Sepanjang Agustus 2019 Kunjungan Turis Asing Naik, Ini Angkanya

Wisman ke Indonesia Turun (Shutterstock)

Wisman ke Indonesia Turun (Shutterstock)

Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan Jumlah kunjungan turis ke Indonesia pada Agustus 2019 mencapai 1,56 juta kunjungan. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 2,94 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2018 yang berjumlah 1,51 juta kunjungan.

Demikian pula, jika dibandingkan dengan Juli 2019, jumlah kunjungan turis Agustus 2019 mengalami kenaikan sebesar 4,83 persen.

Jumlah ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 992,02 ribu kunjungan. Kemudian pintu masuk laut sebanyak 371,48 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 191,94 ribu kunjungan.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari 1,56 juta kunjungan, turis yang datang dari wilayah Amerika memiliki persentase kenaikan paling tinggi dibanding Agustus 2018. Angkanya sebesar 26,18 persen. Sedangkan persentase penurunan hanya terjadi pada wisman yang datang dari wilayah Asia selain ASEAN, yaitu sebesar 14,53 persen.

Sementara menurut kebangsaaan, kunjungan turis yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari negara Malaysia sebanyak 263,3 ribu kunjungan (16,93 persen). Lalu Tiongkok 193,4 ribu kunjungan (12,43 persen), Singapura 174,1 ribu kunjungan (11,19 persen), Australia 131,4 ribu kunjungan (8,45 persen), dan Timor Leste 109,6 ribu kunjungan (7,05 persen).

Okupansi Hotel Menurun

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Agustus 2019 mencapai rata-rata 54,14 persen. Jumlah ini turun 5,87 poin dibandingkan TPK Agustus 2018 yang sebesar 60,01 persen.

Begitu pula,jika dibanding dengan TPK Juli 2019 yang tercatat 56,73 persen. TPK Agustus 2019 mengalami penurunan sebesar 2,59 poin. TPK tertinggi tercatat di Provinsi Sulawesi Utara sebesar 67,98 persen. Diikuti Provinsi Bali sebesar 67,10 persen, dan Provinsi Bengkulu yaitu sebesar 62,69 persen. Sedangkan TPK terendah tercatat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sebesar 34,13 persen.

Penurunan TPK hotel klasifikasi bintang pada Agustus 2019 dibanding Agustus 2018 tercatat di sebagian besar provinsi. Dengan penurunan tertinggi terjadi di Provinsi DKI Jakarta, yaitu sebesar 16,01 poin. Diikuti Provinsi Kalimantan Selatan 14,08 poin, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 11,14 poin. Sedangkan penurunan terendah tercatat di Provinsi Papua, yaitu sebesar 0,10 poin.

Sementara itu, terjadi kenaikan TPK hotel klasifikasi bintang di sembilan provinsi. Dengan kenaikan paling besar terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 23,94 poin, dan kenaikan paling kecil terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 0,22 poin.

Lama Menginap Turis Turun

Selanjutnya, dari rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang di Indonesia mencapai 1,84 hari selama Agustus 2019. Terjadi penurunan sebesar 0,10 poin jika dibanding rata-rata lama menginap pada Agustus 2018.

Sementara, jika dibandingkan dengan Juli 2019, rata-rata lama menginap pada Agustus 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,04 poin.

Secara umum, rata-rata lama menginap tamu asing Agustus 2019 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu Indonesia, yaitu masing-masing 2,71 hari dan 1,68 hari.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis