Gaji PNS 2020 Tidak Berubah, Ini Daftar Tiap Golongan

jumlah gaji pokok PNS 2020

Tahun lalu, gaji PNS mengalami kenaikan. Presiden Jokowi, pada tahun 2013 telah menandatangani PP Nomor 15 tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Kenaikan gaji ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya guna para pegawai negeri. Besaran gaji pokok PNS terkecil mulai dari Rp1.560.800 sampai yang terbesar Rp5.901.200. Tapi itu baru gaji pokok PNS saja ya karena kalau dibandingkan dengan gaji pokok pegawai swasta memang terbilang kecil. Berbeda dengan profesi lain yang bisa menghasilkan pendapatan hingga 30jt per bulan, seperti agen asuransi.

Namun, PNS memiliki tunjangan yang beraneka ragam dan dengan nominal yang besar juga, seperti tunjangan bahan pokok, transportasi, dan jaminan asuransi kesehatan.

Pendapatan yang diperoleh oleh para PNS tentu membuat semua orang tergiur. Makanya, setiap kali ada pembukaan tes CPNS, pasti peminatnya membludak. Mereka saling berkompetisi mengisi soal-soal demi menjadi abdi negara.

Kira-kira berapa ya gaji pokok PNS dan tunjangan terbaru tahun 2020? Yuk kita simak langsung ulasan lengkapnya!

Berapa gaji pokok PNS?

Daftar besaran gaji pokok PNS 2019 mengalami kenaikan dari pada tahun-tahun sebelumnya. Besarannya pun sudah tercantum jelas di Peraturan Pemerintah tahun Nomor 15 Tahun 2019. Setiap golongan dengan lamanya tahun mengabdi memiliki besaran yang berbeda-beda. Berikut ini besarannya seperti dikutip dari situs Setkab RI.

Kini pada tahun 2020, nominalnya masih tetap sama seperti berikut.

Golongan I (Lulusan SD dan SMP) Nominal gaji per bulan
Golongan I A Rp1.560.800 (masa kerja 0 tahun) – Rp2.335.800 (masa kerja 26 tahun)
Golongan I B Rp1.704.500 (3 tahun) – Rp2.474.900 (27 tahun)
Golongan I C Rp1.776.600 (3 tahun) – Rp2.557.500 (27 tahun)
Golongan I D Rp1.851.800 (3 tahun) – Rp2.686.500 (27 tahun)
Golongan II (Lulusan SMP dan D-3) Nominal gaji per bulan
Golongan II A Rp2.022.200 (masa kerja 0 tahun) – Rp3.373.600 (masa kerja 33 tahun)
Golongan II B Rp2.208.400 (3 tahun) – Rp3.516.300 (33 tahun)
Golongan II C Rp2.301.800 (3 tahun) – Rp3.665.000 (33 tahun)
Golongan II D Rp2.399.200 (3 tahun) – Rp3.820.000 (33 tahun)
Golongan III (Lulusan S1 hingga S3) Nominal gaji per bulan
Golongan III A Rp2.579.400 (masa kerja 0 tahun) – Rp4.236.400 (masa kerja 32 tahun)
Golongan III B Rp2.688.500 (0 tahun) – Rp4.415.600 (32 tahun)
Golongan III C Rp2.802.300 (0 tahun) – Rp4.602.400 (32 tahun)
Golongan III D Rp2.920.800 (0 tahun) – Rp4.797.000 (32 tahun)
Golongan IV Nominal gaji per bulan
Golongan IV A Rp3.044.300 (masa kerja 0 tahun) – Rp5.000.000 (masa kerja 32 tahun)
Golongan IV B Rp3.173.100 (0 tahun) – Rp5.211.500 (32 tahun)
Golongan IV C Rp3.307.300 (0 tahun) – Rp5.431.900 (32 tahun)
Golongan IV D Rp3.447.200 (0 tahun) – Rp5.661.700 (32 tahun)
Golongan IV E Rp3.593.100 (0 tahun) – Rp5.901.200 (32 tahun)

Setelah membaca rincian daftar gaji PNS di atas, mungkin kamu berpikiran bahwa gaji pokok PNS sangat kecil. Bahkan setengahnya dari gaji kamu yang seorang karyawan swasta. Gaji pokok abdi negara ini boleh kecil, tapi tunjangan yang mereka dapatkan sangat melimpah!

Tips Lifepal! Banyak perusahaan mencantumkan nilai gaji berupa Gaji Kotor. Ingat, gaji tersebut bukan gaji yang akan kamu bawa pulang karena masih harus dipotong pajak. Mau tahu dengan cepat berapa jumlah Gaji Bersih kamu? Hitung aja langsung dan cepat dengan Kalkulator Gaji Bersih dari Lifepal!

Tunjangan kinerja PNS

Selain gaji pokok, PNS juga mendapatkan beragam tunjangan golongan, salah satunya adalah tunjangan kinerja. Memang sih secara angka daftar gaji PNS sangat kecil bila dibandingkan karyawan-karyawan swasta pada umumnya. Bahkan, untuk PNS yang mengabdi selama puluhan tahun saja gaji pokoknya juga masih terbilang kecil.

Tapi, kamu yang kerja di swasta mungkin bakal iri sama tunjangan kinerja yang didapat oleh abdi negara. Sebetulnya, gak ada nilai pasti atau besaran yang telah ditetapkan secara pasti mengenai tunjangan kinerja, karena tunjangan ini disesuaikan dengan kinerja masing-masing pegawai dan juga masing-masing instansi.

Penilaian besaran tunjangan kinerja didasari dari tiga unsur, pertama kehadiran, pencapaian kinerja, dan juga kedisiplinan para pegawai. Kalau misalnya ada saja salah satu yang tidak memuaskan, maka bisa saja tunjangan kinerjanya menurun. Artinya, tunjangan kinerja ini bersifat fluktuatif bisa turun dan bisa naik.

Dikutip dari CNBC, tunjangan tertinggi biasanya diraih oleh pegawai kementerian keuangan. Berdasarkan Perpres 156/2014, tunjangan kinerja pegawai di Kementerian Keuangan dengan masa kerja 27 tahun bisa mencapai Rp46,95 juta.

Sementara di Kementerian Perhubungan, Perindustrian, Pertanian, dan Pergadangan, untuk jabatan tertinggi mendapatkan tunjangan kinerja hingga Rp33,2 juta dan yang jabatan terendah mendapatkan Rp2,53 juta.

Uang makan PNS

Daftar gaji PNS ternyata gak cuma terhenti di tunjangan kinerja saja, tetapi abdi negara juga bakal dapat uang makan. Landasan hukum untuk pemberian uang makan ini sudah tercantum di dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 72/PMK.05/2016 tentang Uang Makan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Di pasal 2 di peraturan tersebut, tercantum bahwa uang makan akan diberikan berdasarkan kehadiran pegawai selama satu bulan. Uang makan gak akan diberikan kalau misalnya pegawai tidak masuk kerja, dinas ke luar kota, cuti, tugas belajar, dan diperbantukan ke instansi di luar pemerintahan.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Besarannya juga telah diatur di dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 32/PMK.02/2018 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2019 yang diterbitkan Menteri Keuangan pada tanggal 29 Maret 2018. Masing-masing golongan memiliki besaran yang berbeda-beda.

Golongan Nominal uang makan per hari
Golongan I Rp35.000
Golongan II Rp35.000
Golongan III Rp37.000
Golongan IV Rp41.000

Tunjangan jabatan PNS

Tunjangan menjadi salah satu penambah daftar gaji PNS. Pemberian tunjangan telah ditetapkan di dalam Undang-Undang, dan yang berhak memberikan dan menentukan besarannya adalah Presiden. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri telah membuat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Tunjangan Jabatan Struktural.

Tunjangan jenis ini cuma diberikan kepada pegawai negeri sipil yang diangkat dan ditugaskan di jabatan struktural. Artinya yang berhak menerima tunjangan ini hanya mereka yang berada di golongan Eselon V sampai I. Uang akan diberikan setiap bulannya berbarengan dengan pemberian gaji pokok PNS. Berikut ini besarannya.

Jabatan Nominal tunjangan per bulan
Eselon VA Rp360.000
Eselon IVB Rp490.000
Eselon IVA Rp540.000
Eselon IIIB Rp980.000
Eselon IIIA Rp1.260.000
Eselon IIB Rp2.025.000
Eselon IIA Rp3.250.000
Eselon IB Rp4.375.000
Eselon IA Rp5.500.000

Sementara itu Presiden Joko Widodo juga beberapa kali meneken Perpres terkait pemberian tunjangan di beberapa instansi pemerintahan khususnya bagi mereka yang menempati jabatan fungsional. Pada Januari lalu, Jokowi memberikan tunjangan jabatan fungsional untuk PNS di Bea Cukai juga untuk PNS yang ditugaskan sebagai analis APBN.

Tunjangan suami/istri

Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil memang harus mengerahkan tenaga dan pikiran seutuhnya untuk kepentingan negara. Namun bukan berarti negara akan membiarkan abdinya untuk hidup susah dengan mengorbankan kehidupan pribadinya, justru mereka bakal mendapatkan banyak jaminan kesejahteraan bahkan untuk keluarganya.

Karena, di dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 8 tahun 1974 dijelaskan bahwa setiap Pegawai Negeri berhak memperoleh gaji yang layak sesuai dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya. Oleh karenanya tunjangan keluarga masuk ke dalam daftar gaji pns. Tunjangan keluarga ada dua, yaitu tunjangan suami/istri dan juga tunjangan anak.

Besaran tunjangan suami/istri diatur dalam Pasal 16 PP Nomor 7 Tahun 1977. Disebutkan bahwa PNS yang memiliki istri/suami berhak menerima tunjangan istri/suami sebesar 5 persen dari gaji pokok PNS. Tapi, kalau keduanya bekerja sebagai PNS, maka tunjangan hanya diberikan kepada yang mempunyai gaji pokok lebih tinggi.

Tunjangan anak

Sama dengan tunjangan istri/suami, tunjangan anak juga tercantum dalam Pasal 16 PP Nomor 7 Tahun 1977. Tercantum dengan jelas PNS berhak mendapatkan tunjangan untuk anak kandung, maupun anak angkat. Besaran tunjangan adalah 2 persen dari gaji untuk setiap anak, dengan batasan hanya berlaku untuk tiga orang anak, termasuk satu orang anak angkat.

Ketentuannya adalah anak tersebut berumur kurang dari 18 tahun, belum pernah kawin, dan tidak memiliki penghasilan sendiri, serta nyata menjadi tanggungan pegawai bersangkutan.

Uang dinas

Sebagai PNS pasti kamu bakal merasakan perjalanan dinas ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Nah saat melakukan perjalanan itu, ada ongkos buat pegawai atau biasa disebut uang Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

Ketentuan ini tercantum di Peraturan Menteri Keuangan Nomor 07/PMK.05/2008. Pada Pasal 5, biaya perjalanannya terdiri dari uang harian yang meliputi uang makan, uang saku, dan uang transport lokal, kemudian biaya transportasi pegawai, biaya penginapan, uang representatif, biaya penginapan, dan biaya sewa kendaraan di dalam kota.

Itu tadi daftar gaji PNS 2020 yang mencakup ulasan gaji pokok sampai tunjangan-tunjangan yang mereka dapatkan. Terlepas dari kecilnya gaji pokok PNS, tapi kalau di total-total secara keseluruhan, para PNS bisa bawa pulang uang dalam jumlah yang sangat banyak jika ditambahkan dengan dana tunjangan. Pantas saja kenapa hingga saat ini, bekerja sebagai abdi negara masih menjadi pilihan favorit.

Pertanyaan seputar gaji PNS

Masih punya pertanyaan seputar karir dan penghasilan? Mau dapat tips langsung dari pakar di bidang karir? Cek langsung di Tanya Lifepal, dan kamu bisa langsung kirim pertanyaan dan konsultasikan masalah dengan pakar di bidangnya!

Besaran gaji pokok PNS ditentukan berdasarkan golongan dan masa abdi. Golongan PNS terbagi menjadi Golongan I, Golongan II, Golongan III, dan Golongan IV yang masing-masing golongan memiliki pembagian masa abdi dari 0-32 tahun.

Secara umum, kisaran gaji pokok PNS dimulai dari yang terendah adalah Rp1.560.800 untuk Golongan I dengan masa abdi 0 tahun hingga yang tertinggi adalah Rp5.901.200 untuk Golongan IV dengan masa abdi 32 tahun.

Ada beberapa jenis tunjangan yang diterima PNS selain gaji pokok, yaitu:

  • Tunjangan kinerja
  • Uang makan
  • Tunjangan jabatan
  • Tunjangan untuk suami atau istri
  • Tunjangan untuk anak
  • Uang dinas
Sesuai namanya, tunjangan kinerja PNS adalah penghargaan yang diberikan kepada pegawai PNS sesuai dengan kualitas pekerjaan yang telah dicapainya. Terdapat tiga unsur yang menentukan tunjangan kinerja, yaitu kehadiran, pencapaian target kerja, dan kedisiplinan. Jumlah tunjangan kinerja bersifat fluktuatif mengikuti hasil penilaian pada tiap periode.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →