7 Biaya Asuransi yang Harus Dibayar Nasabah dan Fungsinya

Biaya asuransi adalah seluruh pengeluaran yang wajib dibayarkan pemegang polis, termasuk premi dan biaya tambahan seperti administrasi, investasi, dan penarikan. Setiap jenis asuransi memiliki struktur biaya yang berbeda tergantung fitur dan manfaatnya.
Biaya asuransi menjadi salah satu faktor yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membeli polis asuransi. Tidak hanya biaya premi, tetapi juga berbagai biaya tambahan seperti administrasi, pengelolaan dana, dan biaya penebusan polis.
Memahami komponen biaya ini akan membantu kamu mengelola anggaran dengan lebih bijak dan memastikan perlindungan finansial yang optimal. Ketahui lebih dalam mengenai apa saja biaya asuransi dan fungsinya dalam artikel Lifepal berikut ini.
Apa Itu Biaya Asuransi?
Biaya asuransi adalah total pengeluaran yang dibayarkan oleh pemegang polis untuk memperoleh perlindungan dari perusahaan asuransi. Ini mencakup premi pokok serta berbagai biaya tambahan seperti administrasi, pengelolaan dana, switching, dan penebusan polis, tergantung jenis dan fitur asuransinya.
Menurut Insuranceopedia, “cost of insurance” adalah biaya bulanan yang dipotong oleh perusahaan asuransi untuk menanggung risiko seperti mortalitas, administrasi, dan biaya operasional. Definisi ini umum digunakan dalam produk asuransi jiwa universal dan unit link.
Sementara menurut situs Capital for Life, biaya ini dipotong dari nilai tunai polis dan meningkat seiring bertambahnya usia pemegang polis. Struktur biaya setiap jenis asuransi berbeda, asuransi unit link memiliki tambahan biaya investasi, sementara asuransi jiwa atau kesehatan tradisional lebih berfokus pada premi dan biaya administrasi.
Perbedaan Premi dan Biaya Tambahan Asuransi
Premi adalah pembayaran pokok yang dilakukan secara rutin, bisa bulanan, kuartalan, atau tahunan untuk memastikan polis asuransi tetap aktif dan manfaat proteksi tetap berlaku. Premi digunakan untuk menjamin perlindungan dasar sesuai perjanjian dalam polis.
Sementara itu, biaya tambahan asuransi mencakup segala pengeluaran di luar premi yang berkaitan dengan fitur atau layanan tambahan dalam produk asuransi. Contohnya termasuk biaya administrasi, biaya akuisisi, biaya switching dana investasi, hingga biaya penarikan atau penebusan polis.
Berbeda dengan premi yang sifatnya wajib dan rutin, biaya tambahan bisa bersifat berkala maupun insidental tergantung pada aktivitas atau layanan yang digunakan.
Jenis-jenis Biaya Asuransi
Dalam setiap polis asuransi, ada berbagai biaya yang perlu kamu pahami agar tidak terkejut dengan pengeluaran tambahan. Berikut penjelasannya.
1. Biaya asuransi
Biaya asuransi adalah biaya utama yang harus dibayarkan oleh pemegang polis untuk mendapatkan perlindungan sesuai dengan perjanjian asuransi. Biaya ini mencakup premi asuransi yang harus dibayarkan secara berkala dan dapat bervariasi tergantung pada jenis asuransi yang dipilih, usia tertanggung, serta manfaat perlindungan yang diberikan.
Selain itu, dalam asuransi syariah, biaya ini disebut sebagai dana Tabarru’, yaitu dana tolong-menolong yang dikelola dengan prinsip syariah untuk membayar klaim peserta lain yang mengalami risiko.
2. Biaya akuisisi
Biaya akuisisi asuransi adalah biaya yang dikenakan oleh perusahaan asuransi untuk menutup pengeluaran terkait pemasaran, administrasi, dan komisi agen dalam proses perolehan polis baru. Besarannya bervariasi tergantung produk unit link dan umumnya berlaku selama 3-5 tahun sesuai dengan pemberian komisi kepada agen asuransi.
Dalam premi reguler asuransi unit link atau sekarang disebutnya asuransi PAYDI, terdapat premi dasar reguler dan premi top-up reguler. Biaya akuisisi umumnya lebih tinggi pada awal polis dan berkurang seiring waktu. Agar investasi lebih optimal, disarankan untuk membayar premi top-up reguler lebih besar dibandingkan premi dasar reguler.
3. Biaya administrasi
Biaya administrasi adalah biaya yang dikenakan untuk layanan operasional yang diberikan kepada pemegang polis. Biaya ini digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti:
- Notifikasi tagihan jatuh tempo
- Konfirmasi penerimaan premi atau kontribusi melalui handphone
- Layanan informasi saldo investasi
- Layanan lainnya terkait pengelolaan polis
Besaran biaya administrasi berkisar antara Rp10.000 – Rp50.000 per bulan, tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan asuransi. Biaya ini bersifat wajib dan akan terus dikenakan selama polis masih aktif.
4. Biaya pengelolaan dana investasi
Biaya pengelolaan dana investasi adalah biaya yang dikenakan pada polis asuransi yang memiliki unsur investasi, seperti asuransi unit link. Biaya ini digunakan untuk membayar pengelolaan dana yang dilakukan oleh manajer investasi dan bank kustodian yang menyimpan dana investasi nasabah.
Besarnya biaya pengelolaan investasi bervariasi, biasanya berkisar antara 1% – 5% per tahun dari total dana investasi. Biaya ini secara otomatis dipotong dari hasil investasi yang diperoleh pemegang polis.
5. Biaya penarikan dan penebusan polis
Biaya penarikan dan penebusan polis adalah biaya yang dikenakan kepada pemegang polis yang ingin mencairkan dana investasi atau mengakhiri polis sebelum jangka waktu yang ditetapkan dalam perjanjian. Biaya ini umum diterapkan dalam asuransi unit link, karena sebagian dana premi dialokasikan untuk investasi yang memiliki aturan pencairan tertentu.
Besaran biaya penarikan dana atau withdrawal fee biasanya berkisar antara 1% – 5% dari dana yang ditarik, tergantung pada kebijakan perusahaan asuransi dan usia polis. Beberapa perusahaan membebankan biaya ini hanya dalam beberapa tahun pertama, sementara yang lain menerapkannya sepanjang masa polis.
Sementara itu, biaya penebusan polis (surrender charge) adalah biaya yang dikenakan kepada pemegang polis yang ingin mengakhiri kontrak asuransi sebelum masa polis berakhir. Besarnya biaya ini bergantung pada usia polis—semakin cepat polis dibatalkan, semakin tinggi biaya yang harus dibayarkan.
6. Biaya pengalihan dana (switching)
Biaya pengalihan dana (switching fee) adalah biaya yang dikenakan kepada pemegang polis asuransi unit link yang ingin memindahkan sebagian atau seluruh dana investasinya ke instrumen investasi lain dalam portofolio perusahaan asuransi. Biaya ini berlaku untuk setiap transaksi switching yang dilakukan di luar ketentuan gratis yang biasanya diberikan dalam jumlah terbatas per tahun.
Besarnya biaya switching bervariasi, biasanya sekitar Rp10.000 – Rp50.000 per transaksi, tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Beberapa perusahaan memberikan sejumlah transaksi pengalihan dana gratis dalam satu tahun, sementara transaksi tambahan akan dikenakan biaya.
Biaya ini bertujuan untuk menghindari terlalu seringnya perubahan alokasi dana yang dapat mengganggu strategi investasi jangka panjang. Oleh karena itu, sebelum melakukan switching, pemegang polis sebaiknya mempertimbangkan tujuan investasi dan prospek kinerja instrumen yang dipilih.
7. Biaya pajak
Dalam beberapa jenis asuransi, terdapat biaya pajak yang dibebankan kepada pemegang polis. Pajak ini bisa dikenakan pada premi, manfaat asuransi, atau hasil investasi, tergantung pada regulasi yang berlaku di masing-masing negara.
Jenis pajak yang umumnya dikenakan dalam polis asuransi meliputi:
- Pajak atas premi asuransi – Pajak yang dikenakan pada premi yang dibayarkan oleh pemegang polis.
- Pajak atas manfaat asuransi – Dalam beberapa kasus, manfaat asuransi yang diterima bisa dikenakan pajak penghasilan, tergantung kebijakan perpajakan.
- Pajak atas hasil investasi – Untuk produk asuransi yang memiliki komponen investasi seperti unit link, keuntungan dari investasi bisa dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pajak ini berbeda-beda tergantung peraturan pemerintah dan jenis asuransi yang dimiliki. Oleh karena itu, penting bagi pemegang polis untuk memahami kewajiban pajak terkait dengan polis yang mereka miliki.
Biaya Asuransi per Jenis Produk
Berdasarkan produknya, berikut adalah biaya-biaya yang dikenakan oleh perusahaan asuransi.
Asuransi Jiwa
Asuransi jiwa umumnya memiliki biaya utama berupa premi dasar dan biaya tambahan seperti biaya administrasi, biaya penebusan polis, dan pajak. Produk ini biasanya tidak memiliki unsur investasi, sehingga biaya-biayanya relatif stabil dan lebih mudah diprediksi.
Asuransi Kesehatan
Dalam asuransi kesehatan, biaya utama mencakup premi rawat inap atau rawat jalan. Di luar itu, pemegang polis dapat dikenai biaya administrasi rutin dan potensi biaya switching jika produknya berbasis unit link. Pajak juga dapat dikenakan pada manfaat yang diterima.
Asuransi Unit Link
Produk asuransi unit link memiliki struktur biaya yang paling kompleks. Selain premi dan kontribusi investasi, terdapat biaya akuisisi, biaya pengelolaan dana, biaya switching, serta pajak atas hasil investasi. Biaya-biaya ini langsung mempengaruhi nilai tunai dan hasil akhir polis.
Cari Asuransi Terbaik di Lifepal
Jangan menunda perlindungan bagi dirimu dan aset berhargamu. Dengan memiliki asuransi, kamu dapat mengantisipasi berbagai risiko finansial yang tak terduga dan menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.
Kunjungi Lifepal, marketplace asuransi terpercaya yang telah membantu lebih dari 52.000 nasabah menemukan perlindungan terbaik. Dapatkan rekomendasi asuransi sesuai kebutuhanmu dan pilih polis yang paling sesuai untuk masa depan yang lebih terjamin!
Pertanyaan Seputar Biaya Asuransi
Apakah asuransi dibayar tiap bulan?
Ya, sebagian besar produk asuransi menetapkan pembayaran premi secara bulanan, meskipun ada juga opsi tahunan atau kuartalan. Frekuensi pembayaran biasanya ditentukan saat pembelian polis dan dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah.
Apa itu biaya asuransi kredit?
Biaya asuransi kredit adalah premi yang dibebankan saat mengambil pinjaman, seperti KPR atau kredit kendaraan, untuk melindungi kreditur jika peminjam meninggal dunia atau mengalami cacat tetap. Biaya ini biasanya ditambahkan ke cicilan atau dibayar di awal pinjaman.
Apa itu harga pertanggungan asuransi?
Harga pertanggungan adalah jumlah maksimal yang akan dibayarkan oleh perusahaan asuransi kepada tertanggung saat terjadi klaim. Besarnya disepakati saat membuat polis dan bisa memengaruhi besaran premi.