Asuransi Kecelakaan

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%
 

Asuransi Kecelakaan Terbaik di Indonesia 2021

Asuransi kecelakaan merupakan proteksi finansial yang memberikan jaminan pertanggungan biaya perawatan kesehatan dan santunan meninggal dunia atas risiko kecelakaan. Jenis asuransi ini tersedia untuk personal (kecelakaan diri) hingga perusahaan (kecelakaan kerja). 

Berikut ini Lifepal rangkum 10 polis asuransi kecelakaan yang bagus di Indonesia dengan premi bersahabat!

1. Adira Proteku Basic

  • Premi mulai Rp100 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 17-60 tahun
  • Usia pemegang polis: min. 17 tahun
  • Pertanggungan kecelakaan untuk tertanggung dan pasangan
  • Pertanggungan kerugian pada aset rumah dan perabotannya
  • Santunan meninggal dunia Rp20 juta
  • Santunan cacat tetap Rp20 juta
  • Santunan kebakaran rumah Rp5 juta
  • Santunan pencurian di rumah Rp1 juta

2. Simas Jiwa SIJI Secure 1

  • Premi mulai Rp284 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 0,5-69 tahun
  • Usia pemegang polis: 18-69 tahun
  • Bisa double claim
  • Santunan meninggal dunia Rp200 juta

3. Asuransi Personal Accident Supreme

  • Premi mulai Rp165 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 15-60 tahun
  • Usia pemegang polis: 21-60 tahun
  • Diskon premi keluarga: 10 persen
  • Masa tunggu: 3 hari
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp100 juta.
  • Santunan cacat tetap total dan sebagian akibat kecelakaan
  • Santunan biaya pemakaman dan sertifikat kematian
  • Pertanggungan biaya perawatan medis dan pengobatan alternatif

4. Takaful Asuransi Kecelakaan Diri dan Hospital

  • Asuransi kecelakaan diri yang dikelola dengan prinsip syariah
  • Usia masuk tertanggung: 17-40 tahun
  • Usia pemegang polis: 17-40 tahun
  • Masa tunggu: 30 hari
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp20 juta
  • Santunan cacat tetap akibat kecelakaan Rp200 juta
  • Pertanggungan biaya pengobatan cedera akibat kecelakaan
  • Pertanggungan rawat inap maks. 5 hari

5. BRI Life Acci Care

  • Usia masuk tertanggung: 18-64 tahun
  • Usia pemegang polis: 18-64 tahun
  • Tidak ada masa tunggu
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sampai Rp1 miliar
  • Santunan cacat tetap total dan sebagian akibat kecelakaan sampai Rp1 miliar
  • Santunan rawat inap
  • Santunan biaya operasi atau pembedahan
  • Santunan meninggal dunia akibat sakit

6. ACA AsuransiKu

  • Premi mulai Rp50 ribu per tahun
  • Produk asuransi mikro berbentuk voucher yang bisa dibeli di Pegadaian
  • Usia masuk tertanggung: 17-64 tahun
  • Santunan meninggal dunia dan santunan cacat tetap Rp30 juta

7. Allianz Personal Care

  • Premi mulai Rp400 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 15 hari-60 tahun
  • Usia maksimal pertanggungan: 65 tahun
  • Santunan meninggal dunia/cacat tetap karena kecelakaan Rp50 juta
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan umum Rp100 juta
  • Pertanggungan biaya medis akibat kecelakaan Rp5 juta
  • Pertanggungan biaya pengobatan alternatif Rp150 ribu
  • Pertanggungan biaya pemakaman Rp500 ribu
  • Santunan rawat inap Rp75 ribu/hari
  • Biaya evakuasi medis maks. Rp25 juta
  • Pertanggungan tanggung jawab hukum pihak ketiga Rp750 ribu
  • Perlindungan ATM Rp100 ribu

8. BCA Life b-SAVE Accident Protection

  • Premi mulai Rp188,5 ribu per bulan
  • Usia masuk tertanggung: 16-59 tahun
  • Masa pertanggungan: 10 tahun
  • Masa pembayaran premi: 8 tahun
  • Pengembalian premi: 100%
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp200 juta
  • Meninggal dunia karena sakit: pencairan 100 persen premi yang sudah dibayarkan
  • Pertanggungan biaya perawatan medis akibat kecelakaan Rp2 juta/tahun

9. Cigna Proteksi Diri Ekstra

  • Premi mulai Rp205 ribu per bulan
  • Usia masuk tertanggung: 18-60 tahun
  • No claim bonus: 75 persen
  • Diskon premi tahunan: 10 persen
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan sampai Rp1 miliar
  • Pertanggungan biaya perawatan medis akibat kecelakaan sampai Rp1 juta
  • Pertanggungan biaya ambulans

10. AIA Group Personal Accident

  • Pendaftaran minimal 10 orang tertanggung
  • Usia masuk 17-59 tahun
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan
  • Pertanggungan biaya perawatan medis akibat kecelakaan
Untuk mendapatkan penawaran asuransi kecelakaan diri menarik lainnya, silakan isi formulir di atas agar tim Lifepal dapat membantumu. Lanjutkan baca informasi berikut untuk mengerti lebih terkait tips dan cara kerja produknya!
 

Pengertian Asuransi Kecelakaan

Asuransi kecelakaan adalah produk asuransi yang memberikan uang santunan jika nasabah mengalami kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia, cacat tetap, atau perawatan medis. Adapun definisi kecelakaan yang dimaksud adalah kejadian yang disebabkan oleh cedera fisik. Bisa kecelakaan kerja, lalu lintas, atau hingga kecelakaan diri seperti terpeleset di kamar mandi.

Nah, jenis asuransi ini bisa didapatkan secara pribadi ataupun ditujukan oleh perusahaan untuk karyawannya. Berikut ini adalah manfaat pertanggungannya:

Santunan meninggal dunia adalah manfaat dasar yang diberikan oleh asuransi kecelakaan. Artinya, apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan, asuransi akan memberikan sejumlah uang kepada ahli warisnya.

Santunan kematian diberikan apabila:

  • Tertanggung meninggal dunia dalam batas waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan.
  • Hilang dan tidak ditemukan dalam kurun waktu 60 hari sejak terjadinya kecelakaan.

Manfaat kedua dari asuransi kecelakaan adalah santunan cacat tetap Jadi, uang pertanggungan bisa dicairkan apabila tertanggung mengalami cacat tetap karena kejadian tak terduga.

Santunan cacat tetap diberikan apabila:

  • Tertanggung mengalami cacat tetap total, yaitu hilang atau tidak berfungsinya sepasang organ tubuh, misalnya tidak berfungsinya kedua lengan atau kehilangan penglihatan kedua mata.
  • Tertanggung mengalami cacat tetap sebagian, yaitu hilang atau tidak berfungsinya sebagian dari organ tubuh, misalnya lengan kanan tidak berfungsi atau mata kiri kehilangan penglihatan.


Manfaat terakhir dari asuransi kecelakaan adalah penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan. Jadi, apabila tertanggung mengalami cedera sehingga membutuhkan perawatan medis di rumah sakit, asuransi akan menanggung biayanya.

 

Jenis – Jenis Asuransi Kecelakaan

Asuransi kecelakaan terbagi menjadi empat kategori yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini.

1. Asuransi Kecelakaan Diri

Asuransi kecelakaan diri menjadi produk asuransi yang paling banyak ditawarkan perusahaan asuransi. Asuransi ini menawarkan proteksi untuk berbagai cedera akibat apapun yang tidak disengaja.

Cuma perlu diketahui, ada beberapa pengecualian dalam asuransi kecelakaan ini. Misalnya, seperti kecelakaan karena kesengajaan atau mengikuti hal-hal ekstrem yang tidak ditanggung dalam polis.

  • Untuk individu: Jenis asuransi ini hanya akan menanggung satu individu atau satu orang tertanggung saja.
  • Untuk kelompok: Jenis asuransi ini ditujukan untuk grup atau sekelompok orang dengan maksimal peserta kurang lebih 25 orang atau tergantung kebijakan setiap perusahaan asuransi.
  • Untuk keluarga: Jenis asuransi ini ditujukan untuk menanggung seluruh anggota keluarga, mulai dari ayah, ibu, dan anak.

2. Asuransi Kecelakaan Kerja

Sesuai dengan namanya, asuransi ini khususnya dibutuhkan perusahaan apabila bidang pekerjaan yang dimiliki mempunyai risiko kecelakaan yang tinggi.

Asuransi ini tergolong wajib dimiliki oleh tiap perusahaan. Seperti yang diamanatkan oleh undang-undang, seluruh pekerja seharusnya sudah terlindungi oleh asuransi kecelakaan kerja. Minimal dari BPJS Ketenagakerjaan. Karena BPJS Ketenagakerjaan punya program JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja).

3. Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas

Asuransi kecelakaan lalu lintas bisa memberikan jaminan proteksi terhadap risiko kecelakaan lalu lintas. Bentuk pertanggungan yang diberikan berupa pemberian santunan meninggal dunia maupun cacat tetap.

Asuransi ini diberikan kepada para pengguna jalan seperti penumpang angkutan umum, penumpang kendaraan pribadi, dan pejalan kaki.

4. Asuransi Kecelakaan Pesawat

Asuransi kecelakaan pesawat lebih diperuntukkan bagi pengguna transportasi udara seperti pesawat.  Pada umumnya asuransi ini sudah termasuk di dalam biaya tiket pesawat yang harus dibayarkan penumpang setiap akan naik.

Bentuk pertanggungan yang diberikan pada asuransi ini berupa pemberian santunan meninggal dunia yang akan diberikan pada ahli waris maupun santunan cacat tetap sesuai dengan manfaat yang tertulis pada polis.

etiap maskapai pesawat bertanggung jawab untuk memberikan ganti rugi apabila terjadi kecelakaan selama penerbangan. 

Apabila kecelakaan tersebut menyebabkan penumpang meninggal, maka maskapai akan memberikan Rp1,25 miliar kepada ahli waris, lalu Rp1,25 miliar untuk cacat tetap, dan Rp200 juta untuk pengobatan rawat inap akibat luka-luka.

 

Cara Klaim Asuransi Kecelakaan

Klaim asuransi kecelakaan diri umumnya terjadi pada saat yang tak terduga. Oleh sebab itu, ada baiknya kita sudah mencatat langkah-langkah klaim berikut.

  • Segera melaporkan kejadian klaim begitu terjadi kecelakaan. Semakin cepat semakin baik. Karena, masa kedaluwarsa klaim adalah 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan.
  • Menulis surat kronologis kecelakaan selengkap-lengkapnya. Catat waktu dan lokasi kecelakaan dengan detail. Lampirkan foto bila ada.
  • Lengkapi berkas dokumen yang menjadi persyaratan klaim, seperti formulir klaim, identitas diri, dokumen polis, dan lain-lain.
  • Mengirimkan dokumen-dokumen tersebut ke penyedia asuransi, bisa melalui agen, datang langsung ke kantor cabang, atau mengirimkan lewat email.
  • Tim asuransi akan mengevaluasi klaim.
  • Apabila disetujui, uang pertanggungan akan dikirimkan ke rekening bank nasabah.

  • Formulir pengajuan klaim
  • Surat kronologis kecelakaan
  • Polis asli dan salinannya
  • Salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Jika tertanggung meninggal dunia:
  • Surat keterangan pemeriksaan jenazah atau Visum et Repertum
  • Salinan surat keterangan meninggal dunia dari lurah atau kepolisian.
  • Surat keterangan dari saksi.
  • Jika Tertanggung hilang
  • Surat keterangan tentang kecelakaan dan penghentian pencarian dari pihak yang berwenang.
  • Surat pernyataan dari ahli waris akan mengembalikan santunan apabila Tertanggung ditemukan kembali dalam keadaan hidup.
  • Jika tertanggung mengalami cacat tetap
  • Surat keterangan pemeriksaan dari dokter yang melakukan pengobatan atau perawatan (Visum)
  • Surat keterangan dari saksi.
  • Kuitansi asli dari rumah sakit, dokter, apotek, laboratorium, apabila tertanggung menjalani pengobatan atau perawatan. Bisa juga menggunakan fotokopi kuitansi dan dilegalisir.
  • Dokumen lain yang diminta oleh penyedia asuransi.

Tidak semua penyebab kecelakaan dapat diklaim. Umumnya, perusahaan asuransi mengecualikan hal berikut:

  • Bunuh diri atau melukai diri sendiri. Kematian dan cedera akibat bunuh diri tidak akan ditanggung oleh asuransi kecelakaan. Karena, kondisi tersebut diinisiasi oleh tertanggung sendiri.
  • Kecelakaan yang disengaja. Jika kecelakaan terjadi akibat kecerobohan tertanggung atau disengaja, maka tidak bisa diklaim,
  • Tindakan kriminal. Kecelakaan yang terjadi sebagai konsekuensi dari tindakan kriminal yang disengaja tidak dapat diklaim ke perusahaan. Begitu pula dengan tindakan yang melanggar undang-undang.
  • Kecelakaan akibat perang. Berada di dalam situasi perang tentu meningkatkan risiko kecelakaan. Oleh sebab itu, perusahaan asuransi tidak menanggung kerugian dalam perang tersebut.
  • Kecelakaan dalam kegiatan lintas udara. Kecelakaan yang diakibatkan oleh kegiatan lintas udara di luar penumpang sah sebuah maskapai penerbangan yang memiliki izin terbang.
  • Kecelakaan akibat profesi. Jika tertanggung terluka dalam menjalani profesi berisiko seperti petinju, pendaki gunung, dan pegulat, kemungkinan besar perusahaan memasukkannya ke dalam pengecualian.
  • Tertanggung anggota aktif angkatan bersenjata. Tidak bisa mengajukan klaim jika tertanggung menjalankan tugas dalam Dinas Kepolisian atau Kemiliteran, atau dinas lain yang berkaitan dengan itu. Kecuali, jika perusahaan asuransi sudah menyetujuinya.
  • Kehamilan dan perawatan yang terkait. Hal yang terkait dengan kehamilan, keguguran, melahirkan, pembedahan tidak menjadi tanggungan asuransi kecelakaan.
  • Bencana alam. Asuransi kecelakaan juga mengecualikan kasus bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, dan lain-lain.
  • Kondisi perang dan huru-hara. Termasuk di dalamnya perbuatan jahat, huru-hara, kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, pembangkitan rakyat, pengambilalihan kekuasaan, pemberontakan, revolusi, kekuatan militer, invasi, perang, perang saudara, makar, terorisme, atau sabotase. 
  • Tindakan kejahatan yang menyasar tertanggung atau orang lain. Termasuk tindakan kekerasan, pemerkosaan, pembunuhan, dan penculikan.
  • Radiasi nuklir. Radiasi nuklir dan kontaminasi radioaktif tidak bisa diklaim asuransi kecelakaan.
  • Kondisi penyakit tertentu. Beberapa kondisi berikut dikecualikan dalam pertanggungan, misalnya hernia, ayan, sengatan matahari, HIV/AIDS, bertambahnya penyakit akibat kecelakaan.
  • Olahraga tertentu. Kecelakaan akibat kegiatan olahraga di bawah ini termasuk ke dalam pengecualian asuransi kecelakaan, misalnya skateboard, hiking, parkour, bela diri, berburu, olahraga air, dan lain-lain.

Perlu dicatat, setiap polis memiliki ketentuan yang berbeda terkait dengan pengecualian pertanggungan. Oleh sebab itu, sebaiknya baca dokumen polis dengan teliti.

 

Apakah Saya Membutuhkan Asuransi Kecelakaan?

Penting atau tidaknya memiliki asuransi kecelakaan tergantung dari kondisi hidup masing-masing. Meskipun semua orang punya risiko kecelakaan, ada beberapa golongan yang paling rentan sehingga sangat membutuhkan asuransi kecelakaan, misalnya:

Orang yang memiliki pekerjaan berbahaya seperti pilot, supir, pelayar, peneliti, penegak hukum, dan lain-lain rawan mengalami kecelakaan dalam menjalani profesinya. Bayangkan apabila mereka adalah sumber penghasilan keluarganya. Jika hal buruk terjadi, tentu bakal berdampak kepada keuangan keluarga. Oleh sebab itu asuransi kecelakaan akan menggantikan uang tersebut.

Beberapa orang perlu atau senang melakukan perjalanan ke berbagai wilayah yang berbeda. Entah itu hobi atau tuntutan pekerjaan. Tingginya mobilitas bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kecelakaan. Misalnya, jika naik pesawat ada risiko terjatuh, atau risiko kerusuhan di negara tujuan perjalanan. Oleh sebab itu, asuransi kecelakaan bisa mengantisipasi kemungkinan tersebut, sehingga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kompenasasi jika terjadi hal yang tak diinginkan.

Ada juga orang yang rutin beraktivitas fisik, seperti mendaki gunung, bersepeda, berkuda, panjat tebing, dan kegiatan lainnya. Apabila ia adalah seorang tulang punggung keluarga, maka asuransi kecelakaan menjadi sangat penting. Pasalnya, jika ia mengalami kecelakaan, asuransi bisa menggantikan penghasilan keluarga yang hilang.

Kamu termasuk salah satu kriteria di atas? Lifepal akan membantumu untuk mengambil keputusan tepat terkait asuransi. Klik di sini untuk mendapatkan proteksi kecelakaan terbaik!
 

Pertanyaan & Tips Seputar Asuransi Kecelakaan

Apakah kamu memiliki pertanyaan lain seputar asuransi kecelakaan? Atau masih bingung memiliki asuransi kecelakaan yang cocok dengan premi murah? Yuk, konsultasikan dengan ahli asuransi secara online dan gratis melalui Tanya Lifepal!

Apa itu asuransi kecelakaan?

Asuransi kecelakaan adalah proteksi finansial yang diberikan dalam bentuk pertanggungan biaya pengobatan hingga santunan meninggal dunia/ cacat akibat kecelakaan lalu lintas, akibat kerja, dan musibah yang tidak terduga lainnya. 

Apa saja manfaat asuransi kecelakaan?

Cakupan manfaat asuransi kecelakaan terdiri atas santunan meninggal dunia, santunan cacat tetap, dan biaya perawatan. Berikut penjelasan lebih detail mengenai manfaat tersebut.

Santunan atas risiko kematian (Jaminan A)

Jaminan atas risiko kematian diberikan apabila:

  • Tertanggung meninggal dunia dalam batas waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan.
  • Hilang dan tidak ditemukan dalam kurun waktu 60 hari sejak terjadinya kecelakaan.

Untuk besaran santunan yang diberikan atas risiko ini adalah 100 persen dari nilai pertanggungan dan akan diberikan kepada pemegang polis atau ahli waris.

Santunan atas risiko cacat tetap (Jaminan B)

Jaminan atas risiko cacat tetap diberikan apabila:

  • Mengalami cacat tetap total akibat hilang atau tidak berfungsinya kedua maupun salah satu mata, tangan, dan kaki, 
  • Mengalami cacat tetap sebagian akibat  hilang atau tidak berfungsinya sebagian dari anggota tubuh.

Sedangkan besaran santunan yang diberikan untuk cacat tetap total adalah 100 persen dari nilai pertanggungan. 

Namun, jika cacat yang dialami bukan cacat tetap total maka berikut perhitungan manfaat yang diberikan:

No. Uraian Tabel persentase
1 Lengan kanan mulai dari sendi bahu 60%
2 Lengan kiri mulai dari sendi bahu 50%
3 Lengan kanan mulai dari atasnya sendi siku 50%
4 Lengan kiri mulai dari atasnya sendi siku 40%
5 Tangan kanan mulai dari atasnya pergelangan tangan 40%
6 Tangan kiri mulai dari atasnya pergelangan tangan  30%
7 Satu kaki mulai dari lutut sampai pangkal paha 50%
8 Satu kaki mulai dari mata kaki sampai lutut 25%
9 Ibu jari tangan kanan 15%
10 Ibu jari tangan kiri 10%
11 Jari telunjuk tangan kanan 10%
12 Jari telunjuk tangan kiri 8%
13 Jari kelingking tangan kanan 8%
14 Jari kelingking tangan kiri 6%
15 Jari tengah atau manis tangan kanan 5%
16 Jari tengah atau manis tangan kiri 4%
17 Satu ibu jari kaki 8%
18 Satu jari kaki lainnya 5%
19 Sebelah mata 50%
20 Pendengaran pada kedua belah telinga 50%
21 Pendengaran pada sebelah telinga 25%
22 Sebelah daun telinga secara keseluruhan 5%

Santunan atas biaya perawatan atau pengobatan (Jaminan C)

Jaminan akan diberikan dalam bentuk penggantian biaya perawatan selama tertanggung menerima perawatan medis di rumah sakit akibat kecelakaan yang sudah dijamin polis. Manfaat yang diberikan bisa berupa uang santunan maupun biaya perawatan yang akan dibayarkan secara reimbursement.

 

Bagaimana cara daftar asuransi kecelakaan?

Kita bisa mendaftar asuransi kecelakaan dengan mudah melalui marketplace online seperti Lifepal. Selain lebih praktis, kita juga akan mendapatkan harga yang lebih murah 10 persen daripada membeli secara offline.

Keuntungan lain membeli asuransi jiwa online di Lifepal adalah fitur konsultasi gratis. Kami akan membantu untuk memilih satu dari berbagai pilihan produk asuransi dari brand ternama yang kami tawarkan agar sesuai dengan profil masing-masing

Data-data yang perlu dipersiapkan sebelum mendaftar: 

  • Usia tertanggung
  • Jenis pekerjaan tertanggung
  • Riwayat pekerjaan
  • Hobi tertanggung yang berisiko
  • Pendapatan atau gaji tertanggung

Apa itu Polis Standar Asuransi Kecelakaan Diri Indonesia (PSAKDI)?

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menetapkan standar baku untuk polis asuransi kecelakaan diri, yaitu Polis Standar Asuransi Kecelakaan Diri Indonesia (PSAKDI). Dilansir dari situs resmi AAUI, berikut risiko yang dijamin:

PSAKDI menjamin risiko kematian, cacat tetap, biaya perawatan dan pengobatan medis yang secara langsung disebabkan oleh suatu kecelakaan. Kecelakaan yang dimaksud adalah suatu kejadian atau peristiwa yang mengandung unsur kekerasan; baik yang bersifat fisik maupun kimia.

Berapa besaran premi asuransi kecelakaan?

Besaran premi asuransi kecelakaan dipengaruhi oleh faktor berikut:

  1. Pekerjaan

Faktor utama yang menentukan besaran premi asuransi kecelakaan adalah jenis pekerjaan yang dilakukan. Jenis pekerjaan ini terbagi menjadi empat golongan. Untuk lebih jelasnya, mari simak informasinya berikut.

  • Golongan A (Risiko hampir nol): Orang yang bekerja di kantor/sering tinggal di kantor. Contoh: direktur, akuntan, sekretaris, karyawan administrasi, dsb.
  • Golongan B (Risiko kecil): Orang yang sering berpergian atau melakukan dinas di luar. Contoh: ibu rumah tangga, pimpinan proyek, manajer atau karyawan lapangan yang tidak terlibat langsung dalam pekerjaan, dsb.
  • Golongan C (Risiko sedang): Orang yang pekerjaannya membutuhkan alat-alat. Contoh: dokter gigi, ahli bedah, paramedis, sopir, mekanik, petugas laboratorium, manajer lapangan yang terlibat langsung proses pekerjaan, dsb.
  • Golongan D (Risiko tinggi): Orang yang melakukan pekerjaan berat dan berbahaya. Contoh: pekerja tambang, pekerja arus listrik tegangan tinggi, pekerja pada bangunan bertingkat tinggi, awak kapal, dsb.
  1. Usia

Selain faktor pekerjaan, usia juga memengaruhi premi yang akan diberlakukan oleh perusahaan asuransi. Sebab, semakin tua usia peserta maka risiko penyakit akan lebih tinggi dan tingkat terjadinya kecelakaan pun akan lebih besar.

  1. Riwayat penyakit

Calon peserta asuransi dengan riwayat penyakit tertentu biasanya akan dikenakan premi yang lebih tinggi atau dikenakan pengecualian tertentu.

Kapan maksimal klaim bisa dilakukan?

Batas maksimal melakukan klaim asuransi adalah lima hari terhitung sejak terjadinya kecelakaan.

Kapan klaim asuransi kecelakaan akan dibayarkan?

Pada umumnya perusahaan asuransi akan menyelesaikan pembayaran klaim dalam kurun waktu 30 hari sejak adanya kesepakatan tertulis antara tertanggung dan penanggung.

Apakah hak klaim asuransi kecelakaan juga bisa hangus atau hilang?

Tentu bisa, jika tertanggung tidak mengajukan klaim dalam waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan.

Apakah santunan kematian bisa cair jika sudah menerima santunan cacat tetap?

Tentu bisa. Apabila tertanggung telah menerima santunan cacat tetap, tapi akibat kecelakaan yang sama itu tertanggung meninggal dunia maka hak atas santunan kematian akan tetap diberikan. Namun jumlahnya akan dikurangi dari jumlah santunan cacat tetap yang telah dibayarkan. 

Namun, jika santunan cacat tetap yang telah dibayar lebih besar daripada santunan kematian, maka tertanggung tidak berhak atas santunan kematian.

Bagaimana contoh kasus asuransi kecelakaan?

Danang memiliki asuransi kecelakaan diri. Selain itu, dia juga punya asuransi mobil dengan jenis asuransi komprehensif.

Pada suatu ketiga, sialnya ia mengalami kecelakaan. Danang mengalami patah kaki dan mobilnya juga penyok. Bagaimana asuransi menanggung kecelakaan itu?

Pada dasarnya, produk asuransi yang dapat menjamin risiko kecelakaan diri kita adalah asuransi kecelakaan diri. 

Asuransi kecelakaan diri menjamin tertanggung dari suatu kecelakaan (akibat dari luar) yang menimpa dirinya, misalnya selama satu tahun atau selama satu perjalanan.

Apabila Pak George telah memiliki produk asuransi kecelakaan diri, lalu mengalami kecelakaan yang melukai dirinya (patah kaki), maka biaya pengobatan atau perawatan di rumah sakit akan ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Namun, apabila Pak George meninggal atau mengalami cacat tetap karena kecelakaan tersebut, perusahaan asuransi dapat memberikan santunan kepada ahli waris, misalnya keluarga. Tentu saja, semua itu akan diatur berdasarkan kesepakatan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis.

Risiko yang dijamin oleh produk asuransi kecelakaan diri pada umumnya meliputi:

  • Meninggal dunia.
  • Cacat tetap keseluruhan/sebagian.
  • Biaya pengobatan/perawatan dokter/rumah sakit.

Sementara itu, asuransi mobil yang ia miliki akan menanggung biaya perbaikan mobilnya yang penyok. Danang dapat mencairkan sejumlah uang pertanggungan yang sesuai dengan nilai mobilnya.

Apakah motor kredit ada asuransi kecelakaan?

Ada asuransi kecelakaan yang menanggung kecelakaan pada motor kredit. Anda bisa melakukan klaim kepada pihak leasing jika motor dicuri atau kecelakaan. Namun, klaim tersebut baru bisa diterima apabila kerusakan pada motor sangat banyak, yaitu lebih dari 75 persen.

Apakah kecelakaan tunggal dapat asuransi Jasa Raharja?

Asuransi kecelakaan tunggal tidak dapat santunan dari Jasa Raharja. Perusahaan tersebut hanya menanggung kecelakaan pada angkutan umum dan kecelakaan di luar kendaraan.

Istilah-istilah dalam asuransi kecelakaan

  • Masa tunggu adalah periode di mana tidak ada pembayaran premi karena alasan tertentu.
  • Pemegang polis adalah orang yang ditanggung oleh perusahaan asuransi karena terdaftar sebagai tertanggung yang membayar premi (kewajiban) sesuai dengan perjanjian dalam polis asuransi.
  • Polis adalah perjanjian yang dilakukan antara tertanggung (nasabah) dengan penanggung (perusahaan asuransi) .
  • Premi adalah biaya yang dibayarkan oleh tertanggung (nasabah) atau pemegang polis kepada perusahaan asuransi sebagai penanggung. Premi dibayarkan sesuai dengan kontrak dalam polis asuransi.
  • Risiko adalah kemungkinan yang terjadi yang dapat menimpa seseorang atau tertanggung.
  • Uang pertanggungan adalah jumlah uang yang dibayarkan oleh perusahaan asuransi jika tertanggung mengajukan klaim saat mengalami risiko yang dijamin dalam polis asuransi.
  • Underwriter adalah seseorang yang memiliki kompetensi dalam menilai dan memperhitungkan risiko pemegang polis sehingga perusahaan asuransi dapat memutuskan untuk menerima atau menolak calon nasabah.
  • Klaim asuransi yaitu permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Ahli waris adalah orang yang ditunjuk dan tercantum dalam polis untuk menerima uang pertanggungan apabila terjadi kematian pada pemegang polis.
  • Cacat tetap adalah hilang atau tidak berfungsinya seluruh atau sebagian anggota tubuh.
Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan