Sempat Disorot Ahok, Ini Fakta Perusahaan Zhongtong yang Busnya Kembali Digunakan Transjakarta

bus zhongtong

Saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta tahun 2014 hingga 2017, ia sempat menyorot tentang kualitas bus Transjakarta buatan Zhongtong yang berasal dari China. Sebab anggaran yang udah dikeluarkan gak sedikit dan banyak produknya yang udah karatan di sebagian tempat.

Beberapa waktu belakangan ini pihak TJ diketahui kembali mengoperasikan armada tersebut dalam kegiatan operasionalnya.

“Pengoperasian bus ini adalah bentuk dari pelaksanaan kontrak tahun 2013,” terang Nadia Diposanjoyo yang menjabat sebagai Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transjakarta tanggal 14 Oktober 2019, mengutip dari Kompas.

Perlu diketahui pihak PPD masih berusaha dan memenuhi kewajiban untuk mengirimkan 59 unit bus gandeng bermerek Zhongtong kepada Transjakarta berdasarkan kontrak tahun 2013 yang belum bisa terealisasikan sepenuhnya hingga hari ini. 

Sedangkan untuk izin operasionalnya sendiri pihak TJ mengacu pada keputusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) pada tahun 2018 yang memerintahkan Transjakarta beroperasi dengan bus gandeng asal Tiongkok tersebut.

Nah daripada berlama-lama lagi mending kita simak langsung aja nih beberapa fakta perusahaan Zhongtong yang mungkin belum kamu ketahui.

Baca juga: 6 Fakta Bus BYD buat Transjakarta, Saham Perusahaannya Dimiliki Warren Buffett

Zhongtong berdiri semenjak tahun 1958 di China

bus zhongtong
Logo Zhongtong. (Wikimedia)

Di Negeri Tiongkok sendiri perusahaan ini udah berdiri selama lebih dari 60 tahun dan salah satu yang terbesar dalam hal memproduksi armada transportasi. Sebelum menggunakan nama tersebut, korporasi ini menggunakan nama Liaocheng Vehicle Manufacturing and Repair Factory dan barulah berganti pada tahun 1998.

Dengan waktu selama itu pastinya udah banyak pengalaman yang dimiliki oleh perusahaan tersebut dalam membuat bus.

Baca juga: Apa Sih Plus dan Minus Berangkat Kerja dengan Menggunakan MRT Jakarta?

Memiliki pabrik yang luas dan ribuan karyawan

bus zhongtong
Ilustrasi pabrik perakitan bus. (Shutterstock)

Dengan kebutuhan produksi yang besar, tentunya perusahaan tersebut membutuhkan fasilitas dan sumber daya manusia yang besar.

Korporasi ini sendiri memiliki luas pabrik sekitar 300 ribu meter persegi yang dioperasikan oleh anak perusahaannya yakni Xinjiang Zhongtong Bus Co Ltd. Perusahaan tersebut mulai berjalan semenjak tahun 2007 yang lalu.

Sementara itu, untuk jumlah karyawannya sendiri tercatat sekitar tiga ribu pegawai.

Baca juga: Segini Harga Tiket MRT Jakarta yang Disubsidi Pemprov DKI, Mahal Gak?

Zhongtong udah melantai di bursa saham China

bus zhongtong
Udah IPO di bursa China. (Shutterstock)

Hebatnya lagi perusahaan yang satu ini udah berhasil IPO di bursa saham Shenzhen Stock Exchange semenjak tahun 2000 lalu.

Pada tanggal 15 Oktober 2019, harga saham per lembarnya mencapai 6,6 Yuan China atau sekitar Rp 12 ribuan. Sedangkan untuk harga tertingginya sendiri terjadi pada bulan Juli 2016 di mana harganya menyentuh Rp 44 ribuan per lembarnya.

Ekspansinya gak hanya ke pasar Indonesia aja lho!

bus zhongtong
Bus Zhongtong di Rusia. (Shutterstock)

Selain di Tanah Air, Zhongtong juga mengekspor busnya ke beberapa negara lain seperti di Rusia dan Arab Saudi. Di Saudi, bus Zhongtong digunakan sebagai armada pengantar sekolah sebanyak 830 unit. Sementara itu, di Argentina mereka baru memasok bus bertenaga listrik, melansir dari Changzhuo Haochen.

Selain itu, pihak perusahaan juga sedang berusaha untuk menjajal pasar di beberapa negara lain, di mana salah satunya adalah Australia.

Nah itulah sedikit informasi mengenai perusahaan Zhongtong yang bekerja sama dengan PT Transjakarta. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →