5 Marketplace Pilihan Beli Asuransi Online Terbaik 2020

Beli asuransi online

Sekarang beli asuransi itu benar-benar mudah lho. Kamu bisa beli asuransi online lewat smartphone milikmu. Bahkan, komunikasinya pun juga dilakukan lewat smartphone tanpa perlu tatap muka langsung.

Dari asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kendaraan, asuransi kebakaran, hingga asuransi untuk orang tua, semuanya tersedia secara online. Tinggal ditentukan aja asuransi mana yang hendak kamu ingin miliki.

Dalam ulasan kali ini, Lifepal mau ajak kamu mengenal cara beli asuransi online. Pembahasannya mulai dari cara pengajuan, pembelian, mekanisme klaim, hingga tempat pembeliannya.

Cara beli asuransi online dan pengajuannya

Seperti dijelaskan di atas, cara kerja asuransi kesehatan online (daring) ataupun offline (luring) secara umum sama. Perbedaan hanya pada mekanisme pelayanan yang dilakukan secara online via aplikasi atau platform khusus.

Apabila diringkas, ada tiga tahap utama bagi kita yang ingin mendaftar polis asuransi secara online.

1. Kunjungi situs produk asuransi

Calon peserta asuransi yang tertarik dengan produk asuransi kesehatan bisa mencari perusahaan yang tepercaya melalui mesin pencarian daring.

Perusahaan yang akan dipilih bisa disesuaikan dengan keinginan peserta, termasuk besaran premi asuransi dan manfaat lain yang akan didapat dari pertanggungan.

2. Lengkapi dokumen pengajuan

Bila sudah yakin dengan perusahaan penyedia produk asuransi kesehatan yang dipilih, kita bisa melengkapi dokumen pendaftaran yang diminta.

Karena dilakukan secara online, biasanya perusahaan akan meminta kita mengunduh berkas dokumen syarat pendaftaran secara online pula.

Jangan lupa siapkan fotokopi/pindai Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi/pindai Akta Keluarga, dan fotokopi/pindai Kartu Keluarga.

3. Baca polisi dengan teliti

Tahapan ini menjadi yang terpenting dari seluruh proses pendaftaran asuransi kesehatan secara online. Sebelum kita resmi menjadi peserta asuransi, alangkah baik bila kita membaca dengan rinci berbagai dokumen yang berisi data tertanggung dan objek pertanggungannya.

Pahami seluruh poin dengan teliti sebelum menyetujuinya. Apabila ada poin-poin yang mengganjal atau tidak sesuai dengan kesepakatan di awal, kita bisa menanyakan kepada pihak asuransi melalui nomor telepon atau surel yang tersedia.

4. Bayar premi

Nah, kita baru dinyatakan resmi menjadi nasabah sebuah produk asuransi kesehatan apabila sudah melakukan pembayaran premi asuransi kepada pihak penyedia produk asuransi.

Nilai pembayarannya pun harus sesuai dengan polis yang kita ambil. Pembayaran sebisa mungkin dilakukan teratur tanpa tunggakan.

Tunggakan justru akan mempersulit kita bila suatu saat membutuhkan pengajuan klaim secara mendadak.

Ini 5 marketplace pilihan beli asuransi online

Ada banyak pilihan marketplace buat beli asuransi online lho. Untuk memudahkan semua orang dalam mendapatkan asuransi terbaik, marketplace berikut ini hadir demi memuaskan kebutuhan masyarakat.

  • Asuransi AXA
  • FWD
  • Asuransi Zurich
  • JagaDiri
  • Lifepal

1. Asuransi AXA

Telah berkecimpung di dunia asuransi cukup lama, AXA hadir untuk melindungi banyak sekali hal penting di dalam kehidupan kamu, dari soal kesehatan, jiwa, hingga perjalanan.

Pilihan asuransi yang disediakan di AXA, antara lain:

  • Asuransi kesehatan, asuransi ini dapat dibeli secara online. Banyak manfaat yang diperoleh dari asuransi ini, seperti penggantian biaya rawat inap rumah sakit dan santunan duka, serta manfaat pengembalian premi 100 persen pada tahun ke-12, baik terjadi klaim rawat inap maupun tidak klaim (ROP).
  • Asuransi jiwa, jika sudah punya asuransi kesehatan, langsung saja lengkapi dengan asuransi jiwa. Lewat asuransi jiwa online LIFE & SAVE, AXA memberikan perlindungan nasabah berupa santunan kematian dan dana pensiun.
  • Asuransi mobil, AXA juga punya AXA SmartDrive yang merupakan asuransi mobil. Jenis asuransi ini siap melindungi kendaraan dengan asuransi kendaraan komprehensif dan manfaat yang luas.
  • Asuransi perjalanan, jika kamu termasuk orang yang rutin melakukan perjalanan, AXA SmartTraveller adalah asuransi yang tepat buat kamu pilih. Bisa dibeli secara online, AXA SmartTraveller memberi ganti rugi akibat risiko, seperti penundaan perjalanan, kerusakan bagasi, hingga pengurangan perjalanan.

2. FWD

Perusahaan asuransi yang satu ini punya pendekatan yang modern. Hadir dengan beragam pilihan produknya, asuransi FWD bisa kamu dapatkan secara online. Caranya? Mudah!

  • Masuk ke website FWD yang khusus untuk beli asuransi online.
  • Pilih pekerjaan kamu.
  • Lengkapi data diri dan pilih metode pembayaran yang sesuai.
  • e-policy akan dikirim ke email kamu.

FWD memiliki dua jenis asuransi online, antara lain: 

  • Asuransi kecelakaan diri, manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan sampai dengan Rp 1.000.000.000. Manfaat diberikan untuk kecelakaan akibat kegiatan berisiko tinggi termasuk nonton konser, travelling, atau olahraga ekstrem.
  • Asuransi jiwa berjangka (term life), asuransi jiwa dengan uang pertanggungan (UP) hingga Rp 1.000.000.000 untuk meninggal dunia kecelakaan di tahun pertama dan kedua. UP hingga Rp 1.000.000.000 untuk meninggal dunia akibat sebab apa pun di tahun ketiga dan seterusnya. Dapat diperpanjang secara tahunan sampai usia 80 tahun. Batas usia masuk dari usia 18 sampai 55 tahun.

3. Asuransi Zurich

Untuk kamu yang bingung membeli asuransi secara online, jangan khawatir. Sebab asuransi Zurich siap memberikan pengalaman yang mudah dan berbeda, terutama kamu yang membutuhkan asuransi perjalanan. 

Dengan nama produk Zurich Click, kamu bisa mendapatkan penawaran harga premi dan coverage asuransi perjalanan yang terjangkau. Zurich travel insurance, salah satu, yang bisa digunakan untuk pengurusan visa Schengen ke Eropa.

4. JagaDiri

Tren asuransi online kini makin diramaikan dengan hadirnya JagaDiri. JagaDiri adalah portal asuransi PT Central Asia Financial (CAF) izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 13 Maret 2013 dan anggota Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI).

Soal produk, jangan khawatir. Karena JagaDiri siap memberikan perlindungan buat kamu di beberapa lini seperti:

  • Asuransi kesehatan, beli asuransi kesehatan di JagaDiri bakal mendapat perlindungan demam berdarah; satu premi untuk sekeluarga, termasuk rawat jalan dan jika tidak klaim uang dikembalikan uang 25%; premi mulai dari 90 ribuan per bulan (untuk usia 20 tahun Plan 300) dan jaminan uang kembali.
  • Asuransi kecelakaan, asuransi jiwa online yang ditawarkan jika tertanggung meninggal bukan karena kecelakaan. Perusahaan asuransi akan membayar manfaat pertanggungan kepada ahli waris sebesar 100 persen uang pertanggungan dan selanjutnya pertanggungan atas diri tertanggung berakhir. Jika tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan, penanggung akan membayar manfaat pertanggungan kepada ahli waris sebesar 200 persen uang pertanggungan meninggal dunia akibat sakit dan selanjutnya pertanggungan atas diri Tertanggung berakhir.

5. Lifepal

Jika kamu menginginkan sebuah asuransi yang punya fitur lengkap, jatuhkan aja pilihannya ke lifepal.co.id. Sebab Lifepal lebih dari sekedar marketplace asuransi biasa. 

Lifepal adalah marketplace asuransi terbaik yang dilengkapi dengan layanan konsultasi untuk para penggunanya. Dengan peran tersebut, Lifepal siap memberikan perlindungan bagi para pelanggan.

Pilihan asuransinya pun sangat beragam, mulai dari asuransi kesehatan, mobil, hingga jiwa. Kamu tinggal tentukan sesuai kebutuhan. 

Mekanisme klaim asuransi kesehatan

Setelah melakukan pendaftaran dan secara resmi berstatus sebagai tertanggung,  kita berhak untuk mengajukan klaim asuransi kepada pihak penanggung asuransi sesuai ketentuan di dalam polis asuransi yang disepakati.

Misalnya, kita mengalami serangan penyakit atau kecelakaan yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Bila dilakukan klaim via online, penyedia produk asuransi biasanya memiliki mekanisme masing-masing untuk proses pengajuan klaim. Sebagian perusahaan asuransi kesehatan online yang sudah menyediakan fasilitas klaim melalui Whatsapp.

Dokumen transaksi atau bukti pengajuan asuransi bisa juga diurus melalui aplikasi yang disediakan penyedia produk asuransi selaku penanggung.

Sebagai nasabah asuransi, ada baiknya kita memahami bentuk pertanggungan yang bisa didapatkan dari perusahaan asuransi. Setidaknya ada dua bentuk sistem pertanggungan asuransi, yakni sistem reimburse dan sistem cashless.

1. Reimburse

Nasabah asuransi harus membayar seluruh pengeluaran atas pengobatan terlebih dulu. Setelah itu, pihak perusahaan akan mengganti tagihan yang sudah nasabah talangi.

Cara ini mengharuskan peserta harus lebih berhati-hati dalam mengumpulkan seluruh bukti transaksi pengobatan atau perawatan.

Bukti-bukti dokumen transaksi inilah yang kemudian harus diunggah sebagai salah satu syarat pengajuan klaim asuransi.

2. Cashless

Klaim asuransi dengan sistem cashless berarti tidak ada transaksi menggunakan uang tunai di antara nasabah dengan pihak rumah sakit.

Bentuk klaim ini yang lebih banyak diminati masyarakat karena dinilai sangat memudahkan pelunasan biaya perawatan.

Nasabah asuransi cukup menunjukkan bukti kepesertaan asuransi kesehatan tertentu dan biaya pun sepenuhnya akan ditanggung perusahaan asuransi secara otomatis.

Ini 3 pertimbangan memilih asuransi kesehatan online

Dalam memilih asuransi, jangan ragu untuk menggali sebanyak mungkin informasi. Informasi ini akan berguna bagi kita dalam memastikan berbagai prosedur, dari pengajuan, pembayaran, hingga klaim asuransi.

Jika seluruh prosedur kita taati dengan baik, maka kita tidak akan kesulitan dalam membeli dan mengajukan asuransi. Tentunya, rasa aman pun akan meliputi kita terhadap berbagai risiko yang bisa saja menimpa.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam memilih produk asuransi kesehatan. Utamanya, jenis asuransi yang dipilih harus sesuai dengan kemampuan keuangan kita sebagai calon peserta dan disesuaikan dengan prioritas kita terhadap pertanggungan yang ditawarkan.

1. Apakah suatu produk asuransi kesehatan turut menanggung biaya rawat inap?

Bagian ini menjadi penting karena saat sakit, kita dihadapkan keharusan menjalani rawat inap di rumah sakit. Biaya rawat inap inilah yang biasanya membuat pengeluaran untuk pengobatan menjadi besar.

Rawat inap akan sepaket dengan pengeluaran lain, seperti penggunaan obat-obatan selama di rumah sakit, biaya makan, hingga tarif kamar per hari.

Sebagai calon nasabah asuransi kesehatan, kita perlu memastikan apakah rawat inap ikut ditanggung atau hanya rawat jalan saja.

Sekalipun rawat inap ditanggung, kita juga harus memastikan fasilitas kesehatan kelas berapa yang akan didapatkan sesuai polis asuransi yang dipilih.

2. Murni atau paket

Ada beberapa produk asuransi kesehatan yang ditawarkan sepaket dengan asuransi jiwa. Biasanya, premi asuransi atas paket perlindungan perawatan kesehatan dan jiwa akan lebih mahal ketimbang asuransi kesehatan murni.

Dalam hal ini, kita bisa membuat prioritas untuk memilih bentuk asuransi yang dipilih lantaran langkah ini menyangkut besaran premi yang harus dibayarkan tiap bulan atau tiap tahun.

3. Jenis klaim yang disediakan

Tiap perusahaan asuransi kesehatan menawarkan sejumlah cara bagi nasabah untuk mengajukan klaim atas biaya pengobatan. Ada yang menggunakan sistem reimburse atau cashless. Pertimbangkan matang-matang bentuk pengajuan klaim yang bisa digunakan ini.

Tentu saja ada keunggulan tersendiri soal cara membeli asuransi kesehatan online dan offline. Namun terlepas dari caranya, memiliki asuransi kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam melindungi keuangan kita di kala darurat.

Untuk mendapatkan ulasan-ulasan terkait produk-produk asuransi kesehatan terbaik di Indonesia, segera kunjungi lifepal.co.id sekarang!