Klaim Asuransi Motor

Klaim asuransi motor adalah manfaat berupa ganti rugi terhadap kerusakan atau kehilangan kendaraan roda dua. Klaim asuransi motor hilang (TLO) tentunya berbeda dari klaim asuransi motor rusak (all risk).

Berikut ulasan lengkap mengenai klaim asuransi motor hilang, klaim asuransi motor rusak, dan dokumen yang diperlukan!

Cara Klaim Motor Rusak

🛵 Cover Kerugian Lecet + Hilang Mulai Rp100 Ribu/Tahun!

Klaim motor rusak biasanya berlaku untuk manfaat asuransi motor all risk. Tapi, jika kerusakan lebih dari 75 persen harga pasaran, maka klaim yang dilakukan adalah asuransi TLO.

Berikut ini cara klaim motor rusak untuk polis asuransi all risk:

  1. Foto motor yang rusak. Hal pertama yang perlu kita lakukan saat mengajukan klaim adalah mendokumentasikan bagian motor yang rusak. Pasalnya, dokumen ini pasti akan diminta pihak asuransi untuk membuktikan klaim kita.
  2. Lapor ke penyedia asuransi. Segera mengabari pihak asuransi bahwa kita akan mengajukan klaim; bisa melalui telepon atau email.
  3. Siapkan dokumen yang diperlukan. Pihak asuransi akan memberikan informasi soal dokumen apa yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim, misalnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) C, dan lain-lain.
  4. Mendatangi bengkel rekanan. Setelah itu, sampaikan kepada pihak bengkel bahwa kita ingin memperbaiki motor dengan asuransi.
  5. Mengisi formulir klaim. Pihak bengkel akan memberikan formulir yang perlu diisi, sesuai dengan data yang ada di dalam dokumen.
  6. Menunggu kabar dari bengkel. Pihak bengkel akan mengkonfirmasi klaim ke penyedia asuransi dan segera memperbaiki motor dalam waktu 2-3 hari. Pihak bengkel akan mengabari kita jika sudah selesai.

Cara Klaim Asuransi Motor Hilang

Untuk klaim asuransi motor hilang, berarti klaim berlaku pada jenis asuransi TLO. Untuk melakukan klaim asuransi motor hilang, prosedurnya adalah sebagai berikut:

  1. Laporkan ke pihak asuransi. Segera laporkan kehilangan pada pihak asuransi; semakin cepat semakin bagus.
  2. Siapkan dokumen. Siapkan dokumen yang diminta, seperti KTP, SIM, STNK, surat kehilangan, dan kunci motor.
  3. Buat berita acara (BAP) di kantor polisi. Segara ke kantor polisi yang bertanggung jawab atas daerah tempat motor hilang untuk membuat berita acara. Ingat, pembuatan berita acara maksimal 24 jam dari waktu kejadian.
  4. Blokir STNK di Polda. Kita juga harus mengajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Langkah ini penting dalam mengajukan klaim hilang.
  5. Urus surat keterangan Direktorat Reserse di Polda. Kita lalu perlu mengurus surat di Direktorat Reserse. Surat tersebut harus dilengkapi dengan nomor polis asuransi kita. Kita akan dimintai beberapa dokumen pelengkap, seperti salinan KTP, salinan BPKB, salinan faktur pembelian motor, salinan laporan kehilangan, salinan polis asuransi, BAP, dan surat asli Lapju.
  6. Ajukan semua berkas ke pihak asuransi. Jika berkas yang dibutuhkan sudah lengkap segera ajukan ke pihak asuransi.

Cara Klaim Motor Kredit Hilang

Kasus kehilangan motor kredit bisa segera teratasi dengan mengajukan klaim asuransi motor hilang untuk motor kredit. Berikut prosedurnya:

  1. Lapor ke pihak leasing. Khusus untuk motor kredit, pihak pertama yang harus kita telepon adalah Leasing, alih-alih polisi. Hubungi maksimal 3×24 jam setelah kasus hilangnya motor. Persiapkan juga dokumen-dokumen seperti KTP, SIM, STNK, serta kunci motor.
  2. Lapor ke polisi. Setelah itu, datanglah ke kantor polisi yang bertanggung jawab di dekat tempat kejadian kehilangan. Jangan lupa bawa surat keterangan dari leasing sebagai salah satu dokumen pelaporan. Kita akan mendapatkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dari pihak kepolisian. Simpan dan jangan sampai hilang, karena dokumen ini dibutuhkan saat mengajukan klaim.
  3. Blokir STNK. Kita juga harus mengajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Langkah ini penting dalam mengajukan klaim hilang.
  4. Klaim ke pihak leasing. Datang lagi ke pihak leasing untuk mengajukan klaim. Persiapkan dokumen-dokumen berikut: KTP, STPL, SIM, STNK, kunci motor, surat pemblokiran STNK, dan Kartu Keluarga (KK). Jika motor dibawa oleh orang lain saat hilang, bawa juga SIM orang tersebut.
  5. Tunggu ganti rugi dari asuransi. Umumnya memakan waktu 2-3 minggu.
Bandingkan 500+ pilihan polis terbaik mulai Rp50 ribu/bulan!
+62

Dokumen Klaim

Beda jenis klaim beda juga dokumen yang harus disiapkan tertanggung. Berikut ini dokumen yang diperlukan untuk melakukan klaim asuransi motor rusak dan klaim asuransi motor hilang!

1. Klaim kerusakan

Berikut dokumen yang perlu dipersiapkan dalam mengajukan klaim asuransi motor.

  • Kerugian sebagian
  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) milik pengemudi saat kejadian, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tertanggung.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.

2. Kerugian total

Berikut dokumen yang dibutuhkan untuk klaim kerugian total atau klaim asuransi motor hilang:

  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKP), faktur pembelian, blanko kuitansi, dan surat penyerahan hak milik yang sudah ditandatangani.
  • Buku kir khusus kendaraan yang wajib kir.
  • Surat keterangan kepolisian daerah
  • Surat pemblokiran STNK
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi pada saat kejadian.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain untuk pengajuan klaim.
Premi asuransi motor mulai dari Rp300 ribuan per tahun bisa kamu dapatkan hanya di Lifepal. Temukan daftar asuransi motor terbaik hanya di marketplace asuransi Lifepal!

Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan