Alasan Asuransi Kesehatan Keluarga Begitu Penting untuk Kita

Kesehatan

Asuransi kesehatan keluarga sebaiknya jadi hal wajib yang harus Anda miliki. Sebab, yang namanya penyakit tidak tahu kapan datangnya.

Sayangnya, masih cukup banyak orang yang ogah untuk punya asuransi kesehatan. Premi asuransi kesehatan dianggap mahal. Selain itu, kebanyakan orang masih menginginkan return saat berasuransi.

Perlu diingat bahwa asuransi berbeda dengan investasi. Memang ada sih jenis asuransi yang digabungkan dengan investasi namun manfaatnya pun akan semakin sempit. Jadi, mulai sekarang, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan punya asuransi kesehatan ya.

Nah, agar pengeluaran rumah tangga tidak jebol, perhatikan hal-hal penting berikut sebelum membeli asuransi kesehatan untuk keluarga Anda:

1. Pilih asuransi yang sesuai anggaran

Asuransi Kesehatan Keluarga Sesuai Anggaran

Tentu saja, Anda harus pilih asuransi yang memang sesuai dengan anggaran keluarga Anda. Jadi, Anda-lah yang mesti menentukan dari awal berapa dana yang bisa Anda sisihkan untuk asuransi setiap bulan. Bukan setelah Anda lihat tawaran premi dari agen asuransi ya.

Dengan merancang terlebih dahulu dana yang pas dengan penghasilan Anda, Anda pun tidak akan terbebani saat membayar premi.

Idealnya anggaran untuk asuransi adalah sekitar 5 persen sampai 10 persen penghasilan Anda. Jangan terlalu berlebihan pula. Sebab, Anda masih harus sisihkan uang Anda untuk investasi dan beberapa hal lain, bukan?

Misalkan saja, penghasilan Anda dan istri digabungkan jadi Rp 20 juta. Anak memiliki satu anak saja. Jadi, Anda bisa sisihkan 5 persen saja untuk asuransi, yaitu sekitar Rp 1 juta per bulan. Itu artinya, Anda hanya bayar Rp 350 ribuan per orang untuk proteksi kesehatan.

Sebenarnya cukup terjangkau, bukan? Pasalnya, biaya perawatan kesehatan di rumah sakit saja bisa mencapai jutaan rupiah sekali rawat inap.

2. Pilih jenis asuransi sesuai kebutuhan

Memilih asuransi

Meskipun anggaran Anda cukup longgar namun ada baiknya Anda tetap harus perhatikan kebutuhan Anda.

Contoh, Anda harus sesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda saat ini. Dengan begitu, Anda bisa pilih produk asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan kesehatan Anda.

Apabila Anda punya problem kesehatan tertentu seperti misalnya Diabetes. Ada baiknya pilih asuransi yang tidak menerapkan waktu tunggu yang cukup panjang untuk bisa diklaim kembali. Pasalnya, penyakit ini bisa saja menyebabkan beberapa keluhan dalam waktu dekat.

Kalau Anda tergolong orang yang butuh ketenangan lebih agar cepat sembuh maka pastikan plafon untuk ruangan cukup. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda berfokus memilih asuransi kesehatan yang memberikan santunan cukup tinggi untuk kamar.

Cara agar dapat asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga adalah perhatikan secara detail manfaat yang akan Anda terima. Lihat berapa santunan yang diberikan. Dengan begitu, Anda tidak akan kecewa atau menombok banyak di kemudian hari.

3. Miliki asuransi kesehatan lebih dari satu

reksdana juara

Memilih asuransi kesehatan yang sesuai kebutuhan, kadang kala mengharuskan Anda punya lebih dari satu polis asuransi. Dengan begitu, Anda bisa dapatkan manfaat lebih maksimal.

Anda bisa padukan satu asuransi kesehatan keluarga dengan asuransi satuan lainnya. Contoh, meskipun Anda sudah memiliki satu polis asuransi kesehatan untuk keluarga, Anda bisa beli asuransi satuan lain.

Yap! Daripada Anda menambahkan rider tertentu alias asuransi tambahan pada polis Anda, akan lebih hemat apabila Anda beli lebih dari satu asuransi. Anda pun tidak terikat pada salah satu polis untuk dapatkan manfaat dari polis lainnya.

Misalnya, Anda bisa beli asuransi satuan untuk penyakit-penyakit umum di Indonesia. Mulai dari asuransi lima penyakit, asuransi demam berdarah, atau asuransi tipus. Jadi, Anda bisa dapatkan perawatan lebih maksimal saat terkena penyakit tertentu.

4. Manfaatkan asuransi dari kantor atau BPJS

Asuransi Kesehatan Keluarga Dari Kantor

Merasa premi asuransi masih tergolong berat jika Anda ingin dapatkan manfaat semaksimal mungkin? Anda bisa manfaatkan asuransi dari kantor atau BPJS sebagai asuransi kesehatan keluarga. Atau, Anda juga bisa padukan asuransi dari kantor, BPJS, dan asuransi pribadi.

Bagi Anda yang berstatus karyawan mungkin akan cukup tertolong untuk dapat memiliki asuransi kesehatan dari kantor. Dengan demikian, Anda bisa menekan pos pengeluaran untuk pembelian asuransi kesehatan dan menaikkan nominal untuk asuransi jiwa ataupun investasi.

Anda yang tidak masalah dengan antrean BPJS yang sudah rahasia umum cukup panjang? Maka Anda bisa maksimalkan manfaat dari BPJS. Pasalnya, Anda bisa hemat biaya rumah sakit dengan menggunakan BPJS. Tentu saja dengan premi yang sangat murah pula!

Yang pasti untuk BPJS, baik Anda pakai atau tidak, lebih bijaksana untuk ikuti program asuransi sosial ini ya. Dengan begitu, Anda mendukung program pemerintah dan membantu lapisan masyarakat lainnya untuk dapat akses kesehatan.

5. Bandingkan asuransi kesehatan dari berbagai provider

Bandingkan produk

Ya! Asuransi kesehatan memang wajib namun harus pula Anda tetap bijaksana memilih produk terbaik. Jadi, Anda bisa dapatkan manfaat maksimal dengan premi yang terjangkau untuk Anda.

Ingat, lho! Bukan berarti cari asuransi kesehatan keluarga yang paling murah tetapi carilah yang paling cocok untuk keluarga Anda.

Yuk, sediakan waktu meriset produk-produk asuransi kesehatan keluarga yang terbaik.

Anda bisa bandingkan antara satu provider dengan provider lainnya. Kemudian, bandingkan pula produk yang ditawarkan oleh masing-masing provider tersebut. Plus, jangan lupa bahwa ada pula unit asuransi kesehatan syariah yang layak masuk dalam daftar Anda.

Untuk membandingkan mana yang terbaik untuk keluarga Anda, pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Apakah Anda perlu sistem pembayaran cashless? Sebab, metode cashless akan meringankan Anda saat lakukan pembayaran di rumah sakit. Jadi, Anda tak perlu menunggu klaim Anda cair dalam waktu 14 hari kerja.
  • Pastikan jaringan rumah sakit dari perusahaan asuransi tersebut cukup luas. Meskipun cashless namun kalau jaringan rumah sakitnya sedikit, ya sama saja.
  • Sebaiknya pilih asuransi kesehatan yang menyediakan limit gabungan untuk semua perawatan. Contoh, asuransi dengan limit gabungan Rp 200 juta dalam setahun akan lebih baik. Daripada Anda memilih asuransi dengan limit biaya perawatan Rp 50 juta per tahun, kemudian biaya konsultasi Rp 20 juta per tahun.

6. Bedakan asuransi kesehatan dengan asuransi unit-link

Membandingkan Harga Indekos

Ini salah satu hal paling fundamental yang harus Anda bedakan. Kebanyakan orang tergiur dengan pencairan dana di akhir periode polis dari asuransi. Padahal, asuransi dengan metode tersebut merupakan asuransi unit-link.

Tidak salah kalau Anda mau beli. Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa manfaat yang diterima pun akan jauh lebih rendah dibandingkan jika Anda beli asuransi kesehatan murni.

Pasalnya, pada asuransi unit-link, sebagian besar premi Anda akan diinvestasikan lagi. Dengan demikian, premi yang akan digunakan untuk manfaat kesehatan pun jadi lebih minimalis. Belum lagi Anda harus hadapi risiko fluktuasi investasi itu sendiri yang bikin return bisa melonjak atau malah sangat berkurang.

Akan lebih bijaksana kalau Anda berinvestasi sendiri saja. Anda bisa padukan reksadana misalnya dengan asuransi kesehatan. Anda pun bisa dapat manfaat kesehatan secara maksimal dan sisihkan uang untuk investasi masa depan.

Jadi, sekarang sudah bisa mempertimbangkan asuransi kesehatan keluarga yang tepat untuk Anda, ‘kan?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →