Asuransi Melahirkan Perorangan

Asuransi melahirkan perorangan adalah polis asuransi yang menanggung biaya perawatan selama masa kehamilan, persalinan, dan pasca melahirkan. Sesuai namanya, produk asuransi ini ditujukan untuk tertanggung individu. Asuransi melahirkan perorangan umumnya bersifat sebagai manfaat tambahan atau rider.

Jadi, misal nasabah sudah memiliki asuransi kesehatan. Namun dalam polis tersebut tidak dijamin biaya persalinan, maka nasabah bisa beli manfaat asuransi melahirkan perorangan sebagai polis tambahan (rider) yang juga akan dikenakan biaya premi tambahan. 

Pengalaman Manfaat Asuransi Melahirkan Perorangan

Perlu dipahami bahwa biaya persalinan di rumah sakit tidaklah murah, atau paling kurang akan menghabiskan dana di atas Rp10 juta. Karena itu, pentingnya asuransi melahirkan untuk menanggung biaya persalinan hingga risiko komplikasi. Yuk, bandingkan polis asuransi melahirkan terbaik secara online!

🤰 Asuransi Melahirkan dengan UP Hingga Rp30 Juta!
+62

Untuk memberikan gambaran, dapat simak ilustrasi atau pengalaman nasabah asuransi melahirkan dari polis Allianz Smarthealth Maxi Violet berikut ini. 

Produk nasabah Ibu HanaManfaat melahirkan yang didapat adalah 
– Usia: 30 tahun 
– Usia kehamilan: belum hamil
– Polis asuransi: 1 Januari 2021
– Polis dasar: Rp10 juta per tahun 
– Polis tambahan melahirkan: Rp10,8 juta per tahun
– Melahirkan normal dengan limit Rp10 juta
– Melahirkan abnormal dengan limit Rp5 juta
– Melahirkan pembedahan atau Caesar dengan limit Rp20 juta 
– Keguguran yang legal dengan limit Rp5 juta
– Sebelum dan sesudah melahirkan dengan limit Rp5 juta 
– Masa tunggu 9 bulan 

Dari contoh tabel di atas bisa dijabarkan kalau polis melahirkan baru dapat digunakan sembilan setelahnya. Itu artinya, Ibu Hana baru bisa mengajukan klaim pada tanggal 1 Oktober 2021. Nah, apabila tagihan melahirkan normal Ibu Hana hanya sebesar Rp5 juta, padahal limit polis Rp10 juta, maka sisa Rp5 jutanya akan hangus atau tidak dapat dicairkan. 

Selain itu, jika hingga 1 Januari 2022 Ibu Hana tidak pernah di rawat inap karena sakit atau kecelakaan, Ibu Hana berhak mendapatkan manfaat no claim bonus dari asuransi kesehatan dasar sebesar 20 persen premi yang telah dibayar. Dalam kasus Ibu Hana adalah Rp10 juta x 20% = Rp2 juta. 

Pilih Dana Melahirkan: Menabung vs Asuransi?

Kembali lagi pada kebutuhan dan kemampuan finansial calon nasabah. Asuransi melahirkan sangat cocok bagi nasabah yang telah merencanakan kehamilan sejak jauh hari. Sebab, untuk mendaftar asuransi melahirkan, nasabah membutuhkan waktu tunggu selama 9 hingga 12 bulan sebelum akhirnya bisa digunakan dan mendapatkan manfaatnya, termasuk memperoleh uang pertanggungan (UP).

Namun, pastikan uang pertanggungan (UP) asuransi tadi cukup untuk membiayai masa kehamilan dan persalinan Anda. Jika uang pertanggungan terlalu kecil, lebih baik memilih untuk menabung. Misalnya, asuransi kesehatan untuk melahirkan dari Manulife, MiUltimate HealthCare yang memberikan pertanggungan hingga Rp25 juta. Berarti manfaat asuransi tersebut mampu meng-cover biaya persalinan baik secara normal maupun Caesar

Berapa Premi Asuransi Melahirkan? 

Jika sudah ada gambaran, jenis asuransi melahirkan seperti apa yang dibutuhkan, saatnya untuk mulai menetapkan anggaran. Ini bisa dilakukan dengan membandingkan premi asuransi melahirkan dari berbagai perusahaan asuransi di Indonesia.  

Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan