
Tarif BPJS Kesehatan perusahaan adalah 5% dari gaji, dibagi antara 4% yang ditanggung perusahaan dan 1% yang dipotong dari gaji karyawan. Perhitungan didasarkan pada gaji pokok dan tunjangan tetap, dengan batas maksimal gaji Rp12.000.000 per bulan.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, setiap perusahaan wajib mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan. Perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban ini dapat dikenai sanksi administratif hingga sanksi pidana.
Pada artikel ini, Lifepal akan menjelaskan secara lengkap tarif BPJS kesehatan perusahaan berapa persen, rumus dan simulasi perhitungannya, serta informasi penting seputar pendaftaran dan pengelolaan kepesertaan.
BPJS Kesehatan perusahaan adalah program jaminan kesehatan nasional yang iurannya dibayar bersama antara perusahaan dan karyawan, berdasarkan persentase dari gaji. Program ini wajib diikuti oleh seluruh karyawan yang bekerja pada pemberi kerja (Pekerja Penerima Upah/PPU), sesuai UU No. 24 Tahun 2011.
Berbeda dengan perusahaan asuransi kesehatan swasta, BPJS Kesehatan dikelola oleh pemerintah dengan tarif yang seragam dan diatur melalui peraturan presiden. Perbedaan utama BPJS perusahaan dengan BPJS mandiri terletak pada dua hal yakni siapa yang bayar BPJS dan bagaimana besaran iurannya ditentukan.
Pemerintah menetapkan iuran BPJS Kesehatan untuk karyawan perusahaan sebesar 5% dari gaji, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan. Tarif ini berlaku untuk seluruh karyawan berstatus Pekerja Penerima Upah (PPU) dan tidak mengalami perubahan hingga saat ini.
Pembagian tarif BPJS Kesehatan perusahaan adalah sebagai berikut:
Ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan dalam memahami rumus BPJS Kesehatan perusahaan antara lain:
Gaji di atas Rp12.000.000 tetap dihitung dari batas maksimal Rp12.000.000.
Berikut beberapa simulasi perhitungan tarif BPJS Kesehatan perusahaan berdasarkan kondisi yang umum ditemui. Semua contoh menggunakan dasar perhitungan gaji pokok dan tunjangan tetap.
Misalkan seorang karyawan memiliki gaji pokok dan tunjangan tetap sebesar Rp5.000.000 per bulan, maka contoh perhitungan BPJS gaji 5 juta adalah sebagai berikut:
Dengan iuran tersebut, karyawan sudah mendapat perlindungan untuk dirinya sendiri beserta pasangan dan maksimal 3 anak. Angka yang sama juga berlaku sebagai acuan untuk gaji di kisaran UMK/UMP karena batas minimal perhitungan iuran menggunakan UMK/UMP wilayah masing-masing.
Ambil contoh karyawan dengan penghasilan Rp20.000.000 per bulan, karena melebihi batas maksimal, perhitungan tetap menggunakan Rp12.000.000:
Katakanlah seorang karyawan bergaji Rp7.000.000 dan memiliki 4 orang anak yang mana anak ke-4 dikenakan iuran tambahan 1% dari gaji:
Iuran tambahan untuk anggota keluarga di luar ketentuan sepenuhnya menjadi tanggungan karyawan, bukan perusahaan. Untuk peserta mandiri, kamu dapat membaca artikel Lifepal mengenai iuran BPJS Kesehatan terbaru.
BPJS Kesehatan perusahaan adalah kewajiban dasar yang harus dipenuhi setiap perusahaan. Namun dalam praktiknya, banyak perusahaan melengkapinya dengan asuransi karyawan swasta (employee benefit) untuk memberikan perlindungan yang lebih komprehensif bagi tim mereka.
Berikut perbandingan antara BPJS Kesehatan Perusahaan dengan Asuransi Karyawan:
Asuransi karyawan swasta hadir sebagai pelengkap, bukan pengganti BPJS Kesehatan. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh sekaligus menjadi nilai tambah bagi perusahaan dalam menarik dan mempertahankan talenta terbaik.
Sebelum mendaftarkan BPJS Kesehatan perusahaan untuk karyawan, tanyakan terlebih dahulu apakah mereka sudah memiliki BPJS Kesehatan mandiri atau tidak. Jika sudah, minta nomor BPJS Kesehatan mereka sehingga status kepesertaannya bisa diganti menjadi Pekerja Penerima Upah (PPU). Hanya status kepesertaan yang berubah, nomor dan kartu BPJS tetap sama.
Sebelum melakukan pendaftaran, siapkan dokumen berikut:
Pendaftaran online dilakukan melalui aplikasi eDabu (Elektronik Data Badan Usaha), platform resmi BPJS Kesehatan untuk pengelolaan kepesertaan karyawan secara digital. Berikut langkah-langkahnya:
BPJS Kesehatan memang wajib, tapi perlindungannya memiliki keterbatasan, mulai dari sistem faskes berjenjang, antrean panjang, hingga fasilitas rawat inap yang seragam tanpa pilihan upgrade. Bagi perusahaan yang ingin memberikan perlindungan lebih baik, asuransi karyawan swasta adalah solusi yang tepat.
Lifepal membantu perusahaan menemukan asuransi karyawan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran tanpa ribet. Di Lifepal, kamu dapat membandingkan 30+ asuransi kesehatan termasuk Allianz, Prudential, AXA, Chubb, Astra, dan lainnya
Bisa mulai dari 3 karyawan, cocok untuk startup hingga perusahaan berskala besar dan memiliki manfaat lengkap dari rawat inap, rawat jalan, gigi, hingga persalinan. Cek estimasi premi asuransi karyawan sesuai jumlah tim dan kebutuhan perusahaanmu sekarang.
Begitu karyawan berhenti bekerja, perusahaan otomatis tidak lagi membayarkan iuran BPJS. Karyawan diberi waktu 30 hari untuk mengubah status kepesertaan ke mandiri melalui aplikasi Mobile JKN atau kantor BPJS terdekat. Jika tidak diubah, status kepesertaan akan nonaktif dan tidak bisa digunakan untuk berobat.
Perusahaan bisa cek tagihan melalui aplikasi eDabu dengan login, pilih menu “Cetak Kartu & Tagihan”, lalu klik “Download Billing Statement” yang tersedia setiap tanggal 1. Untuk peserta mandiri, pengecekan bisa dilakukan via aplikasi Mobile JKN, WhatsApp ke 08118750400, atau SMS ke 087775500400.
Perusahaan membayar iuran BPJS menggunakan nomor Virtual Account (VA) melalui ATM, internet banking, atau mobile banking bank mitra BPJS seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Batas pembayaran adalah tanggal 10 setiap bulan, keterlambatan akan dikenakan denda BPJS 5% dari biaya diagnosa awal jika peserta dirawat inap dalam 45 hari setelah status aktif kembali.
Dengan berlakunya sistem KRIS, seluruh peserta BPJS kini mendapatkan standar fasilitas rawat inap yang seragam tanpa pembedaan kelas 1, 2, dan 3. Bagi peserta mandiri yang ingin menyesuaikan iuran, kamu bisa mempelajari cara turun kelas BPJS sesuai kemampuan finansial.
Namun jika kamu menginginkan fasilitas di atas standar KRIS seperti kamar VIP atau akses langsung ke dokter spesialis tanpa rujukan, melengkapinya dengan asuransi karyawan swasta adalah solusi yang lebih tepat.
Ajukan permintaan ke perusahaan dengan menyertakan surat kuasa pemotongan gaji dan data diri anggota tambahan. Penambahan anak ke-4 dan seterusnya, orang tua, atau mertua dikenakan iuran tambahan 1% dari gaji per orang, sepenuhnya menjadi tanggungan karyawan.
Keterlambatan pembayaran iuran akan dikenakan denda BPJS sebesar 5% dari biaya diagnosa awal jika peserta menjalani rawat inap dalam 45 hari setelah status kepesertaan aktif kembali. Untuk menghindari denda, pastikan pembayaran dilakukan sebelum tanggal 10 setiap bulan melalui Virtual Account (VA) via ATM, internet banking, atau mobile banking bank mitra BPJS seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BTN.
Artikel Terkait Lainnya