FLASHSALE
Diskon 25%*

Asuransi Pertanian

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Asuransi Pertanian: Manfaat dan Cara Kerjanya

Asuransi pertanian adalah asurani yang memberikan jaminan ganti rugi atas risiko gagal panen akibat kondisi alam tidak menentu. Tidak hanya berpaku pada bidang pertanian, jenis asuransi ini juga tersedia untuk nelayan. Hanya saja yang membedakan untuk nasabah nelayan adalah perlindungan asuransi jiwa ketika sedang melaut.

Berikut daftar polis asuransi pertanian di Indonesia:

Pengertian Asuransi Pertanian

Asuransi pertanian adalah produk asuransi yang menjamin risiko kerugian dalam usaha tani. Program asuransi petani ini diinisiasi oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani yang banyak mengalami kendala gagal panen.

Pasalnya, pertanian merupakan sektor yang berisiko karena sangat bergantung pada kondisi alam. Kekeringan, curah hujan terlalu tinggi, hingga serangan hama penyakit dapat merusak komoditas tanaman yang sedang berkembang. Tentu saja hal ini menjadi masalah besar pada era kini, di mana kondisi alam sudah tidak lagi bisa diprediksi.

Tidak hanya petani, asuransi ini juga memiliki polis yang menyasar pada nelayan dalam bentuk asuransi jiwa. Polis ini memberikan santunan kepada keluarga nelayan yang mengalami kecelakaan selama bekerja, misalnya saat melaut.

Manfaat Asuransi Pertanian

Ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh jika membeli produk asuransi untuk petani ini. Berikut ini adalah daftar manfaat asuransi pertanian yang akan sangat menguntungkan untuk para nasabah:

Premi Asuransi Pertanian

Premi asuransi pertanian menjadi salah satu penentu nilai ganti rugi atau klaim. Harga premi asuransi pertanian tergantung pada objek pertanggungan yaitu luas sawah dan jumlah sapi untuk asuransi peternakan.

Berikut daftar harga premi asuransi pertanian bersubsidi:

  • Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP): Rp36 ribu per hektar
  • Asuransi Usaha Tani Sapi: Rp40 ribu per ekor
  • Asuransi Pertanian Nelayan: gratis

Simulasi Perhitungan Premi

Untuk lebih memahami cara perhitungan premi asuransi pertanian, berikut adalah ilustrasi perhitungannya yang dikutip dari situs Kementerian Pertanian untuk premi asuransi pertanian bersubsidi:

  • Ongkos produksi per musim tanam: Rp6 juta
  • Premi asuransi: 3 persen dari ongkos produksi
3/100 x Rp6 juta = Rp180 ribu / 1 hektar (ha)

Subsidi pemerintah 80 persen, jadi petani hanya membayar 20 persen.

Perhitungan premi asuransi pertanian yang harus dibayar adalah:

20/100 x Rp180 ribu = Rp36 ribu / 1 hektar (ha)

Premi yang dibayar petani:

  • Premi per 2 ha = Rp72 ribu
  • Premi per 1 ha = Rp36 ribu
  • Premi per ½ ha = Rp18 ribu
  • Premi per ¼ ha = Rp9 ribu

Mekanisme Asuransi Pertanian: Skema Premi

Skema premi juga memiliki sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon tertanggung. Skema premi terdiri atas dua tipe yaitu premi swadaya dan premi subsidi.

Berikut penjelasan dari mekanisme asuransi pertanian untuk skema premi dan syarat yang harus dipenuhi.

1. Skema premi swadaya

Skema premi swadaya terdiri atas tiga skema yaitu mandiri, kemitraan, dan kredit. Berikut ulasannya.

2. Mandiri

Jika petani memilih pembayaran asuransi melalui tipe ini, maka petani harus membayar iuran penuh dan tidak dibantu oleh pihak lain. Karena tipe ini dilakukan secara mandiri tentu segala pembayaran juga dilakukan secara pribadi.

3. Kemitraan

Berbeda dengan tipe di atas, pada tipe ini petani tidak membayar penuh sendirian. Namun pada tipe ini petani akan dibantu perusahaan kemitraan. Jika memilih tipe ini maka pembayaran akan dilakukan sesuai dengan perjanjian yang sudah ditentukan dan disepakati oleh kedua belah pihak.

4. Kredit

Tipe ini akan disesuaikan dengan jumlah kredit yang dilakukan oleh petani. Sehingga petani hanya akan membayar sesuai jumlah kreditnya saja.

Skema Premi Subsidi Dana dari APBN

Pembayaran premi melalui tipe ini memiliki berbagai kesulitan yang lebih tinggi dibanding yang lainnya. Pada skema premi ini, petani harus melalui berbagai rangkaian aturan yang ada.

Mengapa demikian? Karena pemerintah memiliki beban 80 persen pembayaran premi dan sisanya sebesar 20 persen ditanggung petani.

Sistem yang dimiliki cukup sederhana karena pendaftarannya dilakukan melalui kelompok tani yang ada sehingga memudahkan bagi para petani untuk melakukan pendaftaran. Namun dalam melakukan berbagai rangkaian di atas petani harus memenuhi beberapa syarat yang sudah disediakan.

  • Jika petani merupakan petani penggarap maka petani tidak memiliki lahan usaha pertanian pribadi. Lahan yang digarap juga tidak boleh lebih dari dua hektare.
  • Jika petani memiliki lahan pribadi maka lahan pengerjaan tidak lebih dari dua hektare
  • Merupakan petani hortikultura, kebun, atau peternak dalam skala kecil.
  • Petani yang ingin bergabung dengan asuransi harus sudah tergabung ke dalam kelompok tani dan merupakan anggota yang aktif dalam kelompok tersebut.
  • Penerimaan ini akan mengutamakan petani yang termasuk ke dalam pertanian pangan  berkelanjutan
  • Jika petani menerima bantuan premi, maka petani harus melaksanakan pertanian atau peternakan dengan baik dan sungguh-sungguh.

Cara Klaim Asuransi Pertanian

Prosedur pembayaran klaim asuransi pertanian dilakukan dalam dua tahap. Pertama adalah petani memenuhi ketentuan klaim. Kedua, perusahaan asuransi menyetujui klaim setelah melakukan pemeriksaan atas klaim yang diajukan.

Berikut ulasan mengenai prosedur penyelesaian klaim Asuransi Pertanian Selengkapnya!

1. Ketentuan klaim

Jika terjadi risiko terhadap tanaman yang diasuransikan, kerusakan tanaman atau gagal panen dapat diklaim.

Cara Mendaftar Asuransi Pertanian

Mekanisme asuransi pertanian untuk mendaftar terdapat dua cara. Cara daftar ini tergantung pada jenis asuransi yang dipilih. Berikut penjelasannya!

Tips Memilih Asuransi Pertanian

Memiliki asuransi pertanian tentu akan sangat menguntungkan bagi para petani maupun nelayan. Sebab Anda akan terlindungi apabila gagal panen maupun melakukan aktivitas pekerjaan. Untuk itu, bagi Anda yang ingin memiliki asuransi untuk petani, berikut tips memilihnya.

Pertanyaan Seputar Asuransi Pertanian

Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang sering diajukan nasabah terkait asuransi petani. Baik itu masalah harga premi sampai dengan cara klaim.

Chat Bantuan