Asuransi All Risk

Diskon Terbaik Diskon Terbaik
500+ Pilihan 500+ Pilihan
Bantuan Klaim Bantuan Klaim
+62
Cicilan 0%Hemat 25%
 

Daftar Asuransi All Risk Terbaik di Indonesia

Terdapat dua jenis produk dalam asuransi kendaraan, yaitu asuransi all risk (komprehensif) dan Total Loss Only (TLO). Hal yang membedakan keduanya adalah luas kerusakan yang ditanggung.

Asuransi all risk memberikan perlindungan menyeluruh dengan mengganti kerusakan kecil, kerusakan parah, serta kehilangan kendaraan. Sementara itu, lingkup TLO lebih kecil, yaitu hanya mengganti kerusakan parah (di atas 75 persen) dan kehilangan kendaraan.

Asuransi all risk cocok untuk melindungi kendaraan baru atau yang berharga tinggi. Pasalnya, mobil yang baru dibeli tentu masih mulus sehingga bila ada kerusakan kecil seperti lecet kita bisa mengajukan klaim asuransi.

Ada cukup banyak pilihan asuransi all risk di Indonesia yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran kita. Berikut ini beberapa pilihan terbaik rekomendasi Lifepal: 

Asuransi All Risk ACA

Asuransi ACA memang dikenal sebagai penyedia asuransi kendaraan terbaik yang menyediakan asuransi untuk mobil maupun motor. Nasabah ACA juga tidak perlu kebingungan untuk mengajukan klaim karena terdapat 304 bengkel rekanan ACA yang tersebar di seluruh Indonesia.

  • ACA all risk menawarkan salah satu asuransi mobil all risk terbaik, ACA Otomate, dengan pertanggungan kerugian sangat lengkap, yaitu kerusakan akibat benturan, tabrakan, terbalik, tergelincir, atau terperosok; kerugian akibat perbuatan jahat dan pencurian; serta kebakaran.
  • Tidak hanya itu, ACA Otomate juga menanggung biaya tanggung jawab pihak ketiga. Selain pertanggungannya yang luas,
  • ACA juga menyediakan berbagai fasilitas seperti mobil pengganti, perbaikan darurat, jasa pengantaran kendaraan yang sudah diperbaiki, hingga garansi perbaikan selama 6 bulan.

Asuransi All Risk Adira

Produk asuransi kendaraan Adira bernama Autocillin dengan pertanggungan All Risk maupun TLO. Tidak hanya produk asuransi konvensional, Autocillin juga tersedia dalam versi syariah. Menariknya, apabila mobil baru kita hilang dalam waktu 6 bulan setelah pembelian, Autocillin akan menggantinya dengan mobil baru yang lain. Adira juga menyediakan berbagai layanan seperti mobil derek dan bantuan darurat di jalanan.

  • Adira memiliki asuransi mobil all risk Autocillin dengan perlindungan ganti rugi atas kerugian terhadap kendaraan yang secara langsung disebabkan oleh tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, terperosok, perbuatan jahat, pencurian, kebakaran, atau kecelakaan lalu lintas lainnya (mengacu pada PSAKBI).
  • Sayangnya, untuk mendapatkan perlindungan tanggung jawab hukum pihak ketiga dan kerusakan akibat bencana alam, kita harus membeli asuransi tambahan.

Asuransi All Risk Sinar Mas

Asuransi all risk Sinarmas bisa kita dapatkan secara online untuk pertanggungan All Risk maupun TLO. Layanan bengkel Sinar Mas bisa dibilang yang terbaik karena memiliki 473 bengkel rekanan yang tersebar di seluruh Indonesia.

  • Simas Mobil Online memiliki pertanggungan all risk untuk mobil berusia maksimal 10 tahun dengan manfaat kecelakaan diri maksimal Rp50 juta.
  • Kita bisa mendaftarkan berbagai jenis mobil; sedan, Jeep, Station Wagon, hingga Minibus yang digunakan untuk keperluan pribadi (bukan bisnis).

Asuransi All Risk Jasindo

Jasindo adalah salah satu perusahaan asuransi BUMN yang memiliki produk perlindungan mobil. Kita bisa mendapatkan perlindungan terhadap kerusakan maupun tanggung jawab hukum pihak ketiga.

  • Jasindo Oto Plus memberikan pertanggungan kerusakan mobil akibat kecelakaan dan bencana alam, tanggung jawab hukum pihak ketiga, dengan manfaat tambahan kecelakaan diri untuk penumpang dan pengemudi.

Asuransi All Risk Astra Buana

Astra Buana memiliki asuransi all risk untuk mobil maupun motor. Keunggulan dari brand ini adalah memiliki aplikasi berbasis Android dan iOS bernama Garda Mobile, sehingga memudahkan nasabah untuk mengurus keperluan asuransi. Selain itu, juga memiliki layanan Garda Center, Garda Siaga Emergency Roadside Assistance (ERA), Garda Akses, dan hotline 24 jam.

  • Perlindungan komprehensif terhadap kerusakan kendaraan dari yang kecil sampai parah, serta penggantian kehilangan kendaraan.

Asuransi All Risk Aswata

Asuransi Wahana Tata atau Aswata menawarkan produk asuransi konvensional dan syariah. Hal menarik dari brand ini adalah adanya beberapa opsi paket yang ditawarkan sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, fasilitas yang ditawarkan juga menarik, yaitu layanan perbaikan darurat 24 jam, antar jemput kendaraan, hingga pemberian biaya transport.

  • Wahana Tata menawarkan tiga jenis varian produk asuransi all risk mobil; Paket Signature (untuk harga mobil > Rp200 juta), Paket Platinum, dan Paket Premium.
  • Ketiganya menawarkan jaminan komprehensif, penggantian biaya tanggung jawab pihak ketiga, kecelakaan diri, hingga bencana alam. Pertanggungan ini tergolong sangat luas jika dibandingkan dengan asuransi all risk pada umumnya.
 

Pengertian Asuransi All Risk

Asuransi all risk adalah produk asuransi yang memberikan penggantian biaya apabila kendaraan kita rusak sedikit atau banyak. Selain itu, all risk juga akan memberikan uang pengganti jika kendaraan kita hilang.

Secara sederhana, asuransi all risk atau yang juga disebut asuransi comprehensive adalah jenis asuransi yang menjamin seluruh risiko yang terjadi mulai dari kerusakan ringan, sebagian, maupun kerusakan total.

Bukan cuma kerusakan, asuransi ini juga memberikan jaminan kalau terjadi risiko kehilangan dengan kekerasan atau tanpa kekerasan sesuai dengan harga pertanggungan yang berlaku dalam polis asuransi.

Oleh sebab itu, all risk cocok digunakan untuk kendaraan baru atau yang berharga tinggi yang membutuhkan biaya perbaikan tinggi.

Perbedaan All Risk dengan TLO

Ada dua jenis pertanggungan dalam asuransi kendaraan bermotor; all risk atau comprehensive dan Total Loss Only (TLO). Berikut perbedaannya.

Asuransi All Risk (Comprehensive)

Asuransi all risk menanggung segala risiko. Artinya, produk ini akan menanggung seluruh kerugian yang terjadi pada kendaraan kita, mulai dari kerusakan kecil seperti baret sampai dengan rusak parah.

Karena pertanggungannya banyak, maka biaya asuransi all risk jauh lebih mahal daripada asuransi TLO. Makanya produk ini lebih disarankan untuk kendaraan baru atau yang memiliki harga tinggi.

Asuransi Total Loss Only (TLO)

Asuransi TLO hanya menanggung kerusakan parah atau kehilangan kendaraan saja. Jika ingin mengajukan klaim, kerusakan kendaraan minimal sebesar 75 persen dari harganya.

Produk ini bisa jadi alternatif jika kita mencari asuransi kendaraan bermotor dengan premi terjangkau. Pasalnya, biaya asuransi TLO hanya berkisar di ratusan ribu saja per tahun.

Pentingnya Asuransi All Risk

Musibah datangnya tak terduga, misalnya kendaraan kesayangan mengalami baret atau lecet akibat tidak sengaja bersenggolan dengan tembok atau motor di saat kemacetan. Bila sudah begini, mau tidak mau kita terpaksa melakukan perbaikan dan cat ulang.

Dalam memilih bengkel, kita tidak bisa asal pilih sebab bisa berdampak langsung pada hasil pengerjaan cat, salah pilih yang ada hasil cat jadi kurang rapi dan belang antara cat bawaan mobil dengan panel yang baru dicat. Harga cat mobil per panel di bengkel resmi dan bengkel pinggir jalan pastinya beda-beda. Berikut penjelasannya.

Biaya perbaikan di bengkel pinggir jalan

Harga pengecatan yang biasa tersedia di bengkel pinggir jalan untuk kerusakan berupa baret akan dikenakan biaya Rp150 ribu. Sedangkan untuk pengerjaan per panel akan dipatok harga antara Rp250 ribu hingga Rp450 ribu tergantung pada kualitas cat dan tingkat kesulitan pengerjaan.

Untuk perbaikan pada kap mesin dan bagasi berkisar antara Rp400 ribu hingga Rp600 ribu. Sedangkan untuk pengerjaan atap mobil mulai dari Rp500 ribu hingga Rp800 ribu.

Biaya perbaikan di bengkel resmi

Biaya pengecatan pada bengkel resmi tentunya lebih mahal ketimbang pinggir jalan. Namun, kualitas cat dan pengerjaannya terjamin rapi.

Dilansir dari Kompas.com, biaya pengecatan di bengkel resmi Toyota dihitung per panel, mulai dari Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta. Sedangkan di bengkel resmi Mitsubishi harga per panel dimulai dari Rp650 ribu hingga Rp850 ribu.

Jika per panel saja bisa mencapai jutaan rupiah, bagaimana dengan kendaraan yang mengalami kecelakaan dan merusak hingga beberapa panel. Tentu biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar. Belum lagi kita harus mengeluarkan biaya untuk jasa montirnya.

Keuntungan Memiliki Asuransi All Risk

Ketika kita baru membeli kendaraan baru, pastinya kita tidak rela kendaraan kesayangan kita mengalami lecet sedikit pun. Untuk mengantisipasi masalah ini, memiliki asuransi all risk bisa menjadi solusi terbaik. Untuk lebih jelasnya, mari simak keuntungan apa saja yang didapatkan dengan memiliki asuransi all risk.

  • Mengurangi risiko kerugian finansial. Adanya asuransi all risk, membuat nasabah mendapatkan uang pertanggungan atau biaya perbaikan yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi selama mengalami perbaikan di bengkel.
  • Premi lebih mahal tapi pertanggungan lebih luas. Premi asuransi all risk memang lebih mahal dibandingkan dengan asuransi TLO (total loss only). Tetapi perlindungan yang diberikan sebanding dengan premi yang harus dibayarkan. Jumlahnya masih lebih ringan jika terjadi risiko yang tidak diharapkan seperti kecelakaan hingga kehilangan kendaraan akibat pencurian maupun perampokan di jalan.
  • Tersedianya layanan ekstra dari perusahaan asuransi. Jika kita berada di situasi darurat seperti ban kempis di jalan, perusahaan asuransi dapat mengirimkan petugas bantuan untuk memberikan layanan derek maupun perbaikan kendaraan di tempat. Selain layanan derek, pemilik asuransi all risk juga bisa mendapatkan layanan mobil pengganti saat kendaraan diperbaiki. Jadinya kita bisa tetap beraktivitas seperti biasa.

Risiko yang Dijamin Asuransi All Risk

Cakupan pertanggungan asuransi all risk telah diatur pada laporan  Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI). Berikut penjelasannya.

Kerusakan atau risiko yang ditanggung asuransi all risk

Ketika membeli asuransi all risk, tentu kita harus mengetahui hal apa saja yang akan kita dapatkan. Berikut ini hal-hal yang ditanggung asuransi mobil.

  • Pemberian ganti rugi atau biaya perbaikan apabila terjadi risiko kerusakan yang disebabkan oleh:
    • Tabrakan, benturan, tergelincir, dan terperosok.
    • Perbuatan jahat dan pencurian yang diikuti dengan kekerasan atau ancaman.
    • Kebakaran akibat terbakarnya benda lain yang berdekatan dengan tempat disimpannya motor dan kebakaran akibat sambaran petir.
    • Kerusakan karena air yang digunakan untuk memadamkan kebakaran.
    • Dimusnahkannya motor atas perintah pihak berwenang dalam upaya pencegahan kebakaran.
  • Kendaraan bermotor yang berada di atas kapal yang mengalami kecelakaan.
  • Tanggung jawab hukum pihak ketiga, akibat terjadinya kecelakaan yang menyebabkan kematian, cedera, dan kerusakan properti.

Pengecualian pertanggungan dalam asuransi all risk

Pertanggungan asuransi all risk juga memiliki beberapa pengecualian. Berikut di antaranya.

  • Kecelakaan kendaraan yang melibatkan pengemudi di bawah umur.
  • Kerusakan kendaraan tidak ditanggung jika digunakan untuk:
    • Memberi pelajaran mengemudi.
    • Mengikuti perlombaan, kampanye, atau unjuk rasa.
    • Dijadikan transportasi dalam aksi penggelapan, penipuan, dan hipnotis.
  • Hilangnya kendaraan akibat kejahatan yang dilakukan keluarga atau kerabat sendiri.
  • Membawa muatan yang melebihi kapasitas.
  • Kerusakan akibat zat kimia atau benda cair lainnya yang berada di dalam kendaraan.
  • Kendaraan dikemudikan oleh seseorang yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku.
  • Kendaraan dikemudikan oleh seseorang yang berada di bawah pengaruh minuman keras dan obat terlarang.
  • Pengemudi melanggar rambu lalu lintas.

Perhitungan Biaya Premi Asuransi All Risk

Biaya asuransi mobil all risk sangat bergantung pada dua hal, yaitu kisaran harga kendaraan dan wilayah tempat kita tinggal.

Menurut surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang “Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor” pada tahun 2017, wilayah untuk penghitungan premi asuransi all risk terbagi menjadi tiga wilayah,yaitu:

  • Wilayah I meliputi Sumatera dan kepulauan di sekitarnya.
  • Wilayah II meliputi Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Wilayah III meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara.

Selain itu, perhitungan premi juga ditentukan berdasarkan jenis kendaraan bermotor yang diasuransikan. Berikut pembagian kategorinya.

  • Kategori 1: Non bus/truk harga 0-Rp125 juta
  • Kategori 2: Non bus/truk harga Rp125 juta – Rp200 juta
  • Kategori 3: Non bus/truk harga Rp200 juta – Rp400 juta
  • Kategori 4: Non bus/truk harga Rp400 juta – Rp800 juta
  • Kategori 5: Non bus/truk harga lebih dari Rp800 juta
  • Kategori 6: Truck dan pickup
  • Kategori 7: Bus
  • Kategori 8: Kendaran roda dua (motor)

Ketika sudah mengetahui wilayah tempat tinggal dan mengetahui kisaran harga kendaraan maka kita dapat menghitung premi dengan cara berikut.

Persentase premi x Harga Mobil

Hasil dari perhitungan di ataslah, kisaran premi yang harus kita bayarkan ke perusahaan asuransi. Sekarang mari ketahui berapa persentase premi asuransi all risk melalui tabel di bawah ini.

Tarif Premi Asuransi All Risk

Wilayah & Harga Kendaraan Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3
Kat. 1, Maks. Rp125 juta 3,82% – 4,20% 3,26% – 3,59% 2,53% – 2,78%
Kat. 2, Rp125-200 juta 2,67% – 2,94%  2,47% – 2,72% 2,69% – 2,96%
Kat. 3, Rp200-400 juta 2,18% – 2,40% 2,08% – 2,29% 1,79% – 1,97%
Kat. 4, Rp400-800 juta 1,20% – 1,32% 1,20% – 1,32%  1,14% – 1,25%
Kat. 5, lebih dari Rp800 juta 1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%  1,05% – 1,16%
Kat. 6 (Truk/pickup) 2,42% – 2,67% 2,39% – 2,63% 2,23% – 2,46%
Kat. 7 (Bus) 1,04% – 1,14%  1,04% – 1,14%  0,88% – 0,97%
Kat. 8 (Motor) 3,18% – 3,50%  3,18% – 3,50%  3,18% – 3,50%

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan premi, simak simulasi di bawah ini.

Jenis kendaraan mobil penumpang

Harga mobil Rp150 juta dan bertempat tinggal di Jakarta, maka besaran minimal premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

2,47 % x Rp150.000.000 = Rp3.705.000

Jenis kendaraan bus/truk/pickup

Harga kendaraan pickup Rp180 juta dan bertempat tinggal di Jakarta, maka besaran minimal premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

2,39% x Rp180.000.000 = Rp4.302.000

Jenis kendaraan motor

Harga motor Rp30 juta dan bertempat tinggal di Jakarta, maka besaran minimal premi asuransi all risk yang harus dibayarkan adalah:

3.18% x Rp30.000.000 = Rp954.000

Perlu diketahui perkiraan premi di atas tidak termasuk biaya administrasi yang ditetapkan oleh pihak perusahaan asuransi.

Perhitungan Premi Perluasan Asuransi All Risk

Ketika kita membeli asuransi all risk, tentunya pihak asuransi akan menawarkan kita jaminan perluasan. Perluasan jaminan ini tentunya bisa kita ambil maupun tidak, tergantung kondisi dan jaminan yang kita inginkan.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perluasan jaminan asuransi all risk terbagi menjadi tujuh jenis. Berikut ini daftarnya.

  1. Banjir termasuk angin topan.
  2. Gempa bumi dan tsunami.
  3. Huru hara dan kerusuhan (SRCC).
  4. Terorisme dan sabotase.
  5. Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.
  6. Kecelakaan diri untuk penumpang.
  7. Tanggung jawab hukum terhadap penumpang.

Cara menghitung perluasan jaminan sangat mudah, kita cukup menambahkan premi murni asuransi all risk yang sudah kita dapatkan sebelumnya, kemudian ditambah dengan perluasan yang kita inginkan.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini tabel perluasan asuransi all risk

Tarif Premi Perluasan Bencana Alam dan Kerusuhan Asuransi All Risk

Jaminan Tarif premi  Risiko Sendiri
Banjir & angin topan Mengikuti tabel perluasan banjir 10% dari nilai klaim

yang disetujui, paling

sedikit Rp500 ribu

per kejadian.

Gempa bumi &  tsunami Mengikuti tabel perluasan gempa bumi
Huru hara dan kerusuhan 0,05% 
Terorisme & sabotase 0,05% 

Untuk tarif perluasan banjir dan gempa bumi bergantung pada wilayah tempat kita tinggal. Berikut adalah tabel perluasan selengkapnya.

Tarif Premi Perluasan Banjir dan Gempa Bumi

Wilayah Perluasan Banjir Perluasan Gempa Bumi
Wil. 1: Sumatera dan kepulauan di sekitarnya 0,075% – 0,1% 0,12% – 0,135%
Wil. 2: Jakarta, Banten, dan Jawa Barat 0,10% – 0,125% 0,10% – 0,125%
Wil. 3: Selain Wilayah 1 dan 2 0,075% – 0,1% 0,075% – 0,135%

Berikut ini adalah tabel perluasaan manfaat untuk kecelakaan diri dan tanggung jawab hukum pihak ketiga.

Tarif Perluasan Tanggung Jawab Pihak Ketiga dan Kecelakaan Diri

Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga (kendaraan penumpang dan sepeda motor)
a. UP hingga Rp25 juta: 1% dari UP

b. UP > Rp25 juta – Rp50 juta: 0,5% dari UP

c. UP > Rp50 juta – Rp100 juta: 0,25% dari UP

d. UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

Tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga (kendaraan niaga, truk, dan bus)
a. UP hingga Rp25 juta: 1,50% dari UP

b. UP > Rp25 juta – Rp50 juta: 0,75% dari UP

c. UP > Rp50 juta – Rp100 juta: 0,375% dari UP

d. UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

Kecelakaan diri untuk penumpang
a.Untuk pengemudi: 0,50% dari UP kecelakaan diri

b.Untuk penumpang: 0,10% dari UP kecelakaan diri untuk setiap tempat duduk penumpang

Tanggung jawab hukum terhadap penumpang
a. UP hingga Rp25 juta: 0,50% dari UP

b. UP > Rp25 juta – Rp50 juta: 0,25% dari UP

c. UP > Rp50 juta – Rp100 juta: 0,125% dari UP

d. UP > Rp100 juta: ditentukan oleh underwriter perusahaan

*UP: Uang Pertanggungan. (Besaran uang pertanggungan ini kita dapatkan sesuai dengan kesepakatan awal dengan agen perusahaan asuransi All Risk)

Ilustrasi Perhitungan Premi

Untuk lebih jelasnya mengenai perhitungan premi serta perluasannya. Mari simak contoh berikut ini.

Apabila, Pak Andalan memiliki mobil seharga Rp150 juta dan bertempat tinggal di Jakarta (Wilayah II). Kemudian Pak Andalan mengambil jaminan perluasan meliputi banjir, kerusuhan, dan terorisme. Maka penghitungan premi serta perluasannya sebagai berikut:

Jaminan Premi (%)
Premi murni asuransi all risk 2,47%
Banjir 0,10%
Kerusuhan 0,05%
Terorisme  0,05%
Total 2,67%

Premi yang harus dibayarkan adalah:

Rp150 juta x 2,67% = Rp4.005.000

Dengan demikian, premi yang harus dibayar Pak Andalan untuk asuransi all risk beserta perluasannya menjadi Rp4,005,000.

Ingat ya, menggunakan jaminan perluasan bukan paksaan, apabila kita tidak menginginkannya tentu tentu pihak asuransi tidak ada hak untuk memaksa. Apabila masih bingung dengan jaminan perluasan yang harus digunakan, silakan hubungi Lifepal untuk mendapatkan penawaran asuransi terbaik.

Asuransi All Risk Mobil Bekas

Apabila sedang mencari asuransi all risk untuk melindungi mobil bekas, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan untuk bahan pertimbangan.

  • Perhatikan usia mobil. Perlu dicatat bahwa asuransi all risk hanya menerima mobil bekas dengan usia maksimal 9 tahun saja. Di atas itu, hanya bisa menggunakan perlindungan TLO.
  • Pertimbangkan harga mobil. Apakah mobil yang akan diasuransikan bernilai tinggi? Apakah jika terjadi kerusakan minor akan menghabiskan biaya besar? Hitung perkiraan risikonya dan bandingkan dengan premi yang harus dibayarkan untuk asuransi all risk. Pasalnya, premi all risk bisa jauh lebih mahal dari TLO.
  • Kondisi mobil sangat menentukan. Penyedia asuransi umumnya akan melakukan survei terhadap mobil kita terlebih dulu saat mendaftar asuransi. Apabila kondisi mobil berada dalam keadaan kurang baik, maka kemungkinan besar pengajuan asuransi all risk akan ditolak.
  • Gunakan kombinasi. Alternatif jika ingin mendapatkan perlindungan ekstra dengan harga yang lebih terjangkau adalah dengan mengkombinasikan all risk dan TLO. Jadi, pada tahun awal kita menggunakan jenis all risk dan tahun-tahun setelahnya TLO. Sehingga, premi yang dikeluarkan tidak terlalu besar.

Contoh Polis Asuransi All Risk

Polis adalah dokumen yang cukup rumit karena mengandung syarat dan peraturan yang berlaku dalam penerapan asuransi. Oleh sebab itu ada baiknya kita memahami dulu poin-poin yang terdapat di dalamnya.

Data pemilik polis

Bagian ini mencantumkan data diri pemilik polis, seperti nama, alamat, dan periode asuransi. Pastikan informasi dalam bagian ini benar karena jika berbeda dengan kartu identitas, tentunya akan menghambat klaim.

Tipe perlindungan

Tipe perlindungan yang dimaksud adalah perlindungan All Risk.

Data mobil

Bagian ini mencantumkan data-data terkait mobil yang diasuransikan; jenis, tahun pembelian, harga mobil, dan lain-lain. Pastikan informasi dalam poin ini benar.

Kesepakatan harga serta pembayaran premi

Tertera berapa premi yang harus dibayarkan nasabah, bagaimana metode pembayarannya, berapa lama harus membayar, dan konsekuensi dari pembayaran premi yang terlambat.

Pertanggungan

Menjelaskan manfaat yang diterima oleh nasabah, mencakup kondisi seperti apa yang bisa menimbulkan klaim asuransi all risk. Tercantum juga langkah yang harus dilakukan nasabah saat ingin mengajukan klaim.

Penentuan nilai ganti rugi

Pemaparan berapa besar ganti rugi yang akan dibayarkan jika terjadi risiko yang tercantum sebelumnya.

Pengecualian pertanggungan

Poin-poin yang membatalkan pertanggungan asuransi.

Perluasan pertanggungan

Poin ini dapat ditambahkan ke dalam polis jika nasabah memutuskan untuk membeli asuransi tambahan (rider) seperti tanggung jawab hukum pihak ketiga atau kecelakaan diri.

Cara mengajukan ganti rugi

Penjelasan tentang langkah-langkah mengajukan klaim.

Penghentian pertanggungan

Bagian inidipaparkan mengenai hak masing-masing pihak untuk menghentikan perjanjian. Penghentian pertanggungan ini dilakukan secara tertulis melalui surat ke alamat yang terakhir diketahui. Pasal ini juga dapat diikuti dengan ketentuan mengenai aturan pengembalian premi dari pihak asuransi kepada nasabah.

Penanganan perselisihan

Petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan jika terjadi perselisihan beserta landasan hukum yang terkait.

Cara Daftar Asuransi All Risk

Mendaftar asuransi all risk bisa kita lakukan dengan menghubungi agen atau perusahaan asuransi langsung. Namun, jika ingin mendapatkan harga paling murah dan praktis, membeli asuransi all risk secara online melalui situs Lifepal adalah jawabannya.

Selain bisa membandingkan berbagai polis dari brand ternama, harga premi asuransi yang dibeli secara online juga 10 persen lebih murah daripada membeli lewat agen. Potongan itu belum ditambah dengan diskon khusus 20 persen dari Lifepal! Tunggu apalagi, silakan isi formulir di bagian atas halaman ini ya!

Cara Klaim Asuransi All Risk

Mengetahui cara klaim asuransi mobil all risk di awal sangat penting agar tidak repot saat benar-benar dibutuhkan. Berikut adalah langkah-langkah pengajuan klaimnya.

Kerugian sebagian

Apabila kendaraan mengalami rusak sebagian dan kita ingin mengajukan klaim ke asuransi all risk, berikut ini prosedur umumnya.

  • Foto bagian yang rusak. Hal pertama yang perlu kita lakukan saat mengajukan klaim adalah mendokumentasikan bagian kendaraan yang rusak. Pasalnya, dokumen ini pasti akan diminta pihak asuransi untuk membuktikan klaim kita.
  • Lapor ke penyedia asuransi. Segera mengabari pihak asuransi bahwa kita akan mengajukan klaim; baik melalui telepon maupun email.
  • Siapkan dokumen yang diperlukan. Pihak asuransi akan memberikan informasi soal dokumen apa yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim, misalnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) , dan lain-lain.
  • Mendatangi bengkel rekanan. Setelah itu, sampaikan kepada pihak bengkel bahwa kita ingin memperbaiki kendaraan dengan asuransi.
  • Mengisi formulir klaim. Pihak bengkel akan memberikan formulir yang perlu diisi, sesuai dengan data yang ada di dalam dokumen.
  • Menunggu kabar dari bengkel. Pihak bengkel akan mengkonfirmasi klaim ke penyedia asuransi dan segera memperbaiki kendaraan dalam waktu 2-3 hari. Pihak bengkel akan mengabari kita jika sudah selesai.

Kerugian total atau hilang

Jika mengalami musibah kendaraan hilang, atau rusak total (di atas 75 persen), berikut langkahnya.

  • Laporkan ke pihak asuransi. Segera laporkan kehilangan pada pihak asuransi; semakin cepat semakin bagus.
  • Siapkan dokumen. Siapkan dokumen yang diminta, seperti KTP, SIM, STNK, surat kehilangan, dan kunci kendaraan.
  • Buat berita acara (BAP) di kantor polisi. Segara ke kantor polisi yang bertanggung jawab atas daerah tempat motor hilang untuk membuat berita acara. Ingat, pembuatan berita acara maksimal 24 jam dari waktu kejadian.
  • Blokir STNK di Polda. Kita juga harus mengajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Langkah ini penting dalam mengajukan klaim hilang.
  • Urus surat keterangan Direktorat Reserse di Polda. Kita lalu perlu mengurus surat di Direktorat Reserse. Surat tersebut harus dilengkapi dengan nomor polis asuransi kita. Kita akan dimintai beberapa dokumen pelengkap, seperti salinan KTP, salinan BPKB, salinan faktur pembelian kendaraan, salinan laporan kehilangan, salinan polis asuransi, BAP, dan surat asli Lapju.
  • Ajukan semua berkas ke pihak asuransi. Jika berkas yang dibutuhkan sudah lengkap segera ajukan ke pihak asuransi.

Dokumen Klaim

Berikut dokumen yang perlu dipersiapkan dalam mengajukan klaim asuransi all risk.

Kerugian sebagian

  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) milik pengemudi saat kejadian, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) tertanggung.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.

Kerugian total

  • Laporan kronologi kejadian
  • Fotokopi polis, sertifikat, dan laporan atau endorsemen.
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKP), faktur pembelian, blanko kuitansi, dan surat penyerahan hak milik yang sudah ditandatangani.
  • Buku kir khusus kendaraan yang wajib kir.
  • Surat keterangan kepolisian daerah
  • Surat pemblokiran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
  • Surat Izin Mengemudi (SIM) pengemudi pada saat kejadian.
  • Foto kerusakan, estimasi biaya perbaikan
  • Surat Laporan Kepolisian setempat
  • Surat Tuntutan Pihak Ketiga jika ada kerugian yang melibatkan pihak ketiga.
  • Dokumen relevan lain yang terkait dengan pengajuan klaim.

Alasan Klaim Asuransi All Risk Ditolak

Perlu dipahami bahwa tidak semua klaim asuransi diterima. Alasannya bisa macam-macam, seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

Dokumen klaim tidak lengkap

Penyedia asuransi memiliki ketentuan penyerahan dokumen yang dibutuhkan. Sebaiknya tidak melewatkan satupun ketentuan yang diwajibkan, karena banyak klaim ditolak akibat berkas yang dikirim oleh nasabah tidak lengkap.

Permintaan ganti rugi terlambat

Hak nasabah untuk mendapat ganti rugi akan hilang jika tidak mengajukan ganti rugi dalam kurun waktu dua belas bulan sejak terjadinya kerugian. Selain itu, jika perusahaan sudah menyetujui klaim, namun belum diurus oleh nasabah selama dua belas bulan, klaim juga akan hangus.

Tidak mematuhi aturan lalu lintas saat kecelakaan

Jika pengemudi tidak mematuhi aturan lalu lintas dan menyebabkan kecelakaan, tentu tidak bisa mendapatkan pencairan klaim. Alasannya, kecelakaan terjadi atas dasar kelalaian atau kecerobohan pengemudi kendaraan.

Pengendara mabuk-mabukan

Kondisi pengemudi sebelum kendaraan mengalami kecelakaan akan mempengaruhi klaim. Jika ia mabuk, maka hal ini bisa menjadi penyebab klaim asuransi all risk ditolak.

Nama dalam polis berbeda dengan yang mengajukan klaim

Gagal klaim bisa juga terjadi jika nama pemegang polis dalam dokumen polis berbeda dengan kartu identitas saat mengajukan klaim. Oleh karena itu pastikan nama kita tertulis dengan benar pada waktu free look period.

Dalam masa tunggu polis

Beberapa polis menerapkan masa tunggu sebelum kita bisa mengajukan klaim. Oleh sebab itu, sebaiknya menanyakan hal ini sebelum memilih asuransi.

Masa berlaku polis habis

Penolakan klaim bisa jadi akibat masa berlaku polis memang sudah habis. Sehingga, pertanggungan di dalamnya sudah tidak lagi berlaku.

Fungsi kendaraan tidak seperti perjanjian awal

Asuransi sangat memperhatikan detail sampai ke penggunaan kendaraan. Karena, jika digunakan untuk usaha maka harga preminya akan berbeda. Kemungkinan klaim akan ditolak apabila kita mendaftarkan motor sebagai motor pribadi, tapi malah kita gunakan untuk operasional bisnis.

Ada modifikasi pada kendaraan

Segala jenis modifikasi pada kendaraan akan menggagalkan klaim. Alasannya, perubahan pada body akan merusak beberapa komponen kendaraan, sehingga dilarang oleh perusahaan asuransi.

Cara Berhenti Asuransi All Risk

Berdasarkan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI), terdapat beberapa prosedur untuk menghentikan asuransi all risk yang masih aktif, yaitu:

  • Baik nasabah maupun penyedia asuransi berhak untuk menghentikan polis yang sedang aktif asalkan memberikan alasan.
  • Pemberitahuan penghentian perlu dilakukan secara tertulis melalui surat dan dikirimkan ke pihak lainnya. Penyedia asuransi akan terbebas dari kewajiban pertanggungan lima hari setelah tanggal pengiriman surat.
  • Setelah asuransi dihentikan, premi akan dikembalikan secara prorata kepada nasabah untuk jangka waktu pertanggungan yang belum terjadi, setelah dikurangi biaya akuisisi.
  • Nasabah juga tidak berhak untuk mendapatkan pengembalian premi jika pernah mengajukan klaim kerugian total.
  • Jika nasabah pernah mengajukan klaim dan jumlahnya melebihi jumlah premi dalam polis, maka ia tidak berhak atas pengembalian premi untuk waktu pertanggungan yang belum terjadi.
  • Pertanggungan akan batal secara hukum jika terbukti tidak hubungan antara kepemilikan kendaraan dengan tertanggung.

Istilah-Istilah dalam Asuransi All Risk

Ada beberapa istilah dalam asuransi all risk yang perlu diketahui agar benar-benar memahami makna dan artinya seperti beberapa daftar istilah berikut ini:

  • All Risk (Comprehensive): Jenis asuransi kendaraan bermotor yang menanggung segala risiko kerugian yang mungkin terjadi mulai dari kerusakan paling ringan hingga kerusakan paling berat ataupun kehilangan. Itulah sebabnya harga premi asuransi all risk lebih mahal dibandingkan dengan asuransi TLO.
  • Agen asuransi: Agen asuransi adalah orang yang bekerja sendiri atau bekerja pada badan usaha, yang bertindak untuk dan atas nama Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah dan memenuhi persyaratan untuk mewakili Perusahaan Asuransi atau Perusahaan Asuransi Syariah memasarkan produk asuransi atau produk asuransi syariah.
  • Ajudikasi: Tahap penyelesaian dalam konflik asuransi yang bakal menentukan apakah klaim diterima atau ditolak.
  • Aktuaria: Ilmu yang menggunakan matematika, statistika, dan keuangan untuk memperhitungkan risiko yang akan timbul di masa depan.
  • Anuitas: Pembayaran berkala yang dilakukan perusahaan asuransi pada waktu tertentu.
  • Deductible/Own Risk: Biaya yang harus dibayarkan oleh tertanggung atau peserta asuransi motor dari setiap kejadian yang dialami. Besarannya adalah Rp300 ribu per kejadian.
  • Biaya risiko sendiri (own risk): Biaya yang harus dibayarkan kepada perusahaan asuransi sebagai tanggungan peserta asuransi untuk setiap kejadian. Biaya risiko sendiri dibebankan kepada peserta asuransi dengan maksud agar peserta bisa tetap berhati-hati dalam berkendara dengan mengikuti segala peraturan yang sudah ditetapkan oleh undang-undang.
  • Endorsement: Perjanjian asuransi yang dikeluarkan oleh peserta asuransi atas persetujuan perusahaan asuransi untuk mengubah polis asuransi.
  • Explanation of benefits: Penjelasan tentang manfaat dari asuransi yang dikirimkan dari perusahaan ke nasabah asuransi.
  • Field underwriting: Proses seleksi akan risiko yang dimiliki oleh nasabah asuransi.
  • Flat rate: Pembayaran premi yang sama rata sejak daftar hingga masa asuransi berakhir.
  • Free-look period: Waktu yang diberikan perusahaan kepada nasabah untuk mempelajari polis, biasanya 14 hari sejak polis terbit. Dalam periode ini, nasabah dapat membatalkan perjanjian dan tidak perlu keluar biaya pembatalan.
  • Grace period: Masa tenggang dalam pembayaran premi asuransi, yaitu 30 hari sejak tanggal jatuh tempo.
  • Harga on the road (OTR): Harga motor yang sudah termasuk dengan biaya legalisasi dokumen terkait, seperti Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK), dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).
  • Harga pertanggungan: Nilai beli kendaraan saat sebelum polis diterbitkan oleh perusahaan asuransi. Nilai tersebut menjadi dasar penentuan premi serta batas maksimum yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi jika terjadi kerugian yang tidak diharapkan.
  • Harga sebenarnya: Harga penjualan yang didapatkan pada saat kendaraan mengalami kerugian atau kerusakan. Harga kendaraan sebenarnya akan disesuaikan dengan jenis, tipe, model, dan tahun produksinya sehingga menjadi salah satu standar penggantian uang pertanggungan yang akan diberikan perusahaan asuransi kepada peserta asuransi jika kendaraannya mengalami kerusakan atau kerugian yang ditanggung dalam ketentuan polis asuransi.
  • Klaim Construction Total Loss (CTL): Klaim kecelakaan kendaraan bermotor yang biaya perbaikannya sama atau lebih dari harga kendaraan sesaat sebelum kecelakaan.
  • Polis: Perjanjian secara tertulis antara nasabah atau peserta asuransi dengan perusahaan asuransi. Perjanjian inilah yang disebut dengan polis asuransi yang memuat butir-butir kewajiban kedua belah pihak.
  • Premi: Biaya yang harus dibayarkan peserta asuransi sebagai bukti kepesertaan peserta asuransi sehingga bisa mendapatkan perlindungan sesuai dengan perlindungan dalam polis. Besarannya ditentukan sesuai dengan usia kendaraan, jenis kendaraan, wilayah, dan uang pertanggungan. Metode pembayarannya bisa dilakukan sekaligus per tahun atau dilakukan bertahap setiap bulan sekali sesuai dengan periode masa pertanggungan.
  • Rider atau asuransi tambahan: Produk tambahan dari asuransi untuk menambah pertanggungan dari manfaat utama yang sudah ada. Rider juga bisa menanggung pertanggungan yang dikecualikan pada polis utama
  • Single Premium Policy (polis dengan premi sekali bayar): Suatu polis yang hanya menghendaki sekali pembayaran premi yang dilakukan di muka.
  • Surat Permintaan Penutupan Asuransi (SPPA): Surat tertulis yang harus diajukan oleh peserta asuransi kepada perusahaan asuransi untuk menanggung risiko yang terjadi sesuai dengan perjanjian dalam polis asuransi.
  • Total loss only (TLO): Jenis asuransi kendaraan bermotor yang menanggung risiko kerugian bila kendaraan mengalami kerusakan sama dengan 75% atau lebih atau sudah tidak bisa digunakan sama sekali baik diakibatkan karena kecelakaan ataupun kehilangan, termasuk risiko kebakaran dan juga korban perampokan. Jenis asuransi TLO tidak akan memberikan penggantian jika mobil mengalami kerusakan kecil atau sebagian seperti penyok, baret ataupun terperosok ke selokan.
  • Uang pertanggungan: Jumlah uang jaminan yang dipertanggungkan kepada pemegang polis.
  • Under insured: Kondisi di mana harga kendaraan lebih tinggi daripada nilai pertanggungan polis asuransi.
  • Underwriting: Underwriting adalah proses mengidentifikasi dan menyeleksi risiko dan mengelompokkan tingkat risiko dari calon nasabah asuransi. Underwriting dinilai penting sebagai gambaran jumlah premi yang harus dibayarkan.
 

Tips & Pertanyaan

Biasanya cara klaim asuransi all risk dilakukan dengan cara cashless artinya tertanggung tidak perlu mengeluarkan biaya selama melakukan perbaikan di bengkel.

Tapi perlu diingat, penggantian yang dilakukan tidak 100 persen, melainkan tertanggung perlu membayar biaya risiko sendiri atau own risk per kejadian sebesar Rp300 ribu.

Saat melakukan klaim, biasanya tertanggung harus membayar biaya own risk atau risiko sendiri. Secara sederhana biaya own risk adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Tujuan ditetapkan biaya OR adalah sebagai pengingat biar ke depannya lebih hati-hati ketika membawa kendaraan.

Untuk besaran biayanya tentu saja bervariasi karena besarnya tergantung premi yang dibayarkan.Tapi, rata-rata biaya own risk berada di kisaran Rp300 ribu.

Umumnya batas usia untuk mobil adalah 10 tahun dan 2 tahun untuk motor. 

Cara klaim asuransi all risk mudah untuk dilakukan. Pada dasarnya ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk klaim asuransi mobil yaitu melaporkan kejadian, melakukan tindakan yang perlu dilakukan, dan mengajukan klaim dengan menyiapkan berkas-berkas. 

Jika berkas sudah disetujui, biasanya pencairan dana klaim akan memakan waktu 14 hari kerja.

Asuransi all risk menanggung seluruh risiko yang terjadi pada kendaraan baik ringan maupun berat. Sedangkan asuransi TLO hanya memberikan pertanggungan apabila nilai kerusakan sama atau lebih dari 75 persen dari harga motor pada saat itu alias kendaraan sudah rusak total.

Asuransi all risk menanggung seluruh risiko yang terjadi pada kendaraan baik ringan maupun berat. Sedangkan asuransi TLO hanya memberikan pertanggungan apabila nilai kerusakan sama atau lebih dari 75 persen dari harga motor pada saat itu alias kendaraan sudah rusak total.

Asuransi all risk memang menanggung semua risiko tapi ada beberapa risiko yang dikecualikan dan poin ini biasanya sudah dijelaskan di dalam polis. Risiko yang dikecualikan tersebut seperti kecelakaan dengan pengemudi dibawah umur, tidak memiliki SIM, dan di bawah pengaruh minuman keras.

Selain itu, kendaraan yang hilang akibat perbuatan jahat keluarga dan kerusakan akibat memberikan pelajaran mengemudi juga dikecualikan dalam polis.