4 Asuransi Rawat Jalan Terbaik 2020 [Plus Tips Memilihnya]

Asuransi rawat jalan

Asuransi kesehatan mencakupi pemberian manfaat dalam dua hal, yaitu asuransi rawat inap dan asuransi rawat jalan. Pada asuransi kesehatan, biasanya ada manfaat asuransi rawat jalan dan rawat inap perorangan.

Asuransi selalu memberikan manfaat dan melindungi individu atau keluarga dari risiko finansial yang membengkak secara tiba-tiba.

Jika kamu atau keluarga mendadak jatuh sakit, tentu kita harus mempersiapkan biaya yang tidak sedikit untuk menanggung semua pengobatan.

Sayangnya, sering kali kebanyakan nasabah hanya memerhatikan manfaat rawat inap. Padahal manfaat rawat jalan ternyata cukup sering dibutuhkan, lho! Pasalnya, cukup banyak penyakit yang ternyata tidak butuh rawat inap.

Oleh karena itu, mari perhatikan manfaat rawat jalan dalam satu produk asuransi. Kamu bisa beli asuransi rawat jalan satuan.

Apa itu asuransi rawat jalan?

Asuransi kesehatan tidak hanya memberikan bantuan untuk rawat inap di rumah sakit tetapi juga rawat jalan. Asuransi rawat jalan diberikan pada masa pemulihan terutama saat menyelesaikan masa rawat inap di rumah sakit.

Jenis asuransi kesehatan ini biasanya memberikan santunan mulai dari rujukan ke dokter pasca rawat inap, pemeriksaan kesehatan melalui laboratorium dan biaya pengobatan lainnya.

Setiap perusahaan asuransi biasanya juga memiliki batas waktu tertentu untuk menentukan berapa banyak kamu harus melakukan check up.

Oleh karena itu kamu juga harus mempertimbangkan manfaat yang diberikan perusahaan asuransi supaya tidak ada kesalahpahaman terkait polis asuransi.

Manfaat asuransi rawat jalan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, asuransi ini digunakan pasca melakukan rawat inap di rumah sakit. Tentunya jenis asuransi ini sangat dibutuhkan para nasabah yang harus melakukan masa pemulihan setelah perawatan intensif di rumah sakit.

Definisi rawat jalan tidak hanya sekedar dilakukan setelah melakukan rawat inap saja, melainkan bisa dilakukan dalam berbagai hal. Misalnya saja perawatan gigi, kacamata, dan kunjungan perawatan ke dokter umum atau spesialis.

Jadi, santunan rawat jalan tersebut pun bisa diberikan dalam kondisi rawat jalan khusus sesuai dengan kesepakatan di polis. Jenis asuransi ini harus didiskusikan oleh masing-masing agen asuransi untuk tahu apa saja klaim yang akan didapat.

Kamu pun juga harus memastikan kalau produk asuransi tersebut memiliki fasilitas rawat jalan yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, tidak terjadi penolakan klaim atau diberikan santunan yang tidak terlalu dibutuhkan.

Biasanya, pihak asuransi tertentu memberikan maksimal waktu yang berbeda untuk para nasabah dalam memberikan santunan kunjungan dokter.

Kamu pun juga dapat memilih dokter sendiri sesuai kenyamanan dan kepercayaan demi masa depan kesehatan yang lebih baik.

Cara memilih asuransi rawat jalan terbaik

Asuransi rawat jalan

Mengajukan klaim asuransi tidak boleh dilakukan sembarangan, terutama klaim asuransi rawat jalan. Ada hal-hal penting yang harus ditaati oleh nasabah asuransi supaya proses klaim asuransi berjalan dengan lancar. Apa saja itu?

1. Tahu persyaratan awal

Pastikan kamu sudah tahu santunan apa saja yang akan diberikan oleh setiap perusahaan asuransi. Meskipun masing-masing perusahaan memiliki reputasi baik tersendiri, tentu kamu juga harus tahu syarat dan ketentuan yang berlaku di polis kamu.

Sebagai contoh, perusahaan asuransi A preminya Rp 30 ribu yang dibayarkan per bulan dengan periode 6 bulan untuk santunan manfaat rawat inap di rumah sakit selama 10-15 hari.

Namun, produk ini hanya memberikan manfaat rawat jalan pasca rawat inap di rumah sakit dan tidak berlaku untuk rawat jalan yang lain.

Kemudian ada juga perusahaan asuransi B menawarkan premi asuransi Rp 150 ribu per bulan dengan periode perlindungan selama 1 (satu) tahun.

Perlindungan tersebut terdiri dari perlindungan rawat inap di rumah sakit dan berlaku untuk rujukan pra dan pasca masa perawatan.

Produk asuransi ini juga bisa digunakan untuk perawatan lainnya sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti kacamata, dokter spesialis atau dokter umum, perawatan gigi dan sebagainya. Jenis produk ini biasa disebut dengan double claim insurance.

Istilah ini ditujukan untuk nasabah yang dapat mengajukan klaim untuk perihal yang berbeda, baik pada saat setelah rawat inap atau dengan rujukan dokter biasa.

Setelah melihat contoh perbandingan di atas, tentu kamu juga harus tahu betul kelebihan dan kekurangan dari setiap produk asuransi yang ditawarkan. Selain itu, pertimbangan dari orang terdekat juga sangat dibutuhkan.

2. Sistem pemberian klaim

Sistem pemberian klaim asuransi, termasuk asuransi rawat jalan, juga merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan karena bersifat krusial.

Di beberapa perusahaan asuransi ada yang melakukan pembayaran dengan sistem cashless.

Asuransi rawat jalan cashless merupakan sistem pembayaran yang tidak perlu memberikan klaim secara tunai dan digantikan dengan transfer, debit atau kartu kredit.

Sistem ini sudah dipakai oleh beberapa perusahaan asuransi karena sangat praktis, terutama untuk nasabah yang mengajukan klaim asuransi dengan jumlah besar.

Ada pula sistem pembayaran lainnya yaitu reimbursement. Sistem pembayaran ini dilakukan oleh suatu perusahaan untuk mengganti uang nasabah asuransi sesuai dengan ketentuan klaim yang berlaku.

Dalam konteks ini, nasabah harus membayar biaya perlindungan asuransi dan memberikan laporan pembayaran tersebut melalui bukti pembayaran supaya segera melakukan pencairan klaim asuransi.

Sebagai nasabah asuransi, kamu juga berhak tahu bagaimana sistem pembayaran klaim asuransi yang mereka tawarkan produk asuransi tersebut. Hal itu dilakukan agar tak terjadi defisit pada kamu.

3. Mengetahui rumah sakit rekanan

Di setiap kota tentu memiliki banyak sekali macam rumah sakit yang bisa jadi rujukan untuk melakukan perawatan. Akan tetapi, apakah rumah sakit tersebut juga punya kerjasama dengan asuransi yang kita pilih?

Tentu kamu tidak mau mengalami kerugian jika ternyata rumah sakit yang dijadikan rujukan perawatan tidak memiliki kerjasama khusus.

Sebelum kamu membeli asuransi ini, pastikan juga bahwa kamu sudah tahu daftar rumah sakit yang bekerja sama.

Biasanya, para nasabah tentu mencari rekanan rumah sakit yang tidak jauh dari rumah dan memiliki reputasi perawatan yang baik.

Ada baiknya jika kamu bisa tanya pendapat keluarga atau teman mengenai produk asuransi yang sedang kamu incar.

Jika kamu sudah mendapatkan manfaat asuransi ini dari salah satu perusahaan asuransi yang dipilih, ada beberapa perusahaan yang langsung mengakhiri polis asuransi tersebut karena berbagai alasan.

Salah satu alasan berakhirnya kontrak polis asuransi rawat jalan adalah berakhirnya masa periode nasabah asuransi, nasabah sudah mendapatkan manfaat produk asuransi, bahkan pemutusan kontrak secara sepihak antara kedua belah pihak.

Maka dari itu, sangat penting untuk membaca semua isi kontrak asuransi supaya menghindari kesalahpahaman dan menghindari dari pembayaran penalti.

Asuransi ini sangat dibutuhkan untuk perlindungan ekstra dalam waktu yang sangat mendadak. Jadi, tidak ada salahnya untuk miliki setidaknya satu polis untuk manfaat satu ini!

Daftar asuransi rawat jalan terbaik 2020

Keberadaan asuransi rawat jalan bakal sangat penting dalam meminimalkan biaya perawatan atau pengobatan di rumah sakit. Lifepal punya beberapa asuransi rawat jalan terbaik tahun 2020. Berikut ini pilihannya.

  • Jagadiri
  • Sinarmas
  • BNI Life
  • AIA

1. Asuransi Rawat Jalan Jagadiri

Asuransi yang satu ini punya penawaran menarik. Sebab asuransi ini siap menanggung lima anggota keluarga sekaligus dalam satu produk asuransi.

Dengan premi mulai dari Rp280 ribu untuk satu keluarga, Asuransi Rawat Jalan Jagadiri juga hadir dengan manfaat no claim bonus yang mana 25 persen dari premi tahunan dapat dikembalikan jika gak terpakai.

Syaratnya, pemegang polis wajib berusia minimal 21 tahun dengan usia masuk anak mulai dari 30 hari – 23 tahun serta usia dewasa dari 18 – 60 tahun.

2. Asuransi Rawat Jalan Sinarmas

Asuransi Sinarmas memiliki produk yang gak kalah lengkapnya dengan asuransi rawat jalan lainnya, yaitu Simas Sehat.

Dengan manfaat asuransi kecelakaan diri sebesar Rp10 juta, Simas Sehat memiliki banyak kelebihan yang bisa kamu nikmati.

Mulai dari manfaat rawat jalan dan kecelakaan diri sekaligus, perawatan inap, hingga durasi waktu untuk mempelajari polis selama 15 hari. Selain itu, Simas Sehat juga memiliki tiga plan asuransi yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan.

3. Asuransi Rawat Jalan BNI Life

Asuransi BNI Life adalah salah satu perusahaan asuransi terbaik saat ini. Sebab asuransi ini memiliki produk asuransi rawat jalan yang sangat lengkap, yaitu Spectra HealthCare.

Ketika kamu menggunakan Spectra HealthCare, BNI Life bakal memberikan perlindungan finansial untuk segala risiko yang ditanggung, mulai dari rawat inap, melahirkan, hingga perawatan jalan.

Premi yang ditawarkan terbilang sangat murah, yaitu Rp600 ribuan saja per tahunnya! Spectra HealthCare menyediakan fasilitas klaim cashless dan reimbursement

4. Asuransi rawat jalan AIA

Perusahaan asuransi yang satu ini punya satu program kesehatan karyawan yang berkualitas, yaitu Protection MediPro.

Dengan bermodalkan asuransi rawat jalan AIA ini, setiap karyawan yang harus menjalani perawatan kesehatan bakal mendapatkan banyak manfaat, termasuk rider dengan premi yang terjangkau, mulai Rp50 ribuan per bulan.

Premi ringan tersebut sudah mencakup pertanggungan biaya dokter konsultasi, obat-obatan, perawatan gigi, pemeriksaan diagnostik, laboratorium, dan fisioterapi dengan batas tahunan Rp5,2 jutaan per tahun.

Itu tadi ulasan mengenai asuransi rawat jalan, cara memilihnya, hingga daftar asuransinya yang terbaik. Semoga informasi di atas bermanfaat!