6 Asuransi Kesehatan Terbaik 2020 [Plus Manfaat-Manfaatnya]

Asuransi kesehatan terbaik

Biaya rumah sakit dari tahun ke tahun semakin mahal dengan rata-rata kenaikan tiap tahun mencapai 15 persen, di atas kenaikan gaji kita!

Makanya kamu butuh asuransi kesehatan, biar rekening gak jebol kalau tahu-tahu sakit.  Lifepal bakal bantu kamu memilih asuransi kesehatan terbaik di tahun 2020 ini. Yuk simak ulasannya berikut.

Asuransi kesehatan terbaik di Indonesia 2020

Berikut ini adalah daftar asuransi kesehatan terbaik pilihan Lifepal.

  • Asuransi kesehatan terbaik Manulife
  • Asuransi kesehatan Prudential
  • Asuransi kesehatan Cigna
  • Asuransi kesehatan AXA
  • Asuransi kesehatan Allianz
  • Asuransi kesehatan AXA Mandiri

1. Asuransi kesehatan terbaik Manulife

Perusahaan asuransi Manulife adalah perusahaan asal Kanada yang masuk ke Indonesia sejak 1989. Perusahaan yang memiliki 2,5 juta nasabah ini menawarkan beberapa produk asuransi kesehatan menarik, salah satunya MiUltimate HealthCare (MiUHC).

MiUCH menanggung biaya rawat inap, bedah, perawatan gigi, melahirkan, hingga konsultasi psikologis nasabah yang bisa kamu klaim di seluruh Indonesia dan di luar negeri. Berikut ini pertanggungan lengkapnya.

  • Biaya kamar rawat inap dari Rp 500 ribu – Rp 3 juta per hari (Indonesia dan Malaysia).
  • Biaya kamar di luar Indonesia dan Malaysia dari Rp 3 juta – Rp 9 juta per hari.
  • Menanggung biaya unit perawatan intensif.
  • Menanggung biaya kunjungan dokter maksimal satu kunjungan.
  • Menanggung biaya kunjungan dokter spesialis maksimal satu kunjungan.
  • Menanggung biaya aneka perawatan rumah sakit.
  • Menanggung biaya operasi bedah maksimal per tahun.
  • Biaya akomodasi pendamping dari Rp 500 ribu – Rp 1,25 juta per hari.
  • Menanggung biaya bedah rekonstruksi.
  • Biaya penyuluhan psikologis dari Rp 1 juta – Rp 2,5 juta per tahun.
  • Ada manfaat perawatan gigi.
  • Ada manfaat melahirkan dengan masa pertanggungan maksimal 45 tahun. Usia pasien melahirkan batasnya di 20-43 tahun.
  • Menanggung keperluan rawat jalan yang berkaitan dengan rawat inap seperti kemoterapi, cuci darah, dll.
  • Masa pertanggungan dewasa hingga 80 tahun.
  • Masa pertanggungan anak hingga 25 tahun.

MiUHC menawarkan empat paket rencana pertanggungan dengan limit yang beragam, yaitu Diamond, Ruby, Emerald, dan Jade.

Sehingga, kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan budget. Adapun cakupan pertanggungan tiap paket berbeda-beda, ada yang hanya menanggung di Indonesia dan Malaysia sampai dengan di seluruh dunia.

Untuk mendapatkan polis ini, batas usia masuk tertanggung adalah 1 bulan – 70 tahun untuk pemegang polis dan pasangannya. Jika kamu memiliki anak, batas usianya adalah 1 bulan – 17 tahun. 

2. Asuransi kesehatan Prudential

Perusahaan asuransi Prudential hadir di Indonesia sejak 1995 dan melayani asuransi jiwa dan kesehatan. Salah satu produk menarik dari asuransi asal Inggris ini adalah PRUprime Healthcare yang memberikan pertanggungan biaya rawat inap dengan perlindungan sampai usia 85 tahun.

Berikut ulasan produknya.

  • Penggantian biaya kamar rumah sakit dan akomodasi maksimum Rp 8 juta per hari.
  • Penggantian biaya kunjungan dokter spesialis dihitung per tipe spesialis.
  • Tagihan rumah sakit dibayar sesuai plan yang dipilih.
  • Ada manfaat PRUprime limit booster buat tambah batas manfaat tahunan hingga Rp 35 juta.
  • Dapat 10 persen peningkatan batas manfaat tahunan kalau gak ada klaim.
  • Perlindungan di seluruh negara.
  • Masa perlindungan hingga usia 85 tahun.

Sebagai informasi, PRUprime Healthcare adalah asuransi tambahan dari produk asuransi jiwa Prudential, yaitu PRUlink Generasi Baru.

Sehingga untuk mendapatkannya, kamu mesti membeli produk asuransi jiwanya dulu. Namun, kalau kamu sudah memiliki keluarga gak ada salahnya kok membeli produk ini karena keluargamu butuh perlindungan finansial dari risiko kematian tulang punggung.

3. Asuransi kesehatan Cigna

Perusahaan asuransi Cigna adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang menyediakan beberapa jenis varian asuransi kesehatan individu maupun keluarga.

Salah satunya Cigna Family Care Optima yang cocok digunakan untuk kamu yang sudah berkeluarga. Pasalnya, polis ini bisa menanggung lima orang sekaligus dalam satu polis!

Artinya, kamu cuma perlu bayar satu kali premi dan sudah bisa melindungi satu keluargamu. Berikut manfaat yang ditawarkan polis ini.

  • Manfaat harian rawat inap rumah sakit dari Rp300 ribu – Rp1,2 juta per tertanggung.
  • Manfaat harian perawatan ICU mulai dari Rp600 ribu – Rp2,4 juta per tertanggung.
  • Dapat tanggungan rawat jalan setelah perawatan rumah sakit.
  • Manfaat pembedahan mulai dari Rp6 juta – Rp24 juta per tertanggung.
  • Ada layanan pendampingan saat di rumah dan di perjalanan.
  • Ada pengembalian premi 30 persen dari total premi di setiap akhir tahun ke-5.
  • Bisa klaim tanpa melewati proses medical check up.
  • Pembayaran premi bisa kamu lakukan setiap 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun sekali

Polis ini bisa dibilang “paket praktis” buat kamu yang pengin mendaftarkan asuransi kesehatan untuk setiap anggota keluarga. Namun ada syarat usia, yaitu 21-60 tahun untuk kamu, 18-60 tahun untuk pasangan, dan 0,5-17 tahun untuk anak.

Pertanggungan rawat inap dan perawatan ICU polis ini berupa santunan harian tunai. Maksudnya, kamu bakal mendapatkan uang sesuai nominal tertera, tanpa melihat berapa tagihan rumah sakit yang sebenarnya. Jadi kalau ada lebih, kami bisa menggunakan uang itu untuk hal lain. 

Sebagai informasi, polis ini menetapkan ketentuan pembatasan nominal polis per tahunnya. Jadi, kalau sudah melewati nominal tersebut, kamu gak bisa mengklaim lagi pada tahun tersebut.

4. Asuransi kesehatan AXA

Asuransi kesehatan AXA yang menarik untuk dibahas adalah Maestro Optima Care dengan pertanggungan:

  • Perlindungan lebih lama dengan usia hingga 80 tahun dan bisa diperpanjang hingga 99 tahun.
  • Perlindungan diberikan dimulai dari hari pertama polis diterbitkan.
  • Perlindungan mencakup kondisi yang sudah ada sebelumnya (pre-existing condition) dan kondisi penyakit-penyakit kritis.
  • Perlindungan mencakup seluruh dunia.
  • Persetujuan proses aplikasi lebih mudah.
  • Klaim tanpa medical check up. 

Selain itu, polis ini juga gak menetapkan masa tunggu dan bisa menanggung kondisi yang sudah ada sebelumnya (pre-existing condition) serta penyakit kritis! Padahal, dua kondisi barusan biasanya masuk ke dalam pengecualian polis asuransi kesehatan pada umumnya.

Makanya polis ini sangat cocok bagi kamu yang punya risiko tinggi penyakit kritis atau malah sudah mengidap penyakit tertentu.

Menarik bahwa polis ini bisa menanggung kesehatan kamu sampai dengan 99 tahun lewat perpanjangan. Namun, tentu saja preminya bakal lebih tinggi setelah masa perpanjangan dari 80 ke 99 tahun.

Namun, manfaat menarik di atas tentu ada harganya. Premi asuransi ini lumayan yaitu bisa mulai dari Rp500 ribuan, tapi tentunya setiap orang bisa dapat angka yang berbeda tergantung usia masuk dan rencana asuransi masing-masing. 

5. Asuransi kesehatan Allianz

Datang dari Jerman, Asuransi Kesehatan Allianz adalah satu nama besar yang wajib masuk pertimbangan kamu. Unggul di beberapa aspek, Allianz memiliki produk asuransi kesehatan yang sangat ramah, SmartHealth Maxi Violet.

Lewat program ini, kamu bisa menikmati manfaat  no claim bonus, yang artinya premi asuransi kesehatan Allianz yang telah dibayarkan akan dikembalikan 20 persen jika tidak ada klaim.

Selain itu, polis SmartHealth Maxi Violet ini juga menawarkan delapan jenis plan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dengan manfaat rawat inap hingga Rp1 juta per hari.

  • Usia masuk peserta asuransi 15 hari hingga 60 tahun
  • Polis asuransi dapat diperpanjang hingga tertanggung usia 70 tahun
  • Pertanggungan biaya kamar ketika rawat inap: Rp100 ribu, Rp150 ribu, Rp200 ribu, Rp350 ribu, Rp500 ribu, Rp600 ribu, Rp750 ribu, Rp1 juta per hari
  • Pertanggungan biaya kamar ICU: Rp300r ribu, Rp350 ribu, Rp400 ribu, Rp550 ribu, Rp700 ribu, Rp800 ribu, Rp1 juta, dan Rp1,3 juta per hari
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter: Rp50 ribu, Rp62 ribu, Rp75 ribu, Rp112 ribu, Rp150 ribu, Rp175 ribu, Rp215 ribu, dan Rp300 ribu per hari
  • Pertanggungan biaya kunjungan dokter spesialis: Rp75 ribu, Rp87 ribu, Rp100 ribu, Rp137 ribu, Rp175 ribu, Rp200 ribu, Rp250 ribu, dan Rp350 ribu
  • Pertanggungan biaya pembedahan mulai dari Rp4,5 hingga Rp160 juta
  • Pertanggungan biaya sebelum dan sesudah rawat inap: Rp400 ribu, Rp600 ribu, Rp800 ribu, Rp1,4 juta, Rp2 juta, Rp2,4 juta, Rp3 juta, dan Rp4 juta
  • Pertanggungan rawat jalan dan rawat gigi: Rp1 juta, Rp1,5 juta, Rp2 juta, Rp3,5 juta, Rp5 juta, Rp6 juta, Rp7,5 juta, dan Rp10 juta
  • Santunan atas risiko meninggal dunia: Rp2 juta, Rp2,5 juta, Rp3 juta, Rp4,5 juta, Rp6 juta, Rp7 juta, Rp8,5 juta, dan Rp11,5 juta
  • Manfaat pengembalian premi asuransi kesehatan Allianz hingga 20 persen

6. Asuransi kesehatan AXA Mandiri

Sebagai salah satu brand perbankan nasional, AXA Mandiri memiliki sebuah polis asuransi yang sangat lengkap.

Hadir dengan biaya premi yang terjangkau, AXA Mandiri siap memanjakan para nasabah dengan manfaat kesehatan berlimpah.

Salah satunya adalah manfaat rawat inap Rp250 ribu per hari yang dilengkapi dengan rawat jalan. Selain itu, AXA Mandiri juga menyiapkan dana limit tahunan yang cukup tinggi, hingga Rp300 juta.

Apa saja manfaat yang bisa dinikmati lainnya? Berikut rangkumannya. 

  • Pertanggungan biaya rawat inap ICU sesuai tagihan rumah sakit
  • Pertanggungan biaya dokter umum / spesialis
  • Pertanggungan biaya dokter sebelum dan sesudah rawat inap
  • Pertanggungan biaya pembedahan
  • Pertanggungan biaya darurat rawat jalan
  • Pertanggungan biaya kamar rawat inap di rumah sakit mulai dari Rp250 ribu – Rp1 juta
  • Pertanggungan biaya ambulans mulai dari Rp150 hingga Rp500 ribu
  • Limit manfaat asuransi dalam setahun mulai dari Rp100 hingga Rp300 juta
  • Pertanggungan biaya rawat jalan general mulai dari Rp350 hingga Rp500 ribu
  • Santunan atas risiko meninggal dunia hingga Rp3 juta

Pengecualian dalam asuransi kesehatan

asuransi kesehatan cashless

Setiap asuransi atau polis kesehatan memiliki aturan tersendiri. Ada beberapa hal atau risiko yang gak bisa di-cover atau dilindungi secara finansial oleh perusahaan asuransi.

Itu mengapa setiap kontrak polis yang ditandatangani nasabah dah penyedia asuransi memiliki klausul pengecualian.

Yang menyatakan bahwa perusahaan asuransi gak akan membayar manfaat asuransi dalam hal perawatan dan/atau pengobatan yang berhubungan dengan:

  • Semua perawatan dan atau pengobatan yang berhubungan dengan penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya (Pre Existing Diseases), termasuk  komplikasinya.
  • Penyakit-penyakit khusus, kecuali polis telah berlaku selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut
  • Transplantasi organ, termasuk semua perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan transplantasi organ.
  • Semua alat penunjang atau alat bantu buatan atau bahan sintetis baik yang di luar atau melekat pada tubuh.
  • Dialisa, termasuk semua perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan dialisa.
  • Perawatan dan pengobatan eksperimental, tradisional dan/atau alternatif yang di luar ilmu kedokteran barat yang tidak terbatas pada akupuntur (kecuali dilakukan dokter), sinse, dukun patah tulang, paranormal, chiropractor, naturopath, holistik, dan sejenisnya.
  • Gangguan kejiwaan atau syaraf termasuk psikosis, neurosis, stres, depresi, psikogeriatrik dan manifestasi fisiologis atau psikosomatis, perawatan penyalahgunaan obat, kecanduan obat dan/atau alkohol.

Nah, biasanya setelah mengeluarkan klausul pengecualian, perusahaan asuransi akan memberikan kesempatan sang calon nasabah untuk mempelajari.

Sebelum pada akhirnya, keduanya bersepakat untuk menjalani program dengan manfaat yang ada di dalam polisnya. 

Ciri asuransi kesehatan terbaik dan tips memilihnya

Untuk memahami asuransi kesehatan terbaik ada beberapa saran dari pakar keuangan yang akan dirangkum sebagai berikut ini.

1. Jaringan rumah sakit luas

Pilih asuransi kesehatan yang memiliki jaringan rumah sakit yang merata. Utamanya yang berdekatan dengan tempat tinggal, kantor, atau memiliki preferensi dokter tertentu.

Pasalnya, jika rumah sakit gak masuk dalam jaringan perusahaan asuransi yang kamu pilih, proteksi asuransi kesehatan gak bisa digunakan, meskipun bisa tapi gak bakal maksimal.

2. Sistem cashless

Pilih sistem klaim secara cashless, sehingga kamu gak perlu repot lagi menyiapkan dana terlebih dahulu, terlebih dalam kondisi darurat.

Dengan klaim secara cashless kamu cukup membawa kartu polis asuransi untuk ditunjukkan kepada pihak rumah sakit yang sudah bekerja sama.

Akan tetapi, bukan berarti sistem pembayaran reimbursement gak baik ya. Hanya saja, sistem cashless biasanya jauh lebih praktis meski memang bikin premi lebih mahal.

3. Plafon dan premi seimbang

Cari asuransi kesehatan yang menyediakan plafon dan premi seimbang. Maksudnya, jangan sampai premi yang dibayarkan gak sebanding dengan limit yang diberikan serta manfaat yang didapatkan.

Jika sudah memiliki BPJS Kesehatan, kamu bisa memilih premi yang lebih rendah dengan menggabungkan dua manfaatnya, antara BPJS Kesehatan dengan asuransi kesehatan yang kamu miliki.

Pertimbangkan juga dengan besaran premi yang harus kamu bayarkan tiap bulannya. Idealnya, premi asuransi berkisar antara 5% hingga 10% dari total pendapatan per bulan.

Jika gaji kamu sebesar Rp 5 juta per bulan, artinya kamu bisa menyisihkan antara Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, untuk tambahan asuransi kesehatan lain selain BPJS Kesehatan.  

4. Prioritaskan rawat inap

Biaya kesehatan yang paling mahal biasanya mencakup biaya rawat inap. Oleh karena itu, prioritaskan rawat inap terlebih dahulu.

Pasalnya, ada juga asuransi kesehatan yang hanya meng-cover rawat inap tanpa rawat jalan agar preminya bisa lebih terjangkau.

Tapi, jika bujet kamu mencukupi untuk mendapatkan keduanya akan lebih baik lagi.

5. Skema limit yang menguntungkan

Pelajari limit perawatan atau plafon yang diberikan. Sebagai contoh, kamu bisa membandingkan dalam tabel berikut ini.

Skema Limit Asuransi Kesehatan Skema Pertama Skema Kedua
Biaya Perawatan Rp 230 juta per tahun Rp 250 Juta Per-Tahun
Biaya Tindakan Rp 10 juta per tahun
Biaya Konsultasi Dokter Rp 10 juta per tahun

Dari tabel tersebut kamu bisa mempelajari perbedaan antara skema pertama dengan skema kedua.

Sebaiknya kamu memilih asuransi kesehatan dengan skema kedua yang gak memberikan limit atau batasan untuk poin tertentu saja. Sehingga jika total limit yang diberikan masih ada, kamu tetap bisa mengklaimnya saat kamu sakit atau mengalami kecelakaan.

6. Masa tunggu singkat

Perhatikan juga masa tunggu penyakit yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi. Berbeda dengan BPJS Kesehatan yang gak memiliki masa tunggu, sehingga penyakit bawaan atau penyakit yang sudah diderita pun bisa tercover.

Lain halnya dengan asuransi kesehatan yang dikelola oleh pihak swasta. Ada ketentuan tentang masa tunggu penyakit. Penyakit kamu gak bisa diklaim jika muncul atau terjadi pada saat masa tunggu.

Sebaliknya, jika masa tunggunya sudah lewat atau terlewati, barulah bisa mengklaim sesuai dengan penyakit yang diderita.

Asuransi Kesehatan AXA SmartCare

Executive

Sinarmas

Sehat Gold

Cigna

Premium Health Protection

Allianz

SmartHealth Light Titanium

Jaringan

Rumah Sakit

490 500 800 1000
Masa Tunggu 40 hari 15 hari 13 hari Tidak Ada

Dari tabel tersebut kita bisa membandingkan mana saja asuransi yang menerapkan masa tunggu, dan mana saja asuransi yang gak menerapkan masa tunggu (contohnya Allianz yang gak memberikan masa tunggu).

Tentu saja lagi-lagi akan berpengaruh terhadap premi yang harus kita bayarkan. Jadi, pastikan untuk memilih dengan bijak mempertimbangkan banyak variabel yang ada dalam menentukan asuransi kesehatan terbaik.

7. Premi asuransi kesehatan murni lebih terjangkau

Agar manfaat dari proteksi kesehatan yang kita dapatkan lebih maksimal, sebaiknya pilih asuransi kesehatan murni. Sehingga dari besaran preminya pun jadi lebih terjangkau.

Kembali lagi ke tujuan awal bahwa asuransi kesehatan adalah untuk memindahkan potensi kerugian finansial saat kita sakit atau mengalami kecelakaan.

Jadi, jangan digabungkan dengan manfaat lainnya seperti untuk tabungan masa depan, atau bahkan untuk tujuan investasi. Karena dari tujuannya saja sudah berbeda sehingga gak akan mungkin bisa berjalan seiringan.

Jika kita sudah membagi premi antara asuransi dengan investasi, sudah pasti konsekuensi yang didapatkan adalah mengurangi manfaat dari asuransi itu sendiri. Dan perlu diketahui, kita gak akan mendapatkan hasil investasi yang maksimal.

Jenis asuransi kesehatan yang bagus

Di Indonesia cukup banyak asuransi kesehatan yang ditawarkan. Umumnya asuransi tersebut dipromosikan sudah dalam kemasan perusahaan-perusahaan asuransi itu sendiri.

Namun, secara garis besar, asuransi jenis ini terbagi menjadi dua:

  • Asuransi kesehatan individu
  • Asuransi kesehatan keluarga

1. Asuransi kesehatan individu

Asuransi kesehatan individu adalah jenis asuransi yang bisa dibeli sendiri tanpa perlu menunggu pemberi kerja atau perusahaan memberinya.

Kamu bisa membelinya secara langsung di perusahaan asuransi ataupun lewat aggregator produk asuransi.

Biasanya premi buat jenis asuransi ini lebih ringan ketimbang premi asuransi kelompok yang dibayarkan perusahaan. Ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan membeli asuransi jenis ini untuk individu:

  • Asuransi jenis ini bisa melindungi si tertanggung saat berganti pekerjaan.
  • Si tertanggung bisa memilih manfaat-manfaat seperti apa yang pengin didapat.
  • Si tertanggung bisa menyesuaikan premi asuransi sesuai kondisi keuangannya.
  • Asuransi kesehatan individu mencakup semua manfaat yang penting.

2. Asuransi kesehatan keluarga

Sebagaimana namanya, asuransi kesehatan keluarga adalah jenis asuransi yang menanggung lebih dari satu anggota keluarga mulai dari pasangan, anak-anak hingga tanggungan yang lainnya. Intinya, setiap keluarga disarankan banget punya asuransi ini.

Selain jumlah tanggungannya, bedanya asuransi jenis ini untuk keluarga dengan individu terdapat pada besaran premi yang dibayarkan.

Sudah pasti premi asuransi jenis ini lebih besar ketimbang yang individu. Makin banyak tanggungan, makin besar preminya.

Meskipun begitu, besaran premi tersebut gak semahal kalau kamu mendaftarkan diri anggota keluargamu satu per satu buat dapat asuransi yang baik untuk kesehatan ini. Masih lebih terjangkau premi asuransi untuk keluarga.

Satu hal lagi yang perlu kamu tahu, pertanggungan asuransi ini tetap. Bisa dibilang kalau ada satu anggota keluarga menerima manfaat dari asuransi, besaran pertanggungan asuransi ini berkurang.

Apa alasan klaim asuransi kesehatan ditolak?

Ketika kamu menggunakan polis kesehatan berupa asuransi, wajib mengetahui segala jenis peraturan yang ada, termasuk soal klaim asuransi yang menjadi hal paling krusial.

Sering kali terjadi kasus penolakan klaim yang disebabkan beberapa hal sehingga membuat kecewa para nasabah yang sudah berkomitmen melakukan pembayaran premi rutin.

Nah, ada beberapa alasan kenapa klaim asuransi kesehatan bisa ditolak nih, antara lain:

  • Tidak aktifnya polis
  • Risiko tidak masuk klausul
  • Klaim melewati batas waktu
  • Dokumen tidak lengkap
  • Penyakit telah ada sebelum beli asuransi

1. Tidak aktifnya polis

Hal ini mungkin yang paling sering ditemukan kasusnya. Ada beberapa faktor yang membuat polis kamu tidak aktif, mulai dari pembayaran premi yang sudah lewat jatuh tempo hingga nilai tunai asuransi yang melewati biaya preminya sendiri.

2. Risiko tidak masuk klausul

Seperti yang sudah dijelaskan, ada beberapa hal atau risiko kesehatan yang gak dapat di-cover asuransi karena bukan dari bagian klausul persetujuan. Jadi, ada baiknya kamu baca dulu apa isi klausul pengecualiannya. 

3. Klaim melewati batas waktu

Klaim bisa saja ditolak karena pengurusannya yang melebihi batas waktu yang ditentukan. Biasanya jika pengurusan klaim melebihi 60 hari, akan otomatis ditolak.

4. Dokumen tidak lengkap

Ini juga jadi salah satu penyebab paling umum terjadi. Satu saja dokumen yang kurang, asuransi akan menolak klaim. Misalnya untuk asuransi jiwa, diperlukan surat keterangan dari dokter. Kamu juga diharuskan mengisi formulir klaim.

5. Penyakit telah ada sebelum beli asuransi

Ini kenapa dibutuhkan kejujuran dari pemegang polis saat melakukan interview pengajuan. Sebab setiap risiko penyakit yang muncul sebelum kamu membeli polis akan ditolak klaimnya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan adalah produk yang akan menanggung biaya perawatan medis nasabahnya, seperti rawat inap, bedah, bersalin, rawat gigi, hingga rawat jalan.

Mengapa kita butuh asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan dibutuhkan karena biaya perawatan medis semakin naik dengan tingkat inflasi 15 persen tiap tahun. Selain itu, asuransi kesehatan akan menjaga kondisi keuangan kamu dari pengeluaran mendadak seperti biaya rumah sakit.

Apa manfaat asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan bermanfaat untuk menjaga stabilitas keuangan kamu. Risiko terkena penyakit biasanya datang mendadak dan mahal, sehingga bakal mengganggu keuangan kamu. Dengan asuransi kesehatan, kamu bisa mengalihkan risiko tersebut dengan menyisihkan sedikit saja pendapatan setiap bulannya.

Siapa yang membutuhkan asuransi kesehatan?

Semua orang membutuhkan asuransi kesehatan, namun orang yang sudah berkeluarga paling membutuhkannya. Karena, risiko pengeluaran lebih besar karena yang berpotensi sakit lebih banyak. 

Asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga

Salah satu asuransi kesehatan keluarga yang bagus adalah Cigna Family Optima, yang bakal menanggung 5 orang anggota keluarga dalam satu polis saja. Keuntungan asuransi ini adalah adanya pengembalian 30 persen premi tiap 5 tahun dan klaim cashless. 

Pertanggungan dari polis ini adalah santunan harian tunai, untuk rawat inap, pertanggungan rawat jalan setelah perawatan, dan pembedahan.

Asuransi kesehatan terbaik untuk orang tua

Orang tua memerlukan asuransi penyakit kritis untuk mengantisipasi risiko tersebut, salah satu produk yang menarik adalah MiUltimate Critical Care dari Manulife dengan batas usia masuk 6 bulan sampai 65 tahun.

Produk ini menanggung 50 penyakit kritis seperti kanker, gagal ginjal penyakit jantung, stroke, dan lain-lain dengan pertanggungan sampai Rp200 juta.

Menariknya, polis bakal mengembalikan uang premi kamu sebesar 160 persen dari total yang kamu bayarkan baik jika tertanggung meninggal dunia ataupun melewati masa akhir polis. 

Asuransi kesehatan terbaik untuk anak dan bayi

Asuransi yang bagus untuk anak dan bayi salah satunya PRUmy Child dari Prudential, karena menanggung risiko mulai dari masa kehamilan, hingga asuransi kesehatan anak saat dewasa. Jadi, anak bisa terlindungi sejak dalam kandungan.

Asuransi kesehatan terbaik untuk rawat jalan

Asuransi rawat jalan yang bisa kamu dapatkan adalah Prima Perlindungan Kesehatan dari Lippo. Jika kebanyakan polis lain memasukkan rawat jalan ke dalam pilihan asuransi tambahan, dalam polis ini kamu bisa mendapatkannya sebagai manfaat dasar. Selain itu, Lippo juga sudah bermitra dengan 500 rumah sakit di Indonesia dan kamu bisa menggunakan layanan klaim cashless.

Bagaimana cara pembayaran premi asuransi kesehatan?

Pembayaran premi asuransi kesehatan bisa dilakukan secara rutin setiap bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau tahunan, tergantung dengan polis yang kamu pilih.

Itulah beberapa informasi mengenai asuransi kesehatan terbaik yang perlu kamu tahu. Mulai dari manfaatnya, jenis-jenisnya, ciri-cirinya, hingga daftar asuransi yang ditawarkan.

Kalau ingin mendapatkan informasi asuransi kesehatan lebih jelas, Lifepal menyediakan konsultasi gratis. Untuk mendapatkannya, silakan isi formulir di bagian atas halaman ini ya!