Asuransi Mobil Terbaik 2020

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
2020/12/05 11:33:57Cicilan 0%Diskon 30%
 

Asuransi Mobil Terlengkap & Termurah di Indonesia

Berikut rekomendasi asuransi mobil terbaik 2020 dari Lifepal:

1. Adira Autocillin

  • All Risk hingga usia mobil 10 tahun
  • Cover kerusakan sebagian, total dan kehilangan
  • 300+ rekanan bengkel di Indonesia
  • Perbaikan di bengkel resmi sesuai merk mobil (ATPM)
  • Klaim praktis 1x24 jam melalui mobile apps Autocillin
  • Gratis towing, ambulans & emergency road assitance
  • Gratis jasa perpanjangan STNK
  • Garansi perbaikan & spare-part selama 6 bulan

2. Sinar Mas

  • All Risk hingga mobil usia 12 tahun
  • Cover kerusakan sebagian, total dan kehilangan
  • 500+ rekanan bengkel di seluruh Indonesia
  • Perbaikan mobil di bengkel resmi sesuai merk mobil (ATPM)
  • Klaim praktis 1x24 jam melalui mobile apps Asuransi Sinar Mas Online
  • Gratis derek & ambulans
  • Garansi perbaikan & spare-part selama 6 bulan

3. MAG

  • All Risk hingga usia mobil 10 tahun
  • Cover kerusakan sebagian, total dan kehilangan
  • 450+ rekanan bengkel di Indonesia
  • Perbaikan mobil di bengkel resmi sesuai merk mobil (ATPM)
  • Perbaikan di bengkel resmi tanpa premi tambahan (Khusus mobil dibawah 3 tahun)
  • Gratis derek & ambulans
  • Garansi perbaikan & spare-part selama 6 bulan

4. Mega Insurance

  • All Risk hingga usia mobil 10 tahun
  • Cover kerusakan sebagian, total dan kehilangan
  • 200+ rekanan bengkel di Indonesia
  • Perbaikan mobil di bengkel resmi sesuai merk mobil (ATPM)
  • Gratis derek & ambulans
  • Garansi perbaikan & spare-part selama 6 bulan

5. ACA

  • All Risk hingga usia mobil 7 tahun
  • Cover kerusakan sebagian, total dan kehilangan
  • 300+ rekanan bengkel di Indonesia
  • Perbaikan mobil di bengkel resmi sesuai merk mobil (ATPM)
  • Gratis derek & ambulans
  • Garansi perbaikan & spare-part selama 6 bulan
  • Fasilitas mobil pengganti selama perbaikan
  • Layanan antar-jemput mobil ke bengkel
  • Jaminan kecelakaan s.d Rp 50 Juta
  • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga Max. Rp 50 Juta
  • Mobil Rusak, Diganti Baru (6 Bulan)
 

Apa Itu Asuransi Mobil?

Asuransi mobil adalah proteksi kendaraan yang berguna untuk mengurangi risiko finansial akibat kendaraan mobil rusak, terkena banjir, atau kecelakaan. Perusahaan asuransi akan menanggung biaya perbaikan di bengkel dan bahkan ada pula yang memberikan penggantian mobil baru.

 

Jenis Asuransi Mobil

Agar tak salah pilih, kita perlu tahu dulu jenis-jenis asuransi mobil yang harus dipilih. Sebab, premi bergantung pada jenis asuransi dan kondisi mobil yang dipilih.

Asuransi TLO memberikan jaminan atau biaya pertanggungan hanya jika mobil hilang akibat pencurian atau terjadi kerusakan dengan nilai perbaikan sama atau lebih dari 75 persen dari harga mobil pada saat itu. Preminya jauh lebih ringan dari asuransi all rik / comprehensive. Untuk premi minimal wilayah Jakarta minimal 0,44 persen dari harga mobil.

All risk mengcover kerusakan mobil dari yang ringan macam lecet 1cm sampai yang rusak parah. Asuransi all risk cocok buat kita yang baru beli mobil baru biar ketika lecet datang kita bisa langsung ajukan klaim. Besaran premi all risk wilayah Jakarta adalah 3,26 persen dari harga mobil. Namun dengan manfaat pertanggungannya, asuransi all risk sangat penting untuk dimiliki pengemudi.

Manfaat perluasan pihak ketiga bermanfaat untuk ganti rugi apabila kendaraan kita menabrak/ditabrak oleh milik orang lain. Jaminan ini juga menanggung risiko kebakaran akibat kendaraan orang lain. Jaminan perluasan ini dikenal sebagai Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH III).

All Risk TLO
Usia kendaraan maks. 10 tahun. Usia kendaraan maks. 15 tahun - 20 tahun
Cocok untuk mobil baru dan sering berkendara di tengah kota yang padat. Cocok untuk mobil yang sudah berusia tua atau sebagai asuransi mobil bekas.
Biaya premi lebih mahal Biaya premi lebih murah
Semua kerusakan, bahkan lecet Kerusakan min. 75 persen atau hilang

 

Manfaat Perluasan Asuransi Mobil

Sebagai informasi, sebagian besar asuransi tidak meng-cover langsung perbaikan mobil akibat banjir. Nasabah perlu membeli perluasan jaminan untuk banjir dan tentu saja butuh penambahan premi.

Akan tetapi, beberapa perusahaan asuransi yang disebutkan di atas memiliki paket pertanggungan risiko banjir. Nasabah tidak perlu menambah premi lagi untuk mendapatkan pertanggungan risiko banjir.

Salah satunya contoh yang tidak menerapkan additional fee atau penambahan premi adalah AXA Mandiri (MAGI). Untuk mendapatkan produk-produk di atas dan asuransi khusus banjir, klik di sini. Semua produk yang disebutkan tadi diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Risiko yang ditanggung, antara lain kerusuhan yang mengakibatkan pemogokan, penghalangan bekerja, dan perbuatan jahat.

Risiko kerusakan yang ditanggung akibat angin topan, gempa bumi, dan tsunami.

 

Perhitungan Biaya Premi Asuransi Mobil

Kat. Wilayah & Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 2
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 3,82% - 4,20% 3,26% - 3,59% 2,53% - 2,78%
Kat. 2, Rp125-200 juta 2,67% - 2,94% 2,47% - 2,72% 2,69% - 2,96%
Kat. 3, Rp200-400 juta 2,18% - 2,40% 2,08% - 2,29% 1,79% - 1,97%
Kat. 4, Rp400-800 juta 1,20% - 1,32% 1,20% - 1,32% 1,14% - 1,25%
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 1,05% - 1,16% 1,05% - 1,16% 1,05% - 1,16%

Dari tabel di atas, kita bisa menghitung biaya asuransi yang perlu dibayarkan jika mengambil asuransi all risk.

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta maka kategori premi adalah wilayah II dan kategori 2. Berikut simulasi premi asuransi all risk yang harus dibayarkan setiap tahun selama mengikuti asuransi:

Persentase premi all risk x harga mobil = biaya premi.

2,47% x Rp150.000.000 = Rp3.705.000 per tahun

Kat. Wilayah & Harga Mobil Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 0,47% - 0,56% 0,65% - 0,78% 0,51% - 0,56%
Kat. 2, Rp125-200 juta 0,63% - 0,69% 0,44% - 0,53% 0,44% - 0,48%
Kat. 3, Rp200-400 juta 0,41% - 0,46% 0,38% - 0,42% 0,29% - 0,35%
Kat. 4, Rp400-800 juta 0,25% - 0,30% 0,25% - 0,30% 0,23% - 0,27%
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 0,20% - 0,24% 0,20% - 0,24% 0,20% - 0,24%

Jika dilihat dari tabel di atas, kita bisa lihat asuransi TLO bakal lebih murah daripada all risk. Kita gunakan contoh yang sama dengan perhitungan asuransi all risk sebelumnya ya.

Contoh, mobil Agya Rp150 juta dan berplat B Jakarta. Maka premi yang harus dibayarkan dihitung berdasarkan wilayah II kategori 2. Berikut perhitungannya.

Persentase premi TLO x harga mobil = biaya premi

0,44% x Rp150.000.000 = Rp660.000 per tahun

Selain kedua kategori yang disebutkan di atas, ada pula asuransi kombinasi. Jenis asuransi ini mengombinasikan antara pertanggungan all risk dan TLO. Biasanya produk ini digunakan pada mobil kredit.

Jenis asuransi ini menerapkan pergantian jenis pertanggungan di tahun tertentu. Di tahun pertama pertanggungan yang berlaku adalah all risk, di tahun selanjutnya adalah TLO.

Ini yang bikin nasabah kadang tidak ngeh. Di tahun pertama nasabah klaim untuk proteksi all risk dan kemudian di tahun depan melakukan klaim untuk hal yang sama. Perusahaan asuransi malah menolak klaim tersebut. Kemudian, nasabah malah komplain. Padahal, pertanggungan yang berlaku sudah berbeda, yaitu TLO.

Kerusakan mesin akibat banjir ternyata tidak langsung ditanggung oleh perusahaan asuransi. Sebab, pertanggungan ini termasuk jaminan perluasan. Nasabah harus menambahkan biaya premi untuk mendapatkan proteksi tersebut.

Wilayah All Risk TLO
Wilayah 1: Sumatera dan

Kepulauannya

0,075% - 0,1% 0,05% - 0,075%
Wilayah 2: Jakarta, Banten,

dan Jabar

0,10% - 0,125% 0,075% - 0,1%
Wilayah 3: Selain Wilayah 1

dan Wilayah 2

0,075% - 0,1% 0,05% - 0,075%

Sebagai contoh, mobil Agya seharga Rp150 juta dan berplat B Jakarta maka kategori premi adalah wilayah II dan kategori 2.

Maka perhitungan premi asuransi yang harus dibayarkan nasabah, baik all risk dan TLO sebagai berikut:

Rumus

(Persentase premi all risk/TLO + banjir) x harga mobil = biaya premi.

Tarif premi all risk dengan perluasan banjir

(2,47% + 0,10%) x Rp150.000.000 = Rp3.855.000 per tahun

Tarif premi TLO dengan perluasan banjir

(0,44% + 0,075%) x Rp150.000.000 = Rp772.000 per tahun

Wilayah All Risk TLO
Wilayah 1: Sumatera dan

Kepulauannya

0,12% - 0,135% 0,085% - 0,11%
Wilayah 2: Jakarta, Banten,

dan Jabar

0,10% - 0,125% 0,075% - 0,10%
Wilayah 3: Selain Wilayah 1

dan Wilayah 2

0,075% - 0,135% 0,05% - 0,075%

Perluasan jaminan All Risk TLO
Huru-hara dan

Kerusuhan (SRCC)

0,05% 0,035%
Terorisme dan

Sabotase

0,05% 0,035%

Catatan:

Sebagai informasi, terdapat biaya risiko sendiri (own risk) yang mesti ditanggung oleh nasabah apabila kendaraannya rusak karena banjir, gempa bumi dan tsunami, serta akibat huru-hara atau terorisme. Biaya tersebut dibayarkan saat melakukan klaim, dengan besaran 10 persen dari nilai klaim yang disetujui atau paling sedikit Rp500 ribu per kejadian.

Selain perluasan jaminan di atas, terdapat proteksi tambahan berupa asuransi tanggung jawab hukum. Proteksi ini bermanfaat sebagai jaminan santunan apabila pengendara maupun penumpang mengalami kecelakaan atau menabrak orang lain.

Besaran premi untuk perluasan jaminan ini bergantung pada besaran uang pertanggungan (UP) yang kita ambil. Secara umum, rate preminya akan semakin mahal apabila UP semakin besar.

Berikut tabel premi untuk perluasan tanggung jawab hukum.

Jenis perluasan tanggung jawab hukum Persentase premi
Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga (Kendaraan Penumpang dan Sepeda Motor).
  • UP hingga Rp25 juta : 1% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta : 0,5% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta : 0,25% dari UP
  • UP > Rp100 juta : ditentukan oleh underwriter Perusahaan
Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak ketiga (Kendaraan Niaga, Truk, dan Bus).
  • UP hingga Rp25 juta : 1,50% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta: 0,75% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta: 0,375% dari UP
  • UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan
Kecelakaan Diri untuk Penumpang
  • Untuk Pengemudi: 0,50% dari uang pertanggungan kecelakaan diri
  • Untuk Penumpang: 0,10% dari uang pertanggungan kecelakaan diri untuk setiap tempat duduk penumpang
Tanggung Jawab Hukum terhadap Penumpang
  • UP hingga Rp25 juta: 0,50% dari UP
  • UP > Rp25 juta s.d. Rp50 juta : 0,25% dari UP
  • UP > Rp50 juta s.d. Rp100 juta : 0,125% dari UP
  • UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

 

Cara Klaim Asuransi Mobil

Supaya tidak bingung, berikut tata cara klaim, baik karena lecet/baret atau kehilangan. Prosesnya simpel, kok!

  • Melaporkan klaim: bisa dengan datang langsung ke kantor cabang , telepon, SMS, atau aplikasi klaim yang disediakan oleh perusahaan asuransi. Biasanya laporan klaim harus dilakukan maksimal 5×24 jam setelah kejadian, tergantung kebijakan perusahaan.
  • Menyiapkan dokumen klaim: dokumen kendaraan (SIM dan STNK), dokumen polis asuransi, formulir klaim yang telah diisi, foto-foto mobil saat terjadi kecelakaan/kerugian lainnya yang akan diklaim. Dokumen yang perlu disiapkan tergantung pada jenis kerugian yang dialami. Sila perhatikan kelengkapan dokumen di poin selanjutnya.
  • Tim asuransi melakukan survei dan analisis: proses ini bertujuan untuk menghitung estimasi kerugian yang terjadi.
  • Tunggu hasil survei dan analisis: tim dari perusahaan asuransi akan menilai klaim yang dapat disetujui. 
  • Penggantian klaim: nasabah mendapatkan penggantian klaim atas kerugian yang terjadi.

Dokumen yang diperlukan untuk klaim tergantung pada jenis kerusakan atau kerugian yang dialami. Namun, secara umum berikut beberapa dokumen yang perlu disiapkan:

  • Dokumen polis asuransi, lampiran/endorsement
  • Surat Izin Mengemudi milik Pengemudi
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan
  • BPKB kendaraan mobil
  • Kartu identitas (KTP) tertanggung
  • LKKB (Laporan Kecelakaan Kendaraan Bermotor)
  • Laporan kerugian termasuk kronologi kecelakaan
  • Surat keterangan hilang apabila terjadi pencurian
  • Surat tuntutan pihak ketiga apabila melibatkan pihak ketiga.
 

Tips Mendapatkan Asuransi Mobil Terbaik dan Termurah

Berikut ini adalah beberapa kriteria dan tips cara memilih asuransi mobil terbaik: 

Pilih jenis asuransi yang sesuai (all risk / TLO)

Kenali kebutuhan dan medan yang sering dilewati oleh kendaraan mobil, apakah di kawasan kota yang padat atau jalan yang rusak. Biasanya asuransi all risk cocok untuk pengendara mobil dalam kota karena berisiko tinggi terkena lecet. Sementara asuransi TLO cocok untuk mobil yang berada di daerah rawan kriminalitas.

Pilih perusahaan asuransi dengan kredibilitas tepercaya

Kredibilitas bukan cuma brand-nya terkenal saja, tetapi juga tepercaya soal pelayanannya dan sebisa mungkin minim komplain.

Pilih asuransi yang punya bengkel rekanan luas

Asuransi biasanya kerja sama dengan bengkel resmi (authorized) dari si brand mobil kamu. Akan tetapi, ada juga yang bekerja sama dengan bengkel non-authorized. Nah, cuma sedikit brand asuransi yang mengizinkan kita untuk bisa melakukan perbaikan ke bengkel mana saja. Sejauh ini, produk yang punya benefit ini adalah ACA Otomate Solitaire dari ACA.

Biasanya benefit seperti ini sangat berguna kalau misalnya mobil kita rusak di daerah yang kurang kita kenal.

Bandingkan harga premi versus fitur layanannya

Premi asuransi memang sudah diatur sama OJK. Tapi, fitur dan layanannya antara satu produk dengan lainnya bisa beda-beda meski preminya sama. Ada asuransi yang cuma cover kerusakan mobilnya saja, tetapi ada juga menanggung pengemudi dan penumpangnya juga. Bahkan tanpa additional fee.

Jadi, saat terima polis asuransi, sebaiknya telaah terlebih dahulu apa saja perlindungan, fitur, dan benefit ekstra yang diberikan, baru tanda tangan.

Mengacu pada kriteria di atas, mari lihat kembali rekomendasi Lifepal pada menu-tab Produk Terbaik!

 
Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan