Inilah 4 Burung Besi Polisi, Ada yang Harganya Sampai Rp 666 Miliar

Helikopter polisi di atas Bundaran HI. (Tempo/Dimas Aryo)

Gak cuma punya motor besar yang mahal, Kepolisian Republik Indonesia juga punya alat transportasi udara yang harganya fantastis lho. Yang terbaru bahkan harganya mencapai US$ 45 juta atau setara dengan Rp 666 miliar.

Burung-burung besi tersebut tentu gak dipakai buat perang ya, melainkan sebagai alat transportasi udara aja. Kalau perang tentu hal itu jadi urusannya Tentara Nasional Indonesia dengan jet tempurnya.

Penasaran apa aja pesawat dan helikopter milik Polri yang mahal-mahal itu? Yuk simak.

1. CN295

CN295. (Shutterstock)
CN295. (Shutterstock)

CN295 merupakan alat transportasi udara yang baru aja dibeli Polri awal September lalu dari PT Dirgantara Indonesia. Harganya? Rp 666 miliar.

Sebenarnya, pesawat yang dibeli Polri dari PT Dirgantara ini juga digunakan oleh 15 negara lain. Dan asal kamu tahu, pesawat ini merupakan pengembangan dari pesawat CASA/IPTN CN-235 yang dibangun oleh Spanyol dan Indonesia.

Bedanya dengan CN-235 adalah badannya lebih panjang tiga meter dan mesinnya adalah turboprop Pratt & Whitney PW127G yang dilengkapi enam bilah baling-baling Hamilton Standard 586-F.

Konon kabarnya, CN295 bisa dimanfaatkan buat lima tujuan, yaitu pengangkutan VIP, Passenger (50 orang), pasukan (70 orang), pasukan terjun payung (45 orang), hingga evakuasi medis. Cocok deh buat Indonesia yang rawan bencana.

2. Helikopter Bell 412EP

Bell 412EP. (Shutterstock)
Bell 412EP. (Shutterstock)

Kalau yang ini bukan pesawat ya, melainkan helikopter. Bell 412 merupakan heli bermesin ganda yang didesain oleh Bell Huey yang berbasis di Amerika Serikat dan Kanada.

Namun heli ini juga diproduksi di PT DI yang bermarkas di Bandung, dan spesifikasinya gak kalah canggih sama yang diproduksi langsung di luar negeri.

Kapasitas maksimal heli angkut militer ini bisa sampai 15 orang dengan rincian pilot, co-pilot, dan 13 orang lainnya sebagai penumpang. Selain jadi kendaraan angkut, helikopter ini kabarnya juga sempat dimanfaatkan sebagai sarana evakuasi bencana alam.

So, gak perlu ragu lagi ya sama ketangguhannya.

Helikopter ini dilengkapi PT6T-3D Twin Pac with 1,600 SHP dan mampu melesat hingga 130 knots dengan jarak tempuh hingga 402 NM. Meskipun harganya US$ 9 juta atau setara dengan Rp 133 miliar, kabarnya biaya perawatan dan operasinya tergolong murah. Tingkat keamanannya tinggi, udah gitu gak rewel juga mesinnya.

3. NC212-200 Aviocar

NC212-200 Aviocar. (Wikimedia Commons)
NC212-200 Aviocar. (Wikimedia Commons)

Walaupun usianya udah gak lagi muda, tapi transportasi udara ini masih diandalkan oleh Polri sebagai transportasi udara. Polri telah menjadikan sosok NC-212 sebagai standar pesawat angkut ringan.

Sifat pesawat yang satu ini adalah low maintenance atau gak ribet dalam hal perawatan. Mungkin hal ini yang bikin aparat memilih burung besi seharga US$ 8 juta atau Rp 118 miliar ini.

Pesawat ini punya badan besar. Keunggulan yang satu ini bisa bermanfaat buat kegiatan operasional logistik Polri.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Menurut informasi dari Wikipedia, C-212 memiliki desain sayap tinggi, badan kotak, dan ekor konvensional. Pesawat ini dapat menampung 21-28 penumpang, tergantung pada konfigurasi. Pastinya, pesawat ini masih bisa dilengkapi dengan senjata lho.

Tapi senjatanya adalah senjata cantelan berupa senapan mesin atau peluncur roket. Dan berat maksimal senjata itu adalah 500 kg aja.

4. Helikopter NBO 150

NBO-105 (Wikimedia Commons)
NBO-105 (Wikimedia Commons)

Helikopter ini merupakan heli ringan bermesin ganda yang juga diproduksi oleh PT Dirgantara, di bawah lisensi Messoshmit Bolkow Blohm (MBB) dari Negeri Panzer Jerman.

Karena ini adalah heli ringan, maka kapasitas maksimalnya cuma empat orang.

Kabarnya, pada 2009 lalu PT Dirgantara udah gak lagi memproduksi heli yang satu ini. Hal itu disebabkan karena lisensi dari MBB udah habis.

Padahal, di tahun 1976 hingga 2009, PT DI udah memproduksi kurang lebih 122 unit NBO 150.

Selain jadi alat transportasi udara kepolisian, kabarnya heli ini juga diekspor ke luar negeri, salah satunya ke Yordania.

Mungkin helikopter ini adalah transportasi udara termurah milik Polri. Harganya kurang lebih Rp US$ 1,8 juta atau setara dengan Rp 27 miliar.

Oh ya, heli ini gak cuma bisa berguna sebagai kendaraan angkut aja lho ya. Heli ini juga bisa digunakan buat perang. Hal itu disebabkan karena mesin helikopter ini gak bising. Udah gitu dia juga bisa mengangkut rudal.

Itulah empat transportasi udara milik Polri yang mahal dan canggih.

Untung aja, kita punya PT DI yang bisa memproduksi transportasi udara seperti itu ya, jadi biaya belinya masih bisa ditekan. Coba kalau kita impor 100 persen, yang ada biayanya jauh lebih besar. Belum lagi kurs Dolar juga fluktuatif banget.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →