6 Asuransi Pendidikan Terbaik 2020 [Ulasan & Jenisnya]

asuransi pendidikan anak

Asuransi pendidikan adalah produk yang menawarkan perlindungan jiwa sekaligus tabungan dana pendidikan. Sama halnya dengan asuransi kesehatan, asuransi pendidikan juga penting untuk kamu persiapkan, khususnya bagi yang sudah memiliki anak.

Jika kamu sedang mencari pilihan terbaik, Lifepal menyediakan berbagai produk asuransi yang bisa kamu manfaatkan untuk pendidikan anak. Dapatkan diskon hingga 25% untuk asuransi jiwa dengan pengembalian premi hingga 160%.

Mengapa Perlu Asuransi Pendidikan?

Setiap tahunnya biaya pendidikan pasti selalu naik, sedangkan pendapatan bisa saja terhenti suatu waktu karena hal yang gak diinginkan. Dalam keadaan seperti ini, jangan sampai pendidikan anak dikorbankan.

Tapi, masih banyak orangtua yang belum mau menggunakan asuransi pendidikan. Mungkin mereka berpikiran mengeluarkan uang tambahan untuk investasi pendidikan anak gak terlalu penting, karena pemerintah sendiri telah mensubsidi pendidikan. Ada juga yang terkendala karena preminya yang dinilai terlalu mahal.

Padahal, biaya pendidikan itu gak cuma soal iuran bulanan atau biaya gedung. Ada juga pengeluaran lainnya yang harus ditanggung seperti biaya buku, seragam, dan biaya lainnya. Karena itu, penting untuk memiliki asuransi pendidikan demi menjamin masa depannya hingga perguruan tinggi.

Seperti diketahui, biaya pendidikan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kalau anak kamu bersekolah di negeri sih enak biaya pendidikannya sebagian disubsidi oleh pemerintah. Tapi bagaimana kalau sekolahnya di swasta? Tentu butuh bujet yang banyak untuk memenuhinya.

Dikutip dari Kompas.com, inflasi di sektor pendidikan cukup tinggi, sekitar 15 persen. Inilah yang menyebabkan mengapa biaya pendidikan selalu menanjak. Sebagai orangtua pekerja, tentu hal itu bukan masalah, karena saat menentukan sekolah yang diinginkan, kita pasti menyesuaikan dengan pendapatan.

Jadi kesanggupan untuk membayar keperluan dan bulanan anak bukanlah perkara besar. Namun, jangan sesekali menyepelekan risiko, bagaimana jika ada sesuatu yang gak diinginkan, misalnya, orangtua meninggal, kecelakaan hingga cacat, atau pensiun di saat anak masih bersekolah. Nah, inilah gunanya asuransi pendidikan.

Tips Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik

Ketika sudah memiliki kemantapan hati untuk membuka asuransi pendidikan bagi buah hati, ada lagi satu hal yang dipusingkan para orangtua, yaitu memilih provider asuransi.

Bagaimana gak bingung, banyak sekali penyedia layanan asuransi di Indonesia. Tiap-tiap layanan asuransi di Indonesia tentu memiliki keuntungan dan kekurangan. Pertimbangan yang matang sangat diperlukan agar tidak kecewa di kemudian hari.

Berikut ini tips memilih asuransi yang tepat.

  • Berpengalaman
  • Terdaftar
  • Informasi jelas
  • Sesuaikan jumlah dana
  • Ketahui risiko

Berpengalaman

Perhatikan track record provider dan cek kredibilitasnya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalian juga bisa mencari di internet dan berita-berita yang menyangkut provider tersebut.

Misalnya, banyak pemberitaan buruk, lebih baik dihindarkan. Karena namanya asuransi adalah investasi jangka panjang, jadi jangan sampai menyesal nantinya.

Terdaftar

Jangan sampai kamu tertipu dengan agen atau provider asuransi bodong. Cara mengeceknya adalah pastikan mereka memiliki kartu Asosiasi Asuransi Umum Indonesia.

Informasi jelas

Pastikan bawah provider tersebut memberikan penjelasan yang detail tentang produk asuransi pendidikan mereka. Mulai dari mekanisme pembayaran premi, denda, biaya pertanggungan, hingga besaran biaya akuisisi.

Sesuaikan jumlah dana

Jangan sampai saat anak masuk sekolah, orangtua justru kekurangan dana untuk biaya pendidikannya. Itu sebabnya orangtua harus tahu kira-kira berapa biaya yang dibutuhkan agar bisa menyesuaikan jumlah dana.

Pastikan sekolah mana yang nanti akan dipilih, dan ketahui berapa kira-kira kenaikan biaya pendidikan saat anak sudah mulai sekolah nanti. Namun, disesuaikan juga dengan kemampuan finansial saat ini, ya! Ada banyak kok beberapa asuransi pendidikan murah yang bisa kamu temui di Indonesia.

Pahami risiko

Risiko terbesar dalam asuransi pendidikan bisa muncul apabila premi yang dibayarkan akan dijadikan investasi oleh perusahaan yang bersangkutan. Pemilihan instrumen investasi ini bisa berisiko kerugian pada premi yang dibayarkan sehingga pada akhir masa asuransi nanti jumlah uang yang didapat tidak sesuai dengan nilai yang tercantum.

Risiko Asuransi Pendidikan

Meskipun menawarkan segudang manfaat, asuransi pendidikan juga mengandung beberapa risiko. Berikut di antaranya.

Banyak potongan biaya

Ketika kita menyetor uang premi, pasti kita berkespektasi bahwa total dana yang terkumpul bakal sama dengan yang sudah disetorkan. Namun, kenyataannya gak seperti itu. Dana yang terkumpul bakal lebih sedikit dari premi disetor.

Pasalnya, sebagian dana yang disetor bakal dipotong biaya-biaya asuransi dan sebagiannya diinvestasikan. 

Kemungkinan premi yang dibayar lebih lama

Jika produk yang kamu pilih berbentuk unit link, maka ada risiko kerugian investasi di dalamnya. Sehingga, ada kemungkinan kamu perlu membayar premi lebih lama dari ketentuan awal jika terjadi risiko kerugian tersebut. Kalau kamu gak mengisi ulang saldo unit link yang kosong, bisa-bisa polis kamu lapse

Uang pertanggungan kecil

Alokasi dana dalam asuransi pendidikan lebih difokuskan pada pengumpulan dana atau investasi. Sehingga, manfaat asuransi berupa uang pertanggungan yang ditawarkan juga relatif lebih kecil daripada asuransi jiwa murni. 

Jenis-jenis Asuransi Pendidikan

Di Indonesia, asuransi pendidikan ternyata memiliki dua jenis, yaitu asuransi dwiguna dan unit link. Keduanya memiliki perbedaan walaupun tujuannya sama-sama untuk memberikan kepastian masa depan.

Dwiguna lebih berfokus pada tabungan dan jaminan di masa depan, sedangkan unit link juga memberikan kesempatan nasabah untuk berinvestasi.

Dwiguna

Asuransi pendidikan dwiguna yang pasti akan memberikan perlindungan di masa depan juga disertakan tabungan di dalamnya. Produk ini akan menjamin biaya pendidikan anak bila nantinya orangtua tidak dapat lagi mencari nafkah karena meninggal dunia atau cacat total.

Manfaatnya lagi adalah sang anak akan mendapatkan uang tabungan yang dapat dicairkan dalam jangka waktu tertentu. Besaran jumlahnya sesuai dengan kontrak yang telah disepakati antara nasabah dan penyedia asuransi. Kalau diibaratkan, manfaat yang satu ini lebih mirip dengan tabungan berjangka.  

Unit link

Asuransi unit link merupakan gabungan dari layanan asuransi dan juga investasi. Artinya, premi yang orangtua bayarkan setiap bulannya gak cuma untuk masa depan pendidikan anak, tetapi juga akan dikelola untuk produk investasi seperti reksa dana.

Keuntungan dari investasi akan dibagikan beriringan dengan tahap anak sekolah, misalnya saat akan masuk SD, SMP, atau SMA. Asuransi pendidikan ini jelas menguntungkan bagi orangtua yang ogah ribet mengurus investasi dan asuransi. Dengan satu kali membayar premi per bulannya, dua keuntungan tersebut sudah bisa didapatkan.

Perbedaan Asuransi Pendidikan dengan Tabungan Pendidikan

Asuransi pendidikan bisa kamu beli melalui perusahaan asuransi. Untuk mendapatkannya manfaatnya, kamu perlu membayar premi untuk biaya pendidikan dengan jumlah dan jangka waktu pembayaran sesuai kesepakatan awal. Apabila terjadi risiko terhadap orangtua, asuransi bakal mencairkan uang pertanggungan yang bisa dipakai untuk biaya pendidikan anak. 

Sementara itu, untuk mendapatkan tabungan pendidikan sederhana saja. Kamu cuma perlu datang ke bank dan membuka rekening tabungan berkala. Kamu bakal dapat bunga bank dan manfaat tunai lain. Produk ini juga sebenarnya menawarkan manfaat asuransi jiwa, namun jumlahnya gak sebesar asuransi pendidikan. 

Manfaat Asuransi Pendidikan

Ada sejumlah manfaat yang diperoleh dengan memiliki asuransi pendidikan, di antaranya:

  1. Menjamin biaya pendidikan anak di masa depan
  2. Sebagai asuransi jiwa
  3. Untuk investasi masa depan
  4. Rasa tenang buat orang tua

Menjamin biaya pendidikan anak di masa depan

Asuransi pendidikan akan menjamin dana pendidikan anak nantinya. Misalnya, ada hal-hal yang gak diinginkan yang membuat orangtua tidak bisa membiayai kebutuhan buah hati, asuransi akan siap menambal tanggungan tersebut, bahkan sampai perguruan tinggi. Orangtua jadi bisa lebih fokus untuk mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan penting lainnya.

Sebagai asuransi jiwa

Salah satu peran utama asuransi satu ini adalah bila pemegang polis mengalami risiko meninggal dunia, ahli waris gak perlu khawatir soal biaya pendidikan karena asuransi akan membayarkan uang pertanggungan dan biaya pendidikan sesuai dengan perjanjian.

Untuk investasi masa depan

Keuntungan lain yang bisa diperoleh adalah dana dari premi yang kamu bayarkan tiap bulan. Karena dikelola sebagai investasi, dana ini juga akan berkembang dan hasilnya bisa dinikmati saat masa asuransi nanti berakhir.

Rasa tenang buat orang tua

Selain itu, asuransi juga dapat memberikan rasa tenang bagi orangtua. Pikiran kemungkinan-kemungkinan terburuk tentang masa depan pendidikan anak pun akan sirna.

6 Asuransi Pendidikan Anak Terbaik 2020

Memilih asuransi terbaik memang bukan hal yang mudah. Karena semua ini berkaitan dengan masa depan anak. Sebagai orangtua, keputusan sepenuhnya berada di tanganmu. Pemilihan juga tentu disesuaikan dengan kemampuan finansial dan kebutuhan keluarga.

Berikut ini pilihan produk asuransi pendidikan terbaik di Indonesia.

Asuransi pendidikan Manulife

Salah satu produk asuransi pendidikan Manulife adalah Manulife Education Protector. Produk ini jenisnya unit link.

Artinya, kalian gak cuma memastikan masa depan anak saja, tetapi juga berinvestasi di produk-produk investasi Manulife, seperti Manulife Dana Pasar Uang, Manulife Dana Ekuitas, Manulife Dana Ekuitas Syariah, dan masih banyak lagi.

Pemegang produk asuransi ini bisa melalui orangtua atau anak. Syaratnya, kalau orangtua, usia minimal adalah 18 tahun dan maksimal 50 tahun. Sementara untuk anak minimal 30 hari maksimal 10 tahun.

Masa pertanggungannya berlaku hingga tertanggung berusia 70 tahun. Masa pembayaran preminya fleksibel bisa 5 tahun dan 10 tahun disesuaikan dengan rencana pendidikan dan usia masuk anak.

Manulife ternyata juga menyediakan asuransi jenis dwiguna. Produk asuransi tersebut adalah ProGraduate.

Program ini memberikan manfaat pembayaran tunai sebagai dana pendidikan yang dibayarkan pada usia 18-23 tahun dan memberikan perlindungan jiwa kepada orangtua sebagai pihak tertanggung. Dengan metode pembayaran premi yang fleksibel,  bisa tahunan, semesteran, kuartalan, atau bulanan.

Asuransi pendidikan BCA AIA

Bank BCA mengeluarkan polis bernama Proteksi Edukasi Maksima (EduPlan). Produk ini merupakan hasil kerja sama dengan AIA, perusahaan asuransi asal Hong Kong.

EduPlan merupakan produk asuransi dwiguna yang dapat membantu para orangtua mempersiapkan kebutuhan dana pendidikan sang buah hati.

Pembayaran premi bisa dilakukan 3, 10, hingga 15 tahun. Manfaat pendidikan yang dijamin sebesar 200 persen dari uang pertanggungan ketika anak berusia 18 sampai 21 tahun.

Keuntungannya yang didapat selain itu adalah berkesempatan untuk mendapatkan bonus tahunan dan bonus akhir polis.

Asuransi pendidikan BRI

Asuransi pendidikan BRI bekerja sama dengan Sequis yang siap memberikan jaminan dana pendidikan dan keselamatan jiwa. Pihak tertanggung cukup membayar premi selama 8 tahun dan dapat menikmati asuransi hingga 18 tahun.

Apabila tertanggung mengalami kematian dan kecelakaan maka ia akan mendapatkan uang sebesar 150 persen dari uang pertanggungan. Sementara dana pendidikan yang didapat sebesar 150 persen dari uang pertanggungan.

Asuransi pendidikan Mandiri

Mandiri Sejahtera Cerdas merupakan salah satu produk asuransi andalan mereka. Sama seperti produk lainnya, penentuan premi dan uang pertanggungannya juga fleksibel disesuaikan dengan kebutuhan.

Keunggulannya adalah adanya pemberian loyalti bonus sebesar 1,5 persen di akhir tahun kelima. Hingga pilihan dana investasi yang beragam sesuai dengan profil risiko yang diinginkan. Jadi, gak cuma menjaga kebutuhan masa depan pendidikan anak, tetapi sebagai orangtua juga bisa sekalian investasi.

Syaratnya untuk menjadi nasabah ini, pihak tertanggung harus berusia 17 tahun sampai 59 tahun dan anaknya harus berusia 0 sampai 15 tahun. Minimum preminya adalah Rp2.500.000 per tahun.

Asuransi pendidikan BNI 

BNI menawarkan produk Solusi Pintar untuk persiapan dana pendidikan. Dana pendidikannya diberikan bertahap mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Besarannya SD 20 persen dari uang pertanggungan, SMP 30 persen, SMA 40 persen, dan perguruan tinggi 100 persen. Jumlah uang pertanggungannya disepakati antara nasabah dengan Bank BNI.

Masa pembayaran preminya berkisar 9 tahun sampai 17 tahun. Maksimum sampai pihak tertanggung berusia 65 tahun.

Asuransi pendidikan Prudential

PRUlink edu protection merupakan asuransi andalan dari perusahaan asuransi Prudential. Dikutip dari website resminya, mereka minimum preminya Rp 500.000 per bulan.

Asuransi tersebut bisa memberikan perlindungan untuk orangtua dan anak sekaligus dalam satu polis. Keuntungannya pun bisa didapatkan sampai anak berusia 18 sampai 25 tahun.

Masa perlindungannya adalah sampai pihak tertanggung meninggal dunia dengan batas usia 99 tahun dan cacat total sebelum berusia 70 tahun.  

Itu tadi asuransi pendidikan terbaik yang bisa kalian pilih. Mulai sekarang coba pertimbangkan matang-matang apakah perlu atau tidak program ini untuk kamu ikuti, karena ini bergantung dengan masa depan anak kamu ke depannya. Kalau dirasa kamu perlu, jangan ragu-ragu untuk mendaftarkan buah hati.

Tapi ingat, jangan sampai salah memilih agen asuransi. Periksalah dengan jeli informasi dan keuntungan yang mereka tawarkan. Pastikan track recordnya baik dan jangan sampai tertipu asuransi bodong.

Kalau masih bingung, Lifepal menyediakan konsultasi gratis. Yuk, kunjungi Lifepal untuk mencari-cari produk asuransi pendidikan mana yang cocok untuk kamu!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →