Asuransi Rawat Jalan Terbaik, Informasi Premi dan Manfaatnya

asuransi rawat jalan

Asuransi kesehatan mencakupi pemberian manfaat dalam dua hal, yaitu asuransi rawat inap dan asuransi rawat jalan. Pada asuransi kesehatan, biasanya ada manfaat asuransi rawat jalan dan rawat inap perorangan.

Asuransi selalu memberikan manfaat dan melindungi individu atau keluarga dari risiko finansial yang membengkak secara tiba-tiba. Jika Anda atau keluarga mendadak jatuh sakit, tentu kita harus mempersiapkan biaya yang tidak sedikit untuk menanggung semua pengobatan.

Sayangnya, sering kali kebanyakan nasabah hanya memerhatikan manfaat rawat inap. Padahal manfaat rawat jalan ternyata cukup sering dibutuhkan, lho! Pasalnya, cukup banyak penyakit yang ternyata tidak butuh rawat inap.

Oleh karena itu, mari perhatikan manfaat rawat jalan dalam satu produk asuransi. Atau, Anda bisa beli asuransi rawat jalan satuan.

Apa Itu Asuransi Rawat Jalan?

Apa Itu Asuransi Rawat Jalan

Asuransi kesehatan tidak hanya memberikan bantuan untuk rawat inap di rumah sakit tetapi juga rawat jalan. Asuransi rawat jalan diberikan pada masa pemulihan terutama saat menyelesaikan masa rawat inap di rumah sakit.

Jenis asuransi kesehatan ini biasanya memberikan santunan mulai dari rujukan ke dokter pasca rawat inap, pemeriksaan kesehatan melalui laboratorium dan biaya pengobatan lainnya. Setiap perusahaan asuransi biasanya juga memiliki batas waktu tertentu untuk menentukan berapa banyak Anda harus melakukan check up.

Oleh karena itu Anda juga harus mempertimbangkan manfaat yang diberikan perusahaan asuransi supaya tidak ada kesalahpahaman terkait polis asuransi.

Manfaat Asuransi Rawat Jalan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, asuransi rawat jalan digunakan pasca melakukan rawat inap di rumah sakit. Tentunya jenis asuransi rawat jalan ini sangat dibutuhkan oleh para nasabah yang harus melakukan masa pemulihan setelah perawatan intensif di rumah sakit.

Definisi rawat jalan tidak hanya sekedar dilakukan setelah melakukan rawat inap saja, melainkan bisa dilakukan dalam berbagai hal. Misalnya saja perawatan gigi, kacamata, dan kunjungan perawatan ke dokter umum atau spesialis.

Jadi, santunan rawat jalan tersebut pun bisa diberikan dalam kondisi rawat jalan khusus sesuai dengan kesepakatan di polis. Jenis asuransi rawat jalan ini harus didiskusikan oleh masing-masing agen asuransi untuk tahu apa saja klaim yang akan didapat.

Anda pun juga harus memastikan kalau produk asuransi tersebut memiliki fasilitas rawat jalan yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, tidak terjadi penolakan klaim atau diberikan santunan yang tidak terlalu dibutuhkan.

Biasanya, pihak asuransi tertentu memberikan maksimal waktu yang berbeda untuk para nasabah dalam memberikan santunan kunjungan dokter. Anda pun juga dapat memilih dokter sendiri sesuai kenyamanan dan kepercayaan demi masa depan kesehatan yang lebih baik.

Setelah Anda mengetahui fasilitas dan manfaat asuransi rawat jalan apa saja yang didapat dari setiap penawaran oleh setiap perusahaan asuransi. Bagaimana cara kita mengajukan klaim asuransi yang tepat untuk mendapatkan manfaat asuransi rawat jalan?

Memilih Asuransi Rawat Jalan Terbaik

Memilih Asuransi Rawat Jalan

Mengajukan klaim asuransi tidak boleh dilakukan sembarangan, terutama klaim asuransi rawat jalan. Ada hal-hal penting yang harus ditaati oleh nasabah asuransi supaya proses klaim asuransi berjalan dengan lancar. Apa saja itu?

1. Tahu Persyaratan Awal Asuransi Rawat Jalan

Pastikan Anda sudah tahu santunan apa saja yang akan diberikan oleh setiap perusahaan asuransi. Meskipun masing-masing perusahaan memiliki reputasi baik tersendiri, tentu Anda juga harus tahu syarat dan ketentuan yang berlaku di polis Anda.

Sebagai contoh, perusahaan asuransi A preminya Rp 30 ribu yang dibayarkan per bulan dengan periode 6 bulan untuk santunan manfaat rawat inap di rumah sakit selama 10-15 hari. Namun produk ini hanya memberikan manfaat rawat jalan pasca rawat inap di rumah sakit dan tidak berlaku untuk rawat jalan yang lain.

Kemudian ada juga perusahaan asuransi B menawarkan premi asuransi Rp 150 ribu per bulan dengan periode perlindungan selama 1 (satu) tahun. Perlindungan tersebut terdiri dari perlindungan rawat inap di rumah sakit dan berlaku untuk rujukan pra dan pasca masa perawatan.

Produk asuransi rawat jalan ini juga bisa digunakan untuk perawatan lainnya sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti kacamata, dokter spesialis atau dokter umum, perawatan gigi dan sebagainya. Jenis produk ini biasa disebut dengan double claim insurance.

Istilah ini ditujukan untuk nasabah yang dapat mengajukan klaim untuk perihal yang berbeda, baik pada saat setelah rawat inap atau dengan rujukan dokter biasa.

Setelah melihat contoh perbandingan di atas, tentu Anda juga harus tahu betul kelebihan dan kekurangan dari setiap produk asuransi yang ditawarkan. Selain itu, pertimbangan dari orang terdekat juga sangat dibutuhkan.

2. Sistem Pemberian Klaim Asuransi Rawat Jalan

Sistem pemberian klaim asuransi, termasuk asuransi rawat jalan juga merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan karena bersifat krusial. Di beberapa perusahaan asuransi ada yang melakukan pembayaran dengan sistem cashless.

Asuransi rawat jalan cashless merupakan sistem pembayaran yang tidak perlu memberikan klaim secara tunai dan digantikan dengan transfer, debit atau kartu kredit. Sistem ini sudah dipakai oleh beberapa perusahaan asuransi karena sangat praktis, terutama untuk nasabah yang mengajukan klaim asuransi dengan jumlah besar.

Ada pula sistem pembayaran lainnya yaitu reimbursement. Sistem pembayaran ini dilakukan oleh suatu perusahaan untuk mengganti uang nasabah asuransi sesuai dengan ketentuan klaim yang berlaku.

Dalam konteks ini, nasabah harus membayar biaya perlindungan asuransi dan memberikan laporan pembayaran tersebut melalui bukti pembayaran supaya segera melakukan pencairan klaim asuransi.

Sebagai nasabah asuransi, Anda juga berhak tahu bagaimana sistem pembayaran klaim asuransi yang mereka tawarkan produk asuransi tersebut. Hal itu dilakukan agar tak terjadi defisit pada Anda.

3. Mengetahui Partner Rumah Sakit

Di setiap kota tentu memiliki banyak sekali macam rumah sakit yang bisa jadi rujukan untuk melakukan perawatan. Akan tetapi, apakah rumah sakit tersebut juga punya kerjasama dengan asuransi yang kita pilih?

Tentu Anda tidak mau mengalami kerugian jika ternyata rumah sakit yang dijadikan rujukan perawatan tidak memiliki kerjasama khusus. Sebelum Anda membeli asuransi rawat jalan, pastikan juga bahwa Anda sudah tahu daftar rumah sakit yang bekerja sama dengan asuransi rawat jalan Anda.

Biasanya, para nasabah tentu mencari rekanan rumah sakit yang tidak jauh dari rumah dan memiliki reputasi perawatan yang baik. Ada baiknya jika Anda bisa tanya pendapat keluarga atau teman mengenai produk asuransi yang sedang Anda incar.

Jika Anda sudah mendapatkan manfaat asuransi rawat jalan dari salah satu perusahaan asuransi yang dipilih, ada beberapa perusahaan yang langsung mengakhiri polis asuransi tersebut karena berbagai alasan.

Salah satu alasan berakhirnya kontrak polis asuransi rawat jalan adalah berakhirnya masa periode nasabah asuransi, nasabah sudah mendapatkan manfaat produk asuransi, bahkan pemutusan kontrak secara sepihak antara kedua belah pihak.

Maka dari itu, sangat penting untuk membaca semua isi kontrak asuransi supaya menghindari kesalahpahaman dan menghindari dari pembayaran penalti.

Asuransi rawat jalan sangat dibutuhkan untuk perlindungan ekstra dalam waktu yang sangat mendadak. Jadi, tidak ada salahnya untuk miliki setidaknya satu polis untuk manfaat satu ini!