Wapres Ma’ruf Amin Bakal Bikin Ekonomi Syariah Indonesia Terbaik di Dunia

Ekonomi Syariah Indonesia Terus Berkembang (Shutterstock)

Pengembangan ekonomi syariah di Indonesia terus ditingkatkan oleh pemerintah. Baik dari sisi perbankan, maupun sektor lainnya seperti pariwisata halal, industri makanan halal, hingga fashion dan kecantikan.

Sebab, saat ini perkembangan ekonomi syariah Indonesia masih kalah jika dibandingkan negara tetangga yakni Malaysia. Tercatat pangsa pasar ekonomi dan keuangan syariah Indonesia baru mencapai 6,8 persen pada Januari 2019.

Kontribusi pangsa pasar terbesar disumbang oleh sektor perbankan syariah dengan 5,6 persen. Sisanya dari keuangan non bank, asuransi dan pembiayaan syariah, ekonomi riil, dan industri halal.

Kemudian, secara statistik internasional, pasar keuangan syariah Indonesia menempati peringkat 10 dari 131 negara di dunia. Sedangkan untuk perbankan syariahdari sisi aset berada di peringkat ke-9 di dunia.

Sementara itu, negara-negara muslim lainnya memiliki pangsa pasar ekonomi dan keuangan syariah yang lebi besar ketimbang Indonesia. Mulai dari Mesir sekitar 9,5 persen, Pakistan 10,4 persen, dan Malaysia 28,2 persen.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menargetkan, dalam beberapa tahun kedepan, diharapkan Indonesia bisa meningkatkan konstribusi ekonomi syariah dan mampu menyalip negara-negara muslim lainnya, seperti Mesir, Pakistan, dan Malaysia.

Siapkan Lima Strategi Prioritas

Tak mau ketinggalan, Wakil Presiden mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan lima strategi dalam pengembangan ekonomi syariah kedepan.

1. Industri Halal

Sebagai negara dengan populasi penduduk yang besar, Indonesia harus menjadi negara produsen bukan lagi sekedar konsumen, sebab jika menjadi produsen akan memberikan dampak ganda ekonomi.

“Jangan hanya kita jadi negara yang beri sertifikat halal dan menjadi konsumen produk halal, tapi kita mau Indonesia jadi negara produsen produk halal yang ekspor ke mana-mana,” kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

2. Pemanfaatan Zakat dan Wakaf

Kemudian strategi kedua adalah dengan meningkatkan pemanfaatan wakaf dan zakat, sebagai sumber pembiayaan bagi umat.

3. Pengembangan Bisnis Syariah

Strategi selanjutnya adalah dengan meningkatkan dan menggali potensi bisnis syariah di Indonesia dengan melibatkan unsur pendidikan maupun pesantren melalui bank wakaf mikro.

4. Pasar Keuangan Syariah

Tak hanya itu, Menurut Wapres pengembangan pasar keuangan syariah harus seiring dengan pengembangan pasar keuangan konvensional, hal ini perlu dilakukan agar pasar keuangan ekonomi syariah bisa terus meningkat, dan harus saling bersinergi.

5. Pemangkasan Regulasi

Terakhir adalah melakukan penyederhanaan regulai atau aturan yang menghambat perkembangan ekonomi syariah, terbaru akan merevisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS).

“Perubahan kelembagaan dan pengembangan ekonomi ini saya harap dapat mempercepat dan memperluas ekonomi syariah dalam rangka memperkuat ekonomi nasional,” tegas Wapres.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, sebagai bank sentral pihaknya telah menjalankan beberapa inisiatif yang telah diimplementasikan. Bank Indonesia dalam mendorong ekonomi syariah antara lain pengembangan ekosistem rantai nilai halal (halal value chain), penguatan kemandirian ekonomi pesantren.

Disamping juga pemanfaatan zakat dan wakaf yang dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan. Juga optimalisasi pembayarannya melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS), serta penyusunan kurikulum keuangan syariah dan kampanye halal lifestyle.

“Ekonomi syariah akan dan memang sudah jadi arus baru pengembangan ekonomi,” kata Perry.

Menurut Perry, pengembangan ekonomi syariah kedepan sangat memiliki potensi yang besar, sebab masih terdapat masyarakat Indonesia yang belum tersentuh aktivitas ekonomi, perbankan, maupun instrumen keuangan.

“Di Indonesia sekitar 40 persen dari ekonomi dan penduduk kita belum terkait dengan keuangan dan ekonomi, atau inklusi keuangan dan inklusi ekonomi. Itu adalah pasar, potensi, sumber daya untuk mendukung ekonomi,” ujarnya.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →