Mekanisme Asuransi Pertanian

Mekanisme asuransi pertanian megacu pada cara mendaftar serta syarat yang harus dipenuhi calon tertanggung baik itu petani, peternak, atau nelayan untuk mendapatkan asuransi. Selain itu, terdapat mekanisme asuransi pertanian terkait skema penetapan premi swadaya dan premi subsidi.

Cara Mendaftar Asuransi Pertanian

Mekanisme asuransi pertanian untuk mendaftar terdapat dua cara. Cara daftar ini tergantung pada jenis asuransi yang dipilih. Berikut penjelasannya!

Daftar asuransi pertanian bersubsidi

Berikut ini mekanisme asuransi pertanian untuk mendaftar asuransi subsidi:

  • Berpartisipasi dalam pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kabupaten atau Kota. Setelah itu, data akan dikirim ke Kementerian Pertanian.
  • Petani perlu mengisi formulir pendaftaran sebagai calon peserta asuransi. Data tersebut diverifikasi oleh pemerintah.
  • Setelah itu, petani bertemu dengan perusahaan penyedia asuransi atau Jasindo.
  • Pemerintah akan mengadakan sosialisasi tentang cara membayar premi dan pemilihan risiko dalam asuransi.
  • Setelah polis asuransi pertanian terbit, petani dapat mengajukan klaim jika terjadi gagal panen.

Daftar asuransi pertanian swasta Jasindo

Berikut ini mekanisme asuransi pertanian untuk mendaftar asuransi swasta (non-subsidi) di Jasindo:

  • Menghubungi asuransi Jasindo di 1500-073 atau [email protected]
  • Mengatakan bahwa ingin membeli asuransi pertanian.
  • Mengisi formulir pendaftaran dan melengkapi dokumen yang diminta.
  • Menandatangani polis.
Selain mengasurasikan ladang industri, pastikan karyawan juga terproteksi dengan asuransi kesehatan karyawan. Yuk, lihat pilihan polis terbaik dengan premi yang dapat disesuaikan dengan anggaranmu!
🧑🏼‍💼 Polis Fleksibel Dapat Disesuaikan Kebutuhan Perusahaan!
+62

Syarat Asuransi Pertanian

Tidak semua petani bisa mendapatkan asuransi pertanian bersubsidi, tetapi hanya yang benar-benar memerlukannya saja. Berikut persyaratan yang perlu diperhatikan.

Syarat Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)

Ada beberapa syarat khusus yang perlu dipenuhi petani untuk mendapatkan AUTP. Berikut di antaranya:

  • Usia padi minimal 10 hari tanam (HST) atau 30 hari untuk tanaman padi gogo rancah dan tanam benih langsung (tabela).
  • Luas pertanggungan lebih dari atau sama dengan 75 persen.
  • Uang santunan maksimal yang diberikan adalah Rp6 juta hektar.
  • Lahan yang diasuransikan maksimal 2 hektar.

Syarat Asuransi Usaha Tani Sapi (AUTS)

Beberapa persyaratan berikut ini perlu dipenuhi oleh peternak sapi:

  • Peserta harus peternak pembibitan atau pembiakan berskala kecil.
  • Ternak minimal berusia 1 tahun, betina (indukan), sehat, dan beridentitas jelas (memiliki eartag, cap bakar, kartu ternak atau yang lainnya).
  • Premi yang perlu dibayar peternak adalah Rp40 ribu, hasil subsidi dari pemerintah sebesar 80 persen. Tadinya harganya Rp200 ribu.

Syarat Asuransi Pertanian Nelayan

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi nelayan untuk ikut asuransi ini.

  • Memiliki kartu nelayan aktif.
  • Memiliki rekening tabungan atau surat persyaratan rekening tabungan.
  • Kapal yang dipakai menangkap ikan maksimal berkapasitas 10 Gross Tonnage (GT)
  • Usia maksimal 65 tahun.

Mekanisme Asuransi Pertanian: Skema Premi

Skema premi juga memiliki sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon tertanggung. Skema premi terdiri atas dua tipe yaitu premi swadaya dan premi subsidi.

Berikut penjelasan dari mekanisme asuransi pertanian untuk skema premi dan syarat yang harus dipenuhi.

1. Skema premi swadaya

Skema premi swadaya terdiri atas tiga skema yaitu mandiri, kemitraan, dan kredit. Berikut ulasannya.

2. Mandiri

Jika petani memilih pembayaran asuransi melalui tipe ini, maka petani harus membayar iuran penuh dan tidak dibantu oleh pihak lain. Karena tipe ini dilakukan secara mandiri tentu segala pembayaran juga dilakukan secara pribadi.

3. Kemitraan

Berbeda dengan tipe di atas, pada tipe ini petani tidak membayar penuh sendirian. Namun pada tipe ini petani akan dibantu perusahaan kemitraan. Jika memilih tipe ini maka pembayaran akan dilakukan sesuai dengan perjanjian yang sudah ditentukan dan disepakati oleh kedua belah pihak.

4. Kredit

Tipe ini akan disesuaikan dengan jumlah kredit yang dilakukan oleh petani. Sehingga petani hanya akan membayar sesuai jumlah kreditnya saja.

Skema Premi Subsidi Dana dari APBN

Pembayaran premi melalui tipe ini memiliki berbagai kesulitan yang lebih tinggi dibanding yang lainnya. Pada skema premi ini, petani harus melalui berbagai rangkaian aturan yang ada. 

Mengapa demikian? Karena pemerintah memiliki beban 80 persen pembayaran premi dan sisanya sebesar 20 persen ditanggung petani.

Sistem yang dimiliki cukup sederhana karena pendaftarannya dilakukan melalui kelompok tani yang ada sehingga memudahkan bagi para petani untuk melakukan pendaftaran. Namun dalam melakukan berbagai rangkaian di atas petani harus memenuhi beberapa syarat yang sudah disediakan.

  • Jika petani merupakan petani penggarap maka petani tidak memiliki lahan usaha pertanian pribadi. Lahan yang digarap juga tidak boleh lebih dari dua hektare.
  • Jika petani memiliki lahan pribadi maka lahan pengerjaan tidak lebih dari dua hektare
  • Merupakan petani hortikultura, kebun, atau peternak dalam skala kecil.
  • Petani yang ingin bergabung dengan asuransi harus sudah tergabung ke dalam kelompok tani dan merupakan anggota yang aktif dalam kelompok tersebut.
  • Penerimaan ini akan mengutamakan petani yang termasuk ke dalam pertanian pangan  berkelanjutan
  • Jika petani menerima bantuan premi, maka petani harus melaksanakan pertanian atau peternakan dengan baik dan sungguh-sungguh.

Bagaimana Perhitungan Premi Asuransi Pertanian?

Selain mekanisme asuransi pertanian simak ulasan mengenai premi dan contoh perhitungan asuransi pertanian!

Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan