Cicilan 0%
Hemat 25%

Asuransi Properti

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Asuransi Properti Terbaik 2021

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap kerusakan properti. Adapun properti yang ditanggung, antara lain rumah, gedung perkantoran, dan lain-lain. Ini rekomendasi asuransi properti terbaik 2021!

Pengertian Asuransi Properti

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika terjadi kerusakan aset properti, seperti rumah, apartemen, atau gedung lainnya akibat kebakaran, banjir, tsunami, atau kerusuhan.

Pentingnya Asuransi Properti

Asuransi properti sangat penting mengingat risiko banjir cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI BNPB), ada sekitar 700 kasus banjir per tahunnya sepanjang 2014 hingga 2018. Kerusakan yang disebabkan oleh banjir membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit, mulai dari biaya perbaikan kusen atau keramik yang rusak, hingga plafon yang jebol.

Selain itu, risiko kebakaran juga cukup sering terjadi di Indonesia, khususnya pada aset properti pabrik dan perkantoran yang memiliki arus listrik rumit. Menurut data pemerintah, 70 persen kasus kebakaran gedung di Jakarta dipicu oleh korsleting listrik.

Asuransi ini dapat meminimalisir risiko kerugian jika musibah menimpa aset properti kita. Pasalnya, uang pertanggungan yang ditawarkan tidak sedikit, bisa mencapai miliaran rupiah!

Asuransi Property All Risk

Asuransi Property All Risk (PAR) adalah polis asuransi kebakaran yang memberikan jaminan untuk seluruh risiko yang mungkin terjadi pada properti (unnamed perils). Biasanya, proteksi PAR ini ditujukan bagi properti non komersial seperti sekolah, rumah sakit, dan kantor.

Namun, beberapa perusahaan menyediakan polis all risk untuk rumah pribadi. Terutama, rumah yang dalam masa kredit untuk melindungi kerugian pada bank pemberi KPR.

Selain asuransi properti, seorang pengusaha juga perlu mengasuransikan karyawannya agar kesehatan lebih baik dan produktivitas terjaga. Temukan asuransi kesehatan karyawan terbaik di Lifepal!

Manfaat dan Pengecualian

Objek utama dari asuransi PAR dan asuransi industry all risk (IAR):

  • PAR ditujukan menjamin kerusakan atau kerugian atas bangunan non industri seperti kantor, rumah tinggal, rumah sakit, dan sekolah.
  • IAR ditujukan menjamin bangunan industri seperti pabrik, gudang, toko, dan mal atau pusat perbelanjaan.

Disebut memberikan jaminan menyeluruh atau all risk, ternyata asuransi property all risk tetap membedakan jaminan utama dan jaminan tambahan. Jaminan utama adalah jaminan yang diberikan sesuai premi yang dibayar.

Sementara, jaminan tambahan adalah jaminan yang akan diterima jika nasabah menambah biaya preminya. Berikut jaminan utama dan jaminan tambahan di asuransi property all risk:

Perbedaan PSAKI dan PAR/IAR

Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI) dan asuransi PAR/IAR sama-sama memberikan jaminan atas risiko kerugian atau kerusakan akibat kebakaran. Tetapi terdapat perbedaan antara PSAKI dan PAR/IAR.

Pada PSAKI risiko utama yang dijamin adalah kebakaran, tersambar petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap. Risiko yang dikecualikan adalah risiko kerusuhan, banjir, dan lain-lain yang masuk kategori jaminan tambahan. Itu sebabnya, PSAKI dikategorikan sebagai polis named perils.

Dalam PAR/IAR, tidak secara tegas disebutkan risiko yang dijamin dan tidak dijamin. Dengan kata lain, PAR/IAR memberikan jaminan atas semua risiko, selama risiko tersebut tidak masuk dalam pengecualian. Itu sebabnya PAR/IAR dinamakan polis unnamed perils.

Jenis-Jenis Asuransi Properti di Indonesia

Jenis-jenis asuransi properti terbagi dua yaitu pribadi (rumah tapak ataupun rumah susun/apartemen) serta bisnis seperti ruko, gudang, toko, dan lainnya. Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis asuransi properti yang bisa kita pilih.

1. Asuransi Properti Rumah

Jenis asuransi properti pertama adalah asuransi properti rumah. Jenis asuransi properti ini memberikan proteksi finansial apabila terjadi risiko kerugian atau kerusakan pada objek rumah tinggal, apartemen, rumah susun, atau beserta isinya.

Berdasarkan situs resmi OJK, jenis asuransi properti ini terbagi lagi menjadi dua ketegori, yaitu:

Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI)Polis Asuransi Property All Risk
Polis ini hanya menjamin risiko kebakaran yang tercantum dalam polis untuk rumah,apartemen/rumah susun, dan/atau beserta isinya.Polis ini hanya menjamin risiko kebakaran, pencurian, hingga bencana alam, dan lainnya yang tercantum dalam polis untuk rumah,apartemen/rumah susun, dan/atau beserta isinya.

2. Asuransi Properti Bisnis

Asuransi properti bisnis dikhususkan untuk objek asuransi yang bersifat sebagai kantor, rumah sakit, sekolah, hingga pabrik. Jenis asuransi bisnis ini juga terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

Asuransi Properti Non Industri (bukan industri besar)Asuransi Properti Industri (industri besar)
Polis yang biasa digunakan untuk bisnis non industri seperti sektor jasa. Jenis polis ini adalah all risk dan biasanya memberikan jaminan ganti rugi untuk bangunan seperti perkantoran, sekolah, hingga rumah sakit.Polis asuransi yang biasa digunakan bisnis skala industri seperti produsen makanan hingga perabotan. Pertanggungan yang diberikan biasanya termasuk kerugian bisnis ketika terjadi musibah.

Jadi, sederhana properti non industri lebih berfokus pada bisnis yang bukan industri besar. Umumnya risiko dari asuransi properti non industri tidak terlalu besar dibandingkan asuransi properti industri yang berskala besar seperti pabrik, dan lain sejenisnya.

Manfaat Asuransi Properti

Dari berbagai jenis asuransi properti yang ditawarkan, manfaat utama dari asuransi ini adalah pertanggungan terhadap risiko tertentu. Selain itu, ada juga risiko yang tidak ditanggung. Berikut penjelasannya.

Perhitungan Asuransi Properti

Perhitungan asuransi properti didasari atas beberapa faktor. Paling utama adalah premi, nilai pertanggungan, dan kondisi properti yang akan diasuransikan.

Agar lebih jelas mengenai perhitungan asuransi properti, simak faktor penentu dan simulasinya!

Faktor Perhitungan Asuransi Properti

Perhitungan premi pada asuransi properti ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya:

Contoh Perhitungan Asuransi Properti

Untuk mengetahui perhitungan asuransi properti, simak contoh perhitungan asuransi properti dengan polis Allianz Asuransi Usahaku berikut ini!

Syarat & Ketentuan Polis

  • Masa perlindungan polis: 1 tahun
  • Uang pertanggungan polis: maksimal Rp30 miliar
  • Minimum premi: Rp300 ribu per bulan
  • Jenis konstruksi kelas 2 senilai Rp500 juta yang digunakan untuk usaha salon.

Jika pemilik properti mengambil Asuransi Usahaku Plan A, maka jaminan atau manfaat selama satu tahun adalah sebagai berikut:

  • Masa berlaku polis: 1 Juni 2020 hingga 1 Juni 2021
  • Premi: Rp500 juta x 0,1421% = Rp710.500 selama setahun.

Dari contoh perhitungan asuransi properti di atas, maka ganti rugi yang diterima atas risiko kebakaran, banjir, atau risiko lainnya yang tertulis dalam polis adalah sebagai berikut:

Jika nilai kerugian diperkirakan Rp700 juta, sementara nilai ganti rugi maksimal adalah Rp500 juta, maka ganti rugi yang diberikan adalah Rp500 juta atau sesuai nominal ganti rugi maksimal dari polis Allianz Asuransi Usahaku.

Tanya Jawab

Chat Bantuan