Masih Jadi Anak Magang di Perusahaan? Begini Lho Cara Mudah Agar Bisa Jadi Karyawan Tetap

Anak magang juga bisa berpeluang menjadi pegawai tetap sebuah perusahaan (Shutterstock).

Anak magang juga bisa berpeluang menjadi pegawai tetap sebuah perusahaan (Shutterstock).

Menjadi anak magang kerap dilakukan oleh para mahasiswa semester akhir guna menyelesaikan laporan tepat waktu. Tapi gak sedikit juga para mahasiswa baru lulus memilih langkah ini sebelum terjun ke dunia kerja secara nyata. Mereka menganggap posisi magang sebagai langkah awal dalam memulai karier. 

Ketika kamu sudah memulai proses menjadi anak magang dan ternyata sangat menyenangkan, pasti terbesit dalam keinginan untuk menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut bukan? Bukan tidak mungkin kok! Semua bisa saja terjadi asal kamu juga wajib membekalkan diri agar bisa ditetapkan sebagai karyawan disana. 

Mengutip laman Her Campus, berikut ini tips dan trik agar posisi anak magang bisa menjadi karyawan sesuai yang kamu impikan. Kita simak yuk ulasannya berikut ini. 

1. Miliki berbagai kemampuan baru

Anak Magang
Magang di sebuah perusahaan, kamu harus punya keahlian khusus (Shutterstock).

Bekerja tanpa kemampuan rasanya sulit untuk dilakukan. Persaingan ketat hari ini sangat menentukan nasib kariermu ke depannya. Magang merupakan cara untuk mendapatkan banyak pengalaman serta kemampuan yang baru. Gak ada salahnya kemampuan dan pengalaman tersebut kamu jadikan acuan untuk mendapatkan posisi selanjutnya. 

Kemampuan tambahan bisa kamu dapatkan dengan mengikuti kegiatan belajar di kampus, menjadi panitia di acara tertentu yang mengasah kemampuan sosial dan organisasi, mengikuti kursus atau kelas tambahan di luar kampus, dan sebagainya. Intinya jangan sampai minim kemampuan jika ingin memiliki karier yang lebih baik ya!

2. Bangun networking

Anak Magang
Membangun jaringan sangat penting dalam lingkungan pekerjaan (Shutterstock).

Networking atau jaringan juga sangat diperlukan jika kamu ingin memiliki karier yang cemerlang. Meski saat ini masih magang, gak ada salahnya kamu mengumpulkan banyak koneksi untuk membantu karier ke depannya. 

Pepatah lama mengatakan bahwa networking adalah sebuah harta berharga. Jadi, pastikan kamu memiliki waktu untuk dihabiskan bersama mereka untuk menyerap lebih banyak ilmu dari teman-teman kantormu. Jangan lupa juga berikan kesan baik dan jual kemampuanmu ke hadapan rekan kerja. Pasalnya rekan kerja seringkali menjadi faktor penentu untuk ke tahap selanjutnya. 

3. Selalu berinisiatif

Anak Magang
Memiliki inisiatif tinggi dalam bekerja (Shutterstock).

Upayakan selalu berinisiatif saat bekerja. Gak cuma berlaku pada saat magang saja, tetapi saat sudah menjadi karyawan pun kamu wajib memiliki inisiatif yang tinggi. Jangan hanya menunggu pekerjaan dari atasan saja, tetapi inisiatif lah untuk bertanya apakah ada yang bisa kamu kerjakan. Jangan malu untuk meminta bantuan pada rekan kerja lainnya jika kamu kebingungan.

4. Tanyakan banyak hal

Anak Magang
Jangan sungkan untuk bertanya pada rekan kerja (Shutterstock).

Ada pepatah yang mengatakan bahwa malu bertanya, sesat di jalan! Itu benar lho guys! Kalau enggan bertanya untuk sesuatu yang sifatnya penting dan menyangkut pekerjaanmu, kamu sendiri yang akan rugi besar. Kamu bakalan kehilangan banyak ilmu darisana. 

Tanyakan semua hal yang tidak kamu ketahui, jangan malah sok mengatasinya sendiri jika merasa kesulitan. Tanyakan hal sejelas-jelasnya sampai kamu paham bagaimana menyelesaikan masalah tersebut sendiri kelak. Ketertarikanmu dalam belajar membantu atasanmu untuk melihat semangat dan potensimu.

5. Jangan takut salah

Anak Magang
Jangan takut membuat kesalahan, asal tidak untuk diulang (Shutterstock).

Sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah jika seseorang takut berbuat salah. Namun, ambil sisi baiknya. Dari kesalahan, kamu belajar untuk menjadi lebih baik lagi. Jadi, jangan takut salah ketika mengerjakan sesuatu. 

Kamu perlu mengakui kesalahan tersebut dan berubah menjadi lebih baik untuk menatanya kembali. Jika hasil yang kamu kerjakan tidak sesuai ekspektasi, jangan lantas menjadi minder ya! Minta maaf pada atasan, untuk tidak melakukannya kembali. Kemudian, belajarlah dari kesalahan tersebut. Hal terpenting adalah kamu mau belajar dari kesalahan tersebut!

Di era yang serba cepat ini, kamu dituntut untuk proaktif untuk membangun kesuksesanmu sendiri. Kelola kariermu dengan baik. Selalu berpikir maju ke depan, memperluas jaringan, buat resume diri sendiri semenarik mungkin. Dengan begitu, jenjang karier yang kamu inginkan akan berjalan sesuai rencana jika dijalani dengan baik dan cerdas. Dari anak magang, kamu pasti bisa menjadi karyawan tetap di perusahaan tersebut jika mengikuti proses yang benar. Semangat mencoba ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

 

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis