan beberapa marketplace lainnya, di sini pembeli akan mengirimkan uang langsung ke nomor rekeningmu. Jadi agak kurang aman bagi pembeli maupun penjual.

2. Prelo

barang bekas
(Image: techno.id)

Aplikasi customer to customer selanjutnya adalah Prelo. Dari sisi pembeli, marketplace Prelo setingkat lebih aman dibanding Carousell karena Prelo memberikan garansi. Garansi jaminan diberikan maksimal 3 hari setelah transaksi diterima untuk melakukan klaim dan refund 100 persen sehingga penjual gak bisa bermain curang. Dari sisi penjual, penggunaan sistem rekber alias rekening bersama juga lebih aman dan terbebas dari customer hit and run.

Buat kamu yang mau jualan di Prelo untuk pertama kalinya gak perlu bingung. Prelo memberikan panduan pada tiap tahapan sehingga prosesnya jadi lebih mudah.

Kelemahannya, Prelo menggunakan sistem share keuntungan 0-10 persen. Tapi, kalau mau keuntungannya 100 persen buat kamu, Prelo mensyaratkan untuk membagikan iklan jualan tersebut ke berbagai media sosial yang kamu punya.

3. Belanja bekas

Sesuai namanya, marketplace ini khusus menyediakan platform jual beli hingga lelang barang bekas. Bedanya dengan dua marketplace sebelumnya, Belanjabekas gak cuma membidik transaksi Customer to Customer, tapi juga Customer to Business. Jadi selain jual ke customer kamu juga bisa menjual langsung ke Belanjabekas.com dengan harga yang kompetitif.  

Tapi, kalau kamu kurang tergiur dengan penawaran harga dari pihak BelanjaBekas, kamu bisa melanjutkan penjualan secara lelang. Untuk menghindari bid and run, para partisipan lelang wajib melakukan deposit. Bagi penjual, hal ini tentu menguntungkan banget kan?

4. Tokopedia

https://www.instagram.com/p/BmFNYGVlgQt/?hl=id&taken-by=tokopedia

 

Marketplace satu ini pasti udah gak asing banget buat kamu. Sebagai salah satu mal online terbesar di Indonesia, Tokopedia menyediakan platform jual beli barang baru maupun bekas secara aman dengan fasilitas Escrow alias rekening bersama.

Selain itu, karena situs ini memiliki banyak pengunjung dan traffic yang cukup tinggi, produk yang kamu jual berpotensi dilirik banyak calon konsumen. Klaim Tokopedia dalam situsnya, setiap bulannya ada lebih dari ratusan juta kunjungan ke situs ini.

Kamu juga gak dikenakan potongan komisi sehingga hasil penjualan 100 persen masuk dompetmu.

5. Tinkerlust

Kamu yang ingin menjual koleksi barang branded yang sudah gak terpakai, main-mainlah ke Tinkerlust. Bukan sembarang barang bekas, Tinkerlust diperuntukan untuk jual beli barang-barang bekas berkualitas.

Pihak Tinkerlust akan mengkurasi barang yang kamu jual dan jika tidak lolos kualifikasi, barangmu akan di-reject atau dikirim kembali. Jadi, barang kamu akan diambil dan disimpan di kantor mereka selama masa penjualan. Jika dalam tiga bulan barang belum terjual, produk akan dikembalikan lagi padamu.

Itulah situs jual beli barang bekas yang bisa kamu coba. Gak usah mikir lama-lama, lumayan kan dapat uang tambahan dari barang yang udah gak terpakai.

Ngomong-ngomong, kamu pernah jualan di lima situs tersebut gak? Kalau pernah, jangan lupa share pengalamanmu di kolom komentar.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →