7 Cara Memilih Produk Asuransi Gigi yang Terbaik

hobi koleksi sepatu thumb

Mengunjungi dokter gigi secara berkala belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Padahal, bagian tubuh inilah yang paling sering kita gunakan setiap saat. 

Umumnya yang dijadikan alasan adalah merasa kesehatan gigi baik-baik saja karena jarang sakit gigi, merasa gosok gigi saja sudah cukup, tidak punya waktu luang alias sibuk, hingga menganggapnya sebagai perawatan berbiaya mahal. 

Biaya mengunjungi dokter gigi memang tidak murah, bahkan biaya membersihkan karang gigi saja sudah bisa mencapai ratusan ribu rupiah sekali datang. 

Namun, kini kita dapat berlega hati karena di Indonesia saat ini telah ada asuransi gigi. Perlindungan terhadap kesehatan gigi ini tidak hanya soal pengobatan, tapi juga perawatan gigi secara rutin. Mantap, bukan? 

Yang Perlu Diketahui tentang Asuransi Gigi

Wanita memberi tahu

Sebetulnya kita tidak perlu merasa khawatir untuk mengeluarkan biaya besar jika rutin menjaga kesehatan gigi dan melakukan cek kesehatan secara berkala. Namun, terkadang ada saja kejadian yang tidak terduga terjadi. 

Karena itu dengan memiliki asuransi gigi, nyatanya kita bisa merasa tenang karena tahu akan selalu ada payung yang melindungi keuangan kita dari pengeluaran perawatan kesehatan gigi. Nah, ada beberapa jenis perlindungan yang ditawarkan dalam produk asuransi gigi di Indonesia, di antaranya:

1. Perawatan dan pencegahan gangguan kesehatan gigi

Perlindungan ini biasanya meliputi perlindungan dasar, seperti pembersihan karang gigi, tambal gigi, perawatan akar gigi, dan prosedur cabut gigi.

2. Kejadian mendadak atau emergensi

Perlindungan ini biasanya meliputi perlindungan atas kerusakan gigi karena kecelakaan, gigi pecah, atau gigi patah.

3. Menyeluruh

Jenis perlindungan ini meliputi pemasangan gigi palsu dan tindakan merapikan gigi. Khusus gigi palsu, perusahaan asuransi hanya mengganti biaya separuh dari keseluruhan jenis perawatan yang dibeli.

Berapa Premi Asuransi Gigi yang Perlu Disiapkan?

Kenapa

Tiap perusahaan asuransi yang menawarkan produk asuransi gigi memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Namun pada umumnya, premi asuransi gigi akan ditentukan berdasarkan empat hal berikut.

  • Usia dan jenis kelamin calon nasabah asuransi.
  • Profesi yang sedang dijalani.
  • Riwayat penyakit pribadi.
  • Jumlah tertanggung.

Asuransi kesehatan pemerintah, BPJS kesehatan, membedakan pelayanannya berdasarkan kelas yang diambil, yaitu Kelas I, Kelas II, dan Kelas III.

Tapi asuransi swasta membedakannya berdasarkan usia dan jenis kelamin juga. Semakin bertambah usia tertanggung, tentu semakin rentan terhadap penyakit. Dan wanita, umumnya juga memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit dibandingkan pria. 

Jenis profesi pun turut memengaruhi. Mereka.yang berprofesi sebagai petugas penilik konstruksi bangunan, tentu berbeda dengan kita yang berprofesi sebagai karyawan di balik meja kerja. 

7 Cara Memilih Asuransi Gigi dengan Kualitas Terbaik

Prinsip keuangan

Lalu bagaimana cara memilih asuransi gigi supaya dapat kualitas yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan kita? Berikut ini tujuh langkah memilih asuransi gigi yang bisa menjadi pedoman kita. 

1. Ketahui jenis perawatan gigi yang kita butuhkan

Setiap orang tentu memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda-beda, sebagian mungkin butuh perawatan rutin saja dan sebagian lainnya butuh perawatan tambal gigi, implan gigi, atau bahkan pindai sinar X untuk mencari tahu penyebab sakit gigi. 

Sebagian yang aktif bekerja di tempat-tempat yang berisiko, mungkin juga butuh perlindungan untuk gigi dan risiko jika pekerjaan membuat mereka butuh perlindungan mulut dan gigi lebih urgen. 

Meski begitu, nyatanya tidak semua perusahaan asuransi menawarkan perlindungan yang sama di setiap daerah. Jadi agar lebih mudah, bandingkan saja beberapa kategori asuransi yang tersedia di sekitar tempat tinggal kita dan sesuaikan dengan kebutuhan. 

Jika berencana membeli asuransi gigi untuk seluruh keluarga, jangan lupa masukkan juga kebutuhan mereka, ya.

2. Kenali jenis asuransi yang tersedia 

Membeli produk asuransi bukanlah perkara murah, apalagi jika pertanggungan yang kita pilih tidak maksimal. Maka pada poin ini, kita perlu lakukan dua hal berikut sebagai referensi agar tidak sampai salah pilih produk asuransi.

Tanyakan pada dokter langganan tentang asuransi apa yg diterima RS/klinik

Ini adalah cara paling mudah untuk memilih penyedia asuransi gigi yang cocok dengan kebutuhan kita. 

Cari tahu di situs Lifepal 

Tidak ada waktu untuk melakukan pencarian dan membandingkan produk? Coba kunjungi saja Lifepal atau hubungi customer service di Lifepal untuk mendapatkan penjelasan dan perbandingan yang akurat.

3. Bandingkan jenis perlindungan dan premi asuransinya

Jika sudah mendapatkan rekomendasi yang tepat, berarti waktunya kita menentukan kisaran besaran premi yang kita sanggup bayar. 

Pada laman situs resmi produk asuransi gigi biasanya hanya tertulis jumlah premi yang harus dibayar dalam satu tahun. Untuk mempermudah penyusunan bujet asuransi, pastikan kita menghitung premi bulanannya juga secara bulanan. Ini penting agar kita dapat memperkirakan kesanggupan membayar premi nantinya. 

4. Jumlah maksimal limit pertanggungan 

Umumnya, asuransi gigi memberikan batas maksimal kunjungan untuk perawatan sebanyak dua kali per tahun. Artinya, jika sudah memenuhi batas maksimal, maka kita terpaksa membayar sendiri biaya-biaya untuk kunjungan selanjutnya. 

Memperhatikan jumlah maksimal kunjungan ini penting, terutama jika saat ini kita sedang menjalani perawatan gigi. Beberapa perusahaan asuransi juga menetapkan batas prosedur atau tindakan medis setiap tahunnya. Jadi, pertimbangkan juga batasan ini saat memilih asuransi gigi yang terbaik. 

5. Cari tahu apa saja tindakan medis yang ditanggung

Beberapa tindakan medis yang bertujuan untuk kecantikan (estetika), seperti pemutihan gigi, dan pemasangan gigi palsu, biasanya tidak termasuk dalam pertanggungan asuransi gigi. 

Sebagian produk asuransi turut menanggung pemasangan gigi palsu, namun bersifat darurat medis. Dalam hal ini, kita membutuhkan rujukan dari dokter gigi terkait sebagai prasyarat klaim asuransi.

6. Pertimbangkan masa tunggu 

Hal yang perlu diperhatikan lainnya adalah masa tunggu, yaitu periode saat asuransi gigi yang kita baru saja beli belum dapat digunakan. Masa tunggu setiap asuransi gigi berbeda-beda, namun biasanya berkisar 3-18 bulan. 

7. Pertimbangkan asuransi kumpulan

Beberapa perusahaan asuransi di Indonesia juga menawarkan asuransi gigi yang dipaket dengan asuransi kesehatan atau malah asuransi gigi yang dibeli secara bersama-sama atau kumpulan. 

Terkait jenis asuransi kumpulan, biasanya merupakan jenis asuransi yang disediakan oleh perusahaan atau kantor untuk seluruh karyawan. 

Harga asuransi gigi kumpulan biasanya lebih murah, meski perlindungan yang diberikan tidak selengkap asuransi gigi yang berdiri sendiri. 

Sekali lagi, pertimbangkan semuanya berdasar kebutuhan kita, ya. Karena hanya dengan cara inilah, asuransi gigi terbaik yang kita beli tidak akan sia-sia dan bisa memberi kita manfaat secara maksimal.

Mari kita cari tahu siapa saja perusahaan asuransi yang menyediakan produk asuransi gigi terbaik dengan premi asuransi yang sesuai dengan kebutuhkan kita, cuma ada di Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →