Asuransi Properti

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
1970/01/01 00:00:00Cicilan 0%Hemat 25%

Asuransi Properti Terbaik 2021

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap kerusakan properti. Adapun properti yang ditanggung, antara lain rumah, gedung perkantoran, dan lain-lain. Ini rekomendasi asuransi properti terbaik 2021!

ACA Rumah Idaman

  • ACA Rumah Idaman menanggung rumah tinggal.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan rumah akibat kebakaran, ledakan, kebongkaran (pencurian dengan kekerasan), bencana alam seperti angin topan, badai, banjir, kerusakan akibat air, gempa bumi.
  • Pertanggungan tanggung jawab hukum terhadap tuntutan pihak ketiga.
  • Pertanggungan kerugian harta benda di dalam rumah.[/accordion

ACA Asuransi Semua Risiko Properti/Industri

[brand slug="aca"] [accordion title="Manfaat Pertanggungan"]
  • Produk ACA PAR/IAR menanggung kantor, pabrik, sampai gedung kantor.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset properti akibat kebakaran, ledakan, bencana alam, angin topan, banjir, hingga kerusakan akibat pembuatan jalan.
  • Pertanggungan tanggung jawab hukum terhadap tuntutan pihak ketiga.

Adira Tempat Usaha

  • Adira Tempat Usaha ditujukan bagi pelaku usaha, terutama pengusaha kecil dan menengah (UKM).
  • Ganti rugi atas risiko kebakaran, kerusuhan, benturan fisik, pembongkaran atau pencurian, dan tanggung jawab pihak ketiga.
  • Santunan meninggal dunia atau cacat tetap akibat kecelakaan diri.
  • Biaya pengobatan akibat kebakaran.

Allianz Rumahku Plus

  • Allianz Rumahku Plus khusus melindungi rumah tidak lebih dari tiga lantai.
  • Premi yang harus dibayarkan hanya berkisar 0,0294 hingga 0,244 persen.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset bangunan sampai Rp20 miliar.
  • Biaya akomodasi sementara
  • Pertanggungan tanggung gugat hukum.
  • Santunan atas risiko meninggal dunia.

Sinar Mas Simas Ruko

  • Simas Ruko untuk aset ruko maksimal empat lantai.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset bangunan akibat kebakaran, kerusuhan, gempa bumi, banjir, dan tertabrak kendaraan.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan benda di dalam bangunan.

Sinar Mas Simas Rumah Hemat++

  • Sinar Mas Simas Rumah Hemat++ untuk aset rumah.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset bangunan dan perabot di dalamnya akibat kebakaran, kerusuhan, gempa bumi, dan banjir.
  • Ganti rugi terhadap risiko kehilangan benda di dalam bangunan akibat kebongkaran.
  • Pertanggungan tanggung jawab hukum pihak ketiga.
  • Santunan meninggal dunia atau cacat tetap.
  • Pertanggungan biaya pengobatan akibat kecelakaan diri.

BCA Property All Risk (PAR)

[brand slug="bca-insurance"] [accordion title="Manfaat Pertanggungan"]
  • BCA PAR untuk aset bangunan.
  • Pembayaran premi lewat autodebet.
  • Tanpa survei khusus untuk rumah di komplek perumahan dan jalan depan rumah dapat dilalui 2 (dua) mobil penumpang).
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset bangunan akibat kebakaran, banjir, angin topan, ditabrak kendaraan, pembongkaran.
  • Perluasan jaminan kerusuhan, perbuatan jahat, terorisme, gempa bumi, dan tsunami.

Brins Asri

  • BRI Insurance (Brins) Asri terdiri atas tiga plan: Silver, Gold, dan Premium.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset bangunan akibat kebakaran, banjir, kerusuhan, terorisme, kebongkaran, gempa bumi.
  • Pertanggungan tanggung jawab pihak ketiga.
  • Santunan meninggal dunia.
  • Santunan rawat inap.
  • Bantuan sewa rumah tinggal.

Avrist Property All Risk

  • Avrist PAR menanggung segala jenis bangunan, baik rumah, kantor, pabrik, sampai tempat usaha.
  • Ganti rugi atas risiko kerusuhan, angin topan, badai, banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami, tanah longsor, dan pergerakan tanah.

AIG Property All Risk

  • AIG PAR cocok untuk perusahaan di industri medis, manufaktur, ritel, atau institusi pendidikan tinggi, serta properti komersial.
  • Total manfaat hingga US$1,5 miliar.
  • Ganti rugi terhadap risiko kerusakan aset bangunan karena kebakaran, banjir, badai, dan gempa bumi, hingga interupsi bisnis.
  • Perlindungan tambahan kerusakan peralatan.

Pengertian Asuransi Properti

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika terjadi kerusakan aset properti, seperti rumah, apartemen, atau gedung lainnya akibat kebakaran, banjir, tsunami, atau kerusuhan.

Pentingnya Asuransi Properti

Asuransi properti sangat penting mengingat risiko banjir cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI BNPB), terjadi sekitar 700 kasus banjir per tahunnya sepanjang 2014 hingga 2018. Kerusakan yang disebabkan banjir membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mulai dari biaya perbaikan kusen atau keramik yang rusak, hingga plafon yang jebol.

Selain itu, risiko kebakaran juga cukup sering terjadi di Indonesia, khususnya pada aset properti pabrik dan perkantoran yang memiliki arus listrik rumit. Menurut data pemerintah, 70 persen kasus kebakaran gedung di Jakarta dipicu oleh korsleting listrik.

Asuransi ini dapat meminimalisir risiko kerugian jika musibah menimpa aset kita. Pasalnya, uang pertanggungan yang ditawarkan tidak sedikit, bisa mencapai miliaran rupiah!

Selain asuransi properti, seorang pengusaha juga perlu mengasuransikan karyawannya agar kesehatan lebih baik dan produktivitas terjaga. Temukan asuransi kesehatan karyawan terbaik di Lifepal!
Asuransi dengan manfaat fleksibel sesuai kebutuhan perusahaan!
+62

Asuransi Property All Risk

Asuransi property all risk adalah jenis asuransi untuk bangunan yang memberikan jaminan ganti rugi atas kerusakan menyeluruh. Cakupan yang luas, menjadi keunggulan dari asuransi property all risk rumah pribadi maupun bisnis (komersial).

Jenis-jenis Asuransi Properti

Secara umum, produk asuransi ini terdiri atas dua jenis yaitu pribadi (rumah tapak ataupun rumah susun/apartemen) serta bisnis seperti ruko, gudang, toko, dan lainnya. Jaminan yang diberikan turut menambah jenisnya.

Perhitungan Asuransi Properti

Perhitungan asuransi properti tergantung pada beberapa faktor seperti premi, intensitas properti dihuni, lokasi, nilai properti, banjir atau tidak, hingga nilai pertanggungan. Asuransi property all risk adalah jenis asuransi yang preminya lebih besar karena jaminannya luas.

Pelajari Asuransi Properti lebih Dalam

Simak ulasan mendalam tentang jenis asuransi properti yang tersedia di Indonesia, mulai dari asuransi properti all risk dan lainnya. Pelajari juga mengenai perhitungan premi asuransi properti.

Pertanyaan Seputar Asuransi Properti

Asuransi properti adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika terjadi kerusakan aset properti, seperti rumah, apartemen, atau gedung lainnya akibat kebakaran, banjir, tsunami, atau kerusuhan.

Salah satu manfaat dari asuransi ini adalah meminimalisir risiko kerugian finansial apabila terjadi kerusakan pada aset properti akibat kebakaran, gempa bumi, kebanjiran, kerusuhan, hingga pencurian.

Deductible adalah besaran biaya yang harus dibayarkan peserta asuransi ketika mengajukan klaim. Cara kerjanya pun sederhana, misal perkiraan kerusakan properti peserta asuransi senilai Rp5 juta dan deductible yang telah disetujui dalam perjanjian polis adalah sebesar Rp500 ribu. Maka peserta asuransi harus membayar deductible sebesar Rp500 ribu dan Rp4,5 juta sisanya dibayarkan perusahaan asuransi (disesuaikan dengan perjanjian polis).

TSI (Total Sum Insured) asuransi adalah jumlah dari nilai properti secara keseluruhan, yaitu mencakup harga bangunan ditambah isi bangunan. Nilai TSI inilah yang digunakan oleh perusahaan asuransi sebagai acuan besaran premi dan jumlah ganti rugi jika terjadi risiko yang ditanggung polis.Β 

Dalam memilih asuransi tempat usaha haruslah disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran calon nasabah. Salah satu rekomendasi adalah Allianz dengan polis Asuransi Usahaku dan Sinar Mas dengan polis Asuransi Property All Risk / Industrial All Risk.

Metode penggantian biaya asuransi adalah cara perusahaan asuransi mengganti biaya klaim Anda. Pada asuransi ini biasanya metode penggantian tersebut dilakukan melalui pemberian uang pertanggungan, atau bisa disebut pemberian santunan.

Jadi, apabila terjadi hal-hal yang menyebabkan klaim, perusahaan asuransi akan mengirimkan dana dengan nominal sesuai kesepakatan dalam polis kepada tertanggung. Dana tersebut nantinya dapat digunakan untuk memperbaiki properti yang rusak. 

Sebelum memilih, calon tertanggung harus memastikan bagaimana cara perusahaan membayarkan uang pertanggungan jika ada klaim dari tertanggung.

Apabila Anda ingin mengajukan klaim, ada serangkaian proses yang perlu dilalui. Hal ini penting untuk Anda cermati agar proses klaim berjalan lancar.

Pertama, tertanggung harus melaporkan klaim sesegera mungkin kepada perusahaan asuransi dengan waktu maksimal seminggu setelah terjadi kerugian. Kedua, tertanggung perlu melengkapi dokumen maksimal dua minggu setelah terjadi kerugian. 

Adapun dokumen yang perlu disiapkan, antara lain:

  • Formulir klaim yang sudah diisi dan ditandatangani tertanggung.
  • Detail kronologi kejadian penyebab kerugian.
  • Laporan keterangan dari kepolisian untuk kasus akibat perilaku kriminal.
  • Fotokopi tagihan untuk memperbaiki objek yang dipertanggungkan (dalam hal ini aset properti), atau bisa juga estimasi biaya perbaikan oleh pekerja kontraktor yang Anda tunjuk untuk melakukan perbaikan.
  • Analisis secara teknis oleh teknisi terhadap objek yang dipertanggungkan untuk mengetahui penyebab kerusakan atau kerugian.
  • Fotokopi kuitansi untuk pembelian objek yang dipertanggungkan.
  • Foto dokumentasi dari kerusakan pada objek yang dipertanggungkan.
  • Laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) apabila kerusakan yang terjadi akibat akibat bencana alam.
  • Fotokopi pencatatan stok.
  • Dokumen pendukung klaim lainnya.

Setelah menyerahkan dokumen, pihak penanggung akan melakukan penelitian polis Anda; mengecek status premi sudah dibayarkan dan polis masih berlaku. Selanjutnya, penanggung atau perusahaan asuransi meneliti kebenaran klaim yang Anda buat dengan melakukan estimasi nominal penggantian kerugian.

Setelah itu, penanggung akan menunjuk loss adjuster (penilai kerugian) apabila nominal klaim yang terjadi cukup besar. Anda akan mendapat hasil penelitian klaim dan mendapat kesempatan untuk melakukan negosiasi bila hasilnya kurang memuaskan, setelah itu loss adjuster akan melakukan penilaian ulang.

Apabila sudah sepakat dengan nominalnya, pihak asuransi memproses pencairan klaim dan dana akan segera dikirim ke rekening tertanggung.

Dasar hukum asuransi properti mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian dan Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI).

Agar tak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih asuransi terbaik di Indonesia bagi diri sendiri maupun keluarga atau perusahaan Anda.

  1. Pilih yang bagus, menyediakan perlindungan yang dibutuhkan, mulai dari plafon dan premi yang sebanding. Selain itu, pastikan pula syarat dan ketentuan yang diberlakukan tidak memberatkan.
  2. Beli yang murah namun sesuai kebutuhan.
  3. Bandingkan produk asuransi terbaik untuk Anda: Jangan lupa untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi yang satu dengan lainnya.

Sementara itu, bagi calon peserta asuransi yang mencari asuransi murah, cobalah beberapa tips berikut:

  1. Sesuaikan manfaat yang ditawarkan dengan kebutuhan: Setiap produk asuransi menawarkan manfaat yang bervariasi. Perhatikan manfaat tersebut, lalu bandingkan apakah sesuai dengan kebutuhan Anda, atau hanya sekadar ingin? Pilih produk dengan manfaat yang benar-benar Anda butuhkan.
  2. Bandingkan terlebih dahulu: Agar mendapatkan asuransi termurah yang ada di pasaran. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah gunakan situs agregator seperti Lifepal.

Membeli asuransi secara online memudahkan karena dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Anda juga dapat lebih leluasa memilih asuransi sesuai kebutuhan dengan cara membandingkan satu produk perusahaan asuransi dengan yang lain.

Lifepal merupakan salah satu marketplace asuransi yang juga menyediakan produk asuransi. Berbagai pilihan asuransi terbaik dapat Anda temukan melalui platform asuransi Lifepal.

Terdapat perbedaan antara agen asuransi dengan broker asuransi. Agen asuransi adalah orang pribadi yang bekerja sendiri pada perusahaan asuransi.

Sementara itu, broker merupakan perusahaan yang menjadi pihak perantara antara calon peserta asuransi dengan perusahaan asuransi. Dengan demikian, calon peserta asuransi dapat membandingkan produk asuransi terbaik bagi dirinya sendiri maupun kelompok.

Agen asuransi mewakili perusahaan asuransi. Akan tetapi, broker asuransi memposisikan diri sebagai orang yang mewakili kepentingan pihak calon peserta asuransi. Broker asuransi juga senantiasa membantu peserta asuransi dalam proses klaim kepada pihak perusahaan.

Lifepal merupakan broker asuransi terbaik di Indonesia. Anda dapat membandingkan produk asuransi terbaik dan murah melalui situs web Lifepal.co.id. Lifepal bekerja sama dengan PT Mitra Ibisnis Terapan adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-18/NB.1/2016 dan anggota APPARINDO 230-2016.

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam asuransi properti:

  • Agen properti: Pihak yang menjembatani pihak penjual dan pembeli sebuah objek properti.
  • Akta jual beli (AJB): Surat keterangan yang menunjukkan bahwa kepemilikan properti sudah berpindah tangan akibat kegiatan jual beli.
  • Aktuaris: Orang profesional yang telah menjalani sekolah atau pelatihan tertentu di bidang asuransi. Sehingga memiliki pengetahuan mengenai asuransi secara detail dan akurat. Pekerjaannya adalah menghitung besaran premi calon peserta asuransi.
  • Benefit/manfaat: Manfaat atau perlindungan adalah hak baik berupa fasilitas ataupun penggantian biaya yang akan diterima oleh pihak tertanggung atau peserta asuransi.
  • Bubble property: Kondisi meningkatnya harga properti pada suatu kawasan.
  • Developer: Perusahaan yang membangun area atau kawasan properti yang bisa berupa perumahan atau kawasan perkantoran.
  • Kelayakan menggunakan bangunan (KMB): Izin dari pemerintah daerah kepada bangunan yang baru dibangun, biasanya diterapkan pada gedung tinggi.
  • Klaim asuransi: Permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Koefisien dasar bangunan (KDB): Persentase perbandingan luas lahan yang boleh dibangun dibandingkan dengan total luasan yang tersedia.
  • Koefisien lantai bangunan (KLB): Persentase perbandingan luas lantai yang boleh dibangun dibandingkan dengan total luasan yang tersedia.
  • Masa tenggang: Periode waktu setelah tanggal jatuh tempo pembayaran premi namun polis asuransi masih berlaku.
  • Masa tunggu: Periode setelah polis diterbitkan namun benefit belum dapat digunakan oleh peserta asuransi. Atau, periode antara satu benefit telah digunakan dan harus menunggu waktu tertentu hingga benefit yang sama bisa dimanfaatkan.
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): Identitas warga negara yang berkaitan dengan kewajibannya untuk membayar pajak.
  • Loss adjuster: Pihak ketiga yang bekerja mewakili perusahaan asuransi yang tidak memiliki perwakilan untuk melakukan survei di daerah proyek tertanggung.
  • Premi asuransi: Premi asuransi adalah jumlah uang yang harus disetorkan
  • Polis asuransi: Perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Penanggung: Pihak yang sah tertulis di polis asuransi sebagai orang yang membayarkan premi atas polis tersebut.
  • Risiko: Kerugian yang dialami oleh pihak yang dipertanggungkan oleh asuransi.
  • Secondary Benefit: Manfaat tambahan dari manfaat utama yang bisa didapatkan oleh peserta asuransi. Akan tetapi, peserta asuransi biasanya harus menambahkan nominal premi.
  • Site plan (rencana tapak):  Gambar berbentuk dua dimensi yang menggambarkan rancangan pembangunan pada sebuah areal lahan secara rinci dan mendetail.
  • Tertanggung: Pihak yang sah tertulis di polis asuransi sebagai orang yang menerima manfaat atau benefit atas suatu produk asuransi.
Penulis Nisrina Salma Alifah Jurnalis bisnis yang sedang bergelut di dunia asuransi. Hidup untuk belajar dan berbahasa. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan