Waspada, Ini 7 Ciri Kamu Ketagihan Ngutang, Tobat Finansial Sebelum Terlambat

Zaman sekarang mendapatkan pinjaman bukan hal yang sulit. Bahkan lewat layar smartphone aja kamu udah bisa berutang sampai jutaan rupiah. Tanpa mengantre di bank, tanpa melengkapi berlembar-lembar persyaratan.  

Namun, bagai pisau bermata dua, sejumlah fasilitas pinjaman bukan tanpa risiko. Kemudahan yang ditawarkan harus dibayar dengan bunga tinggi serta biaya administrasi yang menguras dompet.

Meski begitu, tetap saja banyak yang mengandalkan layanan-layanan pinjaman tersebut sebagai dana cadangan. Semula berutang karena kepepet, lambat laun karena kepengin. Waspada nih kalau sudah begitu, jangan-jangan kamu udah ketagihan ngutang. Menganggap hanya “berutang sekali-kali”, padahal tanpa disadari utang sudah bagai kebiasaan.

Nah, buat tahu apakah kamu udah ketagihan ngutang dan sudah berada di batas tak aman, yuk cek ciri-cirinya berikut ini.

1.  Saat mengalami situasi darurat, keberadaan fasilitas pinjaman membuatmu lega

Uang pinjaman (Ilustrasi).

Kamu jarang merasa cemas saat ada keperluan mendesak. Bukan karena kamu punya cukup tabungan tapi karena kamu merasa bisa dengan mudah mengajukan pinjaman.

Toh cuma meminjam pada periode bulan tertentu. Kamu pun merasa gak keberatan jika gaji harus dipangkas beberapa ratus ribu selama beberapa bulan demi membayar cicilan.

2.  Meminjam tanpa mempertimbangkan bunga

Bunga pinjaman membuat stres (Ilustrasi).

Setiap meminjam, hal yang kamu perhatikan hanya berapa cicilan yang harus dibayar dan berapa lama periode cicilan tersebut. Tanpa benar-benar menghitung total bunga yang dikenakan serta biaya-biaya tambahan lainnya.

Padahal jika diakumulasikan uang yang kamu keluarkan hanya untuk membayar bunga cukup besar dan bisa menguras dompet, lho.

3.  Kamu selalu kesulitan menabung

Menabung (Ilustrasi).

Terlalu sering berutang membuat kamu kurang menyadari pentingnya punya simpanan. Yah, boro-boro buat nabung, uangnya kan sudah habis buat bayar cicilan.

Tapi, karena sudah ketagihan ngutang, tumpukan utang yang harus dibayar pun tak pernah selesai. Alhasil, menabung jadi hal yang sulit buat dilakukan.

4. Selalu bayar tagihan pada pembayaran minimum

Tagihan utang (Ilustrasi).

Urusan bayar tagihan kartu kredit, kamu sih selalu rutin dan tepat waktu membayar. Tapi, biasanya kamu hanya melakukan pembayaran minimum. Memang kartu kredit memungkinkan penggunanya membayar sebagian kecil utang yang belum dilunasi.

Namun, jangan menganggap hal tersebut sebagai keuntungan. Sebab, fasilitas tersebut justru dirancang untuk membuat pengguna semakin lama memiliki utang. Apalagi kalau bukan agar bunga pinjaman yang harus dibayar jadi lebih tinggi.

Jadi, rutin membayar aja gak cukup. Tapi, pastikan juga segera melunasi utang, bukan melakukan pembayaran minimum semata.

5. Sering meminjam lebih banyak dari kebutuhan

Pinjam uang (Ilustrasi).

Berutang KPR untuk punya rumah atau kredit kendaraan mungkin masih sah dilakukan jika sesuai kemampuan. Tapi, kalau sampai buat kebutuhan hiburan kaya liburan, gadget baru, atau fashion baru modal ngutang? Waduh, gawat nih.

Berutang buat kebutuhan hidup aja ada aturan yang harus dipatuhi kalau gak mau tekor apalagi buat gaya hidup semata. Sekalipun suku bunga yang ditawarkan rendah, gak perlu memaksakan diri memiliki barang yang belum mampu dibeli.

6. Tidak tahu berapa total utangmu

Tumpukan tagihan utang (Ilustrasi).

Saking banyak dan seringnya mengajukan pinjaman, kamu sampai tak tahu angka pasti utang yang kamu miliki. Kamu hanya tahu sebatas jumlah cicilan tiap bulan yang harus dibayar. Wah, kalau begini sih, siap-siap terjebak siklus gali lobang tutup lobang.

7. Selalu bayar tagihan telat

Telat bayar utang (Ilustrasi)

Bagi mereka yang bisa mengelola utang dengan cerdas, melunasi utang adalah prioritas. Denda dan suku bunga gara-gara telat bayar mungkin kelihatannya tak seberapa, tapi nominal yang sama jauh lebih menguntungkan jika dialihkan untuk dana simpanan atau bahkan investasi. Betul gak?

Jika lebih dari tiga ciri di atas kamu alami, sebaiknya buru-buru cek kesehatan finansialmu. Periksa dan buat anggaran keuangan dengan cermat. Lunasi utang segera agar bisa mengalokasikan uang untuk tabungan atau investasi demi mencapai tujuan keuangan lainnya.

Jauhi 6 kebiasaan yang bikin kamu sulit lunasi utang ini dan kamu juga bisa bebas dari utang dengan 5 cara tak terpikirkan ini, lho.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →