FLASHSALE
Diskon 25%*

Asuransi Properti

  • Diskon Terbaik
  • 500+ Pilihan
  • Bantuan Klaim
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.

Asuransi Properti Terbaik 2021

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika terjadi kerusakan pada properti yang diasuransikan. Properti yang ditanggung, antara lain rumah, gedung perkantoran, dan lain sejenisnya.

Jenis asuransi ini sangat cocok untuk nasabah yang memiliki properti rawan akan kebakaran, seperti pabrik, kos-kosan, perkantoran, atau properti yang berwilayah di daerah rawan bajjir.

*Syarat dan ketentuan berlaku

Berikut daftarĀ rekomendasi asuransi properti terbaik 2021:

Pengertian Asuransi Properti

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika terjadi kerusakan aset properti, seperti rumah, apartemen, atau gedung lainnya akibat kebakaran, banjir, tsunami, atau kerusuhan. Sehingga terkadang produk ini juga disebut sebagai asuransi kepemilikan rumah dan properti maupun asuransi bangunan.

Lantas, apa pentingnya asuransi properti? Asuransi properti sangat penting sebab biaya kerugian pada properti tidaklah murah. Misalnya saja, properti yang ditanggung pabrik atau perkantoran. Maka nilai properti tersebut tentu saja terbilang cukup besar, sehingga jika terjadi risiko kerusakan, nilai ganti ruginya pun tinggi.

Jenis-Jenis Asuransi Properti di Indonesia

Jenis-jenis asuransi properti terbagi dua yaitu pribadi (rumah tapak ataupun rumah susun/apartemen) serta bisnis seperti ruko, gudang, toko, dan lainnya. Berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis asuransi properti terbaik di Indonesia yang bisa kita pilih.

1. Asuransi Properti Rumah

Jenis asuransi properti pertama adalah asuransi properti rumah. Jenis asuransi properti ini memberikan proteksi finansial apabila terjadi risiko kerugian atau kerusakan pada objek rumah tinggal, apartemen, rumah susun, atau beserta isinya.

Berdasarkan situs resmi OJK, jenis asuransi properti ini terbagi lagi menjadi dua kategori, yaitu:

Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI)Polis Asuransi Property All Risk
Polis ini hanya menjamin risiko kebakaran yang tercantum dalam polis untuk rumah,apartemen/rumah susun, dan/atau beserta isinya.Polis ini hanya menjamin risiko kebakaran, pencurian, hingga bencana alam, dan lainnya yang tercantum dalam polis untuk rumah,apartemen/rumah susun, dan/atau beserta isinya.

2. Asuransi Properti Bisnis

Asuransi properti bisnis dikhususkan untuk objek asuransi yang bersifat sebagai kantor, rumah sakit, sekolah, hingga pabrik. Jenis asuransi bisnis ini juga terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

Asuransi Properti Non Industri (bukan industri besar)Asuransi Properti Industri (industri besar)
Polis yang biasa digunakan untuk bisnis non industri seperti sektor jasa. Jenis polis ini adalah all risk dan biasanya memberikan jaminan ganti rugi untuk bangunan seperti perkantoran, sekolah, hingga rumah sakit.Polis asuransi yang biasa digunakan bisnis skala industri seperti produsen makanan hingga perabotan. Pertanggungan yang diberikan biasanya termasuk kerugian bisnis ketika terjadi musibah.

Jadi, sederhana properti non industri lebih berfokus pada bisnis yang bukan industri besar. Umumnya risiko dari asuransi properti non industri tidak terlalu besar dibandingkan asuransi properti industri yang berskala besar seperti pabrik, dan lain sejenisnya.

Manfaat Asuransi Properti

Dari berbagai jenis asuransi properti yang ditawarkan, manfaat utama dari asuransi ini adalah pertanggungan terhadap risiko tertentu. Selain itu, ada juga risiko yang tidak ditanggung. Berikut penjelasannya.

Asuransi Property All Risk

Asuransi Property All Risk (PAR) adalah polis asuransi kebakaran yang memberikan jaminan untuk seluruh risiko yang mungkin terjadi pada properti (unnamed perils). Biasanya, proteksi PAR ini ditujukan bagi properti non komersial seperti sekolah, rumah sakit, dan kantor.

Namun, beberapa perusahaan menyediakan polisĀ all riskĀ untuk rumah pribadi. Terutama, rumah yang dalam masa kredit untuk melindungi kerugian pada bank pemberi KPR.

Manfaat dan Pengecualian PAR

Objek utama dari asuransi PAR dan asuransi industry all risk (IAR):

  • PAR ditujukan menjamin kerusakan atau kerugian atas bangunan non industri seperti kantor, rumah tinggal, rumah sakit, dan sekolah.
  • IAR ditujukan menjamin bangunan industri seperti pabrik, gudang, toko, dan mal atau pusat perbelanjaan.

Disebut memberikan jaminan menyeluruh atau all risk, ternyata asuransi property all risk tetap membedakan jaminan utama dan jaminan tambahan. Jaminan utama adalah jaminan yang diberikan sesuai premi yang dibayar.

Sementara, jaminan tambahan adalah jaminan yang akan diterima jika nasabah menambah biaya preminya. Berikut jaminan utama dan jaminan tambahan di asuransi property all risk:

Perbedaan PSAKI dan PAR/IAR

Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI) dan asuransi PAR/IAR sama-sama memberikan jaminan atas risiko kerugian atau kerusakan akibat kebakaran. Tetapi terdapat perbedaan antara PSAKI dan PAR/IAR.

Pada PSAKI risiko utama yang dijamin adalah kebakaran, tersambar petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap. Risiko yang dikecualikan adalah risiko kerusuhan, banjir, dan lain-lain yang masuk kategori jaminan tambahan. Itu sebabnya, PSAKI dikategorikan sebagai polisĀ named perils.

Dalam PAR/IAR, tidak secara tegas disebutkan risiko yang dijamin dan tidak dijamin. Dengan kata lain, PAR/IAR memberikan jaminan atas semua risiko, selama risiko tersebut tidak masuk dalam pengecualian. Itu sebabnya PAR/IAR dinamakan polisĀ unnamed perils.

Perhitungan Asuransi Properti

Perhitungan asuransi properti didasari atas beberapa faktor. Paling utama adalah premi, nilai pertanggungan, dan kondisi properti yang akan diasuransikan.

Agar lebih jelas mengenai perhitungan asuransi properti, simak faktor penentu dan simulasinya berikut ini:

Faktor Perhitungan Asuransi Properti

Perhitungan premi pada asuransi properti ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya:

Contoh Perhitungan Asuransi Properti

Untuk mengetahui perhitungan asuransi properti, simak contoh perhitungan asuransi properti dengan polis Allianz Asuransi Usahaku berikut ini!

Syarat & Ketentuan Polis Asuransi Properti Allianz

  • Masa perlindungan polis: 1 tahun
  • Uang pertanggungan polis: maksimal Rp30 miliar
  • Minimum premi: Rp300 ribu per bulan
  • Jenis konstruksi kelas 2 senilai Rp500 juta yang digunakan untuk usaha salon.

Jika pemilik properti mengambil Asuransi Properti Allianz Usahaku Plan A, maka jaminan atau manfaat selama satu tahun adalah sebagai berikut:

  • Masa berlaku polis: 1 Juni 2020 hingga 1 Juni 2021
  • Premi: Rp500 juta x 0,1421% = Rp710.500 selama setahun.

Dari contoh perhitungan asuransi properti di atas, maka ganti rugi yang diterima atas risiko kebakaran, banjir, atau risiko lainnya yang tertulis dalam polis adalah sebagai berikut:

Jika nilai kerugian diperkirakan Rp700 juta, sementara nilai ganti rugi maksimal adalah Rp500 juta, maka ganti rugi yang diberikan adalah Rp500 juta atau sesuai nominal ganti rugi maksimal dari polis Allianz Asuransi Usahaku.

Cara Klaim Asuransi Properti

Apabila Anda ingin mengajukan klaim asuransi properti, ada serangkaian proses yang perlu dilalui. Hal ini penting untuk Anda cermati agar proses klaim berjalan lancar. Berikut langkah-langkahnya:Ā 

  1. Laporkan klaim sesegera mungkin kepada perusahaan asuransi dengan waktu maksimal seminggu setelah terjadi kerugian.
  2. Lengkapi dokumen maksimal dua minggu setelah terjadi kerugian.
  3. Asuransi melakukan penelitian polis Anda; mengecek status premi sudah dibayarkan dan polis masih berlaku.
  4. Asuransi menghitung estimasi nominal penggantian kerugian.
  5. AsuransiĀ akan menunjuk loss adjuster (penilai kerugian) apabila nominal klaim yang terjadi cukup besar.
  6. Hasil penelitian klaim diserahkan ke nasabah.
  7. Nasabah boleh melakukannegosiasi bila hasilnya kurang memuaskan.
  8. Loss adjuster akan melakukan penilaian ulang.
  9. Asuransi memproses pencairan klaim dan dana akan segera dikirim ke rekening tertanggung.

  1. Formulir klaim yang sudah diisi dan ditandatangani tertanggung.
  2. Detail kronologi kejadian penyebab kerugian.
  3. Laporan keterangan dari kepolisian untuk kasus akibat perilaku kriminal.
  4. Fotokopi tagihan untuk memperbaiki objek yang dipertanggungkan (dalam hal ini aset properti), atau bisa juga estimasi biaya perbaikan oleh pekerja kontraktor yang Anda tunjuk untuk melakukan perbaikan.
  5. Analisis secara teknis oleh teknisi terhadap objek yang dipertanggungkan untuk mengetahui penyebab kerusakan atau kerugian.
  6. Fotokopi kuitansi untuk pembelian objek yang dipertanggungkan.
  7. Foto dokumentasi dari kerusakan pada objek yang dipertanggungkan.
  8. Laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) apabila kerusakan yang terjadi akibat akibat bencana alam.
  9. Fotokopi pencatatan stok.
  10. Dokumen pendukung klaim lainnya.Ā 

Tips Memilih Asuransi Properti Terbaik

Ada banyak sekali asuransi properti dengan manfaat lengkap dan terbaik di pasaran, contohnya Asuransi Properti ACA, Asuransi Properti Allianz, atau Asuransi Properti Adira.

Agar tak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih asuransi properti terbaik di Indonesia bagi diri sendiri maupun keluarga atau perusahaan Anda:

Asuransi properti yang bagus berarti asuransi properti yang menyediakan perlindungan yang dibutuhkan, mulai dari plafon dan premi yang sebanding. Selain itu, pastikan pula syarat dan ketentuan yang diberlakukan tidak memberatkan.

Memilih asuransi properti yang cocok juga harus mempertimbangkan premi. Jika memang ada asuransi properti murah namun sesuai kebutuhan, mengapa tidak?

Jangan lupa untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi properti yang satu dengan lainnya.

Pertanyaan Seputar Asuransi Properti

Chat Bantuan