Asuransi Tanggung Gugat

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Cicilan 0%Hemat 25%
 

Pengertian Asuransi Tanggung Gugat

Asuransi tanggung gugat adalah produk asuransi yang memberikan pertanggungan terhadap risiko kelalaian nasabah sehingga menimbulkan kerugian pihak ketiga dan dapat dituntut secara hukum. Contohnya, menabrak mobil orang lain di jalan.

Asuransi akan memberikan sejumlah uang ganti rugi kepada pihak ketiga, dengan syarat kasus tersebut telah melewati proses pengadilan. Intinya, tanggung jawab nasabah untuk memberikan ganti rugi dialihkan kepada pihak asuransi.

Manfaat Asuransi Tanggung Gugat

Manfaat atau resiko yang ditanggung asuransi tanggung gugat berbeda-beda pada setiap jenis asuransi tanggung gugat. Berikut penjelasannya.

Jenis asuransi tanggung gugat ini memberikan ganti rugi kepada tertanggung terhadap risiko tanggung jawab hukum terhadap pihak lain (orang ketiga). Adapun tanggung jawab hukum tersebut timbul karena tertanggung menyebabkan cedera atau kerugian harta benda milik pihak ketiga. Berikut adalah beberapa contoh asuransi tanggung gugat perorangan.

Automobile Liability

Produk ini memberikan perlindungan kepada nasabah terhadap risiko tuntutan hukum yang berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas.

Asuransi tanggung gugat umum biasanya ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perlindungan. Jenis ini terbagi lagi ke dalam tiga tipe:

Public Liability

Public Liability menjamin kegiatan operasional perusahaan yang berisiko untuk menimbulkan kerugian pada masyarakat umum. Misalnya, pencemaran air, polusi udara, dan lain-lain. Produk ini bisa digunakan oleh pabrik, restoran, manufaktur, hingga perusahaan di sektor tambang.

Product Liability

Product Liability menjamin risiko gugatan pihak ketiga yang dirugikan akibat produk yang dipasarkan perusahaan. Adapun kerugian tersebut dapat berupa cedera badan dan kerusakan harta benda. Produk ini cocok bagi perusahaan produsen makanan atau alat elektronik.

Employer’s Liability

Employer’s Liability menawarkan pertanggungan risiko tuntutan pekerja terhadap perusahaan. Produk ini berlaku apabila pekerja mengalami cedera akibat kelalaian perusahaan selama melakukan pekerjaan. Jaminan ini dijamin dalam Undang-undang Kecelakaan Tenaga Kerja, dengan dasar Undang-undang Kecelakaan Tahun 1947.

Asuransi tanggung gugat profesi menawarkan pertanggungan terhadap risiko tuntutan pihak ketiga yang mengalami cedera atau kerugian harta benda akibat kelalaian profesi tertanggung atau karyawannya. Berikut beberapa contoh asuransi tanggung gugat profesi.

Asuransi Tanggung Gugat Profesi Dokter (Liability Dokter)

Asuransi tanggung gugat profesi dokter menanggung risiko tuntutan hukum yang dapat dialami oleh seorang dokter dalam menjalani praktik. Misalnya, apabila terdapat kelalaian dalam proses operasi dan pasien mengajukan tuntutan, maka asuransi akan mengganti kerugian tersebut.

Asuransi Tanggung Gugat Profesi Direktur dan Karyawan (Director and Officer’s Liability / D & O’s Liability)

Direktur adalah jabatan yang memiliki risiko tuntutan hukum tinggi. Pasalnya, Direktur banyak bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan perusahaan. Produk ini akan menjamin risiko jika terdapat pengambilan keputusan yang menimbulkan tuntutan hukum karena merugikan pihak ketiga.

Asuransi Tanggung Gugat Profesi Akuntan

Asuransi tanggung gugat untuk akuntan melindungi profesi tersebut dari risiko tuntutan hukum akibat kelalaiannya dalam melaporkan catatan keuangan.

 

Daftar Polis Asuransi Tanggung Gugat Terbaik di Indonesia

Ada berbagai brand asuransi yang menawarkan asuransi tanggung gugat di Indonesia. Untuk menemukan yang terbaik, berikut daftar brand terbaik yang bisa kita bandingkan.

1. Allianz Asuransi Automobile Liability

  • Produk yang melindungi nasabah dari risiko tuntutan hukum pihak ketiga sehubungan dengan kecelakaan lalu lintas.
  • Tidak perlu memiliki asuransi kendaraan.
  • Bisa mengasuransikan mobil cicilan.

  • Manfaat sampai Rp500 juta.
  • Pertanggungan biaya hukum 100 persen.
  • Penggantian kerugian cedera dan kerusakan harta benda.

2. Askrindo Asuransi Tanggung Gugat

  • Produk asuransi untuk perusahaan seperti hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan individu seperti dokter pengacara, arsitek, direktur.
  • Jenis perlindungan: Public Liability, Employers Liability, Comprehensive General Liability, D & O Liability, Professional Indemnity, dan Asuransi Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara.

  • Ganti rugi kerugian material akibat cedera badan.
  • Perluasan manfaat untuk penggantian biaya perkara, penggantian biaya pendampingan pengadilan, tuntutan atas kehilangan keuntungan, Tuntutan atas kerugian keuangan.

3. AIG Personal Indemnity

  • Produk yang menyasar segmen korporasi di berbagai industri, mulai dari lembaga keuangan, firma hukum, broker asuransi, perusahaan telekomunikasi, perusahaan konsultan manajemen, agen tenaga kerja, hingga profesional individu.

  • Kerusakan properti pihak ketiga yang menimbulkan tuntutan hukum.
  • Gangguan usaha pihak ketiga dan pencemaran nama baik.
  • Pelanggaran kekayaan intelektual, seperti merk dagang dan hak cipta.
  • Perlindungan untuk anak perusahaan baru (20% dari total pendapatan kotor tertanggung.
  • Konsekuensi yang timbul dari kehilangan, kerusakan atau kemerosotan kondisi dari suatu dokumen.
  • Biaya kehadiran dalam penyelidikan.

4. Sinarmas Asuransi Tanggung Gugat

  • Jenis perlindungan: Workmen's Compensation, Public Liability, Product Liability, Comprehensive General Liability, Directors and Officers Liability.

  • Ganti rugi terhadap risiko tuntutan hukum dari pihak ketiga kepada nasabah.

5. Kresna Insurance Asuransi Tanggung Gugat

  • Jenis perlindungan: Asuransi Tanggung Gugat Produk, Asuransi Tanggung Gugat Publik, Asuransi Profesi, Asuransi Tanggung Gugat Majikan.

  • Ganti rugi terhadap risiko tuntutan hukum dari pihak ketiga kepada nasabah.

6. Jasindo Asuransi Tanggung Gugat

  • Jenis perlindungan: General Liability (CGL) / Public Liability (PL), Automobile Liability (AL), Employers Liability (EL), Workmens Compensation (WC), Profesional Indemnity (PI), Liability Pencemaran Lingkungan Hidup (gabungan CGL & AL), Directors & Officer Liability (D&O), Moveable All Risk.

  • Ganti rugi terhadap risiko tuntutan hukum dari pihak ketiga kepada nasabah.

7. Asei Asuransi Tanggung Gugat

  • Jenis perlindungan: Asuransi Director’s/Employer’s and Officer Liability (DOL), Asuransi Public Liability (PL), Asuransi Comprehensive General Liability (CGL), Combined Liability Insurance (CLI), Asuransi Stevedoring Liability (SL), Asuransi Port and Terminal Liability (PTL), Asuransi Employer’s Liability (EL), Asuransi Automobile Liability (AL), Workmen’s Compensation Insurance.

  • Ganti rugi terhadap risiko tuntutan hukum dari pihak ketiga kepada nasabah.

8. MSIG Asuransi Tanggung Gugat

  • Menawarkan cakupan pertanggungan komprehensif, tanggung jawab hukum akibat produk perusahaan, dan tanggung jawab hukum tempat penitipan.

  • Pertanggungan risiko tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga atas cedera badan, kerusakan harta benda akibat kesalahan tertanggung.

9. Chubb Asuransi Tanggung Gugat Untuk Penurunan/Pelemahan Lingkungan

  • Menawarkan perlindungan tuntutan hukum pihak ketiga yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan.

  • Pertanggungan untuk biaya remediasi untuk polusi.
  • Pertanggungan untuk asuransi pihak ketiga atas cedera, kerusakan properti, dan biaya remediasi yang timbul karena polusi.
  • Pertanggungan untuk asuransi pihak ketiga untuk cedera, kerusakan properti, dan biaya remediasi yang timbul dari kondisi polusi yang disebabkan selama pemindahan limbah atau produk
  • Pertanggungan untuk klaim yang timbul dari tempat pembuangan limbah terdaftar yang bukan milik sendiri
  • Pertanggungan tersedia untuk klaim atas kerusakan sumber daya alam
  • Pertanggungan tersedia untuk tangki penyimpanan bawah tanah
  • Pertanggungan untuk biaya pembelaan hukum atas klaim yang tercakup dalam polis
  • Pertanggungan untuk klaim gangguan/tekanan emosi atau penderitaan mental
  • Pertanggungan tersedia untuk gangguan bisnis pihak pertama.

10. Tugu Pratama Product Liability Insurance

  • Produk yang ditujukan untuk perusahaan dalam industri manufaktur, distribusi, dan ritel.

  • Pertanggungan risiko tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga atas cedera badan, kerusakan harta benda akibat produk yang diproduksi oleh tertanggung.
 

Tanya Jawab

Asuransi tanggung gugat adalah produk yang memberikan perlindungan terhadap risiko tuntutan hukum pihak ketiga yang dirugikan atas kelalaian tertanggung. Jadi, asuransi akan memberikan ganti rugi terhadap kerugian yang didapatkan pihak ketiga atas nama tertanggung.

Premi asuransi tanggung gugat dihitung berdasarkan beberapa hal berikut ini:

  • Jenis lingkup usaha
  • Batas pertanggungan
  • Total pendapatan tahunan
  • Lokasi pertanggungan
  • Kondisi lingkungan sekitar

Untuk mengajukan klaim asuransi tanggung gugat, berikut mekanisme pengajuan yang perlu kita lakukan.

1. Melaporkan indikasi kejadian klaim kepada asuransi

Apabila selama masa waktu pertanggungan nasabah mengetahui adanya indikasi bahwa klaim akan terjadi, ia wajib melaporkannya kepada pihak penyedia asuransi secara tertulis. 

2. Pelaporan klaim 

Jika terjadi kejadian yang menimbulkan klaim, nasabah wajib segera melaporkannya secara tertulis kepada penyedia asuransi selama masa pertanggungan. 

3. Pembelaan dan penyelesaian

Dalam klaim asuransi tanggung gugat, tertanggung tidak diperbolehkan menyelesaikan masalah atau mengeluarkan biaya terkait dengan tanggung jawab hukum tanpa persetujuan tertulis dari penyedia asuransi. Perusahaan asuransi tidak bertanggung jawab terhadap pembayaran yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis tersebut.

Perusahaan asuransi juga berhak untuk menyelesaikan pembelaan atau penyelesaian klaim atas nama tertanggung. 

4. Penasihat hukum

Perusahaan asuransi menghendaki tertanggung tidak menentang klaim apapun kecuali penasihat hukum memberitahukan bahwa klaim harus ditentang (dengan persetujuan perusahaan asuransi).

Dalam memberikan saran, penasehat hukum perlu mempertimbangkan aspek ekonomi, kerugian, dan biaya yang mungkin diperoleh oleh pihak yang mengajukan klaim. Dana yang dipakai untuk membayar penasihat hukum juga termasuk ke dalam biaya pengeluaran asuransi.

5. Usaha meringankan klaim

Tertanggung harus sikap melakukan tindakan yang dapat menghindari atau mengurangi tanggung jawab hukum. Tertanggung juga perlu bersikap jujur kepada perusahaan asuransi dalam mengajukan informasi yang relevan.

6. Mengajukan dokumen yang dibutuhkan

Saat mengajukan klaim, ada beberapa persyaratan dokumen yang dibutuhkan, di antaranya:

  • Formulir klaim dengan rincian kerugian.
  • Berita acara kejadian dari kepolisian setempat
  • Pernyataan dari saksi-saksi
  • Skema tempat dan peristiwa kejadian
  • Skema tempat dan peristiwa kejadian
  • Perjanjian sewa serta perjanjian lainnya.
  • Tiket, kartu, dan formulir.
  • Kuitansi yang membuktikan jumlah kerugian.
  • Foto kerusakan atau kerugian.

Ya, polis asuransi tanggung gugat menjamin biaya pembelaan perkara. Hal ini penting karena pembelaan hukum umumnya memakan waktu dan biaya yang besar.

Ganti rugi yang diberikan oleh penyedia asuransi tanggung gugat adalah kerusakan harta benda, cedera badan, kerugian keuangan, dan kehilangan keuntungan.

Pihak ketiga dalam asuransi tanggung gugat adalah pihak yang berisiko mengalami kerugian akibat kelalaian dari tertanggung, misalnya pasien, klien bisnis, atau konsumen suatu produk.

Terdapat beberapa penyebab klaim yang tidak dijamin oleh asuransi tanggung gugat pada umumnya, yaitu:

  • Kerugian akibat perang, kerusuhan, nuklir, radioaktivitas, polusi, asbestos, dan sebagainya.
  • Risiko yang dijamin dalam polis lainnya.
  • Kerugian akibat tindakan yang disengaja.
  • Risiko yang berhubungan dengan intellectual property.
  • Risiko denda yang diputuskan pengadilan terhadap diri tertanggung.
  • Tuntukan klaim terjadi sebelum masa asuransi dimulai. 
  • Pengecualian wilayah yuridiksi Amerika Serikat dan Kanada. 

Karena risiko terhadap tuntutan hukum dari pihak ketiga sangat tinggi, terutama jika kita memiliki perusahaan atau menjabat posisi penting dalam sebuah perusahaan. Asuransi tanggung gugat bisa meminimalisir risiko kerugian finansial yang muncul dari risiko tersebut.

Dasar hukum yang mengatur asuransi tanggung gugat tertuang dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, yaitu:

Pasal 1365

Setiap tindakan melanggar hukum yang merugikan orang lain, maka pelaku wajib memberikan ganti rugi.

Pasal 1366

Setiap orang bertanggung jawab memberikan ganti rugi terhadap kerugian yang disebabkan oleh perbuatan dan kelalaiannya.

Pasal 1367

Setiap orang tidak hanya bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh perbuatannya sendiri, tetapi juga kerugian yang disebabkan oleh orang yang ia tanggung, atau benda yang berada di bawah pengaawasannya.

 

Contohnya, orang tua bertanggung jawab terhadap kerugian yang disebabkan oleh anak-anaknya. Atau majikan yang bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh bawahannya.

Pasal 1368

Pemilik binatang bertanggung jawab terhadap kerusakan yang disebabkan oleh binatang peliharaannya. 

Pasal 1369

Pemilik sebuah gedung bertanggung jawab terhadap kerugian yang terjadi akibat ambruknya gedung karena kelalaian dalam pemeliharaannya.

Pasal 1370

Apabila terjadi tindakan pembunuhan atau kematian seseorang karena kelalaian suatu pihak, maka pihak tersebut perlu memberikan ganti rugi nafkah yang seharusnya diberikan oleh seseorang yang meninggal tersebut.

Pasal 1371

Seseorang yang menyebabkan cacat anggota badan terhadap pihak ketiga, wajib memberikan ganti rugi.

  • Asuransi: Produk pengalihan risiko dari tertanggung atau pemegang polis ke perusahaan asuransi.
  • Kerugian: Seseorang menderita atau menanggung rugi akibat tindakan tertanggung
  • Pihak ketiga: Pihak yang mengajukan tuntutan hukum karena telah mengalami kerugian atas kelalaian tertanggung. 
  • Pemegang polis: Pihak yang membuat perjanjian tentang pengalihan risiko dengan perusahaan asuransi. 
  • Polis asuransi: Dokumen yang berisikan perjanjian antara perusahaan asuransi dengan pemegang polis.
  • Premi: Sejumlah iuran yang dibayarkan pemegang polis untuk mendapatkan jasa asuransi.
  • Rasio solvabilitas: indikator dalam laporan keuangan perusahaan asuransi untuk menilai kesanggupan perusahaan dalam membayar utang jangka pendeknya. Batas 
  • Tertanggung:Pihak yang ditanggung oleh asuransi, maksudnya pihak yang berisiko melakukan kelalaian yang akan merugikan pihak ketiga.
Penulis Nisrina Salma Alifah Jurnalis bisnis yang sedang bergelut di dunia asuransi. Hidup untuk belajar dan berbahasa. Lihat profile penulis