Ternyata Mudah, Ini Cara Klaim Asuransi Mobil Banjir

Banyak pemilik mobil yang masih belum tahu jika mobil yang mengalami kerusakan akibat banjir bisa diklaim asuransi. Selain itu, tidak sedikit diantara mereka yang belum memahami bagaimana cara klaim asuransi mobil banjir.
Banjir merupakan salah satu risiko yang ditanggung oleh asuransi, baik pada asuransi All Risk maupun TLO. Biasanya, manfaat perlindungan ini bisa nasabah dapatkan jika memilih perluasan manfaat (rider) dari asuransi kendaraan.
Cara Klaim Asuransi Mobil Banjir
Sebenarnya, cara klaim asuransi mobil karena banjir tidak jauh berbeda dengan klaim lainnya seperti karena akibat kecelakaan. Berikut adalah langkah-langkah klaim asuransi mobil akibat banjir yang bisa kamu ikuti:
1. Siapkan dokumen secara lengkap
Sebelum mengajukan klaim, hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengumpulkan seluruh berkas penting. Dokumen yang dimaksud seperti KTP, STNK, SIM, BPKB, polis asuransi, dan dokumen lainnya sesuai ketentuan asuransi. Pastikan semua berkas tersebut asli atau setidaknya memiliki salinan yang jelas.
Tidak hanya itu, persiapan dokumen juga mencakup data terkait kondisi mobil saat terkena banjir. Foto kerusakan serta bukti kerusakan akibat banjir akan membantu proses verifikasi oleh pihak asuransi. Dengan dokumen yang lengkap, kamu menunjukkan itikad baik dalam mengajukan klaim.
2. Hubungi pihak asuransi
Setelah dokumen siap, segera hubungi pihak asuransi untuk melaporkan keadaan mobil yang terkena banjir. Kamu bisa menggunakan layanan telepon, email, atau aplikasi resmi perusahaan. Sampaikan kejadian yang kamu alami dengan jujur, seperti waktu kejadian, lokasi dan kronologi kejadian.
Tujuan dari langkah ini adalah agar pihak asuransi dapat memberikan instruksi lebih lanjut, misalnya apakah ada formulir tambahan yang perlu kamu isi. Jika ada syarat khusus, kamu juga akan diinformasikan langsung sehingga meminimalkan kesalahan saat proses klaim.
3. Tunggu proses verifikasi
Setelah laporan diterima, pihak asuransi akan melakukan verifikasi. Mereka akan memeriksa kecocokan data, termasuk laporan kondisi mobil pasca banjir. Tim survei atau petugas lapangan mungkin akan meninjau langsung kondisi kendaraanmu untuk memastikan keabsahan klaim.
Selama periode ini, penting bagi kamu untuk memantau komunikasi dengan perusahaan asuransi. Jika ada pertanyaan tambahan, segera respon agar proses verifikasi tidak tertunda. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari hingga klaim kamu dinyatakan valid.
4. Bawa mobil ke bengkel rekanan
Setelah klaim disetujui, kamu umumnya diminta membawa mobil ke bengkel rekanan asuransi. Bengkel rekanan memiliki kerja sama resmi dengan perusahaan penyedia asuransi mobil sehingga administrasi dan biaya perbaikan akan lebih mudah dikelola.
Kamu cukup menunjukkan surat persetujuan klaim atau bukti dari pihak asuransi bahwa kerusakan mobilmu akan ditanggung. Dalam kasus klaim TLO, mobil akan dinyatakan tidak dapat diperbaiki jika tingkat kerusakan mencapai lebih dari 75%, dan pihak asuransi akan langsung memberikan penggantian sesuai nilai pertanggungan.
5. Pantau status klaim melalui aplikasi
Sebagian besar perusahaan asuransi menyediakan aplikasi untuk memudahkan nasabah memantau status klaim. Setelah mobil masuk bengkel, kamu bisa memeriksa pembaruan seputar proses perbaikan langsung lewat ponsel.
Dengan memanfaatkan aplikasi, komunikasi antara kamu, pihak asuransi, dan bengkel menjadi lebih praktis. Selain melalui aplikasi, kamu juga bisa cek status klaim dengan menghubungi customer service pihak asuransi.
Tips Agar Klaim Cepat Diterima
Setelah mengetahui cara klaim asuransi mobil banjir, kamu pasti ingin prosesnya berjalan mulus tanpa hambatan. Maka dari itu, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan agar klaim kamu cepat diterima oleh pihak asuransi.
Berikut beberapa hal yang perlu kamu pastikan agar klaim asuransi mobil banjir cepat diterima:
- Pastikan polis aktif dan premi terbayar: Polis harus dalam masa aktif dan premi dibayarkan tepat waktu sebelum banjir terjadi. Cek masa berlaku polis dan histori pembayaran melalui aplikasi atau hubungi customer service.
- Lengkapi semua dokumen: Siapkan dokumen penting seperti KTP, STNK, polis asuransi, foto kondisi mobil setelah banjir dan dokumen lain yang diminta perusahaan asuransi. Jika perlu, tambahkan video dan surat keterangan dari pihak berwenang atau RT/RW.
- Laporkan klaim segera: Ajukan klaim sesegera mungkin setelah kejadian banjir. Setiap perusahaan asuransi memiliki batas waktu pelaporan yang berbeda. Contohnya, di Mega Insurance, nasabah wajib memberitahukan kerugian secara lisan atau tertulis dalam waktu maksimal 5 hari kalender setelah kejadian, dan harus diikuti dengan pelaporan tertulis.
- Sertakan dokumentasi visual: Ambil foto dan video kondisi mobil dari berbagai sudut, terutama bagian yang terendam air. Gunakan timestamp untuk menunjukkan waktu pengambilan gambar. Bukti visual kerusakan akibat banjir akan memperkuat klaim kamu.
Lifepal dan Mega Insurance Bayar Klaim Korban Banjir
Salah satu contoh klaim asuransi mobil banjir yang berhasil adalah dari Mega Insurance bersama dengan Lifepal. Klaim diajukan oleh Kaiser Kelvin Sanjaya, pemilik mobil Honda HRV yang kendaraannya terendam banjir di wilayah Bekasi pada 4 Maret 2025 lalu.
Jenis klaim yang diajukan adalah Total Loss Only (TLO), yang memberikan penggantian kendaraan apabila kerusakan mencapai lebih dari 75% atau kendaraan tidak dapat diperbaiki lagi. Dalam kasus ini, Mega Insurance memberikan penggantian sebesar Rp171 juta untuk mobil tersebut.
Proses klaim berjalan lancar berkat kelengkapan dokumen dan ketepatan prosedur yang diikuti oleh tertanggung. Ini merupakan salah satu bukti komitmen Mega Insurance untuk menyediakan layanan klaim yang cepat, mudah dan tanpa ribet.
Jika kamu ingin mendapatkan perlindungan menyeluruh dari risiko banjir seperti ini, Mega Insurance menawarkan produk Asuransi Mega Kendaraan yang bisa anda beli di sini dengan perlindungan TLO maupun komprehensif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Kamu juga bisa membeli asuransi mobil Mega Insurance secara online di Lifepal.