Asuransi Melahirkan Sesuai Anggaranmu

DISKON HINGGA 20% Temukan pilihan polis sesuai kebutuhan dan anggaranmu!

+62

Sekilas tentang Asuransi Melahirkan

Ketika dinyatakan positif hamil, ada begitu banyak hal yang perlu disiapkan untuk menyambut kehadiran buah hati di tengah keluarga. Salah satunya adalah menyiapkan biaya persalinan yang bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Di sinilah pentingnya peran asuransi melahirkan. Asuransi melahirkan menanggung biaya medis yang harus dikeluarkan selama masa kehamilan hingga masa kelahiran tiba.  

Asuransi melahirkan pada dasarnya tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi manfaat tambahan atau rider dari asuransi kesehatan utama. Cara kerjanya pun serupa dengan asuransi kesehatan, yaitu nasabah harus membayarkan premi secara berkala baik per bulan atau per tahun. Kemudian premi yang dibayarkan akan dikelola dengan baik oleh perusahaan, sehingga saat diperlukan, perusahaan asuransi dapat membayarkan biaya tersebut. 

Ketika memiliki asuransi melahirkan, nasabah tidak perlu khawatir akan risiko finansial selama masa kehamilan. Sebab, jenis asuransi ini akan meng-cover biaya sebelum dan sesudah melahirkan. Jadi mulai dari biaya check up dan konsultasi kehamilan pun juga akan ditanggung asuransi. 

Biaya Persalinan di Indonesia Capai Rp100 Juta 

Pada dasarnya, biaya persalinan bergantung pada kondisi bayi dan calon ibu. Artinya, jika bayi dan Ibu dalam keadaan sehat dan mampu untuk bersalin secara normal, maka biaya yang akan dikeluarkan akan lebih rendah dibandingkan biaya persalinan operasi caesar. 

Di Indonesia rata-rata biaya bersalin adalah sekitar Rp5 sampai Rp17 juta untuk persalinan normal. Sementara untuk kasus persalinan yang rumit bisa memakan biaya sebesar Rp100 jutaan. Cukup mahal, bukan? Untuk itu, pentingnya memiliki asuransi melahirkan agar nasabah dapat menjalani proses persalinan dengan tenang dan lega.  

Biaya persalinan normal mencakup biaya kamar, biaya dokter, dan obat-obatan. Untuk memberikan gambaran terkait besaran biaya persalinan di Indonesia, mari simak simulasi berikut. 

Biaya Kehamilan dan Persalinan Normal 

Proses persalinan normal menjadi jenis persalinan yang paling banyak dipilih oleh calon Ibu. Biasanya, proses persalinan ini dilakukan tanpa menggunakan alat bantu. Oleh sebab itu, biaya persalinan normal memakan biaya yang paling rendah dibandingkan jenis persalinan lainnya. 

Biasanya dana yang dibutuhkan  untuk persalinan normal di rumah sakit dengan jenis kamar kelas tiga adalah sekitar Rp5 juta hingga Rp10 jutaan. Sementara untuk biaya kamar kelas lainnya mulai dari Rp12 juta hingga 30 jutaan.  

Biaya Kehamilan + Persalinan Harga* Total Biaya
Tes TORCH (infeksi pada masa kehamilan)  Rp2 juta  Rp2 juta x 1 pertemuan = Rp2 juta
Check up di dokter Rp200 ribu Rp200 ribu x 12 pertemuan = Rp2,4 juta
USG 2 Dimensi  Rp200 ribu Rp200 ribu x 10 pertemuan = Rp2 juta
USG 3 Dimensi Rp500 ribu Rp500 ribu x 1 pertemuan = Rp500 ribu
Biaya persalinan normal  Rp7 juta Rp7 juta x 1 pertemuan = Rp7 juta
TOTAL Rp13,9 juta

*estimasi

Biaya Kehamilan dan Persalinan Caesar 

Terdapat beberapa kondisi kehamilan yang mengharuskan Ibu menjalankan persalinan operasi caesar. Untuk biayanya tentu akan lebih mahal jika dibandingkan dengan persalinan normal. Ini dikarenakan proses persalinan caesar membutuhkan proses pemulihan pasca operasi, sehingga diharuskan opname selama dua atau tiga malam. 

Estimasi biaya persalinan operasi caesar dengan jenis kamar kelas tiga adalah sekitar Rp10 juta hingga Rp18 jutaan. Sementara untuk kelas di atasnya mulai dari Rp20 juta hingga Rp50 jutaan.

Biaya Kehamilan + Persalinan Harga* Total Biaya
Tes TORCH (infeksi pada masa kehamilan)  Rp2 juta  Rp2 juta x 1 pertemuan = Rp2 juta
Check up di dokter Rp200 ribu Rp200 ribu x 12 pertemuan = Rp2,4 juta
USG 2 Dimensi  Rp200 ribu Rp200 ribu x 10 pertemuan = Rp2 juta
USG 3 Dimensi Rp500 ribu Rp500 ribu x 1 pertemuan = Rp500 ribu
Biaya persalinan caesar Rp15 juta Rp15 juta x 1 pertemuan = R15 juta
TOTAL Rp21,9 juta

*estimasi

Jenis-Jenis Asuransi Melahirkan

Terdapat pilihan jenis asuransi melahirkan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Berikut adalah beberapa di antaranya: 

Tidak hanya asuransi kesehatan saja yang menyediakan pilihan manfaat tambahan atau rider, asuransi jiwa unit link juga. Biasanya asuransi ini memberikan santunan atau uang pertanggungan (UP) apabila terjadi risiko komplikasi selama persalinan, adanya cacat, hingga bayi meninggal dunia.

Ini kelebihan dan kekurangannya:

  • (+) Memberikan santunan atas risiko meninggal dunia. 
  • (+) Memberikan santunan atas risiko cacat pada bayi. 
  • (-) Tidak menanggung biaya persalinan normal maupun caesar. 
Asuransi jenis ini menanggung seluruh biaya persalinan dengan harga premi terjangkau dan dapat dibayarkan secara berkala tiap bulan. Adapun manfaat yang diberikan terbilang lengkap, mulai dari pertanggungan biaya pemeriksaan selama masa kehamilan, persalinan, hingga pemeriksaan pasca persalinan atau postnatal care. Hanya saja, BPJS Kesehatan hanya berfokus pada proteksi kesehatan ibu hamil saja. Jadi, tidak menanggung biaya atas risiko kelainan atau cacat pada bayi. Untuk mengantisipasinya, nasabah dapat segera mendaftarkan bayi pada program BPJS Kesehatan, bahkan sebelum ia lahir. Sehingga si Kecil juga bisa mendapatkan manfaat asuransi yang sama seperti sang ibu.

Ini kelebihan dan kekurangannya:

  • (+) Manfaat dasar untuk proteksi kesehatan ibu hamil sangat lengkap. 
  • (+) Menanggung biaya persalinan normal maupun caesar. 
  • (+) Besaran premi lebih terjangkau. 
  • (-) Tidak menanggung risiko cacat atau meninggal dunia pada bayi. 
  • (-) Hanya dapat digunakan di rumah sakit rujukan dengan sistem klaim cashless. 
Manfaat pertanggungan yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan swasta juga tidak kalah lengkap dengan BPJS Kesehatan. Adapun manfaat asuransi yang diberikan mencakup biaya persalinan normal atau caesar, biaya keguguran, biaya NICU (Neonatal Intensive Care Unit), dan biaya pemeriksaan untuk mencegah risiko komplikasi.

Ini kelebihan dan kekurangannya:

  • (+) Manfaat dasar untuk proteksi kesehatan ibu hamil sangat lengkap. 
  • (+) Menanggung biaya persalinan normal maupun caesar. 
  • (+) Menanggung biaya atas risiko kelainan atau cacat pada bayi. 
  • (+) Dapat digunakan di rumah sakit rekanan untuk sistem klaim cashless
  • (+) Dapat digunakan di seluruh rumah sakit di Indonesia dengan sistem klaim reimbursement. 
  • (-) Besaran premi asuransi lebih mahal. 

Syarat dan Ketentuan Asuransi Melahirkan 

Untuk bisa mendapatkan manfaat asuransi melahirkan pada umumnya beberapa perusahaan asuransi akan menetapkan syarat dan ketentuan berikut ini: 

  • Peserta asuransi biasanya harus berusia mulai dari 18 hingga 40 tahun. 
  • Usia kehamilan tertanggung 20 hingga 32 minggu. 
  • Masa pertanggungan asuransi akan berakhir secara otomatis setelah tertanggung melakukan persalinan. 
  • Untuk kasus komplikasi kehamilan atau kelahiran, manfaat asuransi akan aktif sampai dengan 30 hari sejak bayi dilahirkan. 
  • Masa pertanggungan untuk bayi adalah 20 minggu dalam kandungan hingga usia 99 tahun. 
  • Proses underwriting akan mengacu pada hasil Ultrasonografi (USD) 2 dimensi pada usia kehamilan, minimal 20 minggu. 

Seperti Apa Asuransi Melahirkan yang Bagus? 

Ada begitu banyak pilihan asuransi melahirkan yang menawarkan manfaat serta besaran premi berbeda-beda. Itu sebabnya sangat penting bagi setiap calon nasabah lebih cerdas dalam membandingkan dan memilih produk asuransi melahirkan terbaik 

Lihat pilihan asuransi melahirkan terbaik di sini. 

Berikut ini adalah beberapa kriteria asuransi melahirkan yang bagus dan menguntungkan nasabah: 

Sebaiknya pilih yang menyediakan metode klaim lengkap, yaitu cashless dan reimbursement. Dengan begitu kita dapat menyesuaikan cara klaim dengan kebutuhan kita. Misal, jika ingin melakukan persalinan di rumah sakit yang bukan rekanan perusahaan asuransi, maka tersedia metode klaim reimbursement. Namun, jika ingin proses klaim yang lebih sederhana, nasabah dapat melakukan klaim cashless di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi.
Biaya yang dikeluarkan untuk konsultasi atau perawatan pra dan pasca persalinan tidaklah murah. Untuk melakukan tes antisipasi infeksi pada Ibu dan janin (TORCH) di rumah sakit biasanya bisa mencapai Rp400 ribu hingga Rp2 juta. Itu sebabnya, sebaiknya cari perusahaan asuransi yang bersedia menanggung biaya rawat jalan tersebut. Mulai dari konsultasi kehamilan hingga perawatan setelah persalinan.
Pastikan pula plafon dan premi yang ditawarkan sebanding dengan kebutuhan serta anggaran. Misal, jika memilih untuk melakukan persalinan normal, pilih plafon asuransi melahirkan yang sekitar Rp15 jutaan. Sebab, estimasi biaya kehamilan dan persalinan normal memakan dana hingga Rp13,9 jutaan. Sementara jika memilih untuk melakukan persalinan caesar, pilih plafon asuransi melahirkan yang sekitar Rp25 jutaan. Sebab, estimasi biaya kehamilan dan persalinan normal memakan dana hingga Rp21,9 jutaan.
Penting untuk kita mencari tahu catatan penyelesaian klaim atas perusahaan asuransi sebelum membeli produknya. Tanyakan rasio klaim (ICR) perusahaan asuransi kepada agen atau broker terkait, atau dapat melihat laporan tahunan perusahaan dan menghitung rumus ICR. ICR: Beban Klaim/ Pendapatan Premi.
Pilih asuransi melahirkan yang memiliki layanan kesehatan atau jaringan rumah sakit yang tersebar luas di wilayah sesuai domisili nasabah. Dengan begitu, nasabah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di mana dan kapan saja.

 

 

Daftar Asuransi Melahirkan Terbaik di Indonesia

Sangatlah penting untuk setiap calon nasabah membandingkan asuransi melahirkan guna mendapatkan yang terbaik. Terdapat ratusan produk asuransi kesehatan di Indonesia, membandingkan satu per satu tentu bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk itu, Lifepal hadir sebagai platform asuransi yang dapat membantu nasabah untuk bandingkan dan beli asuransi melahirkan secara online.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih asuransi melahirkan terbaik. Empat di antaranya adalah keuangan perusahaan, layanan dan kepuasan pelanggan, pilihan polis asuransi yang tersedia, dan popularitas brand asuransi. 

Mengacu pada keempat indikator tersebut, mari lihat rekomendasi asuransi melahirkan terbaik. Berikut beberapa di antaranya:

Asuransi melahirkan dengan jumlah layanan kesehatan terluas 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah rumah sakit di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 2.813. Angka tersebut terbilang cukup banyak berbanding dengan total 34 provinsi di Indonesia. Itu berarti, akses rumah sakit dapat dicapai dengan mudah apabila kita cerdas dalam memilih perusahaan asuransi. Berikut ini tiga perusahaan asuransi dengan jumlah rekanan layanan kesehatan terluas: 

Perusahaan Asuransi Melahirkan Jumlah RS & Klinik Rekanan
PT AIA Financial Indonesia 1.092
PT Asuransi Allianz Life Indonesia 851
PT BNI Life Insurance  721

Asuransi melahirkan terbaik untuk keadaan darurat 

Manfaat asuransi ini sangat penting khususnya untuk nasabah yang memutuskan untuk melakukan persalinan normal. Sebab, di masa akhir kehamilan, kita harus selalu siap untuk waktu persalinan yang bisa datang kapan saja. Itu sebabnya, asuransi melahirkan yang memiliki layanan call center 24 jam akan sangat membantu untuk mengakomodasi kebutuhan darurat nasabah saat perlu perawatan di rumah sakit.  Berikut ini lima perusahaan asuransi melahirkan terbaik versi Lifepal dengan layanan call center 24 jam: 

Perusahaan Asuransi Melahirkan Layanan 24 Jam
PT AIA Financial Indonesia Priority Service Line – (021) 54218899
PT Prudential Life Assurance Nomor telepon tertera pada bagian belakang kartu asuransi nasabah. 
PT Asuransi Allianz Life Indonesia Allianz Hospital Assistant – Pelayanan administratif 24 jam 
PT BNI Life Insurance One Day Claim Services, layanan pengajuan manfaat dan klaim dalam waktu 24 jam. 

Asuransi melahirkan dengan laporan keuangan tahunan terbaik 

Laporan tahunan perusahaan dapat menjadi tolok ukur apakah suatu perusahaan asuransi sehat atau tidak. Itu sebabnya, sebelum memutuskan untuk membeli asuransi melahirkan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu laporan keuangan perusahaan. 

Sederhananya, kita dapat mengacu pada rasio solvabilitas perusahaan. Rasio solvabilitas secara adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Ketentuan mengenai rasio solvabilitas POJK adalah minimal 120 persen dan rata-rata perusahaan asuransi kesehatan mampu mencapai sekurangnya 300 persen. Berikut lima perusahaan asuransi kesehatan dengan keuangan perusahaan paling sehat:

Perusahaan Asuransi Melahirkan
PT AIA Financial Indonesia
PT Prudential Life Assurance 
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG
PT BNI Life Insurance
PT Asuransi Jiwa Sequis Life 

Pilihan Polis Asuransi Melahirkan Terbaik di Indonesia 

Ada puluhan pilihan polis asuransi melahirkan yang tersedia di Indonesia. Setiap polis memiliki keunggulannya masing-masing. Biar gak bingung membandingkan piluhan polis asuransi melahirkan,mari simak pilihan polis rekomendasi Lifepal berikut. 

Polis Asuransi Kesehatan Keunggulannya
International Exclusive AXA Mandiri
  • Menjamin komplikasi sebelum dan sesudah persalinan. 
  • Dapat digunakan di seluruh wilayah Asia. 
  • Dapat dibeli secara online. 
  • Terdapat layanan nasabah berbasis aplikasi. 
Allianz Smarthealth Maxi Violet
  • Tersedia pilihan asuransi perorangan atau keluarga. 
  • Menjamin biaya sebelum dan sesudah persalinan hingga Rp5 juta. 
  • Terdapat layanan nasabah berbasis aplikasi. .

Ketika memilih untuk menabung, maka target saldo haruslah lebih besar dari rincian pengeluaran yang telah diperhitungkan sebelumnya. Jadi, kita dapat selalu siap secara finansial jika terjadi risiko yang tidak diinginkan. 

Sementara asuransi melahirkan sangat cocok bagi nasabah yang sudah merencanakan kehamilan sejak jauh hari. Sebab, untuk mendaftar asuransi kelahiran, nasabah harus menunggu 9 hingga 12 bulan hingga uang pertanggungan atau manfaat asuransi dapat diproses. Namun, pastikan uang pertanggungan asuransi cukup untuk membiayai masa kehamilan dan persalinan kita. Jika uang pertanggungan terlalu kecil, lebih baik memilih untuk menabung. 

Perlu dipahami bahwa, biaya premi asuransi kesehatan tambahan untuk kehamilan memang terkesan lebih mahal. Namun, jika dibandingkan dengan dana yang harus dikeluarkan untuk masa kehamilan dan persalinan, biaya premi yang dibayarkan tidaklah sebanding. 

Biasanya pertanggungan asuransi melahirkan meliputi penggantian biaya perawatan selama persalinan sampai dengan pemberian dana santunan apabila ibu maupun bayi meninggal dunia. 

Nah, jika ingin lebih mudah memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan dan anggaran, mari bandingkan produk asuransi melahirkan secara online. Atau, simak rincian pertanggungan asuransi melahirkan berikut: 

 

  • Biaya persalinan normal, artinya biaya persalinan yang tidak melakukan tindakan pembedahan baik di puskesmas atau rumah sakit.
  • Biaya persalinan normal dengan alat bantu, artinya biaya alat bantu persalinan normal tanpa tindakan pembedahan, seperti forceps, ekstraksi vakum, dan lainnya.
  • Biaya persalinan dengan pembedahan, artinya biaya persalinan dengan tindakan pembedahan atau caesarean section.
  • Biaya komplikasi, artinya perusahaan asuransi menanggung biaya medis apabila terjadi risiko keguguran atau penyakit selama masa kehamilan.
  • Santunan risiko bayi meninggal dunia, artinya nasabah akan mendapatkan uang santunan apabila bayi yang dilahirkan meninggal dunia. Biasanya manfaat ini masuk sebagai rider dari asuransi jiwa. 

Pada umumnya, tidak ada perbedaan cara klaim asuransi melahirkan dengan klaim asuransi lain. Anda bisa mengikuti tahapan berikut ini:

  • Formulir klaim melahirkan manfaat pertanggungan yang disediakan perusahaan asuransi.
  • Kuitansi asli atau fotokopi kuitansi yang telah dilegalisasi oleh pihak berwenang dan perincian biaya perawatan.
  • Rincian obat-obatan asli yang ditebus selama masa perawatan dijalankan.
  • Resume medis asli dari dokter yang merawat.
  • Salinan hasil laboratorium atau penunjang diagnostik lainnya.
  • Dokumen penunjang lainnya.

Namun, perlu diketahui bahwa dalam pengajuan klaim tidak boleh melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Sebab biasanya terdapat aturan mengenai jangka waktu klaim asuransi dapat diterima, diproses, dan pertanggungan akan diberikan sesuai perjanjian.

Perhitungan premi asuransi melahirkan mengacu pada beberapa faktor. Ada yang mengikuti perjanjian polis asuransi kesehatan untuk melahirkan, ada pula yang mengacu pada polis asuransi khusus melahirkan.

 1. Usia

Usia tentu memengaruhi besaran premi yang akan diberlakukan. Sebab, semakin tua usia peserta asuransi maka risiko terserang penyakit akan lebih tinggi dan risiko mengalami komplikasi selama proses kehamilan pun akan lebih besar.

2. Riwayat penyakit

Riwayat penyakit seorang ibu hamil pun akan dinilai oleh pihak perusahaan asuransi. Calon peserta asuransi dengan riwayat penyakit tertentu yang berisiko pada proses melahirkan biasanya akan dikenakan premi yang lebih tinggi atau pengecualian tertentu.

3. Perbandingan tinggi dan berat badan

Seseorang yang memiliki berat atau tinggi badan yang berada di bawah maupun di atas ideal tentunya akan memiliki risiko yang lebih besar, sehingga akan dikenakan premi yang lebih tinggi.

4. Nilai uang pertanggungan

Semakin besar uang pertanggungan yang dibutuhkan, maka premi yang harus dibayarkan pun akan semakin besar. Uang pertanggungan senilai Rp100 juta dengan uang pertanggungan senilai Rp1 miliar, tentu memiliki tingkat premi yang berbeda.

Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih asuransi melahirkan bagi diri sendiri maupun keluarga atau perusahaan Anda.

1. Pilih asuransi melahirkan yang bagus

Asuransi melahirkan yang bagus berarti menyediakan pertanggungan yang dibutuhkan. Mulai dari plafon dan premi yang sebanding. Kemudian, pastikan pula syarat dan ketentuan yang diberlakukan tidak memberatkan.

2. Beli asuransi melahirkan yang murah namun sesuai kebutuhan

Memilih asuransi melahirkan yang cocok juga harus mempertimbangkan premi. Pilih produk asuransi yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki dan pastikan juga bahwa produk tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi Anda.

3. Bandingkan produk asuransi terbaik untuk Anda

Jangan lupa untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi melahirkan antara perusahaan asuransi yang satu dengan yang lain.

Bagi calon peserta asuransi yang mencari asuransi melahirkan murah, cobalah untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi melahirkan yang terdapat di pasaran. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan situs agregator atau marketplace asuransi seperti Lifepal.

Membeli asuransi melahirkan secara online memudahkan karena dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Anda juga juga dapat lebih leluasa memilih asuransi melahirkan sesuai kebutuhan dengan cara membandingkan satu produk perusahaan asuransi dengan yang lain.

Pembelian produk asuransi dapat dilakukan cukup secara online. Kemudian, lakukan transfer maupun metode pembayaran lain untuk pembayaran premi secara berkala maupun sekaligus.

Lifepal merupakan salah satu marketplace asuransi yang khususnya menyediakan produk asuransi. Berbagai pilihan asuransi terbaik dapat Anda temukan melalui platform asuransi Lifepal yang siap memberikan layanan 24 jam untuk pembelian asuransi maupun proses klaim.

Salah satu rahasia mengapa asuransi melahirkan online menjadi lebih untung karena harganya bisa murah 40 persen daripada membeli asuransi secara offline maupun dari agen.

Terdapat perbedaan antara agen asuransi dengan broker asuransi. Agen asuransi melahirkan adalah orang pribadi yang bekerja sendiri pada perusahaan asuransi tersebut.

Sementara itu, broker asuransi merupakan perusahaan yang menjadi pihak perantara antara calon peserta asuransi dengan perusahaan asuransi. Dengan demikian, calon peserta asuransi dapat membandingkan produk asuransi terbaik bagi dirinya sendiri maupun kelompok.

Agen asuransi mewakili perusahaan asuransi. Akan tetapi, broker asuransi memposisikan diri sebagai orang yang mewakili kepentingan pihak calon peserta asuransi. Broker asuransi juga senantiasa membantu peserta asuransi dalam proses klaim kepada pihak perusahaan asuransi.

Lifepal merupakan broker asuransi terbaik di Indonesia. Anda dapat membandingkan produk asuransi terbaik dan murah melalui situs web Lifepal.co.id. Lifepal bekerja sama dengan PT Mitra Ibisnis Terapan adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-18/NB.1/2016 dan anggota APPARINDO 230-2016.

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam asuransi melahirkan:

  • Polis asuransi: perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Klaim asuransi: permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Premi asuransi: jumlah uang yang harus disetorkan kepada perusahaan asuransi sesuai dengan polis yang telah disetujui bersama.
  • Copayment: biaya yang harus dibayarkan saat melakukan klaim tagihan pelayanan medis (pada umumnya 10 persen dari total tagihan pelayanan medis).
  • Rider: manfaat tambahan yang bisa disertakan pada program asuransi dasar.
  • Uang pertanggungan: Sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas risiko selama proses melahirkan yang telah dijaminkan.
  • Antepartum: pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan minimal 20 minggu.
  • Preterm: persalinan yang terjadi pada masa kehamilan kurang dari 37 minggu atau berat janin kurang dari 2.500 gram.
  • Postmaturity: persalinan yang terjadi pada kehamilan setelah 42 minggu.
  • Caesar atau Section Cesarean: pembedahan yang dilakukan untuk mengeluarkan janin dari dalam perut ibu melalui sayatan pada perut.
  • Neonatal: seorang bayi yang baru dilahirkan.
  • NICU (Neonatal Intensive Care Unit): ruangan khusus di rumah sakit, untuk memberikan perawatan atau pengobatan khusus pada bayi yang baru lahir sampai usia 30 hari.
Informasi Umum

Sekilas tentang Asuransi Melahirkan

Ketika dinyatakan positif hamil, ada begitu banyak hal yang perlu disiapkan untuk menyambut kehadiran buah hati di tengah keluarga. Salah satunya adalah menyiapkan biaya persalinan yang bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Di sinilah pentingnya peran asuransi melahirkan. Asuransi melahirkan menanggung biaya medis yang harus dikeluarkan selama masa kehamilan hingga masa kelahiran tiba.  

Asuransi melahirkan pada dasarnya tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi manfaat tambahan atau rider dari asuransi kesehatan utama. Cara kerjanya pun serupa dengan asuransi kesehatan, yaitu nasabah harus membayarkan premi secara berkala baik per bulan atau per tahun. Kemudian premi yang dibayarkan akan dikelola dengan baik oleh perusahaan, sehingga saat diperlukan, perusahaan asuransi dapat membayarkan biaya tersebut. 

Ketika memiliki asuransi melahirkan, nasabah tidak perlu khawatir akan risiko finansial selama masa kehamilan. Sebab, jenis asuransi ini akan meng-cover biaya sebelum dan sesudah melahirkan. Jadi mulai dari biaya check up dan konsultasi kehamilan pun juga akan ditanggung asuransi. 

Biaya Persalinan di Indonesia Capai Rp100 Juta 

Pada dasarnya, biaya persalinan bergantung pada kondisi bayi dan calon ibu. Artinya, jika bayi dan Ibu dalam keadaan sehat dan mampu untuk bersalin secara normal, maka biaya yang akan dikeluarkan akan lebih rendah dibandingkan biaya persalinan operasi caesar. 

Di Indonesia rata-rata biaya bersalin adalah sekitar Rp5 sampai Rp17 juta untuk persalinan normal. Sementara untuk kasus persalinan yang rumit bisa memakan biaya sebesar Rp100 jutaan. Cukup mahal, bukan? Untuk itu, pentingnya memiliki asuransi melahirkan agar nasabah dapat menjalani proses persalinan dengan tenang dan lega.  

Biaya persalinan normal mencakup biaya kamar, biaya dokter, dan obat-obatan. Untuk memberikan gambaran terkait besaran biaya persalinan di Indonesia, mari simak simulasi berikut. 

Biaya Kehamilan dan Persalinan Normal 

Proses persalinan normal menjadi jenis persalinan yang paling banyak dipilih oleh calon Ibu. Biasanya, proses persalinan ini dilakukan tanpa menggunakan alat bantu. Oleh sebab itu, biaya persalinan normal memakan biaya yang paling rendah dibandingkan jenis persalinan lainnya. 

Biasanya dana yang dibutuhkan  untuk persalinan normal di rumah sakit dengan jenis kamar kelas tiga adalah sekitar Rp5 juta hingga Rp10 jutaan. Sementara untuk biaya kamar kelas lainnya mulai dari Rp12 juta hingga 30 jutaan.  

Biaya Kehamilan + Persalinan Harga* Total Biaya
Tes TORCH (infeksi pada masa kehamilan)  Rp2 juta  Rp2 juta x 1 pertemuan = Rp2 juta
Check up di dokter Rp200 ribu Rp200 ribu x 12 pertemuan = Rp2,4 juta
USG 2 Dimensi  Rp200 ribu Rp200 ribu x 10 pertemuan = Rp2 juta
USG 3 Dimensi Rp500 ribu Rp500 ribu x 1 pertemuan = Rp500 ribu
Biaya persalinan normal  Rp7 juta Rp7 juta x 1 pertemuan = Rp7 juta
TOTAL Rp13,9 juta

*estimasi

Biaya Kehamilan dan Persalinan Caesar 

Terdapat beberapa kondisi kehamilan yang mengharuskan Ibu menjalankan persalinan operasi caesar. Untuk biayanya tentu akan lebih mahal jika dibandingkan dengan persalinan normal. Ini dikarenakan proses persalinan caesar membutuhkan proses pemulihan pasca operasi, sehingga diharuskan opname selama dua atau tiga malam. 

Estimasi biaya persalinan operasi caesar dengan jenis kamar kelas tiga adalah sekitar Rp10 juta hingga Rp18 jutaan. Sementara untuk kelas di atasnya mulai dari Rp20 juta hingga Rp50 jutaan.

Biaya Kehamilan + Persalinan Harga* Total Biaya
Tes TORCH (infeksi pada masa kehamilan)  Rp2 juta  Rp2 juta x 1 pertemuan = Rp2 juta
Check up di dokter Rp200 ribu Rp200 ribu x 12 pertemuan = Rp2,4 juta
USG 2 Dimensi  Rp200 ribu Rp200 ribu x 10 pertemuan = Rp2 juta
USG 3 Dimensi Rp500 ribu Rp500 ribu x 1 pertemuan = Rp500 ribu
Biaya persalinan caesar Rp15 juta Rp15 juta x 1 pertemuan = R15 juta
TOTAL Rp21,9 juta

*estimasi

Jenis-Jenis Asuransi Melahirkan

Terdapat pilihan jenis asuransi melahirkan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Berikut adalah beberapa di antaranya: 

Tidak hanya asuransi kesehatan saja yang menyediakan pilihan manfaat tambahan atau rider, asuransi jiwa unit link juga. Biasanya asuransi ini memberikan santunan atau uang pertanggungan (UP) apabila terjadi risiko komplikasi selama persalinan, adanya cacat, hingga bayi meninggal dunia.

Ini kelebihan dan kekurangannya:

  • (+) Memberikan santunan atas risiko meninggal dunia. 
  • (+) Memberikan santunan atas risiko cacat pada bayi. 
  • (-) Tidak menanggung biaya persalinan normal maupun caesar. 
Asuransi jenis ini menanggung seluruh biaya persalinan dengan harga premi terjangkau dan dapat dibayarkan secara berkala tiap bulan. Adapun manfaat yang diberikan terbilang lengkap, mulai dari pertanggungan biaya pemeriksaan selama masa kehamilan, persalinan, hingga pemeriksaan pasca persalinan atau postnatal care. Hanya saja, BPJS Kesehatan hanya berfokus pada proteksi kesehatan ibu hamil saja. Jadi, tidak menanggung biaya atas risiko kelainan atau cacat pada bayi. Untuk mengantisipasinya, nasabah dapat segera mendaftarkan bayi pada program BPJS Kesehatan, bahkan sebelum ia lahir. Sehingga si Kecil juga bisa mendapatkan manfaat asuransi yang sama seperti sang ibu.

Ini kelebihan dan kekurangannya:

  • (+) Manfaat dasar untuk proteksi kesehatan ibu hamil sangat lengkap. 
  • (+) Menanggung biaya persalinan normal maupun caesar. 
  • (+) Besaran premi lebih terjangkau. 
  • (-) Tidak menanggung risiko cacat atau meninggal dunia pada bayi. 
  • (-) Hanya dapat digunakan di rumah sakit rujukan dengan sistem klaim cashless. 
Manfaat pertanggungan yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan swasta juga tidak kalah lengkap dengan BPJS Kesehatan. Adapun manfaat asuransi yang diberikan mencakup biaya persalinan normal atau caesar, biaya keguguran, biaya NICU (Neonatal Intensive Care Unit), dan biaya pemeriksaan untuk mencegah risiko komplikasi.

Ini kelebihan dan kekurangannya:

  • (+) Manfaat dasar untuk proteksi kesehatan ibu hamil sangat lengkap. 
  • (+) Menanggung biaya persalinan normal maupun caesar. 
  • (+) Menanggung biaya atas risiko kelainan atau cacat pada bayi. 
  • (+) Dapat digunakan di rumah sakit rekanan untuk sistem klaim cashless
  • (+) Dapat digunakan di seluruh rumah sakit di Indonesia dengan sistem klaim reimbursement. 
  • (-) Besaran premi asuransi lebih mahal. 

Syarat dan Ketentuan Asuransi Melahirkan 

Untuk bisa mendapatkan manfaat asuransi melahirkan pada umumnya beberapa perusahaan asuransi akan menetapkan syarat dan ketentuan berikut ini: 

  • Peserta asuransi biasanya harus berusia mulai dari 18 hingga 40 tahun. 
  • Usia kehamilan tertanggung 20 hingga 32 minggu. 
  • Masa pertanggungan asuransi akan berakhir secara otomatis setelah tertanggung melakukan persalinan. 
  • Untuk kasus komplikasi kehamilan atau kelahiran, manfaat asuransi akan aktif sampai dengan 30 hari sejak bayi dilahirkan. 
  • Masa pertanggungan untuk bayi adalah 20 minggu dalam kandungan hingga usia 99 tahun. 
  • Proses underwriting akan mengacu pada hasil Ultrasonografi (USD) 2 dimensi pada usia kehamilan, minimal 20 minggu. 

Seperti Apa Asuransi Melahirkan yang Bagus? 

Ada begitu banyak pilihan asuransi melahirkan yang menawarkan manfaat serta besaran premi berbeda-beda. Itu sebabnya sangat penting bagi setiap calon nasabah lebih cerdas dalam membandingkan dan memilih produk asuransi melahirkan terbaik 

Lihat pilihan asuransi melahirkan terbaik di sini. 

Berikut ini adalah beberapa kriteria asuransi melahirkan yang bagus dan menguntungkan nasabah: 

Sebaiknya pilih yang menyediakan metode klaim lengkap, yaitu cashless dan reimbursement. Dengan begitu kita dapat menyesuaikan cara klaim dengan kebutuhan kita. Misal, jika ingin melakukan persalinan di rumah sakit yang bukan rekanan perusahaan asuransi, maka tersedia metode klaim reimbursement. Namun, jika ingin proses klaim yang lebih sederhana, nasabah dapat melakukan klaim cashless di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi.
Biaya yang dikeluarkan untuk konsultasi atau perawatan pra dan pasca persalinan tidaklah murah. Untuk melakukan tes antisipasi infeksi pada Ibu dan janin (TORCH) di rumah sakit biasanya bisa mencapai Rp400 ribu hingga Rp2 juta. Itu sebabnya, sebaiknya cari perusahaan asuransi yang bersedia menanggung biaya rawat jalan tersebut. Mulai dari konsultasi kehamilan hingga perawatan setelah persalinan.
Pastikan pula plafon dan premi yang ditawarkan sebanding dengan kebutuhan serta anggaran. Misal, jika memilih untuk melakukan persalinan normal, pilih plafon asuransi melahirkan yang sekitar Rp15 jutaan. Sebab, estimasi biaya kehamilan dan persalinan normal memakan dana hingga Rp13,9 jutaan. Sementara jika memilih untuk melakukan persalinan caesar, pilih plafon asuransi melahirkan yang sekitar Rp25 jutaan. Sebab, estimasi biaya kehamilan dan persalinan normal memakan dana hingga Rp21,9 jutaan.
Penting untuk kita mencari tahu catatan penyelesaian klaim atas perusahaan asuransi sebelum membeli produknya. Tanyakan rasio klaim (ICR) perusahaan asuransi kepada agen atau broker terkait, atau dapat melihat laporan tahunan perusahaan dan menghitung rumus ICR. ICR: Beban Klaim/ Pendapatan Premi.
Pilih asuransi melahirkan yang memiliki layanan kesehatan atau jaringan rumah sakit yang tersebar luas di wilayah sesuai domisili nasabah. Dengan begitu, nasabah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di mana dan kapan saja.

 

 

Pilihan Terbaik

Daftar Asuransi Melahirkan Terbaik di Indonesia

Sangatlah penting untuk setiap calon nasabah membandingkan asuransi melahirkan guna mendapatkan yang terbaik. Terdapat ratusan produk asuransi kesehatan di Indonesia, membandingkan satu per satu tentu bukan hal yang mudah dilakukan. Untuk itu, Lifepal hadir sebagai platform asuransi yang dapat membantu nasabah untuk bandingkan dan beli asuransi melahirkan secara online.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih asuransi melahirkan terbaik. Empat di antaranya adalah keuangan perusahaan, layanan dan kepuasan pelanggan, pilihan polis asuransi yang tersedia, dan popularitas brand asuransi. 

Mengacu pada keempat indikator tersebut, mari lihat rekomendasi asuransi melahirkan terbaik. Berikut beberapa di antaranya:

Asuransi melahirkan dengan jumlah layanan kesehatan terluas 

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah rumah sakit di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 2.813. Angka tersebut terbilang cukup banyak berbanding dengan total 34 provinsi di Indonesia. Itu berarti, akses rumah sakit dapat dicapai dengan mudah apabila kita cerdas dalam memilih perusahaan asuransi. Berikut ini tiga perusahaan asuransi dengan jumlah rekanan layanan kesehatan terluas: 

Perusahaan Asuransi Melahirkan Jumlah RS & Klinik Rekanan
PT AIA Financial Indonesia 1.092
PT Asuransi Allianz Life Indonesia 851
PT BNI Life Insurance  721

Asuransi melahirkan terbaik untuk keadaan darurat 

Manfaat asuransi ini sangat penting khususnya untuk nasabah yang memutuskan untuk melakukan persalinan normal. Sebab, di masa akhir kehamilan, kita harus selalu siap untuk waktu persalinan yang bisa datang kapan saja. Itu sebabnya, asuransi melahirkan yang memiliki layanan call center 24 jam akan sangat membantu untuk mengakomodasi kebutuhan darurat nasabah saat perlu perawatan di rumah sakit.  Berikut ini lima perusahaan asuransi melahirkan terbaik versi Lifepal dengan layanan call center 24 jam: 

Perusahaan Asuransi Melahirkan Layanan 24 Jam
PT AIA Financial Indonesia Priority Service Line – (021) 54218899
PT Prudential Life Assurance Nomor telepon tertera pada bagian belakang kartu asuransi nasabah. 
PT Asuransi Allianz Life Indonesia Allianz Hospital Assistant – Pelayanan administratif 24 jam 
PT BNI Life Insurance One Day Claim Services, layanan pengajuan manfaat dan klaim dalam waktu 24 jam. 

Asuransi melahirkan dengan laporan keuangan tahunan terbaik 

Laporan tahunan perusahaan dapat menjadi tolok ukur apakah suatu perusahaan asuransi sehat atau tidak. Itu sebabnya, sebelum memutuskan untuk membeli asuransi melahirkan, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu laporan keuangan perusahaan. 

Sederhananya, kita dapat mengacu pada rasio solvabilitas perusahaan. Rasio solvabilitas secara adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Ketentuan mengenai rasio solvabilitas POJK adalah minimal 120 persen dan rata-rata perusahaan asuransi kesehatan mampu mencapai sekurangnya 300 persen. Berikut lima perusahaan asuransi kesehatan dengan keuangan perusahaan paling sehat:

Perusahaan Asuransi Melahirkan
PT AIA Financial Indonesia
PT Prudential Life Assurance 
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG
PT BNI Life Insurance
PT Asuransi Jiwa Sequis Life 

Pilihan Polis Asuransi Melahirkan Terbaik di Indonesia 

Ada puluhan pilihan polis asuransi melahirkan yang tersedia di Indonesia. Setiap polis memiliki keunggulannya masing-masing. Biar gak bingung membandingkan piluhan polis asuransi melahirkan,mari simak pilihan polis rekomendasi Lifepal berikut. 

Polis Asuransi Kesehatan Keunggulannya
International Exclusive AXA Mandiri
  • Menjamin komplikasi sebelum dan sesudah persalinan. 
  • Dapat digunakan di seluruh wilayah Asia. 
  • Dapat dibeli secara online. 
  • Terdapat layanan nasabah berbasis aplikasi. 
Allianz Smarthealth Maxi Violet
  • Tersedia pilihan asuransi perorangan atau keluarga. 
  • Menjamin biaya sebelum dan sesudah persalinan hingga Rp5 juta. 
  • Terdapat layanan nasabah berbasis aplikasi. .
Tips & Pertanyaan

Ketika memilih untuk menabung, maka target saldo haruslah lebih besar dari rincian pengeluaran yang telah diperhitungkan sebelumnya. Jadi, kita dapat selalu siap secara finansial jika terjadi risiko yang tidak diinginkan. 

Sementara asuransi melahirkan sangat cocok bagi nasabah yang sudah merencanakan kehamilan sejak jauh hari. Sebab, untuk mendaftar asuransi kelahiran, nasabah harus menunggu 9 hingga 12 bulan hingga uang pertanggungan atau manfaat asuransi dapat diproses. Namun, pastikan uang pertanggungan asuransi cukup untuk membiayai masa kehamilan dan persalinan kita. Jika uang pertanggungan terlalu kecil, lebih baik memilih untuk menabung. 

Perlu dipahami bahwa, biaya premi asuransi kesehatan tambahan untuk kehamilan memang terkesan lebih mahal. Namun, jika dibandingkan dengan dana yang harus dikeluarkan untuk masa kehamilan dan persalinan, biaya premi yang dibayarkan tidaklah sebanding. 

Biasanya pertanggungan asuransi melahirkan meliputi penggantian biaya perawatan selama persalinan sampai dengan pemberian dana santunan apabila ibu maupun bayi meninggal dunia. 

Nah, jika ingin lebih mudah memilih produk asuransi yang sesuai kebutuhan dan anggaran, mari bandingkan produk asuransi melahirkan secara online. Atau, simak rincian pertanggungan asuransi melahirkan berikut: 

 

  • Biaya persalinan normal, artinya biaya persalinan yang tidak melakukan tindakan pembedahan baik di puskesmas atau rumah sakit.
  • Biaya persalinan normal dengan alat bantu, artinya biaya alat bantu persalinan normal tanpa tindakan pembedahan, seperti forceps, ekstraksi vakum, dan lainnya.
  • Biaya persalinan dengan pembedahan, artinya biaya persalinan dengan tindakan pembedahan atau caesarean section.
  • Biaya komplikasi, artinya perusahaan asuransi menanggung biaya medis apabila terjadi risiko keguguran atau penyakit selama masa kehamilan.
  • Santunan risiko bayi meninggal dunia, artinya nasabah akan mendapatkan uang santunan apabila bayi yang dilahirkan meninggal dunia. Biasanya manfaat ini masuk sebagai rider dari asuransi jiwa. 

Pada umumnya, tidak ada perbedaan cara klaim asuransi melahirkan dengan klaim asuransi lain. Anda bisa mengikuti tahapan berikut ini:

  • Formulir klaim melahirkan manfaat pertanggungan yang disediakan perusahaan asuransi.
  • Kuitansi asli atau fotokopi kuitansi yang telah dilegalisasi oleh pihak berwenang dan perincian biaya perawatan.
  • Rincian obat-obatan asli yang ditebus selama masa perawatan dijalankan.
  • Resume medis asli dari dokter yang merawat.
  • Salinan hasil laboratorium atau penunjang diagnostik lainnya.
  • Dokumen penunjang lainnya.

Namun, perlu diketahui bahwa dalam pengajuan klaim tidak boleh melebihi batas waktu yang telah ditentukan. Sebab biasanya terdapat aturan mengenai jangka waktu klaim asuransi dapat diterima, diproses, dan pertanggungan akan diberikan sesuai perjanjian.

Perhitungan premi asuransi melahirkan mengacu pada beberapa faktor. Ada yang mengikuti perjanjian polis asuransi kesehatan untuk melahirkan, ada pula yang mengacu pada polis asuransi khusus melahirkan.

 1. Usia

Usia tentu memengaruhi besaran premi yang akan diberlakukan. Sebab, semakin tua usia peserta asuransi maka risiko terserang penyakit akan lebih tinggi dan risiko mengalami komplikasi selama proses kehamilan pun akan lebih besar.

2. Riwayat penyakit

Riwayat penyakit seorang ibu hamil pun akan dinilai oleh pihak perusahaan asuransi. Calon peserta asuransi dengan riwayat penyakit tertentu yang berisiko pada proses melahirkan biasanya akan dikenakan premi yang lebih tinggi atau pengecualian tertentu.

3. Perbandingan tinggi dan berat badan

Seseorang yang memiliki berat atau tinggi badan yang berada di bawah maupun di atas ideal tentunya akan memiliki risiko yang lebih besar, sehingga akan dikenakan premi yang lebih tinggi.

4. Nilai uang pertanggungan

Semakin besar uang pertanggungan yang dibutuhkan, maka premi yang harus dibayarkan pun akan semakin besar. Uang pertanggungan senilai Rp100 juta dengan uang pertanggungan senilai Rp1 miliar, tentu memiliki tingkat premi yang berbeda.

Agar tidak salah pilih, perhatikan beberapa poin berikut sebelum memilih asuransi melahirkan bagi diri sendiri maupun keluarga atau perusahaan Anda.

1. Pilih asuransi melahirkan yang bagus

Asuransi melahirkan yang bagus berarti menyediakan pertanggungan yang dibutuhkan. Mulai dari plafon dan premi yang sebanding. Kemudian, pastikan pula syarat dan ketentuan yang diberlakukan tidak memberatkan.

2. Beli asuransi melahirkan yang murah namun sesuai kebutuhan

Memilih asuransi melahirkan yang cocok juga harus mempertimbangkan premi. Pilih produk asuransi yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki dan pastikan juga bahwa produk tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi Anda.

3. Bandingkan produk asuransi terbaik untuk Anda

Jangan lupa untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi melahirkan antara perusahaan asuransi yang satu dengan yang lain.

Bagi calon peserta asuransi yang mencari asuransi melahirkan murah, cobalah untuk membandingkan terlebih dahulu produk asuransi melahirkan yang terdapat di pasaran. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan situs agregator atau marketplace asuransi seperti Lifepal.

Membeli asuransi melahirkan secara online memudahkan karena dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja. Anda juga juga dapat lebih leluasa memilih asuransi melahirkan sesuai kebutuhan dengan cara membandingkan satu produk perusahaan asuransi dengan yang lain.

Pembelian produk asuransi dapat dilakukan cukup secara online. Kemudian, lakukan transfer maupun metode pembayaran lain untuk pembayaran premi secara berkala maupun sekaligus.

Lifepal merupakan salah satu marketplace asuransi yang khususnya menyediakan produk asuransi. Berbagai pilihan asuransi terbaik dapat Anda temukan melalui platform asuransi Lifepal yang siap memberikan layanan 24 jam untuk pembelian asuransi maupun proses klaim.

Salah satu rahasia mengapa asuransi melahirkan online menjadi lebih untung karena harganya bisa murah 40 persen daripada membeli asuransi secara offline maupun dari agen.

Terdapat perbedaan antara agen asuransi dengan broker asuransi. Agen asuransi melahirkan adalah orang pribadi yang bekerja sendiri pada perusahaan asuransi tersebut.

Sementara itu, broker asuransi merupakan perusahaan yang menjadi pihak perantara antara calon peserta asuransi dengan perusahaan asuransi. Dengan demikian, calon peserta asuransi dapat membandingkan produk asuransi terbaik bagi dirinya sendiri maupun kelompok.

Agen asuransi mewakili perusahaan asuransi. Akan tetapi, broker asuransi memposisikan diri sebagai orang yang mewakili kepentingan pihak calon peserta asuransi. Broker asuransi juga senantiasa membantu peserta asuransi dalam proses klaim kepada pihak perusahaan asuransi.

Lifepal merupakan broker asuransi terbaik di Indonesia. Anda dapat membandingkan produk asuransi terbaik dan murah melalui situs web Lifepal.co.id. Lifepal bekerja sama dengan PT Mitra Ibisnis Terapan adalah pialang asuransi terdaftar dan diawasi oleh OJK sesuai KEP-18/NB.1/2016 dan anggota APPARINDO 230-2016.

Berikut beberapa istilah yang sering digunakan dalam asuransi melahirkan:

  • Polis asuransi: perjanjian tertulis antara tertanggung (peserta asuransi) dan perusahaan asuransi mengenai hak dan kewajiban masing-masing terkait asuransi yang dibeli.
  • Klaim asuransi: permintaan secara resmi dari pihak peserta asuransi untuk mendapatkan kompensasi alias jaminan yang dijanjikan oleh perusahaan asuransi sesuai dengan kesepakatan di polis.
  • Premi asuransi: jumlah uang yang harus disetorkan kepada perusahaan asuransi sesuai dengan polis yang telah disetujui bersama.
  • Copayment: biaya yang harus dibayarkan saat melakukan klaim tagihan pelayanan medis (pada umumnya 10 persen dari total tagihan pelayanan medis).
  • Rider: manfaat tambahan yang bisa disertakan pada program asuransi dasar.
  • Uang pertanggungan: Sejumlah uang yang harus dibayarkan oleh perusahaan asuransi apabila terjadi klaim dari pemegang polis atas risiko selama proses melahirkan yang telah dijaminkan.
  • Antepartum: pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan minimal 20 minggu.
  • Preterm: persalinan yang terjadi pada masa kehamilan kurang dari 37 minggu atau berat janin kurang dari 2.500 gram.
  • Postmaturity: persalinan yang terjadi pada kehamilan setelah 42 minggu.
  • Caesar atau Section Cesarean: pembedahan yang dilakukan untuk mengeluarkan janin dari dalam perut ibu melalui sayatan pada perut.
  • Neonatal: seorang bayi yang baru dilahirkan.
  • NICU (Neonatal Intensive Care Unit): ruangan khusus di rumah sakit, untuk memberikan perawatan atau pengobatan khusus pada bayi yang baru lahir sampai usia 30 hari.

Apa Kata Mereka Tentang Kami

qudratullah Akim
qudratullah Akim
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
Pusaka Ayudiguna
Pusaka Ayudiguna
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
Tri Aprilistiyani
Tri Aprilistiyani
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
didik setyadi
didik setyadi
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0

Mereka yang Sudah Percaya pada Lifepal

Client Lifepal
Client Lifepal