Apa Itu Asuransi TLO dan Manfaatnya untuk Mobil Anda

asuransi tlo

Bagi Anda yang pernah membeli mobil baru, pasti Anda ditawari jenis asuransi TLO dan asuransi all risk atau comprehensive.

Kadang-kadang masih ada yang belum bisa membedakan antara asuransi TLO dan asuransi all risk. Padahal keduanya tidak sama.

Teman Andalan Untuk Kebutuhan Asuransimu

  • Bandingkan lebih dari 100 polis
  • Konsultan terbaik di sisimu
  • Bantuan klaim gratis dan mudah
Rp
+62

Pengertian dan Manfaat Asuransi TLO

Pengertian Asuransi TLO

Memang ada sedikit perbedaan antara asuransi TLO dan all risk. Pengertian asuransi TLO atau Total Loss Only adalah proteksi penggantian biaya jika kendaraan mengalami kerusakan total di atas 75 persen.

Lain halnya dengan asuransi all risk yang memberikan jaminan perlindungan menyeluruh baik kerusakan kecil maupun kerusakan besar.

Artinya cakupan proteksi yang diberikan asuransi all risk yang dikenal dengan istilah comprehensive memang lebih besar dibandingkan dengan asuransi TLO.

Pendek kata, asuransi ini memberikan jaminan penggantian biaya jika kendaraan Anda hilang atau rusak dengan kondisi kerusakan di atas 75 persen.

Sebagai contoh, jika kendaraan Anda menabrak trotoar dan mengakibatkan kerusakan pada bemper mobil, Anda tidak bisa mengeklaim dengan menggunakan asuransi TLO.

Karena kerusakan yang terjadi hanya kerusakan sebagian kecil saja. Untuk kerusakan seperti itu baru bisa diklaim jika kendaraan Anda diasuransikan menggunakan asuransi all risk atau comprehensive.

Contoh lain, jika mobil Anda sedang diparkirkan ketika Anda sedang jalan-jalan di Mal, kemudian mobil Anda hilang, barulah Anda bisa mengajukan klaim dengan menggunakan asuransi TLO.       

Mengapa Asuransi TLO Lebih Disarankan daripada Asuransi All Risk?

Salah satu alasan mengapa asuransi ini lebih dianjurkan daripada asuransi all risk karena premi yang dibayarkan jauh lebih murah. Artinya jika Anda ingin menghemat pengeluaran, asuransi TLO lebih disarankan dibandingkan dengan asuransi all risk.

Asuransi TLO lebih disarankan untuk kendaraan bekas dengan usia di bawah 10 tahun. Misalnya Anda membeli mobil bekas tahun produksi 2015 di tahun 2019. Artinya, mobil bekas tersebut masih layak untuk diasuransikan dengan menggunakan asuransi kendaraan TLO.

Sedangkan asuransi comprehensive memang lebih disarankan untuk kendaraan gres, baru keluar dari pabrik. Tentu saja hal tersebut dilakukan sebagai usaha untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika berkendara.

Tidak ada yang pernah tahu apabila kendaraan Anda mengalami kecelakaan, pencurian atau kebakaran di jalan raya saat digunakan.

Beberapa musibah tersebut memang bisa saja bukan karena kesalahan Anda, tapi karena kesalahan orang lain.

Oleh karena itu, untuk menghindari kerugian finansial yang lebih banyak, asuransi ini adalah solusi yang tepat. Khususnya untuk Anda yang sering berkendara ke kota-kota besar seperti Jakarta.

Perlindungan yang Berbeda

Perlindungan Asuransi TLO

Asuransi TLO dan Asuransi Comprehensive memang berbeda. Seperti halnya perlindungan yang diberikan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Itulah kenapa terkadang peserta asuransi atau terganggu bisa memiliki dua produk asuransi yang berbeda. Misalnya satu asuransi jiwa dan satu lagi asuransi kesehatan. Hal tersebut masing-masing untuk menutupi kekurangan satu sama lain.

Begitu juga dengan objek kendaraan. Mengingat semakin bertambah usia kendaraan harganya akan semakin menyusut Anda juga bisa menggunakan dua produk asuransi yang yang berbeda dengan jangka waktu yang bisa disesuaikan.

Misalnya Anda membeli sebuah kendaraan MPV. Untuk lima tahun pertama Anda masih menggunakan asuransi all risk. Nah, setelah memasuki tahun ke-6 dan seterusnya, Anda bisa beralih ke asuransi TLO sehingga preminya lebih rendah tanpa harus menghilangkan manfaat perlindungannya.

Contoh Perhitungan Premi Asuransi TLO

Kita bisa menghitung tarif preminya berdasarkan surat edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/SEOJK.05/2017.

1. Jenis kendaraan nonbus dan nontruk (mobil)

Kategori Uang Pertanggungan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kategori 1 0 s.d.

Rp 125.000.000,00

0,47%-0,56% 0,65%-0,78% 0,51%-0,56%
Kategori 2 >Rp 125.000.000 –

Rp 200.000.000

0,63%-0,69% 0,44%-0,53% 0,44%-0,48%
Kategori 3 >Rp 200.000.000 –

Rp 400.000.000

0,41%-0,46% 0,38%-0,42% 0,29%-0,35%
Kategori 4 >Rp 400.000.000,00

– Rp 800.000.000,00

0,25%-0,30% 0,25%-0,30% 0,23%-0,27%
Kategori 5 > Rp 800.000.000,00 0,20%-0,24% 0,20%-0,24% 0,20%-0,24%

Tarif premi dan kontribusi asuransi kendaraan ini juga disesuaikan dengan lokasi kendaraan bermotor seperti di bawah ini.

  • Wilayah 1: Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya
  • Wilayah 2: DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
  • Wilayah 3: Selain Wilayah 1 dan Wilayah 2.

Sebagai contoh kita ambil kategori 2 dengan jenis kendaraan nonbus dan nontruk dengan uang pertanggungan di atas Rp 125 juta hingga Rp 200 juta untuk wilayah 2 dengan batas bawah 0,44% dan batas atas 0,53%.

Harga mobil Rp 200.000.000,-
Premi TLO Rp 200.000.000 x 0,53% Rp 1.060.000
Premi yang dibayarkan per tahun Rp 1.060.000

2. Jenis kendaraan roda dua (motor)

Kategori Uang Pertanggungan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kategori 8 Semua uang

pertanggungan

3,18%-3,50% 3,18%-3,50% 3,18%-3,50%

Sebagai contoh harga motor di DKI Jakarta Rp 20.000.000. Begini perhitungan asuransi kendaraan roda dua untuk asuransi TLO.

Harga motor Rp 20.000.000,-
Premi TLO Rp 20.000.000 x 3,50% Rp 700.000,-
Premi yang dibayarkan per tahun Rp 700.000,-

Pertimbangkan Harga Beli Kendaraan dengan Kesanggupan Bayar Premi

Semakin tinggi uang pertanggungan, maka semakin tinggi juga persentase premi yang harus dibayarkan.

Contoh yang sudah disimulasikan untuk kendaraan roda empat seperti mobil merupakan contoh perhitungan premi asuransi TLO untuk kendaraan dengan uang pertanggungan Rp 200 juta di wilayah 2.

Sebagai perbandingan dengan kondisi serupa, presentasi asuransi comprehensive wilayah 2 dengan uang pertanggungan kendaraan senilai Rp 200 juta adalah 2,75%.

Jika dihitung berdasarkan nilai tersebut maka premi asuransi comprehensive yang harus Anda bayarkan per tahun sekitar Rp 5,5 juta. Cukup jauh sekali bukan perbedaannya?

Dengan pertimbangan dan perhitungan tersebut, Anda bisa mengkalkulasikan asuransi terbaik untuk kendaraan Anda. Pastikan sesuai dengan kemampuan finansial Anda sehingga manfaatnya benar-benar bisa Anda rasakan.