Dijamin Untung! Ini 6 Tips Mendirikan Social Enterprise yang Ampuh untuk Milenial

Social Enterprise

Social Enterprise

Setelah sebelumnya membahas definisi dan perbedaannya dengan bisnis konvensional, kurang lengkap kayaknya kalau gak membahas tentang tips mendirikan social enterprise nih guys.

Kalau kamu lagi pengin buka usaha namun dengan ide bisnis yang anti-mainstream, mungkin model usaha ini bisa menjadi jawabannya. Apalagi buat kamu para milenial yang terkenal kreatif dan inovatif.

Pasalnya, gak cuma cari untung semata, social enterprise selalu memperhatikan faktor sosial dalam ide bisnis yang dijalankan.

Sebagian besar cuan yang didapatkan juga bakal dialokasikan kepada kegiatan-kegiatan seperti amal, pelatihan ketenagakerjaan atau pelayanan kesehatan umum.

Jadi, selain bisa menghidupi diri sendiri, kamu bakal dapat bonus pahala yang melimpah karena membantu kehidupan masyarakat banyak.

Kalau tekad kamu udah bulat pengin mencoba, ada baiknya memerhatikan lima tips mendirikan social enterprise, seperti dikutip dari Business News Daily:

1. Mengetahui masalah sosial yang terjadi di lingkungan

Social Enterprise
Mengetahui masalah sosial yang terjadi di lingkungan salah satu tips mendirikan Social Enterprise

Dalam mendirikan sebuah social enterprise, salah satu syarat yang harus terpenuhi adalah adanya masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

Dari sekian banyak permasalahan yang terjadi, kamu harus mencari satu yang pengin dijadikan penggerak bisnis.

Salah satu contohnya, masalah pemberdayaan wanita di Indonesia yang msaih sangat minim. Buat mengatasi hal tersebut, kamu bisa memberdayakan perempuan untuk menghasilkan sesuatu yang mempunyai nilai seperti membuat tas yang terbuat dari anyaman.

Gak cuma masalah pemberdayaan perempuan, kamu juga bisa berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Baca juga: Halo Milenial! Selain Jadi Entrepreneur Kini Waktunya Mendirikan Social Enterprise

2. Melakukan riset market

Social Enterprise
Melakukan riset pasar salah satu tips mendirikan Social Enterprise

Meski model bisnisnya berbeda dengan usaha konvensional, social enterprise juga perlu melakukan riset pasar sebelum menjalankannya.

Ini berguna untuk mencegah terjadinya kerugian besar kedepannya akibat perencanaan yang kurang matang. Yang namanya bisnis keuntungan masih tetap menjadi prioritas utama buat menutupi biaya operasional dan kegiatan sosial.

3. Belajar membantu orang lain

Social Enterprise
Belajar membantu orang lain tips mendirikan Social Enterprise

Salah satu tujuan kamu mendirikan social enterprise adalah menolong lingkungan sekitar, maka kamu harus membiasakan diri membantu orang lain.

Banyak orang yang kadang memberikan bantuan hanya dengan mentransfer uang ke lembaga atau instansi tertentu. Alasannya, mereka gak tahu gimana caranya membantu secara langsung.

Dalam perusahaan sosial, kamu harus bisa terjun langsung ke lapangan guna lebih mendekatkan diri bersama orang yang dibantu. Dengan begitu, dampak yang diberikan bakal jauh lebih terasa buat diri sendiri maupun orang lain.

4. Mendengar saran dan kritikan

Social Enterprise
Mendengar saran dan kritikan salah satu tips mendirikan Social Enterprise

Saat kamu menjalankan sebuah perusahaan sosial,  mendengar saran dan kritikan dari berbagai pihak adalah hal yang wajib untuk diperhatikan.

Tujuannya untuk  menyempurnakan kualitas usaha yang pastinya memiliki kekurangan pada beberapa sektor. Jika kamu rutin mengevaluasinya, dapat dipastikan bisnis kamu bakal lebih beerkembang lagi ke depannya.

Banyak kasus di mana seorang pemilik usaha  gak mau mendengar keluhan dari para pelanggannya dan harus berakhir tragis gulung tikar. Jangan sampai hal kayak gitu terjadi sama kamu ya!

5. Utamakan kepentingan orang lain, bukan bisnis

Social Enterprise
Utamakan kepentingan orang lain, bukan bisnis salah satu tips mendirikan Social Enterprise

Hal terakhir yang penting kamu perhatikan dalam membangun social enterprise adalah, harus mengutamakan kepentingan orang lain daripada keuntungan bisnis itu sendiri.

Inilah poin pembeda yang terpenting dari model bisnis perusahaan sosial dan perusahaan pada umumnya.

Gak usah takut karena gak punya modal untuk membiayai uang marketing yang lumayan besar.

Secara langsung maupun gak langsung kegiatan-kegiatan sosial yang dicanangkan setiap periode tertentu akan menjadi sarana pemasaran yang efektif guna memperkenalkan brand yang dibuat.

6. Harus konsisten dan tetap optimis

Social Enterprise
Konsisten dan tetap optimis menjadi salah satu tips lainnya mendirikan Social Enterprise

Awalnya emang susah menjalani perusahaan sosial karena pasarnya masih terbilang kecil dibandingkan tipe usaha lainnya. Selain itu juga untuk belajar tentangnya sedikit sulit karena sumber pembelajarannya masih sedikit.

Namun, bukan berarti kamu pasti gagal. Hanya saja, butuh konsistensi dan rasa optimis yang lebih tinggi. Itulah hal yang membedakan antara orang yang berhasil dengan orang yang belum berhasil.

Itulah 6 tips dalam mendirikan social enterprise yang harus kamu perhatikan. Meski bukan jaminan akan sukses, dengan memperhatikan hal di atas bisa membantumu menjalankannya lebih lancar. Semoga sukses! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis