Klaim Asuransi Kesehatan

Klaim asuransi kesehatan dibedakan menjadi dua kategori, yaitu cashless (non tunai) dan reimbursement (tunai).

Klaim cashless adalah pilihan yang paling praktis, sebab tertanggung hanya perlu menunjukkan kartu peserta asuransi ke pihak rumah sakit rekanan. Kemudian bisa langsung mendapatkan layanan kesehatan. 

Sementara reimbursement mengharuskan tertanggung bayar tagihan rumah sakit dengan dana pribadi terlebih dahulu. Setelah itu mengajukan klaim ke pihak perusahaan asuransi terkait, barulah dana tagihan rumah sakit tadi akan diganti. Keunggulan metode klaim ini adalah dapat digunakan di rumah sakit non rekanan perusahaan asuransi.

Untuk cara praktis dapat memanfaatkan broker asuransi seperti Lifepal yang dapat membantu proses klaim nasabah secara online. Dijamin praktis dan preminya murah!

Layanan bantuan klaim, premi mulai Rp100 ribu/bulan
+62

Prosedur Klaim Asuransi Kesehatan

Berikut ini adalah langkah-langkah klaim asuransi kesehatan cashless dan reimbursement: 

Prosedur Klaim Cashless
Peserta membawa kartu saat di rumah sakit/klinik → Gesek kartu → Rumah sakit mengkonfirmasi ke pihak perusahaan  → Peserta mendapatkan pelayanan medis.
Prosedur Klaim Reimbursement
Peserta mengirimkan dokumen klaim → Datang langsung ke kantor perusahaan asuransi/Kurir/Lifepal → Perusahaan mengecek dokumen dan analisis → Pembayaran klaim → Selesai.
  • Polis asli
  • Mengunduh dan mengisi formulir klaim
  • Bukti general check-up
  • Surat keterangan dokter
  • Hasil laboratorium dan/atau radiologi
  • Kuitansi rumah sakit asli
  • Surat keterangan polisi apabila dirawat karena kecelakaan.

Alasan Klaim Asuransi Kesehatan Ditolak

Klaim asuransi kesehatan juga dapat ditolak oleh perusahaan asuransi. Sebagian besar kasusnya terjadi akibat penyebab klaim tidak sesuai dengan perjanjian dokumen polis. Berikut ini adalah beberapa alasan lainnya yang seringkali menjadi penyebab klaim asuransi kesehatan nasabah ditolak: 

1. Klaim Termasuk dalam Pengecualian

Ada beberapa kondisi yang termasuk ke dalam pengecualian pertanggungan, misalnya cedera akibat melukai diri sendiri. Penyebab lainnya bisa kita temukan pada poin sebelumnya.

2. Polis Tidak Aktif

Polis bisa jadi tidak aktif (biasa disebut dengan istilah lapse) apabila nasabah tidak atau terlambat membayar premi ke penyedia asuransi. Apabila ini terjadi, sebaiknya segera menghubungi agen terkait.

3. Terlambat Mengajukan Klaim

Pada metode pengajuan klaim reimburse, ada batas waktu pengajuan klaim yang perlu kita catat. Pasalna, jika melewati masa itu maka klaim menjadi kadaluwarsa.

4. Dokumen Tidak Lengkap

Penyedia asuransi membutuhkan dokumen yang lengkap untuk mengonfirmasi keabsahan klaim. Oleh sebab itu, jangan lewatkan satu pun dokumen yang diminta.

5. Sedang dalam Masa Tunggu Polis

Setelah mendaftar asuransi, umumnya nasabah harus menunggu selama beberapa waktu dulu sampai polis benar-benar aktif. Selama periode ini, kita belum bisa mengajukan klaim.

6. Pengajuan Klaim dengan Cara Curang

Pengajuan klaim dengan cara curang seperti membuat surat keterangan dokter yang palsu tentu saja akan membatalkan klaim.

7. Pre-Existing Condition

Pre-existing condition adalah kondisi di mana nasabah sudah mengidap penyakit tertentu pada saat mendaftarkan asuransi bisa membatalkan klaim. Pastikan apakah asuransi menanggung ini atau tidak.

8. Berada di Luar Wilayah Pertanggungan

Dalam melindungi nasabah, asuransi memiliki wilayah pertanggungan tertentu. Jika polis hanya mengcover wilayah Indonesia, tentu tidak bisa diklaim ketika membutuhkan perawatan medis di luar negeri.

9. Sudah Melebihi Limit yang Ditentukan

Sama seperti kartu kredit, askes juga memiliki sistem limit. Jika kita telah mengajukan klaim sampai melewati batas limit, tentu klaim selanjutnya akan ditolak.

Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik 

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa hampir semua perusahaan asuransi memberikan pilihan klaim cashless dan reimbursement. Karena itu, sebaiknya cari yang memiliki rumah sakit rekanan luas supaya lebih mudah melakukan klaim cashless. Selain faktor klaim, perhatikan faktor berikut dalam memilih asuransi kesehatan terbaik!
Penulis Clara Naomi Penulis yang memiliki pengalaman dalam bidang finansial dan asuransi. Menulis guna mendorong masyarakat sadar pentingnya pengaturan keuangan yang baik dan ideal. Lihat profile penulis
Chat Bantuan Chat Bantuan