Memahami Asuransi Rawat Jalan dan Tips Memilih yang Terbaik

manfaat asuransi rawat jalan

Setiap individu, apalagi yang sudah berkeluarga, tentu ingin mendapat perlindungan keuangan yang terbaik terhadap kesehatannya sebagaimana biaya perawatan di rumah sakit terbilang makin mahal. 

Manusia tentu tidak dapat memprediksi kondisi di masa depan, termasuk dengan apa yang akan terjadi dengan kesehatan pribadi, termasuk apabila ada risiko serangan penyakit atau gangguan kesehatan akibat kecelakaan.

Selain tentunya dengan menjaga kesehatan, ada baiknya kita mengutamakan perlindungan dari asuransi kesehatan. Produk asuransi ini secara khusus memberi kita jaminan terhadap ganti rugi biaya perawatan kesehatan, seperti biaya pengobatan atau perawatan di rumah sakit. 

Untuk mendapatkannya, kita wajib mendaftar dan selanjutnya membayar premi asuransi secara berkala. Namun, kadang kala calon nasabah tidak terlalu memahami jenis pertanggungan perusahaan asuransi secara spesifik. 

Nyatanya, calon pembeli produk asuransi hanya terpaku dengan nilai nominal pertanggungan pengobatan dan perawatan inap di rumah sakit. Barangkali karena rawat inap menyedot biaya lebih banyak, kita pun tidak menyadari dengan jenis pertanggungan lainnya, yakni jaminan rawat jalan. Padahal rawat jalan tidak kalah penting dalam menunjang kesembuhan, terlebih untuk perawatan pasca-tindakan medis di rumah sakit.

Nah, apa itu asuransi rawat jalan dan seberapa pentingnya untuk jaminan kesehatan kita? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Definisi Asuransi Rawat Jalan

Asuransi rawat jalan adalah bentuk pertanggungan biaya kesehatan untuk nasabah yang meliputi seluruh ongkos perawatan tanpa menginap di rumah sakit, termasuk diagnosis, pengobatan, rehabilitasi, dan pelayanan kesehatan lainnya. Artinya, pengobatan rawat jalan diberikan kepada pasien yang tidak menjalani opname di rumah sakit.

Kita ambil contoh kisah Bu Desy yang berprofesi sebagai seorang pegawai swasta. Suatu saat, Bu Desy mengeluhkan rasa sakit di bagian perut yang menjalar ke arah dada. Bu Desy lantas memutuskan berobat ke dokter di sebuah rumah sakit yang menjalin kerja sama dengan asuransi yang dimilikinya. 

Setelah diagnosis keluar, ternyata Bu Desy menderita asam lambung akut, namun dinyatakan bahwa pengobatan bisa dijalani di rumah. Dokter pun memberi resep obat kepada Bu Desy yang harus diminum secara rutin demi memulihkan sakit asam lambungnya.

Pada kasus ini, seluruh biaya pengobatan yang meliputi pemeriksaan dokter, tes laboratorium, hingga penebusan obat akan ditanggung oleh asuransi. Hal ini didukung oleh fakta bahwa sebagaimana Bu Desy tidak menjalani pengobatan medis dengan cara menginap di rumah sakit, maka dia berhak mendapat penggantian biaya oleh asuransi rawat jalan.

Manfaat Memiliki Asuransi Rawat Jalan

pembayaran asuransi rawat jalan

Nasabah yang memiliki asuransi rawat jalan bisa mendapatkan banyak manfaat. Berikut adalah sejumlah manfaat sebagai pemegang polis asuransi yang menanggung rawat jalan.

1. Tidak khawatir lagi soal biaya pengobatan

Manfaat yang satu ini tentu dirasakan oleh seluruh pemegang polis asuransi, baik yang menanggung rawat jalan atau rawat inap. Namun bagi asuransi yang ikut menanggung rawat jalan, tentu ini menjadi nilai plus tersendiri.

Kita tidak pernah bisa menebak apakah tubuh kita bisa seterusnya sehat atau akan ada penyakit tertentu yang menyerang. Asuransi rawat jalan setidaknya memberi jaminan pembiayaan bila kita harus menjalani pengobatan tanpa harus menginap di rumah sakit. Tentu saja, besaran pertanggungan rawat jalan berbeda-beda pada tiap produk asuransi.

2. Tidak memperbesar beban keluarga

Memiliki asuransi kesehatan pribadi membuat kita menjadi lebih independen dalam menghadapi risiko kebutuhan biaya perawatan kesehatan di masa depan. Saat jatuh sakit misalnya, kita bisa dengan mudah mengajukan klaim asuransi tanpa merepotkan orang lain. Terutama berkat memiliki asuransi rawat jalan, kita bisa menjalani pengobatan di rumah tanpa menambah beban pengeluaran keluarga.

3. Membantu kita mengatur keuangan

Nah, manfaat yang ketiga ini sebetulnya juga dirasakan oleh seluruh jenis asuransi. Pada prinsipnya, membeli produk asuransi memudahkan kita mengatur keuangan pribadi. Paling tidak, bila suatu saat kita harus menjalani pengobatan medis, kita tidak perlu mengambil uang tabungan untuk biaya berobat.

Yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Asuransi Rawat Jalan

Pada umumnya, asuransi rawat jalan dari tiap perusahaan asuransi memiliki manfaat yang hampir sama. Yang membedakannya adalah nilai pertanggungannya. Perbedaan ini ditentukan oleh banyak faktor, misalnya kondisi kesehatan kita dan premi asuransi yang dibayarkan.

Melakukan perbandingan manfaat dari tiap produk perusahaan asuransi adalah langkah yang tepat sebelum menentukan pilihan. Selain itu, masih ada beberapa hal yang wajib kita pahami sebelum membeli produk asuransi rawat jalan.

1. Pastikan kita tidak perlu membayar tunai

Skema pengajuan klaim asuransi dari setiap perusahaan bisa berbeda-beda. Bisa dengan skema reimburse alias pasien harus membayar dengan uang pribadi terlebih dulu lantas diganti atau skema nontunai di mana pasien tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Dengan skema nontunai, pasien cukup menunjukkan kartu asuransi dan seluruh biaya akan langsung ditanggung.

Memilih produk asuransi yang menggunakan skema nontunai sebaiknya menjadi pertimbangan utama.

2. Pastikan rumah sakit rekanannya

Calon nasabah harus jeli untuk tahu rumah sakit mana saja yang menjadi rekanan dari perusahaan asuransi yang akan dibeli jasanya. Maka dari itu, pastikan produk asuransi rawat jalan yang akan kita beli memiliki mitra rumah sakit yang cukup banyak, menyebar, dan memiliki posisi yang mudah dijangkau. 

3. Pastikan premi dan plafon asuransi sesuai

Premi asuransi dan plafon yang kita ambil akan berpengaruh pada jenis pelayanan yang akan diterima saat menjalani perawatan nanti. Untuk memilih besaran premi asuransi, ada baiknya kita sesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing. Tentunya, besaran premi dan tingkat kelas yang kita dapat akan berbanding lurus.

4. Pilih asuransi kesehatan murni

Tidak sedikit produk asuransi yang menawarkan asuransi unit link yang tidak hanya sekadar asuransi kesehatan saja. Ada baiknya bagi kita yang berniat membeli produk asuransi kesehatan untuk benar-benar memastikan jenis asuransi kesehatan murni saja. Asuransi unit link yang juga memberi pertanggungan non-kesehatan biasanya akan menuntut premi lebih tinggi.

Proses Pembelian Asuransi Rawat Jalan

pendaftaran asuransi rawat jalan

Proses pengajuan dan pembelian produk asuransi kesehatan yang mencakup rawat jalan cukup mudah. Setelah kita yakin dengan perusahaan penyedia produk asuransi yang akan dipilih, cukup lakukan pendaftaran melalui situs web resminya. 

Sebagian besar perusahaan asuransi kini sudah memberi opsi pengajuan secara online atau daring. Terpenting, siapkan sejumlah dokumen yang biasanya akan dijadikan syarat pengajuan polis asuransi, seperti fotokopi/pindai Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotokopi/pindai Akta Keluarga, dan fotokopi/pindai Kartu Keluarga.

Asuransi rawat jalan memberikan jaminan pertanggungan biaya perawatan di rumah sakit tanpa menginap. Umumnya, produk asuransi ini cocok untuk menanggung biaya menebus resep obat dari dokter. Jika kita membutuhkan pertanggungan untuk biaya perawatan rawat inap secara menyeluruh, lebih baik memilih produk asuransi kesehatan.

Untuk mendapatkan ulasan-ulasan informasi yang lebih lengkap lagi tentang referensi produk asuransi rawat jalan terbaik dari berbagai perusahaan asuransi terbaik di Indonesia, jangan ragu untuk mengunjungi dan berkonsultasi secara gratis di Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →