• Promo Page jiwa1 copy

Asuransi untuk Orang Tua

DapatkanDISKON 25%+ CASHBACK 10% *Daftar sekarang untuk penawaran terbatas
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku
Cari Asuransi Semudah 1, 2, 3!
1
2
3
Isi formulir untuk melihat pilihan
Sesuai Profil & Kebutuhanmu
Konsultasi gratis melalui telepon
Dengan tim ahli, cukup 5 menit
Temukan asuransi terbaik
Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu

Asuransi untuk Orang Tua Terbaik 2022

Asuransi untuk orang tua adalah asuransi kesehatan dan jiwa yang menanggung nasabah dengan rentang usia 60 hingga 99 tahun. Asuransi lansia cenderung lebih mahal karena risiko terserang penyakit juga lebih tinggi ketimbang nasabah usia muda. 

Dapatkan manfaat membandikan polis asuransi untuk orang tua terbaik melalui Lifepal. Anda juga bisa mendapatkan diskon hingga 10 persen hanya dengan mengisi formulir di atas.

*Syarat dan ketentuan berlaku

Untuk itu berikut daftar pilihan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan untuk orang tua terbaik dari berbagai brand.

Daftar Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua

Berikut ini adalah rekomendasi polis terbaiknya asuransi kesehatan untuk orang tua di Indonesia:

Daftar Asuransi Jiwa untuk Orang Tua

Berikut adalah rekomendasi asuransi jiwa untuk orang tua terbaik di Indonesia:

Apa Itu Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua?

Asuransi kesehatan untuk orang tua adalah polis asuransi kesehatan yang menanggung nasabah dari rentang usia 60 hingga 99 tahun. Premi asuransi kesehatan untuk orang tua cenderung lebih mahal, karena risiko terserang penyakit juga lebih tinggi ketimbang nasabah usia muda.

Meski begitu, membeli asuransi kesehatan yang bagus untuk orang tua bisa lebih murah 10 persen, lho! Caranya, dengan membeli asuransi secara online di Lifepal.

Apa Itu Asuransi Jiwa untuk Orang Tua?

Asuransi jiwa untuk orang tua adalah polis asuransi jiwa untuk lanjut usia 60-99 tahun dengan manfaat uang pertanggungan (UP) meninggal dunia. Jadi, jika nasabah meninggal dunia, uang pertanggungan asuransi jiwa akan diberikan kepada ahli waris.

Bila sedang mencari asuransi jiwa untuk orang tua yang bagus? Lifepal telah mengkurasi ratusan asuransi jiwa terbaik  untuk orang tua di Indonesia. Yuk bandingkan!

Jenis Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua

Jenis asuransi untuk orang tua pada dasarnya tidak berbeda dengan proteksi kesehatan pada umumnya. Berikut ini tiga kategori jenis asuransi kesehatan yang dapat disesuaikan dengan usia dan kebutuhan orang tua:

Asuransi Kesehatan Individu untuk Orang Tua

Asuransi kesehatan orang tua individu dikhususkan untuk tertanggung perorangan. Asuransi kesehatan untuk orang tua jenis ini cukup banyak dicari, karena preminya lebih murah. Selain itu, memasuki usia lanjut, umumnya nasabah juga tidak lagi memiliki banyak tanggungan, misalnya saja anak.

Asuransi Kesehatan Kelompok untuk Orang Tua

Ditujukan untuk tertanggung kelompok atau keluarga. Artinya, dalam satu polis asuransi kesehatan sudah menanggung seluruh anggota keluarga, seperti ayah, ibu, dan anak.

Jenis asuransi ini sangat ideal, khususnya untuk nasabah keluarga yang belum memiliki asuransi kesehatan. Sebab, asuransi kesehatan kelompok cenderung lebih murah ketimbang mendaftarkan masing-masing anggota keluarga dalam asuransi kesehatan individu.

Asuransi Kesehatan Unit Link untuk Orang Tua

Menggabungkan manfaat asuransi kesehatan dan investasi sekaligus. Banyak yang beranggapan asuransi kesehatan unit link ideal untuk nasabah lansia, karena produknya memiliki batasan usia yang lebih panjang. Misal, asuransi kesehatan murni umumnya hanya menanggung hingga usia 65 tahun, sedangkan asuransi kesehatan unit link mencapai 79 tahun.

Jenis Asuransi Jiwa untuk Orang Tua

Jenis asuransi jiwa untuk orang tua terbagi menjadi empat kategori yaitu term life, whole life, endowment, dan unit link. Berikut perbedaan jenis asuransi jiwa terbaik untuk orang tua tersebut:

Asuransi Jiwa untuk Orang Tua Term Life (Berjangka)

Asuransi jiwa term life atau berjangka adalah proteksi finansial atas risiko meninggal dunia yang diberikan selama waktu tertentu atau sesuai dengan masa pertanggungan yang dipilih. Biasanya, tersedia enam pilihan masa pertanggungan polis yaitu 5,10,15, 20, 25, dan 30 tahun.

Jadi, misal usia masuk peserta asuransi untuk orang tua 50 tahun dengan masa pertanggungan polis 5 tahun. Maka, polis akan berakhir ketika peserta asuransi untuk orang tua berusia 55 tahun.

Asuransi Jiwa Whole Life (Seumur Hidup) untuk Orang Tua

Asuransi jiwa whole life (seumur hidup) merupakan pertanggungan finansial atas risiko meninggal dunia, dengan masa asuransi untuk orang tua yang dapat diperpanjang hingga nasabah berusia 99 atau 100 tahun.

Asuransi jiwa seumur hidup ini sangat cocok untuk nasabah lansia karena polis dapat diperpanjang mengikuti usia tertanggung. Hanya saja, premi asuransi untuk lansia yang harus dibayarkan relatif lebih mahal bahkan bisa mencapai dua kali lipat dari premi term life.

Asuransi Jiwa Endowment (Asuransi + Tabungan) untuk Orang Tua

Asuransi jiwa endowment adalah jenis asuransi yang menggabungkan manfaat asuransi jiwa dan tabungan sekaligus. Perlu dipahami, fokus dari asuransi jiwa ini ialah dana tabungan. Karena itu, manfaat asuransi yang diberikan kurang maksimal karena santunannya kecil.

Namun, produk ini sangat cocok bagi nasabah asuransi untuk manula yang ingin berfokus pada tabungan, misalnya saja mengumpulkan dana pendidikan untuk anak.

Asuransi Unit Link untuk Orang Tua

Asuransi unit link adalah polis yang memberikan manfaat asuransi kesehatan atau jiwa yang berbalut investasi sekaligus. Ini menjadi produk asuransi yang cukup banyak dicari orang. Karena, bila dibandingkan dengan polis kesehatan murni, produk asuransi unit link memiliki batasan usia maksimal nasabah yang lebih panjang. Di mana asuransi kesehatan murni biasanya mencapai 65 tahun dan asuransi kesehatan unit link bisa mencapai 79 tahun.

Selain itu, asuransi untuk orang tua kategori unit link juga memberikan manfaat santunan meninggal dunia dan nilai investasi sekaligus. Tapi perlu diingat, alokasi dana premi dari asuransi unit link umumnya 60:40. Yang artinya, 60 persen untuk asuransi dan 40 persen untuk investasi. Jadi manfaat asuransi dari unit link tidak akan semaksimal asuransi murni.

Premi Asuransi Kesehatan untuk Lansia

Asuransi kesehatan untuk lansia murah berkisar mulai dari Rp400 ribu ‚Äď Rp2 juta (atau lebih) per bulan. Layaknya asuransi kesehatan pada umumnya, besaran premi asuransi kesehatan orang tua juga bergantung pada profil nasabah. Mulai dari usia, jenis kelamin, manfaat yang dipilih, dan kondisi kesehatan saat itu.

Cara Mendapatkan Asuransi Kesehatan untuk Orang Tua yang Murah

Banyak yang beranggapan bahwa asuransi untuk orang tua preminya mahal. Padahal, tidak selalu demikian. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan asuransi tersebut dengan premi murah. Berikut caranya:

Beli Asuransi Sejak Usia Dini

Tidak perlu menunggu sampai usia lanjut baru mendaftarkan diri dalam asuransi kesehatan. Sebaiknya, mulai proteksikan diri dengan asuransi kesehatan sedini mungkin. Nah, jika sudah memasuki usia lanjut (di atas 60) baru perpanjang polis hingga maksimal usia asuransi. Karenanya, pilih polis yang dapat diperpanjang hingga usia nasabah 100 tahun. 

Memiliki Manfaat CoB

Cari asuransi yang memberikan manfaat Coordination of Benefit (CoB). Artinya, jika BPJS Kesehatan tidak mencakup keseluruhan biaya perawatan, maka kekurangannya bisa ditanggung oleh asuransi kesehatan swasta.  Jadi, bila memiliki anggaran terbatas, tidak perlu mencari limit yang terlalu tinggi. Melainkan cukup sebanding dengan biaya rumah sakit saja, karena apabila kurang bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saat ini ada 11 perusahaan asuransi swasta yang memberikan manfaat CoB dengan BPJS Kesehatan.

Pilih Asuransi Kesehatan Keluarga

Meski awalnya terkesan mahal, premi asuransi kesehatan keluarga sebenarnya lebih murah jika dibandingkan mendaftarkan masing-masing anggota keluarga dalam asuransi kesehatan individu. 

Premi Asuransi Jiwa untuk Orang Tua

Premi asuransi jiwa untuk orang tua berkisar mulai dari Rp300 ribu ‚Äď Rp3 juta (atau lebih) per bulan atau per tahun. Besaran premi biasanya akan berbeda-beda tergantung usia, jenis kelamin, hingga manfaat yang dipilih. Lihat dan bandingkan premi asuransi jiwa untuk orang tua terbaik selengkapnya!

Cara Mendapatkan Asuransi Jiwa untuk Orang Tua Murah

Banyak yang beranggapan bahwa premi asuransi untuk orang tua sudah pasti mahal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan premi asuransi orang tua yang murah. Berikut ini beberapa caranya:

Pilih Jenis Asuransi Term Life

Asuransi jiwa term life (berjangka) preminya lebih murah jika dibandingkan dengan whole life. Alasannya, asuransi jiwa term life memberikan manfaat berupa uang pertanggungan. Sementara, whole life memberikan manfaat uang pertanggungan dan nilai tunai sekaligus. Karena itu, bila memiliki anggaran yang terbatas, sebaiknya pilih asuransi jiwa term life saja.

Beli Sejak Usia Muda

Premi asuransi jiwa akan ikut meningkat seiring bertambahnya usia. Maka dari itu, jika memungkinkan, sebaiknya daftarkan diri dalam asuransi jiwa sejak usia muda. Cari polis yang dapat diperpanjang hingga usia, paling tidak 75 tahun. Dengan begitu, calon nasabah bisa mengajukan perpanjangan polis ketika memasuki usia lanjut atau lansia.

Beli Rider Sesuai Kebutuhan

Saat mendaftarkan diri dalam asuransi jiwa, biasanya calon nasabah akan ditawarkan manfaat tambahan (rider). Misalnya, manfaat dasar dari polis yang dibeli adalah santunan tunai meninggal dunia, kemudian membeli manfaat tambahan berupa pertanggungan rawat inap sekaligus. Nah, untuk manfaat pertanggungan rawat inap akan dikenakan biaya premi tambahan. Oleh sebab itu, kenali kebutuhanmu dan pertimbangkan lagi, apakah betul-betul memerlukan manfaat tambahan (rider) atau tidak?

Cara Klaim Asuransi untuk Orang Tua

Terdapat dua metode klaim asuransi untuk orang tua, yaitu cashless dan reimbursement. Cashless merupakan pilihan metode klaim yang paling praktis, di mana nasabah cukup menunjukkan kartu peserta kepada pihak rumah sakit dan bisa langsung mendapatkan layanan kesehatan. Namun klaim cashless hanya dapat dilakukan di rumah sakit rekanan perusahaan asuransi terkait saja

Bawa kartu peserta asuransi ke rumah sakit/layanan kesehatan lainnya ‚Üí gesek kartu ‚Üí pihak rumah sakit melakukan konfirmasi kepada perusahaan asuransi ‚Üí nasabah mendapatkan pelayanan medis ‚Üí selesai

Sementara metode klaim reimbursement nasabah harus terlebih dahulu mebayarkan biaya perawatan kesehatan, barulah biaya tersebut akan digantikan oleh pihak perusahaan asuransi. Metode klaim reimbursement dapat dilakukan di rumah sakit mana saja, tanpa bergantung pada rekanan perusahaan asuransi. 

Ajukan klaim dan kirimkan dokumen yang diperlukan ‚Üí lewat agen atau datang langsung ke kantor asuransi ‚Üí pihak perusahaan asuransi melakukan pengecekan dokumen dan klaim ‚Üí pembayaran klaim dilakukan ‚Üí selesai

Tips Memilih Asuransi untuk Orang Tua Terbaik

Tips memilih asuransi untuk orang tua haruslah memerhatikan kebutuhan, anggaran, dan manfaat. Berikut rangkuman tips asuransi untuk lansia terbaik:

Kenali Kebutuhan Nasabah

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kenali kebutuhan asuransi nasabah. Apakah membutuhkan asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi unit link, atau bahkan ketiganya? Untuk pilihan asuransi kesehatan rasanya sangatlah dibutuhkan oleh semua orang, khususnya memasuki usia lanjut.

Lakukan medical check up terlebih dahulu kemudian perhatikan, apakah nasabah memiliki kecenderungan penyakit kritis? Jika iya, sebaiknya cari asuransi lansia yang menanggung kecenderungan penyakit kritis tersebut. Bila sudah memasuki usia pensiun dan tidak lagi menanggung hidup anak-anaknya otomatis tidak membutuhkan asuransi jiwa. Namun, jika masih memiliki tanggungan dapat mempertimbangkan kepemilikan asuransi jiwa sekaligus unit link.

Tetapkan Anggaran Asuransi

Selanjutnya, tetapkan anggaran asuransi sesuai kemampuan. Misal, jika asuransi dibayarkan oleh anak, dapat sisihkan 5 persen dari gaji untuk kebutuhan asuransinya sendiri dan 10 persen dari gaji untuk asuransi orang tua. Sebab, premi asuransi orang tua atau di atas 50 tahun relatif lebih mahal.

Perhatikan Manfaat dari Polis Asuransi

Tentukan manfaat seperti apa yang dibutuhkan oleh nasabah. Manfaat pertama adalah sesuaikan dengan usia tertanggung lansia. Misal, bila usia nasabah 50 tahun, cari asuransi kesehatan yang memberikan manfaat pengembalian premi. Artinya, apabila hingga masa asuransi berakhir nasabah masih hidup, premi yang dibayarkan akan dikembalikan sekian persen sesuai dengan perjanjian polis.

Poin kedua, jika usia nasabah memasuki 60 tahun, sebaiknya cari polis asuransi untuk orang tua yang menanggung setidaknya mengikuti usia harapan hidup Indonesia (data 2019) yaitu 74 tahun. Lebih baik lagi jika asuransinya menanggung hingga usia 99 tahun.

Poin ketiga, sebaiknya cari polis asuransi yang memberikan pilihan metode klaim cashless atau non tunai. Sehingga, jika terjadi risiko kesehatan, proses klaimnya akan jauh lebih praktis. Saat ini, hampir semua perusahaan asuransi menyediakan klaim cashless dan reimbursement.

Menanggung Pre-Existing Condition

Cari tahu apakah terdapat ketentuan pre-existing condition. Misal, bila nasabah dinyatakan sembuh dari penyakit jantung di tahun 2019 dan polis asuransi menetapkan masa tunggu pre-existing condition dua tahun, maka nasabah baru bisa mengajukan klaim untuk penyakit yang sama di tahun 2021.

Bandingkan Produk Asuransi

Sama halnya ketika membeli suatu barang, nasabah dianjurkan untuk membandingkan polis dari setidaknya lima perusahaan asuransi yang berbeda. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan produk asuransi lansia yang benar-benar sesuai kebutuhan dengan harga premi terbaik.

Pertanyaan Seputar Asuransi Orang Tua

Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan seputar asuransi untuk orang tua. Baik itu masalah premi, klaim sampai dengan rekomendasi asuransi untuk orang tua terbaik di Indonesia.

Perlukah asuransi untuk orang tua?

Untuk pilihan asuransi kesehatan orang tua rasanya sangatlah diperlukan. Mengingat risiko kesehatan akan semakin tinggi seiring bertambahnya usia. Selain itu, biaya perawatan di Indonesia juga terus naik setiap tahunnya. Pada tahun 2018 saja, peningkatan biaya rumah sakit mencapai 11 persen.

Sementara untuk asuransi jiwa, kembali lagi bergantung pada profil nasabah. Untuk memberikan gambaran, mari simak contoh kasus asuransi untuk orang tua berikut: 

Asuransi Jiwa untuk Orang Tua: 

Profil

  • Usia masuk: 50 tahun¬†
  • Masa asuransi: 10 tahun¬†
  • Manfaat: pengembalian premi 100% jika mengalami risiko meninggal dunia.¬†

Maka jika dalam 10 tahun nasabah meninggal dunia, maka ahli waris berhak mendapatkan Rp240 juta. 

Apa kelebihan dan kekurangan asuransi untuk orang tua?

Sama halnya dengan jenis-jenis proteksi lainnya, asuransi untuk orang tua juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang patut dipertimbangkan: 

Kelebihan Kekurangan
(+) Memberikan solusi finansial atas risiko kesehatan dan jiwa 

(+) Layanan kesehatan asuransi untuk orang tua swasta untuk orang tua lebih praktis 

(+) Solusi atas meningkatnya biaya kesehatan di Indonesia setiap tahunnya

(-) Besaran premi mahal 

(-) Sulit mencari polis yang bersedia menanggung hingga usia 99 tahun

(-) Premi yang telah dibayarkan akan hangus untuk asuransi jiwa berjangka

Apakah manfaat dari BPJS saja tidak cukup?

Asuransi untuk lansia dari BPJS hanya memberikan jaminan pertanggungan finansial atas risiko kesehatan saja. Jadi tidak ada santunan meninggal dunia. Sementara untuk asuransi kesehatan BPJS memang memberikan manfaat asuransi yang sangat luas. Lantas, lebih baik pilih proteksi dari BPJS atau swasta? 

Asuransi PemerintahAsuransi Swasta
Manfaat dasar BPJS  untuk asuransi kesehatan lebih lengkapManfaat dasar asuransi untuk orang tua swasta terbatas. 
Semua penyakit bawaan atau penyakit baru lainnya ditanggung oleh BPJS. Penyakit bawaaan umumnya tidak ditanggung asuransi untuk orang tua kesehatan swasta. Atau terdapat masa tunggu. 
Tertanggung harus mendapat rujukan dari fasilitas kesehatan untuk bisa mendapatkan penanganan BPJS. Hampir semua rumah sakit menerima asuransi kesehatan swasta, sehingga prosesnya lebih sederhana. 
Berapa premi asuransi untuk orang tua?

Premi asuransi untuk orang tua secara umum lebih mahal dibandingkan proteksi untuk nasabah usia produktif. Pasalnya, risiko kesehatan lebih rentan menyerang usia lanjut (lansia). Asuransi untuk lansia murah berkisar mulai dari Rp400 ribu ‚Äď Rp2 juta (atau lebih) per bulan.

Layaknya jenis asuransi lain, besaran premi asuransi untuk manula berbeda-beda tergantung profil nasabah mulai dari jenis kelamin, plan yang dipilih, dan kondisi kesehatan saat itu.

Apa Saja Pilihan Produk Asuransi untuk Orang Tua 60 Tahun?

Jika usia masuk nasabah 60 tahun, sebaiknya cari polis asuransi untuk orang tua yang menanggung hingga usia 99 tahun. Berikut ini adalah beberapa pilihan terbaik asuransi untuk manula:

  • Asuransi Kesehatan PRUPrime Healthcare Plus dari Prudential (Rider)¬†
  • Asuransi Jiwa ProActive Plus dari Manulife¬†
  • Asuransi Jiwa PRUlife Cover dari Prudential¬†
  • Asuransi Jiwa AIA Critical Protection dari AIA
  • Asuransi Jiwa unit link PRULink Generasi Baru dari Prudential
Chat Bantuan