Tips : Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Guna

Notice: Trying to get property 'post_content' of non-object in /var/www/html/wp-content/themes/bs-lifepal/loop-templates/content-single.php on line 26

Asuransi kesehatan tidak lagi terdengar asing di telinga kita belakangan ini. Tidak dipungkiri beberapa penyakit yang sering timbul di sekitar kita membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit atau sering disebut rawat inap, sebut saja demam berdarah atau thypus. Biaya yang dikeluarkan pun menjadi lebih besar karena selain membutuhkkan obat dan perawatan dokter, ada biaya sewa kamar dan tindakan medis lain. Jumlahnya seringkali melebihi dana darurat yang kita canangkan tiap bulan. Di sini lah pentingnya memiliki asuransi kesehatan sebagai upaya perlindungan. Jangan sampai ketiadaan biaya menghambat Anda mendapatkan pengobatan yang Anda butuhkan.

Produk perlindungan kesehatan merupakan salah satu jenis asuransi yang paling mudah ditemui. Data menunjukkan semakin tinggi kesadaran orang mengenai pentingnya memiliki asuransi kesehatan. Perlu diperhatikan bahwa asuransi tidak sama dengan deposito atau reksadana. Jika deposito atau reksadana sifatnya adalah dana yang bisa diambil kembali oleh pemiliksaat dibutuhkan, asuransi diibaratkan seperti Anda membeli jasa perlindungan untuk kesehatan. Ada banyak perusahaan yang menawarkan program asuransi kesehatan. Para agen pun gencar mempromosikan keunggulan program asuransi kesehatan yang mereka gawangi. Ada beberapa poin dalam asuransi kesehatan yang perlu Anda kenali dan pertimbangkan sebelum memilih program asuransi kesehatan yang ingin Anda ikuti.

Berikut Pertimbangannya

  • Bayangkan skenario jika Anda perlu dirawat di rumah sakit selama beberapa hari, rumah sakit mana yang ingin Anda tuju, pastikan rumah sakit tersebut menjadi rumah sakit rujukan dari perusahaan asuransi yang Anda pilih. Kemudian jenis kamar seperti apa yang Anda inginkan dan biaya masing-masing jenis kamar. Biaya kunjungan dokter, tindakan medis (operasi), tes laboraorium, dan pengobatan akan tergantung dengan jenis kamar yang Anda pilih. Sesuaikan semua poin ini dengan besarnya premi yang mampu Anda bayar.
  • Pertimbangkan pula sistem asuransi kesehatan yang akan Anda pilih. Ada 2 jenis sistem yang umum yakni inner limitdan outer limit . Bagi Anda yang memilih inner limit perlu diperjelas limitnya apa-apa saja. Sementara untuk outer limit , semua jenis pembiayaan kesehatan sifatnya ditunjang asal tidak melebihi nominal tertentu. Jenis ini dinilai lebih baik dari pada inner limit.
  • Ada dua jenis pembayaran yang umum dalam asuransi kesehatan, yakni dengan menggunakan kartu dan penebusan di kemudian hari (reimburse). Bagi pengguna kartu, Anda berarti tidak perlu membayar biaya pengobatan di awal. Namun harus dipastikan rumah sakit tempat Anda berobat adalah rumah sakit rujukan dari perusahaan asuransi Anda. Sementara sistem pembayaran reimburse membebaskan Anda untuk memilih dimana Anda akan berobat, namun Anda harus mengeluarkan uang pribadi Anda terlebih dahulu karena perusahaan asuransi akan mengganti uang Anda belakangan.

Bagi Anda yang bertanya-tanya dari mana sebaiknya budget premi asuransi dibayarkan, beberapa perencana keuangan menyarankan bahwa premi asuransi dibayarkan paling tidak melalui penghasilan tahunan. Lebih dianjurkan lagi agar Anda membayarkannya berdekatan dengan tanggal dimana Anda mendapatkan bonus tahunan seperti THR. Jumlah premi asuransi yang Anda bayar idealnya tidak lebih dari 10% total penghasilan tahunan Anda. Artinya 10% dari 12 kali penghasilan bulanan Anda ditambah dengan bonus dan THR. Jadi, rencanakan dengan baik dan pilihlah jenis asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda.

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis