• ACA_43_1_D

Asuransi Mobil Syariah

Dapatkan
DISKON 25% + CASHBACK 10% *
Daftar sekarang untuk penawaran terbatas
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Cari Asuransi Semudah 1, 2, 3!
1
2
3
Isi formulir untuk melihat pilihan
Sesuai Profil & Kebutuhanmu
Konsultasi gratis melalui telepon
Dengan tim ahli, cukup 5 menit
Temukan asuransi terbaik
Sesuai Kebutuhan dan Anggaranmu

Asuransi Mobil Syariah Terbaik & Termurah 2022

Asuransi mobil syariah pada dasarnya memiliki fungsi serupa seperti asuransi mobil konvensional, yaitu melindungi kendaraan dari kerusakan sebagian (all risk) dan total (Total Loss Only/TLO). Namun yang membedakannya asuransi mobil syariah dengan konvensional adalah cara kerjanya. Asuransi mobil syariah ini mengikuti syariat Islam dan diawasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dapatkan polis asuransi mobil syariah terbaik di Lifepal, premi mulai Rp35 ribuan per bulan. Yuk, cek sekarang!

Berikut rekomendasi polis asuransi mobil syariah terbaik yang bebas riba:

*Syarat dan Ketentuan Berlaku

Apa itu Asuransi Mobil Syariah?

Asuransi mobil syariah adalah jenis asuransi yang memberikan jaminan ganti rugi atas risiko kerugian pada kendaraan yang diasuransikan dengan berlandaskan hukum syariat Islam. Risiko kerugian yang dimaksud mencakup baret, penyok akibat kecelakaan lalu lintas, bencana alam, kebakaran, banjir, pencurian, hingga kerusuhan.

Lantas, apa bedanya dengan asuransi mobil konvensional? Secara umum, jenis konvensional dan syariah memiliki pola yang sama. Artinya, jika terjadi kerugian, nasabah bisa mengajukan klaim dan biaya perbaikan ditanggung asuransi. Hanya saja konsep atau prinsip pengelolaan dananya yang berbeda.

Beda Asuransi Mobil Syariah dan Konvensional

Perbedaan paling mendasar antara asuransi mobil syariah dan konvensional terletak pada akadnya. Pada asuransi konvensional, prinsip yang digunakan adalah jual beli, yang artinya antara perusahaan asuransi dan nasabah sama-sama mengharapkan keuntungan. Sementara asuransi mobil syariah menggunakan prinsip ta’awuni atau tolong menolong. Artinya, nasabah memberikan kuasa kepada pihak perusahaan asuransi untuk mengelola dana premi atau tabarru’ menggunakan akad wakalah bil ujrah. Sebagai imbalannya, perusahaan asuransi selaku pengelola dana tabarru’ akan mendapatkan upah jasa atau ujrah.

Selain itu, dana tabarru’ yang dibayarkan oleh nasabah secara berkala akan digunakan sebagai biaya ganti rugi jika nasabah lainnya mengalami risiko kerugian. Jadi, dana ganti rugi asuransi didapat dari perputaran dana tabarru’ lainnya. Konsep inilah yang lantas membuat asuransi mobil syariah dinilai sesuai dengan prinsip ta’awuni atau tolong menolong.

Lihat tabel perbedaan asuransi konvensional dan syariah selengkapnya!

Jenis Asuransi Mobil Syariah

Sama halnya dengan produk asuransi mobil konvensional, jenis asuransi mobil syariah juga terbagi menjadi dua kategori yang dibedakan berdasarkan luas cakupan manfaatnya: 

1. Asuransi Mobil TLO

Asuransi TLO atau Total Loss Only adalah produk yang memberikan ganti rugi atas risiko kerugian total atau hilang dicuri. Nasabah baru dapat mengajukan klaim jika nilai kerusakan lebih dari 75 persen harga kendaraan saat itu, alias mobil tidak bisa digunakan lagi. 

Jenis asuransi mobil syariah ini menawarkan premi yang lebih murah ketimbang jenis asuransi lainnya. Karena itu, TLO sangat cocok untuk calon nasabah yang memiliki budget terbatas dan sering meninggalkan mobilnya dalam waktu lama, sehingga rentan menjadi target pencurian. 

Lihat rekomendasi polis asuransi TLO terbaik di Indonesia!

2. Asuransi Mobil All Risk

Asuransi mobil All Risk (Comprehensive) memberikan jaminan ganti rugi atas risiko kerusakan ringan hingga parah. Jadi, nasabah bisa mengajukan klaim atas risiko kerugian ringan seperti baret, penyok, hingga total seperti hilang dicuri, kemasukan air, terperosok, dan lain sejenisnya. 

Karena jenis asuransi mobil syariah ini menanggung risiko kerugian yang lebih luas, maka preminya pun juga lebih mahal. Namun tidak usah khawatir karena nasabah bisa memanfaatkan diskon premi asuransi mobil all risk dari Lifepal hingga 25%!

Lihat rekomendasi polis asuransi All Risk terbaik di Indonesia!

Premi Asuransi Mobil Syariah

Perhitungan premi asuransi mobil syariah sebenarnya sama seperti asuransi mobil konvensional, yaitu berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017 tentang Penetapan Premi atau Kontribusi pada Lini Usaha Asuransi Harta Benda dan Asuransi Kendaraan Bermotor pada tahun 2017.

Berikut persentase asuransi mobil syariah all risk dan TLO berdasarkan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 6/SEOJK.05/2017:

Persentase Asuransi Mobil Syariah All Risk
Kategori Wilayah & Harga MobilWilayah 1Wilayah 2Wilayah 3
Kat. 1, maks. Rp125 juta3,82% – 4,20%3,26% – 3,59%2,53% – 2,78%
Kat. 2, Rp125-200 juta2,67% – 2,94%2,47% – 2,72%2,69% – 2,96%
Kat. 3, Rp200-400 juta2,18% – 2,40%  2,08% – 2,29%1,79% – 1,97%
Kat. 4, Rp400-800 juta1,20% – 1,32%1,20% – 1,32%1,14% – 1,25%
Kat. 5, Lebih dari Rp800 juta1,05% – 1,16%1,05% – 1,16%1,05% – 1,16%
  • Wilayah I (Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya)
  • Wilayah II (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten)
  • Wilayah III (Wilayah lainnya yang tidak disebutkan pada wilayah I dan II)
Persentase Asuransi Mobil Syariah Total Loss Only (TLO)
Kategori Wilayah & Harga MobilWilayah 1Wilayah 2Wilayah 3
Kat. 1, maks. Rp125 juta0,47% – 0,56%0,65% – 0,78%0,51% – 0,56%
Kat. 2, Rp125-200 juta0,63% – 0,69%0,44% – 0,53%0,44% – 0,48%
Kat. 3, Rp200-400 juta0,41% – 0,46%0,38% – 0,42%0,29% – 0,35%
Kat. 4, Rp400-800 juta0,25% – 0,30%0,25% – 0,30%0,23% – 0,27%
Kat. 5, Lebih dari Rp800 juta0,20% – 0,24%0,20% – 0,24%0,20% – 0,24%
  • Wilayah I (Sumatera dan Kepulauan di sekitarnya)
  • Wilayah II (DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten)
  • Wilayah III (Wilayah lainnya yang tidak disebutkan pada wilayah I dan II)

Bila Anda kesulitan dalam menghitung premi asuransi mobil syariah menggunakan persentase di atas, Anda bisa menggunakan kalkulator berikut ini untuk mengetahui besaran preminya:

Cara Klaim Asuransi Mobil Syariah

Klaim asuransi mobil syariah bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan asuransi yang dipilih. Namun, secara umum prosesnya sederhana, yaitu seperti berikut ini: 

Laporkan Klaim (maks. 5×24 jam setelah kejadian) → Siapkan foto kerusakan mobil → Serahkan dokumen klaim → Pihak asuransi melakukan survei dan analisis → Tunggu hasil survei dan analisis → Penggantian klaim

Dokumen Penunjang Klaim

  • Dokumen polis asuransi, lampiran/endorsement
  • Surat Izin Mengemudi milik Pengemudi
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan
  • BPKB kendaraan mobil
  • Kartu identitas diri (KTP) tertanggung
  • LKKB (Laporan Kecelakaan Kendaraan Bermotor)
  • Laporan kerugian termasuk kronologi kecelakaan
  • Surat keterangan hilang apabila terjadi pencurian
  • Surat tuntutan pihak ketiga apabila melibatkan pihak ketiga

  • Dokumen polis asuransi, lampiran/endorsement
  • Surat Izin Mengemudi milik Pengemudi
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan
  • BPKB kendaraan mobil
  • Kartu identitas diri (KTP) tertanggung
  • LKKB (Laporan Kecelakaan Kendaraan Bermotor)
  • Laporan kerugian termasuk kronologi kecelakaan
  • Surat keterangan hilang apabila terjadi pencurian
  • Surat tuntutan pihak ketiga apabila melibatkan pihak ketiga

Kenapa Klaim Asuransi Mobil Syariah Ditolak? 

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan pengajuan klaim asuransi mobil syariah nasabah ditolak. Beberapa alasan umumnya adalah sebagai berikut: 

Klaim yang Diajukan Termasuk dalam Pengecualian Polis

Misal, nasabah memilih polis asuransi mobil syariah TLO, namun mengajukan klaim untuk kerugian baret. Maka klaim tersebut akan ditolak karena kerugian dianggap minor, sementara TLO hanya menanggung kerugian total saja.

Pengajuan Klaim Telah Melewati Batas Waktu

Biasanya, perusahaan asuransi memberi batas waktu pengajuan klaim maksimal 5 hari sejak terjadinya kerugian. Nah, jika telah melewati batas waktu klaim yang ditentukan, maka perusahaan berhak menolak pengajuan klaim nasabah. Karena itu, sebaiknya laporkan klaim sesegera mungkin sejak terjadinya kerugian, ya!

Dokumen Klaim Tidak Lengkap

Ketika mengajukan klaim, tanyakan secara jelas kepada pihak asuransi dokumen apa saja yang dibutuhkan. Dengan begitu, pengajuan klaim nasabah dapat berjalan lancar dan cepat.

Berada di Luar Wilayah Pertanggungan

Misal, nasabah yang berdomisili di Jakarta mengalami risiko kecelakaan lalu lintas di kota Makassar. Kemudian, nasabah mengajukan klaim untuk dilakukan perbaikan di kota Makassar. Nah, tidak semua perusahaan asuransi memberikan fasilitas tersebut. Karena itu, pelajari polis dengan baik sebelum membelinya, ya.

Tips Memilih Asuransi Mobil Syariah Terbaik

Dalam memilih asuransi mobil syariah terbaik, kunci utamanya adalah sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran saat ini. Ada juga beberapa tips memilih asuransi mobil syariah terbaik yang bisa Anda terapkan:

1. Pertimbangkan memilih jenis all risk atau TLO

Untuk nasabah yang berdomisili di kota yang padat atau banyak jalanan rusak, sebaiknya pilih jenis asuransi mobil syariah all risk. Sebab, mobil lebih berisiko mengalami kerugian lecet. Sementara TLO cocok untuk nasabah yang berdomisili rawan kriminalitas seperti pencurian mobil.

2. Bandingkan harga premi asuransi mobil syariah

Sebelum memutuskan membeli polis asuransi mobil syariah, sebaiknya bandingkan terlebih dahulu harga premi serta manfaat pertanggungan dari beberapa perusahaan asuransi syariah di Indonesia. Ini bisa dilakukan dengan mudah melalui marketplace asuransi online seperti Lifepal. Dengan begitu, calon nasabah bisa mendapatkan polis asuransi yang benar-benar sesuai kebutuhan dan premi yang ringan.

3. Pastikan pengelolaan dananya sesuai syariat Islam

Tanyakan kepada pihak asuransi, apakah pengelolaan dananya menggunakan prinsip sharing risk atau tolong menolong. Selain itu, nasabah juga memiliki hak untuk mengetahui apakah dana tabarru’ yang disetorkan nasabah diinvestasikan di perusahaan-perusahaan yang sesuai syariat Islam atau tidak.

4. Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Cari tahu apakah perusahaan asuransi yang dipilih telah terdaftar secara resmi dalam Dewan Pengawas Syariah (DPS) selaku instansi resmi lembaga keuangan syariah.

5. Ketahui kredibilitas perusahaan asuransi

Cari tahu apakah perusahaan asuransi yang akan dipilih pernah tersandung kasus atau tidak. Selain itu, ketahui juga apakah perusahaan memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelajari laporan tahunannya yang umumnya tersedia di situs resmi perusahaan untuk mengetahui apakah perusahaan secara finansial sehat atau tidak guna mengurangi kemungkinan gagal bayar.

6. Pilih rekanan bengkel yang luas

Agar proses klaim dapat berjalan praktis, sebaiknya pilih perusahaan asuransi yang memiliki bengkel rekanan luas. Dengan begitu, jika terjadi kerugian nasabah bisa langsung mengunjungi bengkel rekanan dengan mudah.

Pertanyaan Seputar Asuransi Mobil Syariah

Apa itu asuransi mobil syariah?

Asuransi mobil syariah adalah jenis produk asuransi yang memberikan solusi finansial berupa ganti rugi atas risiko kerusakan sebagian atau total pada mobil yang diasuransikan dengan mengikuti prinsip syariat Islam. 

Apa itu OR asuransi mobil?

OR atau own risk asuransi mobil adalah sejumlah biaya yang harus dibayarkan pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Tujuan ditetapkan biaya OR adalah sebagai pengingat supaya ke depannya tertanggung lebih hati-hati ketika membawa kendaraan.

Untuk besaran OR asuransi mobil sendiri tentu saja bervariasi tergantung premi yang dibayarkan tertanggung. Tapi, rata-rata biaya OR asuransi mobil berada di kisaran Rp300 ribu per kejadian.

Apa itu Asuransi Mobil Syariah Garda Oto?

Asuransi Mobil Syariah Garda Oto  adalah sebuah program asuransi yang para pesertanya menanggung risiko secara bersama-sama (sharing of risk) dengan menghibahkan seluruh atau sebagian dana kontribusi yang sudah terkumpul. Ketika ada salah satu peserta yang mengalami kerugian, maka dana kontribusi yang sudah dikumpulkan sebelumnya akan diberikan guna membayar klaim kerugian itu.

Adapun manfaat yang diberikan Asuransi Mobil Syariah Garda Oto meliputi:

  • Menanggung kerusakan ringan hingga kehilangan
  • Menanggung kerusakan total yang biaya perbaikannya mencapai 75 persen atau lebih
  • Manfaat pengembalian premi hingga 50 persen

Detail manfaat Asuransi Mobil Syariah Garda Oto dapat dilihat  di tab Pilihan Terbaik!

Apa perbedaan asuransi mobil syariah dan konvensional?

Asuransi mobil konvensional menggunakan prinsip jual beli, artinya baik pihak asuransi maupun nasabah mengharapkan keuntungan. Sementara asuransi syariah kendaraan bermotor menggunakan prinsip ta’awuni atau tolong menolong yang artinya dana tabarru’ yang terkumpul milik setiap nasabah asuransi. 

Apa saja manfaat pertanggungan asuransi mobil syariah?

Asuransi mobil syariah terbagi menjadi dua kategori, yaitu Total Loss Only (TLO) yang artinya asuransi hanya menanggung biaya perbaikan atas nilai kerusakan yang melebihi 75 persen dari harga mobil saat itu. Contohnya seperti hilang dicuri, terperosok, kemasukan air hingga tidak bisa nyala, dan lain sejenisnya. 

Sementara jenis asuransi mobil syariah All Risk (Comprehensive) menanggung biaya perbaikan atas kerusakan sedang maupun total, mulai dari baret, penyok, hilang, terperosok, dan lain sejenisnya.

Apa saja manfaat Asuransi Mobil ACA Syariah?

Asuransi Mobil ACA Syariah memberikan manfaat perlindungan yang lengkap untuk kendaraan tertanggung. Beberapa manfaatnya adalah:

  • Pertanggungan tanggung jawab hukum pihak ketiga hingga Rp20 juta
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp10 juta
  • Wajib menghibahkan 55% dari dana kontribusi sebagai dana tabarru’

Detail manfaat Asuransi Mobil ACA Syariah dapat dilihat di tab Pilihan Terbaik!

Apa saja manfaat Asuransi Mobil Syariah Takaful?

Seperti Asuransi Mobil ACA Syariah, Asuransi Mobil Syariah Takaful juga memberikan manfaat perlindungan yang lengkap. Adapun manfaat perlindungan yang diberikan Asuransi Mobil Syariah Takaful meliputi:

  • Menanggung kerusakan ringan, sebagian, total, hingga kehilangan
  • Menanggung kerusakan total yang biaya perbaikannya mencapai 75 persen atau bahkan lebih

Informasi mengenai detail manfaat Asuransi Mobil Syariah Takaful bisa dilihat di tab Pilihan Terbaik!

Adakah Asuransi Mobil Ramayana Syariah?

Asuransi Ramayana memiliki satu polis kendaraan syariah, yaitu Otoransi Syariah. Manfaat yang diberikan polis tersebut pun tidak berbeda jauh dengan asuransi mobil syariah pada umumnya, yaitu:

  • Menanggung kerusakan ringan, sebagian, total, hingga kehilangan
  • Menanggung kerusakan total yang biaya perbaikannya mencapai 75 persen atau bahkan lebih

Bila tertarik dengan polis Asuransi Mobil Ramayana Syariah maupun Konvensional, Anda bisa mengeceknya di sini!

Adakah asuransi mobil bulanan?

Asuransi mobil bulanan atau asuransi mobil per bulan adalah perlindungan yang diberikan dalam rentang waktu sebulan saja. Meski tak banyak yang menyediakan asuransi mobil per bulan, namun ada beberapa perusahaan yang tetap menawarkannya, salah satunya adalah Simas Mobil dan Simas Mobil Syariah.

Apakah asuransi all risk termasuk asuransi syariah?

Tentu saja iya. Asuransi mobil all risk juga termasuk asuransi syariah, selain TLO (Total Loss Only). Berikut rekomendasi asuransi mobil all risk syariah terbaik yang ada di Indonesia, meliputi:

  • Autocillin Ikhlas Syariah
  • Takaful Abror Standard
  • Simas Mobil Syariah
  • Astra Buana Syariah

Detail manfaat mengenai masing-masing produk di atas dapat dilihat di tab Pilihan Terbaik.

Apa yang dimaksud asuransi pembiayaan syariah?

Asuransi pembiayaan syariah atau yang dikenal juga sebagai asuransi kredit syariah adalah program yang memberikan manfaat berupa perlindungan bagi bank atau lembaga keuangan lain dari risiko gagal bayar debitur (orang yang melakukan pinjaman). Biasanya, asuransi jenis ini banyak ditemui pada pinjaman Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit.

Produk asuransi syariah yang bagus apa aja?

Saat ini cukup banyak pilihan asuransi syariah yang ada di Indonesia, khususnya untuk asuransi mobil. Namun untuk memudahkan Anda menemukan asuransi kendaraan syariah terbaik dengan premi termurah, Lifepal telah mengumpulkan beberapa rekomendasinya:

  • Takaful Umum
  • ACA
  • Adira Insurance
  • Sinar Mas
  • Astra Buana

Lihat detail manfaat dari masing-masing produknya di tab Pilihan Terbaik!

Berapa usia masuk asuransi mobil syariah?

Setiap perusahaan memiliki ketetapan batas usia mobil yang berbeda-beda. Namun biasanya untuk jenis asuransi TLO batas usia mobil adalah 10 tahun dan All Risk 5 tahun.

Bagaimana menentukan asuransi mobil syariah yang aman?

Menentukan asuransi mobil syariah yang aman bisa dilakukan dengan tiga hal berikut, yaitu:

  1. Pastikan perusahaan asuransi telah terdaftar secara resmi dalam Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  2. Perusahaan asuransi memiliki laporan keuangan yang sehat
  3. Pelajari polis dengan baik, khususnya pada bagian pengecualian polis
Apakah asuransi mobil termasuk riba?

Asuransi mobil dikatakan riba apabila tidak berlandaskan syariat Islam. Sebaliknya, asuransi mobil tidak termasuk riba jika telah mengikuti fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No: 21/DSN-MUI/X/2001 terkait pedoman asuransi syariah.

Seperti apa dasar hukum asuransi mobil syariah di Indonesia?

Berikut dasar hukum asuransi mobil syariah di Indonesia:

  1. Harus berlandaskan Al Quran.
  2. Menggunakan akad tabarru dalam perjanjiannya dan bukan akad jual beli.
  3. Pengelolaan risiko pada asuransi mobil syariah dilakukan dengan berbagi antar sesama peserta.
  4. Asuransi mobil syariah berada di bawah pengawasan DPS (Dewan Pengawas Syariah).
  5. Dana kontribusi yang dibayarkan oleh peserta akan dimasukkan ke dalam rekening dana tabarru’.
  6. Pembayaran klaim asuransi mobil syariah tidak berasal dari dana perusahaan, melainkan dari dana tabarru’.
Seperti apa pengalaman menggunakan asuransi mobil syariah?

Pengalaman asuransi mobil syariah bisa berbeda-beda tiap nasabah. Namun agar Anda mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dalam menggunakan asuransi mobil syariah, pastikan Anda memilih perusahaan yang memiliki kredibilitas yang baik. Selain itu, pastikan juga asuransi mobil syariah yang dipilih memiliki jaringan bengkel yang luas dan telah diawasi oleh DPS (Dewan Pengawas Syariah).

Tips lengkap memilih asuransi mobil syariah terbaik bisa dilihat di tab Memilih!

UU Asuransi Syariah

Perusahaan asuransi dan lini bisnis terkait kini tidak lagi menggunakan UU Asuransi No.2 tahun 1992, namun menggunakan UU Asuransi terbaru, yaitu UU Nomor 40 tahun 2014 tentang Perasuransian. Selain asuransi konvensional, dalam UU tersebut diatur juga kegiatan asuransi syariah.

Adapun hal-hal yang diatur dalam UU Asuransi Nomor 40 tahun 2014 adalah:

  1. Ruang lingkup usaha perasuransian; bentuk badan hukum dan kepemilikan
  2. Perusahaan perasuransian; perizinan usaha; penyelenggaraan usaha
  3. Tata kelola usaha perasuransian berbentuk koperasi dan usaha bersama
  4. Peningkatan kapasitas asuransi, asuransi syariah, reasuransi
  5. Reasuransi syariah dalam negeri
  6. Program asuransi wajib; perubahan kepemilikan, penggabungan, dan peleburan
  7. Pembubaran, likuidasi, dan kepailitan
  8. Pelindungan pemegang polis, tertanggung, atau peserta
  9. Profesi penyedia jasa bagi perusahaan perasuransian; pengaturan dan pengawasan
  10. Asosiasi usaha perasuransian
Istilah-istilah dapat asuransi mobil syairah
  • Akad adalah perjanjian antara dua belah pihak yang mengatur tentang hak dan kewajiban masing-masing yang bersifat mengikat dan memiliki konsekuensi hukum jika tidak dijalankan atau dilanggar. Akad dilakukan antara penerima manfaat (peserta) dan perusahaan.
  • Akad mudharabah adalah perjanjian antara pihak pertama sebagai pemilik modal (shahibul maal) kemudian mempercayakan modal tersebut untuk dikelola oleh pihak kedua (mudharib) dengan perjanjian di awal. Modal sepenuhnya berasal dari pihak pertama sedangkan pihak kedua tidak menanamkan modal sama sekali hanya mengandalkan keahlian yang tidak dimiliki oleh pihak pertama.
  • Akad musyarakah adalah perjanjian antara pihak pertama dengan pihak kedua dengan modal yang berasal dari kedua belah pihak dengan perjanjian pembagian keuntungan atau kerugian berdasarkan seberapa besar porsi kontribusinya.
  • Akad mudharabah musytarakah adalah gabungan antara akad mudharabah dan musyarakah di mana modal berasal dari satu pemilik modal. Perbedaannya adalah kerugian yang terjadi hanya ditanggung oleh pemilik modal. Namun jika dalam perjalanan waktu bisnis yang dijalankan menguntungkan maka, pengelola boleh menambah modal untuk mengembangkan usahanya dengan perjanjian keuntungan berdasarkan porsi kontribusi yang diberikan. 
  • Akad tijarah adalah perjanjian yang dilakukan untuk kepentingan mencari keuntungan.
  • Akad tabarru’ adalah perjanjian hibah dalam bentuk pemberian dana dari peserta dengan tujuan untuk tolong menolong sesama dan tidak digunakan untuk tujuan investasi. Kumpulan dana dari para peserta asuransi ini dikumpulkan dalam satu rekening yang disebut dengan dana tabarru’.
  • Wakalah bil ujrah adalah biaya administrasi pengelolaan dana yang dibebankan kepada peserta oleh pengelola (perusahaan). Pengelola tidak berhak mendapatkan bagian dari dana yang diinvestasikan jika menggunakan akad ini.
  • Kontribusi adalah istilah dalam proteksi syariat yang digunakan untuk menggantikan istilah premi peserta.
  • Qardh adalah pinjaman pengelola (perusahaan) dengan menggunakan dana tabarru’ saat terjadi defisit ketika ingin membayarkan santunan (klaim). Dana qard akan dikembalikan lagi oleh pengelola jika mengalami surplus dalam perhitungan underwriting di lain waktu.
  • Iuran tabarru’ adalah sebagian dana yang diambil dari kontribusi peserta asuransi. Dana ini nantinya digunakan untuk saling tolong menolong antar peserta asuransi yang mendapatkan musibah yang tidak diinginkan.
Rekomendasi Artikel