Tips Jitu Mendapatkan Tanah Murah Tanpa Risiko Tertipu

Coba Survei Lokasi Langsung

Seiring dengan meningkatnya populasi penduduk, lahan yang berpotensi sebagai pembangunan tempat tinggal pun berkurang.

Imbasnya, harga tanah pun melambung. Sangat sulit mencari tanah murah di daerah ibukota. Terutama di kawasan kota-kota besar yang sudah lengkap dengan fasilitas hunian dan akses transportasi yang nyaman.

Namun demikian, masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencari tanah murah di Indonesia. Bahkan sebagian daerah masih menyediakan lahan dengan harga yang lebih terjangkau. Oleh karena itu dibutuhkan strategi khusus untuk mendapatkan tanah murah di lokasi yang diinginkan.

Berikut ini adalah beberapa tips mendapatkan tanah murah yang bisa Anda coba.

1. Lebih Baik Survei Lokasi secara Langsung

asuransi rumah

Harga tanah berbanding lurus dengan lokasi. Semakin bagus lokasinya, semakin tinggi juga harganya. Sebagai contoh, harga tanah di daerah Jakarta kini berkisar antara Rp900 juta sampai dengan Rp9 miliar persegi.

Sedangkan jika ingin mencari tanah murah yang masih terjangkau bisa ditemukan di daerah penyangga ibukota atau kota besar. Kisaran harga tanah di Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang masih berkisar antara Rp500 ribu sampai dengan Rp3 jutaan per meter.

Jangan langsung percaya dengan omongan staf pemasaran atau iming-iming di iklan. Anda harus melakukan survei lokasi secara langsung untuk mengetahui akses jalan dan kondisi di sekitar tanah yang dijual.

2. Lebih Murah Membeli dari Tangan Pertama

Lebih Murah Membeli dari Tangan Pertama

Bukan rahasia umum lagi bahwa terdapat banyak calo dalam transaksi jual beli tanah. Praktik percaloan atau broker tanah memang tidak dilarang, hanya saja konsekuensinya adalah harga tanah menjadi lebih mahal karena dijual oleh pihak ketiga.

Oleh karena itu, hindari berhubungan dengan broker atau calo tanah. Sebaiknya langsung bertransaksi dengan pemilik tanah untuk mendapatkan harga orisinal.

3. Memanfaatkan Situs Online

Memanfaatkan Situs Online

Anda juga bisa memanfaatkan situs online atau marketplace yang menawarkan tanah atau lahan. Cara ini jelas menghemat waktu Anda karena tidak perlu datang langsung ke lapangan lagi.

Sebagai perbandingan, pilih dua atau tiga lahan yang menurut Anda cocok dengan lokasi dan harganya. Barulah kemudian lakukan survei dan sekaligus menemui pemiliknya untuk mengumpulkan data dan informasi yang dibutuhkan.  

4. Membandingkan Harga Tanah

Membandingkan Harga Tanah

Ada dua cara membandingkan harga tanah yang hendak Anda beli. Pertama, Anda bisa membandingkan dengan NJOP tanah yang berlaku di lokasi tersebut. NJOP adalah singkatan dari Nilai Jual Objek Pajak. Biasanya NJOP digunakan pemerintah sebagai standar ketika harus membebaskan tanah demi kepentingan negara.

Dengan berpatokan pada NJOP inilah Anda bisa memperkirakan harga rata-rata tanah secara wajar. Jika ada selisih harga dengan NJOP, Anda bisa menghitung sendiri untung dan ruginya. Kedua, Anda bisa membandingkan dengan harga tanah di daerah sekitarnya.

5. Mempertimbangkan Kondisi Lingkungan

Mempertimbangkan Kondisi Lingkungan

Selain mempertimbangkan harga, Anda juga perlu mempertimbangkan soal kondisi lingkungan. Jangan terkecoh dengan harga tanah yang murah, namun kenyataannya jauh dari penggambaran dari iklan atau brosur.

Paling utama adalah mengecek kualitas air tanah. Pertimbangannya agar mudah mendapatkan sumber air minum. Bisa juga dengan mempertimbangkan keberadaan pasokan sumber air minum untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain soal air, pastikan juga daerah tersebut sudah memiliki sanitasi yang baik agar lingkungan benar-benar sehat. Utamanya harus demikian jika ingin membangun hunian tempat tinggal di lahan yang akan dibeli tersebut.

Lingkungan yang memiliki banyak pohon dan tanaman pun menjadi pilihan yang direkomendasikan. Sudut kemiringan lahan harus jadi prioritas. Terutama demi keselamatan agar terhindar dari ancaman bencana banjir dan longsor.

6. Memastikan Dokumen Lengkap dan Bukan Sengketa Tanah

Memastikan Dokumen Lengkap dan Bukan Sengketa Tanah

Seperti halnya membeli sebuah kendaraan bermotor, saat melakukan pembelian tanah pun harus waspada dengan modus penipuan sertifikat tanah bodong. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan pengecekan keaslian sertifikat tanah secara online langsung melalui situs BPN Online.

Anda bisa mengunjungi http://atrbpn.co.id/ untuk melakukan pengecekan berkas sertifikat tanah beserta dengan riwayat pengurusan tanah secara sah yang tercatat dalam BPN.

Sementara untuk mengecek keaslian surat tanah atau sertifikat tanah bisa dilakukan dengan mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional terdekat di wilayah tanah tersebut. Hal yang perlu dicek dari keaslian sertifikat tanah adalah nomor pendaftaran, daftar tanah, surat ukur, serta buku tanah.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan pada saat mencari tanah murah. Pastikan lagi secara benar soal legalitas tanah serta kondisi lingkungannya. Tidak perlu terburu-buru karena untuk mendapatkan tanah yang sesuai dengan bujet memang membutuhkan perjuangan.

Jika ingin mendapatkan tips keuangan tentang tanah dan properti murah, pastikan untuk terus mengikuti artikel-artikel terbaru dari Lifepal yang akan membantu kita merencanakan serta mengevaluasi kondisi keuangan pribadi secara ideal.  

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →