Underwriter adalah Sebuah Istilah Penting dalam Asuransi

Istilah underwriter

Underwriter adalah seseorang yang bertugas untuk melakukan seleksi terhadap calon nasabah yang mengajukan diri untuk mendapatkan manfaat asuransi, misalnya asuransi jiwa, asuransi kesehatan, maupun produk lainnya. Pelaku yang melakukan seleksi tersebut adalah agen atau bagian-bagian internal dari suatu perusahaan asuransi.

Fungsi lainnya dari seorang underwriter adalah menentukan hasil akhir apakah calon nasabah tersebut pantas mendapatkan manfaat asuransi atau sebaliknya. Tak heran jika underwriter memiliki proses yang sangat panjang.

Namun, tidak semua asuransi butuh underwriting, kok. Malah Lifepal menawarkan beberapa produk asuransi kesehatan tanpa perlu pemeriksaan sama sekali. 

Dengan demikian, proses yang dilakukan oleh underwriter disebut dengan underwriting. Perlu diketahui bahwa tidak semua calon nasabah dapat menerima manfaat dari suatu perusahaan.

Tujuan dan Manfaat Underwriting

Kenapa seorang agen harus melakukan proses seleksi dulu? Tujuan adanya underwriter adalah memberikan keadilan kepada nasabah dalam menentukan jumlah premi yang harus dibayarkan. Jumlah premi asuransi pun juga diharapkan tidak merugikan asuransi ketika nasabah mengajukan klaim beragam produk asuransi jiwa maupun lainnya. 

Jika agen asuransi telah menentukan besar premi dengan tepat, maka asuransi tidak terbebani dengan risiko yang akan dialami oleh calon nasabah. Suatu polis akan ditolak jika risiko penyakit atau beban klaim terlalu banyak.

Untuk menghindari hal tersebut, itulah alasan underwriter sangat dibutuhkan suatu perusahaan asuransi supaya tetap mendapatkan keuntungan.

Jenis-jenis Underwriter

Underwriter memiliki ciri khas tertentu sesuai dengan jenis asuransi yang mereka seleksi. Hal utama yang dilihat dari jenis underwriter adalah target utama terhadap proses underwriting, yaitu calon nasabah. Ada 3 (tiga) macam jenis underwriter yang terdiri dari:

Underwriter Pertama

Jenis underwriter pertama ini tertuju pada pelaku utama dari proses underwriting, yaitu agen asuransi itu sendiri. Sebagai pihak pertama, mereka memiliki hak untuk melakukan identifikasi dan menentukan risiko secara langsung oleh nasabah hingga ke tahap berikutnya. Kemudian mereka pulalah yang menentukan calon nasabah untuk mendapatkan manfaat asuransi tersebut.

Medical Underwriter

Medical underwriter adalah pihak yang mewajibkan calon nasabah diwajibkan untuk melakukan tes kesehatan sebelum menentukan besar premi yang harus dibayarkan kepada asuransi. Dengan demikian, pelaku utama tidak dapat menentukan identifikasi terhadap calon nasabah sendirian.

Seorang underwriter menyeleksi calon nasabah dalam beberapa faktor, mulai dari riwayat kesehatan, gaya hidup, kebutuhan kesehatan individu, dan sebagainya. Jika calon nasabah memiliki risiko terkena penyakit atau terdiagnosis dengan suatu penyakit kritis, akan ada kemungkinan bahwa polis calon nasabah ditolak.

Financial Underwriter

Financial underwriter adalah pihak yang memiliki tujuan untuk mengetahui besar pengeluaran calon nasabah dan membandingkan dengan premi yang akan dibayar. Biasanya Financial Underwriter menawarkan produk-produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan pengeluaran calon nasabah.

Cara Kerja Underwriting

Supaya polis asuransi nasabah lolos identifikasi oleh pihak perusahaan, ada berbagai macam tahap yang dilakukan, yaitu:

Pertama, agen asuransi mengidentifikasi calon nasabah mulai dari gaya hidup, status pekerjaan, hobi, dan hal lain yang berkaitan dengan kebiasaan calon nasabah.

Kedua, agen tersebut mulai mengelompokkan risiko-risiko dari setiap calon nasabah. Risiko tersebut dikategorikan menjadi 4 (empat) bagian, yaitu:

  • Penolakan polis (decline)
  • Diterima dengan syarat (substandard risk)
  • Diterima dengan jumlah premi yang sesuai (standard risk)
  • Diterima dengan jumlah premi di bawah standar (prefered risk)

Ketiga, setelah menemukan risiko yang tepat untuk para calon nasabah, barulah agen asuransi akan mengabarkan rincian underwriting kepada nasabah.

Kriteria Underwriting

Supaya para underwriter dapat melakukan tugasnya dengan benar, mereka berusaha untuk memastikan bahwa semua data yang diberikan valid. Jika ada calon nasabah yang ingin menggunakan produk asuransi seperti asuransi jiwa, namun dalam prosesnya sang calon memalsukan data, hal ini akan berdampak buruk pada pengajuan klaim asuransi bahkan pembatalan polis asuransi nantinya. Selain merugikan, uang pun akan menjadi hangus.

Itulah rangkaian informasi mengenai profil underwriter beserta tugas-tugas yang dilakukan. Asuransi tidak akan berjalan dengan lancar jika Anda tidak menyertakan info yang tepat. Selain itu, pemalsuan dokumen pun juga tindakan ilegal yang mengakibatkan pemutusan polis asuransi bahkan kriminalitas.

Maka dari itu, pastikan semua informasi yang disampaikan sudah benar dan tepat supaya polis asuransi diterima.

Risiko Underwriting

Proses underwriting umumnya didasari pada risiko. Pada asuransi, risiko underwriting yang timbul adalah berupa pengajuan klaim polis asuransi secara bersamaan oleh banyak nasabah.

Oleh sebab itu, underwriter dalam asuransi harus menilai kondisi kesehatan tertanggung dan faktor lain sehingga bisa menyebarkan potensi risiko di antara para pemegang polisnya. Sehingga, perusahaan asuransi terhindar dari klaim kerugian dalam waktu bersamaan.

Tanya Jawab

Underwriter adalah orang yang melakukan proses identifikasi risiko terhadap calon nasabah asuransi. Artinya, orang tersebut akan menyeleksi apakah kita bisa menjadi nasabah suatu perusahaan asuransi.
Tugas underwriter adalah menaksir risiko yang dimiliki oleh tertanggung dan menilai apakah risiko tersebut layak atau tidak dialihkan menjadi risiko perusahaan asuransi.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →