Hati-hati! 5 Topik Obrolan Ini Sebaiknya Kamu Hindari Saat di Kantor

Saat merasa udah akrab dengan teman-teman kantor, kadang kamu cenderung buat “lepas” gitu aja saat ngobrol. Padahal kadang ada beberapa hal yang sebenarnya cukup tabu buat dijadikan sebagai topik pembicaraan saat di kantor.

Sebab, pembicaraan kamu bisa didengar orang lain dan memengaruhi penilaian orang lain terhadap kamu. Gak jarang, yang muncul justru penilaian negatif.

Emang sih sebagian besar waktu yang kamu miliki dihabiskan lebih banyak sama teman kantor. Akan tetapi, kamu perlu perhatikan bahwa pergaulan di kantor bisa memengaruhi karier kamu.

Yap! Kamu perlu camkan bahwa kantor adalah tempat buat jadi seorang yang profesional, bukan personal. Oleh karena itu, saat kamu sedang ngobrol khususnya saat berada di kantor, coba deh hindari topik pembicaraan berikut ini.

1. Keburukan perusahaan tempatmu bekerja sebelumnya

Saat kamu ceritakan keburukan perusahaan sebelumnya tempat kamu kerja, hal tersebut malah bisa jadi bumerang. Pasalnya, ucapan tersebut menunjukkan bahwa kamu orang yang suka menyalahkan orang lain atau kondisi yang tidak sesuai keinginanmu.

Bukan gak mungkin, kamu malah dianggap sebagai orang yang belum matang sehingga suka mengeluh.

Hal tersebut pun malah bikin rekan kerja apalagi HRD dan atasan kamu berpikir bahwa bisa aja nanti kamu lanjutkan kebiasaan tersebut. Yap! Mereka bakal berpikir bahwa setelah kamu keluar dari perusahaan sekarang, kamu bakal menjelek-jelekkan tempat kerja kamu sekarang.

Hmm, kalau terus begini, rekan kerja dan atasan kamu bakal sulit percaya sama kamu deh. Karier kamu bisa aja mentok karena kamu terlalu nyinyir gitu.

2. Bergosip tentang perusahaan dan atasan

Kamu sah-sah aja gak suka sama peraturan perusahaan atau sikap bos terhadap diri kamu. Akan tetapi, ada baiknya buat gak menggosipkan hal tersebut sama rekan kerja dan di tempat kerja pula.

Salah satu alasannya adalah topik pembicaraan kamu bisa jadi menebar energi negatif ke karyawan lain. Nantinya, tim malah terpecah-belah. Sayang banget kan.

Gak cuma itu aja, kamu sendiri pun bakal dalam keadaan bahaya. Sebab, bisa jadi rekan kerja yang jadi tempat kamu “curhat” malah menyalahgunakan ucapan kamu tersebut. Politik kantor menyeramkan, Bow!

3. Pandangan politik

Memang gak masalah buat berbagi cerita mengenai pandangan politik terhadap rekan kerja. Tapi dengan catatan, kamu udah dekat dengan rekan kerja kamu tersebut.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Meski demikian, ada baiknya gak membicarakan pandangan politik di depan publik. Kenapa? Saat ternyata kamu punya pandangan politik yang berseberangan dengan rekan-rekan kerja lain, situasi awkward bisa terjadi.

Apalagi di saat situasi jelang Pemilu 2019 yang memanas gini, pembicaraan sensitif seperti itu bisa jadi berefek pada kerjasama tim.

4. Masalah dengan pasangan

Berbagi informasi mengenai nama pasangan, pekerjaan, dan anniversary kalian mungkin gak apa-apa. Akan tetapi, menceritakan masalah kamu dan hal pribadi dengan pasangan pada rekan-rekan kerja sebaiknya kamu tahan deh.

Adalah kurang pantas kamu ceritakan hal pribadi atau masalah kamu dengan pasangan di kantor. Sebab, kamu bakal mengurangi respek dari teman-teman kantor kamu terhadap pasangan dan kamu sendiri. Jadi, biarkan hal pribadi berada pada tempatnya.

Kadang kala kalau kamu punya teman akrab di kantor, hal tersebut bisa jadi bikin kamu lebih leluasa buat cerita semua masalah pribadi. Sekali lagi, pastikan orang tersebut benar-benar kamu percaya. Soalnya, curhatan tersebut adalah masalah pribadi sehingga sayang bila dibocorkan.

5. Proses interview kamu di perusahaan lain

Perlu diakui bahwa ada rasa bangga gitu bila kamu dilirik oleh perusahaan lain. Namun, ada baiknya buat tahan buat ngobrolin topik pembicaraan tersebut.

Udah bukan rahasia lagi bila orang pengin karier yang lebih tinggi dengan gaji lebih banyak. Namun, kamu gak perlu menceritakan hal tersebut saat di kantor. Sebab, rekan kerja atau atasan bisa berasumsi kamu gak berdedikasi.

Jadi, saat kamu ternyata dikontak oleh perusahaan lain dan sedang menjalani proses interview, tahan diri buat ngomong. Sampai kamu akhirnya dapat offering letter dan permintaan resign kamu udah disetujui, saat itulah kamu boleh ngomong pada rekan kerja lain.

Mulai sekarang mari bedakan ruang profesional dan personal. Ada baiknya buat jaga topik pembicaraan gak melenceng kemana-mana saat kamu berada di kantor.

Kamu perlu belajar buat menahan diri untuk membuat kantor sebagai kawasan personal. Sebab, kantor ya tetaplah kantor. Kamu perlu jadi profesional di sana karena kamu harus bekerja.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →