Jenis-jenis Asuransi Karyawan

Jenis Asuransi karyawan terdiri dari berbagai pilihan, mulai dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, hingga dana pensiun. Adapun jenis asuransi karyawan berdasarkan berbagai kategori bisa Anda simak dari penjabaran berikut ini.

Asuransi Kesehatan Karyawan

Asuransi kesehatan karyawan sebenarnya ada yang diwajibkan pemerintah dan ada pula asuransi tambahan dari perusahaan asuransi swasta. Berikut penjelasan singkatnya.

1. Asuransi kesehatan dari pemerintah 

Saat ini, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan mendaftarkan karyawannya untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan. Adapun proteksi yang diberikan, mulai dari perawatan medis di rumah sakit, pembedahan, kehamilan, dan lain-lain. BPJS Kesehatan terbilang cukup lengkap, tetapi memang terdapat beberapa kekurangan, khususnya dari segi kecepatan pelayanan.

2. Asuransi kesehatan swasta

Asuransi kesehatan untuk karyawan swasta adalah produk asuransi kesehatan yang ditawarkan perusahaan asuransi swasta. Beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan untuk karyawan antara lain AXA, FWD, Manulife, Asuransi CAR, Mandiri Inhealth, AIA, Avrist, Lippo Insurance, dan Generali.

🧑🏼‍💼 Polis Fleksibel Dapat Disesuaikan Kebutuhan Perusahaan!
+62

Asuransi Jiwa Karyawan

Jika selama ini, asuransi karyawan yang populer adalah asuransi kesehatan, sebenarnya tidak hanya terbatas itu saja. Perusahaan juga dapat menyediakan asuransi jiwa bagi karyawan.

Terdapat dua jenis asuransi jiwa dalam asuransi karyawan. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing jenis asuransi jiwa karyawan.

1. Asuransi jiwa berjangka (term life insurance)

Asuransi jiwa term life bagi karyawan memberikan uang pertanggungan bagi ahli waris karyawan terhadap risiko meninggal dunia.

2. Total Permanent Permanent Disability (TPD) 

Produk asuransi jiwa ini memberikan manfaat santunan tunai apabila terjadi risiko cacat akibat penyakit pada karyawan.

Asuransi Kecelakaan Karyawan

Selain asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, terdapat pula asuransi kecelakaan karyawan. Biasanya, produk asuransi ini digunakan oleh perusahaan konstruksi, manufaktur, atau perusahaan lain yang bergerak di industri yang cukup riskan menyebabkan cidera fisik.

Adapun risiko yang dijamin oleh asuransi kecelakaan karyawan, antara lain: meninggal atau cacat tetap total akibat kecelakaan kerja serta biaya pengobatannya.

Dana Pensiun Karyawan

Berdasarkan produknya, asuransi dana pensiun terbagi menjadi tiga kategori berikut ini. Hanya saja, tidak semua bisa diambil oleh perusahaan swasta. Berikut penjelasan singkatnya.

1. BPJS Ketenagakerjaan

Program yang disebut Jaminan Hari Tua (JHT) wajib diberikan perusahaan kepada karyawan sesuai perundang-undangan. Dana pensiun yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan tidak harus dicairkan saat usia pensiun tetapi dapat dicairkan sesuai asalkan memenuhi persyaratan BPJS Ketenagakerjaan.

2. PT TASPEN

Produk yang ditawarkan PT TASPEN adalah Tabungan Hari Tua (THT) yang dikhususkan bagi pegawai negeri sipil (PNS), pejabat negara, hingga penerima tunjangan veteran dan perintis kemerdekaan. Produk jaminan hari tua dari TASPEN terbatas bagi kalangan tertentu saja.

3. DPLK asuransi swasta

Bagi perusahaan swasta bisa menambahkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) dari perusahaan asuransi swasta untuk memberikan manfaat pensiun bagi karyawannya. Adapun manfaat yang diberikan, antara lain: Manfaat pensiun berupa santunan tunai saat karyawan harus pensiun, resign, ataupun pesangon saat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Bagaimana Cara Klaim Asuransi Karyawan?

Masing-masing jenis asuransi untuk karyawan yang disebutkan di atas, memiliki cara klaim masing-masing. Simak ulasan mengenai prosedur klaim asuransi karyawan.
Penulis Lifepal Teman Andalanmu untuk Keuangan dan Asuransi Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan