• ACA_43_1_D

Asuransi Mobil Pihak Ketiga

DapatkanDISKON 25%+ CASHBACK 10% *Daftar sekarang untuk penawaran terbatas
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku
Cari Asuransi Semudah 1, 2, 3!
1
2
3
Isi formulir untuk melihat pilihan
Sesuai Profil & Kebutuhanmu
Konsultasi gratis melalui telepon
Dengan tim ahli, cukup 5 menit
Temukan asuransi terbaik
Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu

Asuransi Mobil Pihak Ketiga Terbaik 2022

Asuransi mobil pihak ketiga merupakan polis atau manfaat tambahan (rider) dari asuransi mobil. Manfaat yang diberikan adalah jaminan ganti rugi jika tertanggung mengalami kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga. Misal, tabrakan dengan mobil lain dan lain sejenisnya.

Berikut adalah rekomendasi asuransi mobil pihak ketiga terbaik 2022 yang dapat Anda bandingkan:

  • Asuransi Mobil ACA
  • Asuransi Mobil Allianz
  • Asuransi Mobil Zurich Autocillin
  • Asuransi Mobil Simas Insurtech
  • Asuransi Mobil Tokio Marine
  • Asuransi Mobil MAG
  • Asuransi Mobil Sompo

*Syarat dan ketentuan berlaku

Apa Itu Asuransi Mobil Pihak Ketiga?

Asuransi mobil pihak ketiga lebih sering dikenal sebagai Tanggung Jawab Hukum terhadap pihak ketiga (TJH III) atau third party liability yang terkait dengan kendaraan bermotor, dalam hal ini adalah mobil. Contoh pihak ketiga adalah pihak lain yang mengalami kerugian, baik kerugian maupun dirinya sendiri, atau jadi korban kecelakaan. Tanggung jawab ini diberikan untuk mengganti kerugian yang berada di luar objek pertanggungan asuransi mobil yang Anda miliki.

Sementara klausul mengenai asuransi mobil pihak ketiga ini sudah terdapat di dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) mengenai Jaminan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga, termasuk jenis pertanggungan dan pengecualiannya.

Asuransi mobil pihak ketiga dapat dikategorikan menjadi:

1. Manfaat tambahan asuransi mobil pihak ketiga

Dalam kategori ini, jaminan tanggung jawab terhadap pihak ketiga berfungsi sebagai manfaat tambahan (rider). Artinya jika Anda ingin melengkapi asuransi mobil yang sudah Anda miliki dengan jaminan TJH III, maka Anda perlu membeli asuransi tambahan dengan pertanggungan tersebut.

2. Termasuk dalam polis asuransi mobil dasar

Polis asuransi mobil dasar, khususnya asuransi dengan pertanggungan all risk, umumnya telah menanggung jaminan tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga. Hal inilah yang membuat harga premi polis all risk tergolong mahal.

Namun kini beberapa polis asuransi mobil dengan pertanggungan total loss only (TLO) juga telah memasukkan jaminan tersebut di dalam polisnya. Contohnya adalah polis dari Asuransi Mobil Sompo dan asuransi mobil dari Simas Insurtech.

Apa Saja Risiko yang Ditanggung?

Peraturan mengenai asuransi mobil pihak ketiga tertera secara lengkap dalam Pasal 2 Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Jadi, apa saja risiko-risiko yang ditanggung oleh asuransi pihak ketiga?

TJH asuransi yang ditanggung oleh pihak asuransi meliputi:

  • Kerugian atau kerusakan mobil yang disebabkan oleh tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, atau terperosok secara langsung
  • Kebakaran yang disebabkan oleh mobil atau kendaraan lain yang berdekatan.
  • Biaya pengobatan akibat cedera atau kematian yang timbul atas risiko kerugian tersebut (misalnya mobil Anda tidak sengaja menabrak seorang pejalan kaki hingga luka-luka, maka biaya pengobatannya akan ditanggung oleh pihak asuransi).

Pengecualian Asuransi Mobil Pihak Ketiga

Pengecualian asuransi mobil pihak ketiga disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana tertulis dalam Pasal 2 ayat 1-3 PSAKBI terkait pengecualian. Beberapa kondisi yang menjadi pengecualian asuransi pihak ketiga antara lain:

  • Kendaraan yang digunakan untuk menarik atau mendorong kendaraan lain atau kendaraan yang digunakan untuk latihan mengemudi
  • Kendaraan yang digunakan untuk adu kecepatan, karnaval, kampanye, unjuk rasa
  • Kendaraan yang digunakan untuk tindak kejahatan
  • Kendaraan yang mengalami kerugian akibat kesengajaan tertanggung atau orang lain yang terkait dengan tertanggung
  • Kendaraan yang saat kecelakaan terjadi dikemudikan oleh seseorang yang tidak memiliki SIM
  • Kendaraan yang saat kecelakaan terjadi dikemudikan oleh seseorang yang dalam pengaruh minuman keras (mabuk)
  • Kendaraan yang mengalami kerugian akibat bencana alam, kerusuhan, terorisme, atau reaksi nuklir

Mengapa Perlu Punya Asuransi Mobil Pihak Ketiga?

Memiliki manfaat tambahan asuransi mobil pihak ketiga sangat penting bagi pemilik kendaraan mobil, terutama mereka yang tinggal di kota-kota besar. Sebab jumlah kendaraan bermotor di kota besar terbilang tinggi, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Dengan memiliki perlindungan tambahan ini bisa menjadi sebuah tindakan preventif, sehingga ke depannya Anda tidak perlu lagi mengkhawatirkan atas biaya ganti rugi maupun tuntutan yang diajukan oleh pihak ketiga. Selain itu juga menghindari persengketaan yang berlarut-larut.

Premi Asuransi Mobil Pihak Ketiga

Besaran premi asuransi mobil pihak ketiga tentu akan berbeda jika dimiliki sebagai manfaat tambahan dari asuransi mobil yang telah dimiliki. Umumnya premi asuransi tambahan ini tergolong lebih murah.

Namun jika jaminan ini telah termasuk dalam polis tentunya premi akan jadi lebih mahal, terutama jika termasuk dalam polis all risk. Selain itu, premi dalam asuransi tambahan juga bergantung pada besaran nilai pertanggungan yang diinginkan.

Apa Itu Besaran Nilai Pertanggungan?

Besaran nilai pertanggungan dari asuransi mobil pihak ketiga baik fisik kendaraan maupun biaya pengobatan biasanya ditentukan sebesar harga pertanggungan Jaminan Tanggung Jawab Hukum terhadap Pihak Ketiga sebagaimana yang dicantumkan dalam Polis.

Jaminan tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga juga tidak terbatas pada penggantian kerusakan kendaran bermotor saja, namun juga dapat meliputi hal-hal berikut ini:

Pertanggungan asuransi pihak ketiga
  • Kerusakan harta benda
  • Biaya pengobatan medis
  • Kehilangan penghasilan akibat cedera atau cacat
  • Santunan kematian
  • Untuk penumpang dan pengemudi, terutama jika Tertanggung menggunakan supir atau jasa pengemudi pribadi

Cara Klaim Asuransi Mobil Pihak Ketiga

Pengajuan klaim asuransi mobil pihak ketiga sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan klaim asuransi mobil pada umumnya. Karena jaminan asuransi ini lebih sering terdapat pada pertanggungan all risk. Meski begitu, tentu saja tiap perusahaan asuransi memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.

Selain itu, besaran uang pertanggungan yang diberikan saat mengajukan klaim pun harus disesuaikan dengan polis yang Anda miliki. Nominal limit yang biasanya disediakan adalah berkisar antara Rp25 juta, Rp50 juta, hingga Rp100 juta

Jika Anda ingin mengajukan klaim asuransi mobil pihak ketiga, Anda bisa mengikuti prosedur berikut di bawah ini.

Cara klaim asuransi mobil pihak ketiga
  • Melapor ke pihak asuransi
  • Lampirkan foto kerusakan dan kronologi lengkap secara tertulis 
  • Datangi bengkel rekanan asuransi terdekat 
  • Isi formulir klaim yang terdapat di bengkel rekanan, lalu tandatangani di atas materai 
  • Lampirkan juga dokumen persyaratan klaim asuransi lainnya 
  • Jika permasalahannya adalah kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga, maka untuk pengajuan klaim asuransi mobil pihak ketiga dapat menambahkan bukti foto dan surat keterangan dari pihak ketiga terkait kerugian yang dialami 
  • Apabila semua dokumen lengkap, pihak bengkel akan melakukan konfirmasi kepada perusahaan asuransi 
  • Mobil Anda akan segera diperbaiki jika mendapat persetujuan.

Penyebab Batalnya Klaim

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan batalnya pertanggungan asuransi mobil pihak ketiga, seperti berikut ini:

1. Knock-to-knock agreement

Dalam bidang asuransi, istilah knock-to-knock agreement digunakan untuk kesepakatan antara perusahaan asuransi apabila terjadi kecelakaan atau tabrakan yang melibatkan dua kendaraan (dalam hal ini mobil) yang diasuransikan, maka pemilik mobil tersebut harus mengajukan klaim ke perusahaan asuransi miliknya masing-masing.

Sehingga pertanggungan asuransi pihak ketiga tersebut akan batal atau tidak dapat digunakan jika Tertanggung menabrak mobil yang juga sudah diasuransikan. Jaminan asuransi ini baru bisa digunakan hanya jika mobil yang ditabrak tidak diasuransikan.

2. Melebihi limit pertanggungan

Pengajuan klaim pertanggungan tidak dapat melebihi limit yang telah disepakati oleh Tertanggung dan pihak asuransi.

Jika kerusakan melebih limit asuransi mobil pihak ketiga milik Tertanggung, maka selisihnya akan dibebankan kepada Tertanggung atau sesuai dengan kesepakatan antara Tertanggung dengan pihak ketiga tersebut.

Tips Memilih Asuransi Mobil Pihak Ketiga 

Memilih asuransi mobil pihak ketiga terbaik sangat penting agar Anda mendapatkan manfaat pertanggungan yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan. Berikut tips memilih asuransi mobil pihak ketiga menurut Lifepal:

1. Cari tahu latar belakang perusahaan

Lakukan riset terhadap rekam jejak perusahaan asuransi. Cek apakah perusahaan rajin membayar klaim nasabah sebelumnya, atau pernah terlibat suatu masalah?

2. Cek laporan keuangan perusahaan

Setiap perusahaan asuransi pasti memiliki dan melampirkan laporan keuangan perusahaan di situs resminya. Cermati laporan keuangan tersebut dan pastikan indikator kondisi finansial perusahaan seperti rasio solvabilitas berada di atas ketentuan OJK, yang berarti kondisi finansial perusahaan tersebut masuk dalam kategori sehat.

3. Polis yang ditawarkan jelas dan lengkap

Membeli polis asuransi sebaiknya disertai penawaran yang jelas dan lengkap agar tidak seperti membeli kucing dalam karung. Bisa-bisa yang ada malah Anda rugi.

Pahami baik-baik polis yang Anda terima sebelum menandatanganinya, tanyakan hal-hal yang tidak Anda pahami atau tidak jelas dengan agen yang menawarkan.

Anda juga bisa membandingkan polis asuransi mobil terbaik dengan jaminan tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga melalui Lifepal. Yuk cek polisnya sekarang!

Pertanyaan Seputar Asuransi Mobil Pihak Ketiga

Berikut adalah daftar pertanyaan terkait asuransi mobil pihak ketiga yang sering diajukan oleh nasabah sebagai bahan pertimbangan Anda.

Apa itu tanggung jawab kepada pihak ketiga dalam asuransi?

Tanggung jawab kepada pihak ketiga atau third party liability merupakan jaminan perlindungan terhadap Tertanggung atas risiko finansial akibat gugatan pihak ketiga yang merasa dirugikan. Asuransi yang memberikan jaminan ini disebut sebagai asuransi pihak ketiga atau asuransi tanggung gugat.

Apa saja resiko resiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi?

Risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi tergantung dari jenis asuransinya. Untuk asuransi mobil, salah satu risiko yang diberikan adalah pertanggungjawaban hukum terhadap pihak ketiga atau TJH III.

Apa itu TJH dalam istilah asuransi?

TJH dalam istilah asuransi berarti tanggung jawab hukum, biasanya digunakan ketika terjadi gugatan dari pihak ketiga.

Cara klaim asuransi mobil pihak ketiga

Pengajuan klaim asuransi mobil pihak ketiga sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan cara klaim asuransi mobil pada umumnya. Selengkapnya dapat disimak pada tab Klaim.

Apa saja persyaratan asuransi mobil?

Persyaratan asuransi mobil dalam mengajukan klaim umumnya membutuhkan identitas diri, formulir pendaftaran, dan juga NPWP/KITAS. Untuk mengetahui persyaratan asuransi mobil selengkapnya dapat disimak di sini.

Berapa besar asuransi mobil all risk?

Asuransi mobil all risk adalah salah satu jenis asuransi yang memberikan manfaat pertanggungan asuransi mobil pihak ketiga. Karena jenis asuransi ini menanggung hampir seluruh risiko yang mungkin terjadi pada mobil, baik skala ringan maupun berat, maka harga preminya tergolong cukup mahal.

Menurut riset Lifepal pada tahun 2022 baik perusahaan asuransi swasta maupun perusahaan asuransi BUMN yang menjual asuransi tersebut terikat dengan ketentuan tarif asuransi all risk nasionaL, yakni berkisar antara 1,05 hingga 4,2 persen.

Besaran tersebut juga masih dipengaruhi oleh faktor seperti harga mobil dan wilayah Tertanggung.

TJH pihak ke 3 artinya apa?

Banyak nasabah yang belum memahami siapakah pihak ketiga dalam asuransi. Yang dimaksud pihak ketiga merupakan pihak lain yang mengalami kerugian baik pada mobil maupun dirinya sendiri, atau menjadi korban dalam sebuah kecelakaan.

Contoh pihak ketiga adalah pengendara motor yang tidak sengaja tertabrak oleh Tertanggung dan menyebabkan cedera atau hingga kematian.

Rekomendasi asuransi mobil yang bagus
Dapatkan Promo