Asuransi All Risk Terbaik Sesuai Anggaranmu

PENAWARAN TERBATAS! Temukan pilihan polis sesuai kebutuhan dan anggaranmu!

+62
 

Daftar Asuransi All Risk Terbaik di Indonesia

Cukup banyak pilihan asuransi all risk di Indonesia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran kita. Berikut ini beberapa pilihan terbaik rekomendasi Lifepal: 

Asuransi all risk terbaik berdasarkan polisnya

Setiap polis asuransi all risk tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Supaya tidak bingung, berikut adalah polis asuransi all risk terbaik rekomendasi Lifepal.

Pilihan Polis Asuransi All RIsk Terbaik
Asuransi ACA Otomate

  • Mobil pengganti maksimal 5×24 jam.
  • Emergency service meliputi roadside assistance dan ambulan.
  • Jasa pengantaran kendaraan yang telah diperbaiki.
  • Garansi perbaikan selama 6 bulan.
  • Pemberian ganti rugi sesuai harga baru kendaraan pada saat kendaraan hilang.
Asuransi Adira Dinamika Autocillin

  • Tersedianya fitur Emergency Roadside Assistance, Autocillin Mobile Claim Application, serta Autocillin Mobile Service.
  • Jaminan akan risiko angin topan, banjir, hujan es, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, kerusuhan, dan kecelakaan diri.
Asuransi Aswata oto A+

  • Terdiri tiga paket dengan manfaat berbeda, yaitu paket signature, platinum, dan premium.
  • Pemberian penggantian biaya transport
  • Perbaikan klaim di bengkel resmi atau authorized
  • Tersedia layanan Emergency Roadside Assistance (ERA)/Layanan perbaikan darurat dan mobil Derek 24 jam
  • Layanan antar jemput kendaraan klaim
  • Layanan jasa perpanjangan STNK
  • Evakuasi / repatriasi medis dan pemulangan jenazah
Asuransi Adira Dinamika
3.8
Asuransi Wahana Tata
3.8

Asuransi all risk dengan jumlah bengkel terbanyak

Ketika membeli asuransi all risk, tentunya kita ingin asuransi tersebut memberikan kemudahan dalam urusan perbaikan kendaraan. Asuransi all risk terbaik tentunya memiliki rekanan bengkel yang tersebar luas di Indonesia. Dengan bengkel yang tersebar luas, maka nasabah akan dimudahkan dalam menjangkau bengkel rekanan.

Perusahaan Asuransi All Risk Jumlah Bengkel Rekanan
Asuransi Sinar Mas 473
Asuransi ACA 304
Avrist General Insurance 304

Asuransi all risk terbaik berdasarkan layanannya

Berikut ini tiga perusahaan asuransi all risk terbaik dengan layanan nasabah yang lengkap dan memudahkan nasabah jika ada kondisi darurat.

Asuransi All Risk dengan Layanan Terbaik
Asuransi Astra Buana

Tersedia layanan, seperti Garda Mobile, Garda Mobile, Garda Center, Garda Siaga Emergency Roadside Assistance (ERA), Garda Akses, dan hotline 24 jam.

Asuransi Lippo Insurance

Tersedia layanan, seperti ePolicy, e-benefit Lippo Insurance, dan Lippo Insurance Call Cente (24 jam)

Asuransi Cakrawala

Tersedia layanan Hotline Claim 24 Jam

Asuransi Lippo Insurance
3.6
 

Apa itu Asuransi All Risk?

Rasanya tentu tidak mengenakkan ketika kendaraan yang kita punya rusak atau hilang. Kalau sudah seperti ini, adanya kita harus mengeluarkan banyak biaya untuk perbaikan atau menghabiskan banyak waktu untuk melaporkan kehilangan.

Di sinilah asuransi all risk memiliki peran penting. Asuransi all risk akan memberikan pertanggungan atau jaminan ganti rugi apabila terjadi permasalahan seperti di atas.

Secara sederhana, asuransi all risk atau yang juga disebut asuransi comprehensive adalah jenis asuransi yang menjamin seluruh risiko yang terjadi mulai dari kerusakan ringan, sebagian, maupun kerusakan total.

Bukan cuma kerusakan, asuransi ini juga memberikan jaminan kalau terjadi risiko kehilangan dengan kekerasan atau tanpa kekerasan sesuai dengan harga pertanggungan yang berlaku dalam polis asuransi.

Mobil Lecet Saja Habiskan Jutaan Rupiah

Kendaraan kesayangan mengalami baret atau lecet  akibat tidak sengaja bersenggolan dengan tembok atau motor di saat kemacetan. Bila sudah begini, mau tidak mau kita terpaksa melakukan perbaikan dan cat ulang. 

Dalam memilih bengkel, kita tidak bisa asal pilih sebab bisa berdampak langsung pada hasil pengerjaan cat, salah pilih yang ada hasil cat jadi kurang rapi dan belang antara cat bawaan mobil dengan panel yang baru dicat. Harga cat mobil per panel di bengkel resmi dan bengkel pinggir jalan pastinya beda-beda. Berikut penjelasannya.

Biaya perbaikan di bengkel pinggir jalan

Harga pengecatan yang biasa tersedia di bengkel pinggir jalan untuk kerusakan berupa baret akan dikenakan biaya Rp150 ribu. Sedangkan untuk pengerjaan per panel akan dipatok harga antara Rp250 ribu hingga Rp450 ribu tergantung pada kualitas cat dan tingkat kesulitan pengerjaan.

Untuk perbaikan pada kap mesin dan bagasi berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp600 ribu. Sedangkan untuk pengerjaan atap mobil mulai dari Rp500 ribu hingga Rp800 ribu.

Biaya perbaikan di bengkel resmi

Biaya pengecatan pada bengkel resmi tentunya lebih mahal ketimbang pinggir jalan. Namun, kualitas cat dan pengerjaannya terjamin rapi. 

Dilansir dari Kompas.com, biaya pengecatan di bengkel resmi Toyota dihitung per panel, mulai dari Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta. Sedangkan di bengkel resmi Mitsubishi harga per panel dimulai dari Rp650 ribu hingga Rp850 ribu.

Jika per panel saja bisa mencapai jutaan rupiah, bagaimana dengan kendaraan yang mengalami kecelakaan dan merusak hingga beberapa panel. Tentu biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar. Belum lagi kita harus mengeluarkan biaya untuk jasa montirnya.

Bandingkan Asuransi All Risk Terbaik

Mendapatkan asuransi all risk yang memberikan perlindungan optimal dengan proses klaim yang mudah memang gampang-gampang susah. Apalagi di Indonesia terdapat puluhan perusahaan asuransi yang menghadirkan produk asuransi all risk.

Salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mendapatkan asuransi all risk terbaik ialah dengan melakukan perbandingan antara perusahaan asuransi all risk yang satu dengan yang lain. Oleh karena itu, kita sangat membutuhkan platform online yang bisa memudahkan kita dalam urusan membandingkan.

Untuk menjawab permasalah tersebut, Lifepal hadir sebagai platform asuransi yang dapat membantu nasabah untuk bandingkan dan beli asuransi mobil secara online. Melalui Lifepal.co.id, calon nasabah dapat dengan mudah membandingkan harga premi dan manfaat asuransi mobil yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan asuransi. 

Keuntungan Memiliki Asuransi All Risk

Ketika kita baru membeli kendaraan baru, pastinya kita tidak rela kendaraan kesayangan kita mengalami lecet sedikit pun. Untuk mengantisipasi masalah ini, memiliki asuransi all risk bisa menjadi solusi terbaik. Untuk lebih jelasnya, mari simak keuntungan apa saja yang didapatkan dengan memiliki asuransi all risk.

  • Mengurangi risiko kerugian finansial. Adanya asuransi all risk, membuat nasabah mendapatkan uang pertanggungan atau biaya perbaikan yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi selama mengalami perbaikan di bengkel.
  • Premi lebih mahal tapi pertanggungan lebih luas. Premi asuransi all risk memang lebih mahal dibandingkan dengan asuransi TLO (total loss only). Tetapi perlindungan yang diberikan sebanding dengan premi yang harus dibayarkan. Jumlahnya masih lebih ringan jika terjadi risiko yang tidak diharapkan seperti kecelakaan hingga kehilangan kendaraan akibat pencurian maupun perampokan di jalan.
  • Tersedianya layanan ekstra dari perusahaan asuransi. Jika kita berada di situasi darurat seperti ban kempis di jalan, perusahaan asuransi dapat mengirimkan petugas bantuan untuk memberikan layanan derek maupun perbaikan kendaraan di tempat. Selain layanan derek, pemilik asuransi all risk juga bisa mendapatkan layanan mobil pengganti saat kendaraan diperbaiki. Jadinya kita bisa tetap beraktivitas seperti biasa.

Perhitungan Biaya Premi Asuransi All Risk

Besaran premi asuransi all risk sangat bergantung pada dua hal, yaitu kisaran harga kendaraan dan wilayah tempat kita tinggal.

Menurut surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang “Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor” pada tahun 2017, wilayah untuk penghitungan premi asuransi all risk terbagi menjadi tiga wilayah,yaitu:

  • Wilayah I meliputi Sumatera dan kepulauan di sekitarnya.
  • Wilayah II meliputi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Wilayah III meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara.

Ketika sudah mengetahui wilayah tempat tinggal dan mengetahui kisaran harga kendaraan maka kita dapat menghitung premi dengan cara berikut.

Persentase premi x Harga Mobil

Hasil dari perhitungan di ataslah, kisaran premi yang harus kita bayarkan ke perusahaan asuransi. Sekarang mari ketahui berapa persentase premi asuransi all risk melalui tabel di bawah ini.

Kategori Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Jenis kendaraan mobil penumpang
Kategori 1

(Maks. Rp125 juta)

3,82% – 4,20% 3,26% – 3,59% 2,53% – 2,78%
Kategori 2

(Rp125-200 juta)

2,67% – 2,94%  2,47% – 2,72% 2,69% – 2,96%
Kategori 3

(Rp200-400 juta)

2,18% – 2,40% 2,08% – 2,29% 1,79% – 1,97%
Kategori 4

(Rp400-800 juta)

1,20% – 1,32% 1,20% – 1,32%  1,14% – 1,25%
Kategori 5

(lebih dari Rp800 juta)

1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%
Kendaraan bus/truk/pickup
Kategori 6

(Truk dan pick up)

2,42% – 2,67% 2,39% – 2,63% 2,23% – 2,46%
Kategori 7

(Bus)

1,04% – 1,14%  1,04% – 1,14%  0,88% – 0,97%
Kendaraan roda dua (motor)
Kategori 8

(Semua uang pertanggungan )

3,18% – 3,50%  3,18% – 3,50%  3,18% – 3,50%

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan premi, simak simulasi di bawah ini.

Jenis kendaraan mobil penumpang

Harga mobil Rp150 juta dan bertempat tinggal di Jakarta, maka besaran minimal premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

2,47 % x Rp150.000.000 = Rp3.705.000

Jenis kendaraan bus/truk/pickup

Harga kendaraan pickup Rp180 juta dan bertempat tinggal di Jakarta, maka besaran minimal premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

2,39% x Rp180.000.000 = Rp4.302.000

Jenis kendaraan motor

Harga motor Rp30 juta dan bertempat tinggal di Jakarta, maka besaran minimal premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

3.18% x Rp30.000.000 = Rp954.000

Perlu diketahui perkiraan premi di atas tidak termasuk biaya administrasi yang ditetapkan oleh pihak perusahaan asuransi.

Perhitungan Premi Perluasan Asuransi All Risk

Ketika kita membeli asuransi all risk, tentunya pihak asuransi akan menawarkan kita jaminan perluasan. Perluasan jaminan ini tentunya bisa kita ambil maupun tidak, tergantung kondisi dan jaminan yang kita inginkan.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perluasan jaminan asuransi all risk terbagi menjadi tujuh jenis. Berikut ini daftarnya.

  1. Banjir termasuk angin topan.
  2. Gempa bumi dan tsunami.
  3. Huru hara dan kerusuhan (SRCC).
  4. Terorisme dan sabotase.
  5. Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.
  6. Kecelakaan diri untuk penumpang.
  7. Tanggung jawab hukum terhadap penumpang.

Cara menghitung perluasan jaminan sangat mudah, kita cukup menambahkan premi murni asuransi all risk yang sudah kita dapatkan sebelumnya, kemudian ditambah dengan perluasan yang kita inginkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini tabel perluasan asuransi all risk.

No Jaminan Tarif premi  Risiko Sendiri
1 Banjir termasuk angin topan Mengikuti tabel perluasan banjir 10% dari nilai klaim

yang disetujui, paling

sedikit Rp500 ribu

per kejadian.

2 Gempa bumi dan tsunami Mengikuti tabel perluasan gempa bumi
3 Huru hara dan kerusuhan (SRCC) 0,05% 
4 Terorisme dan sabotase 0,05% 
5 Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga (kendaraan penumpang dan sepeda motor) a. UP hingga Rp25 juta: 1% dari UP

b. UP > Rp25 juta – Rp50 juta: 0,5% dari UP

c. UP > Rp50 juta – Rp100 juta: 0,25% dari UP

d. UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga (kendaraan niaga, truk, dan bus) a. UP hingga Rp25 juta: 1,50% dari UP

b. UP > Rp25 juta – Rp50 juta: 0,75% dari UP

c. UP > Rp50 juta – Rp100 juta: 0,375% dari UP

d. UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

7 Kecelakaan diri untuk penumpang a.Untuk pengemudi: 0,50% dari UP kecelakaan diri

b.Untuk penumpang: 0,10% dari UP kecelakaan diri untuk setiap tempat duduk penumpang

8 Tanggung jawab hukum terhadap penumpang a. UP hingga Rp25 juta: 0,50% dari UP

b. UP > Rp25 juta – Rp50 juta: 0,25% dari UP

c. UP > Rp50 juta – Rp100 juta: 0,125% dari UP

d. UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

Tarif Perluasan Banjir Asuransi All Risk

No Wilayah Tarif Premi
1 Wilayah 1

(Sumatera dan kepulauan di sekitarnya)

0,075% – 0,1%
2 Wilayah 2

(Jakarta, Banten, dan Jawa Barat)

0,10% – 0,125%
3 Wilayah 3

(Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara)

0,075% – 0,1%

Tarif Perluasan Gempa Bumi Asuransi All Risk

No Wilayah Tarif Premi
1 Wilayah 1

(Sumatera dan kepulauan di sekitarnya)

0,12% – 0,135%
2 Wilayah 2

(Jakarta, Banten, dan Jawa Barat)

0,10% – 0,125%
3 Wilayah 3

(Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara)

0,075% – 0,135%

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan premi serta perluasannya. Mari simak contoh berikut ini.

Apabila, Pak Andalan memiliki mobil seharga Rp150 juta dan bertempat tinggal di Jakarta (Wilayah II). Kemudian Pak Andalan mengambil jaminan perluasan meliputi banjir, kerusuhan, dan terorisme. Maka penghitungan premi serta perluasannya sebagai berikut:

Jaminan Premi (%)
Premi murni asuransi all risk 2,47%
Banjir 0,10%
Kerusuhan 0,05%
Terorisme  0,05%
Total 2,67%

Premi yang harus dibayarkan adalah:

Rp150 juta x 2,67% = Rp4.005.000

Dengan demikian, premi yang harus dibayar Pak Andalan untuk asuransi all risk beserta perluasannya menjadi Rp4,005,000.

Ingat ya, menggunakan jaminan perluasan bukan paksaan, apabila kita tidak menginginkannya tentu tentu pihak asuransi tidak ada hak untuk memaksa. Apabila masih bingung dengan jaminan perluasan yang harus digunakan, silakan hubungi Lifepal untuk mendapatkan penawaran asuransi terbaik.

Ciri-Ciri Asuransi All Risk yang Layak untuk Dipilih

Saat memilih produk asuransi all risk tidak boleh asal pilih. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam memilih produk asuransi all risk. Berikut ini adalah beberapa kriteria asuransi all risk yang layak untuk dipilih nasabah: 

  • Menjelaskan apa yang dikecualikan. Perusahaan asuransi yang baik akan menjelaskan kepada nasabah apa saja pengecualian yang tercantum pada polis asuransi all risk. Dengan mengetahui pengecualian tersebut, tentunya ketika klaim ditolak nasabah tidak akan merasa seperti tertipu, karena sudah mengetahui informasi ini di awal.
  • Ketahui biaya Own Risk (OR). Saat melakukan klaim, biasanya tertanggung harus membayar biaya own risk atau risiko sendiri. Secara sederhana biaya own risk adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika mengajukan klaim. Biasanya all risk yang layak dipilih akan mencantumkan poin OR pada polis.
  • Metode pembayaran premi. Umumnya pembayaran premi asuransi all risk dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti melalui teller, transfer bank, auto debet atau kredit, e-banking, pusat perbelanjaan, marketplace, virtual account, bahkan hingga kantor POS dan Pegadaian. Usahakan cari perusahaan asuransi yang menyediakan metode pembayaran premi paling lengkap.
  • Masa tunggu. Masa tunggu adalah periode tertentu setelah polis diterbitkan. Pada umumnya perusahaan asuransi akan menetapkan masa tunggu normalnya 30 hari setelah menandatangani klausul.

Istilah-Istilah dalam Asuransi All Risk

Ada beberapa istilah dalam asuransi all risk yang perlu diketahui agar benar-benar memahami makna dan artinya seperti beberapa daftar istilah berikut ini:

  • Polis adalah perjanjian secara tertulis antara nasabah atau peserta asuransi dengan perusahaan asuransi. Perjanjian inilah yang disebut dengan polis asuransi yang memuat butir-butir kewajiban kedua belah pihak.
  • Premi adalah biaya yang harus dibayarkan peserta asuransi sebagai bukti kepesertaan peserta asuransi sehingga bisa mendapatkan perlindungan sesuai dengan perlindungan dalam polis. Besarannya ditentukan sesuai dengan usia kendaraan, jenis kendaraan, wilayah, dan uang pertanggungan. Metode pembayarannya bisa dilakukan sekaligus per tahun atau dilakukan bertahap setiap bulan sekali sesuai dengan periode masa pertanggungan.
  • Asuransi total loss only (TLO) adalah jenis asuransi kendaraan bermotor yang menanggung risiko kerugian bila kendaraan mengalami kerusakan sama dengan 75% atau lebih atau sudah tidak bisa digunakan sama sekali baik diakibatkan karena kecelakaan ataupun kehilangan, termasuk risiko kebakaran dan juga korban perampokan. Jenis asuransi TLO tidak akan memberikan penggantian jika mobil mengalami kerusakan kecil atau sebagian seperti penyok, baret ataupun terperosok ke selokan.
  • All Risk (Comprehensive) adalah jenis asuransi kendaraan bermotor yang menanggung segala risiko kerugian yang mungkin terjadi mulai dari kerusakan paling ringan hingga kerusakan paling berat ataupun kehilangan. Itulah sebabnya harga premi asuransi all risk lebih mahal dibandingkan dengan asuransi TLO.
  • Harga sebenarnya adalah harga penjualan yang didapatkan pada saat kendaraan mengalami kerugian atau kerusakan. Harga kendaraan sebenarnya akan disesuaikan dengan jenis, tipe, model, dan tahun produksinya sehingga menjadi salah satu standar penggantian uang pertanggungan yang akan diberikan perusahaan asuransi kepada peserta asuransi jika kendaraannya mengalami kerusakan atau kerugian yang ditanggung dalam ketentuan polis asuransi.
  • Harga pertanggungan adalah nilai beli kendaraan saat sebelum polis diterbitkan oleh perusahaan asuransi. Nilai tersebut menjadi dasar penentuan premi serta batas maksimum yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi jika terjadi kerugian yang tidak diharapkan.
  • Biaya risiko sendiri (own risk) adalah biaya yang harus dibayarkan kepada perusahaan asuransi sebagai tanggungan peserta asuransi untuk setiap kejadian. Biaya risiko sendiri dibebankan kepada peserta asuransi dengan maksud agar peserta bisa tetap berhati-hati dalam berkendara dengan mengikuti segala peraturan yang sudah ditetapkan oleh undang-undang.
 

Tips & Pertanyaan

Biasanya cara klaim asuransi all risk dilakukan dengan cara cashless artinya tertanggung tidak perlu mengeluarkan biaya selama melakukan perbaikan di bengkel.

Tapi perlu diingat, penggantian yang dilakukan tidak 100 persen, melainkan tertanggung perlu membayar biaya risiko sendiri atau own risk per kejadian sebesar Rp300 ribu.

Saat melakukan klaim, biasanya tertanggung harus membayar biaya own risk atau risiko sendiri. Secara sederhana biaya own risk adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Tujuan ditetapkan biaya OR adalah sebagai pengingat biar ke depannya lebih hati-hati ketika membawa kendaraan.

Untuk besaran biayanya tentu saja bervariasi karena besarnya tergantung premi yang dibayarkan.Tapi, rata-rata biaya own risk berada di kisaran Rp300 ribu.

Umumnya batas usia untuk mobil adalah 10 tahun dan 2 tahun untuk motor. 

Cara klaim asuransi all risk mudah untuk dilakukan. Pada dasarnya ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk klaim asuransi mobil yaitu melaporkan kejadian, melakukan tindakan yang perlu dilakukan, dan mengajukan klaim dengan menyiapkan berkas-berkas. 

Jika berkas sudah disetujui, biasanya pencairan dana klaim akan memakan waktu 14 hari kerja.

Asuransi all risk menanggung seluruh risiko yang terjadi pada kendaraan baik ringan maupun berat. Sedangkan asuransi TLO hanya memberikan pertanggungan apabila nilai kerusakan sama atau lebih dari 75 persen dari harga motor pada saat itu alias kendaraan sudah rusak total.

Asuransi all risk menanggung seluruh risiko yang terjadi pada kendaraan baik ringan maupun berat. Sedangkan asuransi TLO hanya memberikan pertanggungan apabila nilai kerusakan sama atau lebih dari 75 persen dari harga motor pada saat itu alias kendaraan sudah rusak total.

Asuransi all risk memang menanggung semua risiko tapi ada beberapa risiko yang dikecualikan dan poin ini biasanya sudah dijelaskan di dalam polis. Risiko yang dikecualikan tersebut seperti kecelakaan dengan pengemudi dibawah umur, tidak memiliki SIM, dan di bawah pengaruh minuman keras.

Selain itu, kendaraan yang hilang akibat perbuatan jahat keluarga dan kerusakan akibat memberikan pelajaran mengemudi juga dikecualikan dalam polis.

Apa Kata Mereka Tentang Kami

qudratullah Akim
qudratullah Akim
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
Pusaka Ayudiguna
Pusaka Ayudiguna
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
Tri Aprilistiyani
Tri Aprilistiyani
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0
didik setyadi
didik setyadi
(5.0)
Sangat Baik
5.0 / 5.0

Mereka yang Sudah Percaya pada Lifepal

Client Lifepal
Client Lifepal