10 Perusahaan Asuransi di Indonesia yang Diawasi OJK

perusahaan asuransi

Ada banyak perusahaan asuransi di Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Namun sayangnya, hanya sekitar 1,7 persen penduduk yang terlindungi oleh asuransi.

Hal ini terjadi karena masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa asuransi itu mahal. Padahal, faktanya tidak seperti itu. Sebagai contoh, kamu bisa lho membeli asuransi kesehatan dengan premi mulai dari Rp200 ribu saja melalui marketplace asuransi Lifepal.

Daftar perusahaan asuransi yang terdaftar di OJK

Jumlah perusahaan asuransi di Indonesia cukup banyak, pemerintah telah merilis daftar asuransi yang terdaftar di OJK. Adapun jumlah perusahaan asuransi yang terdaftar adalah hingga Triwulan I 2022 adalah sebagai berikut.  

  • Asuransi Umum  = 71 Perusahaan
  • Asuransi Jiwa = 53 Perusahaan
  • Reasuransi = 7 Perusahaan
  • Asuransi Wajib = 3 Perusahaan
  • Asuransi Sosial = 2 Perusahaan

Berikut daftar asuransi yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang bisa dijadikan bahan pertimbangan kamu dan agen asuransi kamu ketika mencari asuransi terbaik dengan premi termurah.

  • Perusahaan asuransi Allianz
  • Perusahaan asuransi Prudential
  • Perusahaan asuransi AIA Financial
  • Perusahaan asuransi AXA Mandiri
  • Perusahaan asuransi Indolife
  • Perusahaan asuransi Sequis
  • Perusahaan asuransi BNI Life
  • Perusahaan asuransi Reliance Indonesia
  • Perusahaan asuransi Sinar Mas
  • Perusahaan asuransi FWD

1. Perusahaan asuransi Allianz

Allianz Indonesia adalah salah satu perusahaan asuransi internasional yang memiliki cabang di Indonesia. Fokus utama Allianz adalah memberikan layanan asuransi serta manajemen aset.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1980 di Jerman dan sudah berpengalaman selama puluhan tahun. Allianz mulai hadir di Indonesia sejak tahun 1981, namun baru resmi berdiri pada tahun 1989 dengan pelayanan asuransi umum.

Puncaknya pada tahun 2006, Allianz membentuk PT Asuransi Allianz Life Indonesia yang memberikan layanan asuransi jiwa, kesehatan, dan dana pensiun.

Jaringan Allianz di Indonesia termasuk yang paling banyak dengan cakupan hingga 44 kota dan 88 titik pelayanan. Dengan jaringan yang luas itu membuat Allianz memiliki nasabah yang banyak. Bahkan pada tahun 2020, jumlah nasabah Allianz telah mencapai 8,3 juta.

2. Perusahaan asuransi Prudential

Perusahaan yang didirikan pada tahun 1995 ini merupakan bagian dari jaringan perusahaan ternama di Inggris, yaitu Prudential PLC. Karena berada di bawah naungan Prudential PLC, tentu saja PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) telah berpengalaman dalam menjalankan bisnisnya di bidang asuransi.

Produk utama yang dijual oleh Prudential adalah unit linkmeski begitu perusahaan tersebut juga memiliki produk asuransi syariah yang diluncurkan pada tahun 2007. Di Indonesia, Prudential telah melayani sekitar 2,8 juta nasabah selama tahun 2020 dengan jumlah dana yang dikelola mencapai Rp70 triliun lebih.

3. Perusahaan asuransi AIA Financial

Para penggemar liga Inggris pasti sudah tidak asing dengan AIA. Perusahaan satu ini memang menjadi salah satu sponsor klub Liga Inggris Tottenham Hotspur hingga saat ini.

AIA Financial (AIA) adalah salah satu perusahaan asuransi ternama di Indonesia. Sebagai perusahaan asuransi ternama yang ada di Indonesia, pastinya AIA sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Produk asuransi yang ditawarkan AIA termasuk cukup lengkap meliputi asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, hingga dana pensiun.

4. Perusahaan asuransi AXA Mandiri

AXA Mandiri merupakan perusahaan patungan antara AXA Group dan PT. Bank Mandiri. Nama AXA Mandiri sendiri diambil dari kedua perusahaan melakukan patungan tadi.

Meski masih tergolong baru, AXA Mandiri Financial Services jadi salah satu perusahaan asuransi yang wajib diperhitungkan. Apalagi, AXA Mandiri termasuk ke dalam bagian AXA Group yang memiliki jumlah nasabah mencapai 105 juta di 54 negara yang berbeda.

5. Perusahaan asuransi Indolife

Asuransi Indolife dikenal sejak tahun 1991 dengan produk utamanya adalah asuransi jiwa dan dana pensiun. Berada di bawah naungan Salim Group, Indolife berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi seluruh nasabahnya.

Sedikit informasi, Salim Group merupakan perusahaan konglomerat asal Indonesia yang didirikan oleh Sudono Salim. Selain membawahi Indolife, Salim Group juga menaungi perusahaan besar lainnya, salah satunya Indofood.

6. Perusahaan asuransi Sequis

PT Asuransi Jiwa Sequis Life merupakan salah satu perusahaan  asuransi terpercaya di Indonesia yang telah terdaftar di OJK. Perusahaan yang didirikan 37 tahun yang lalu ini memiliki produk yang cukup lengkap, mulai dari asuransi kesehatan, jiwa, dan asuransi untuk karyawan.

Dalam memasarkan seluruh produknya, Sequis di dukung oleh 7 customer service yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Bandung, Semarang, Surabaya, dan Medan. Selain itu, Sequis juga memiliki sekitar 70 kantor pemasaran yang tersedia di 28 kota di Indonesia.

7. Perusahaan asuransi BNI Life

Perusahaan asuransi yang didirikan pada tahun 1997 ini merupakan anak perusahaan dari PT. Bank Negara Indonesia (Persero). 

BNI Life Insurance (BNI Life) sendiri merupakan perusahaan joint venture antara PT. Bank Negara Indonesua dengan Sumitomo Life Insurance Company.

BNI Life termasuk satu di antara beberapa perusahaan asuransi top yang ada di Indonesia. Terbukti pada masa sulit di tahun 2015, BNI Life tetap bisa masuk ke dalam jajaran 5 perusahaan asuransi jiwa dengan new business premium.

8. Perusahaan asuransi Reliance Indonesia

Dulu memang jarang sekali perusahaan asuransi yang memberikan proteksi untuk kendaraan, khususnya mobil. Di samping belum banyak yang menyadari pentingnya asuransi kendaraan, produknya pun masih terbatas.

Melihat peluang tersebut, asuransi Reliance Indonesia yang didirikan pada tahun 2002 sudah langsung mengeluarkan produk asuransi kendaraan bermotor serta berbagai macam produk asuransi umum lainnya.

Hingga saat ini, PT. Asuransi Reliance Indonesia sudah memiliki lebih dari 500 ribu nasabah dengan 4 kantor cabang dan 8 kantor perwakilan di seluruh Indonesia. 

9. Perusahaan asuransi Sinar Mas

Didirikan pada 1985, Asuransi Sinar Mas (ASM) menjadi salah satu perusahaan asuransi terkemuka yang memberikan perlindungan bagi para nasabahnya dari berbagai risiko kerugian.

Selain asuransi kesehatan, ASM juga menghadirkan berbagai pilihan produk asuransi kerugian lainnya, seperti asuransi properti, pengangkutan, hingga proteksi kredit UKM. Dalam memasarkan produknya itu, ASM dibantu dengan 33 kantor cabang dan 71 kantor pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia.

10. Perusahaan asuransi FWD

Perusahaan yang memiliki jaringan di negara-negara, seperti Hong Kong, Macau, hingga Singapura ini berdiri pada tahun 2013 dengan nama PT FWD Life Indonesia (FWD Life).

Dalam menawarkan seluruh produk asuransinya, FWD Life telah menggunakan sistem online. Sehingga, tidak lagi menggunakan kertas dalam kegiatan berasuransi alias paperless. PT FWD Life Indonesia sendiri lebih menargetkan kalangan yang sudah melek digital dengan memanfaatkan teknologi terkini.

Buat kamu yang sedang mencari pilihan asuransi kesehatan terbaik, temukan pilihannya di Lifepal.co.id. Dapatkan promo diskon dari setiap pembelian polis asuransi secara online.

Jenis-jenis perusahaan asuransi di Indonesia

Ada lima jenis perusahaan asuransi di Indonesia. Kelima perusahaan asuransi ini terdiri dari perusahaan swasta atau BUMN. Lima jenis perusahaan asuransi ini menawarkan perlindungan kesehatan dan jiwa.

Berikut ini jenis-jenis perusahaan asuransi yang ada di Indonesia.

  • Perusahaan asuransi jiwa
  • Perusahaan asuransi umum
  • Perusahaan asuransi wajib
  • Perusahaan asuransi sosial
  • Perusahaan reasuransi

1. Perusahaan asuransi jiwa

Dalam pengertian Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan asuransi jiwa adalah perusahaan yang memberikan jasa dalam penanggulangan risiko yang dikaitkan dengan hidup atau meninggalnya seseorang yang dipertanggungkan.

Perusahaan asuransi jiwa bekerja dengan cara mengumpulkan dana dari para nasabahnya yang kemudian diinvestasikan guna membayar kewajiban kepada pemegang polis kelak. Cara pengumpulan dananya adalah dengan penawaran produk perlindungan yang diberikan terkait kondisi hidup atau meninggal. 

Selanjutnya, perusahaan asuransi jiwa akan memberikan jasa penanggulangan risiko kepada pemegang polis atau pihak lain yang berhak apabila tertanggung meninggal dunia atau tetap hidup sesuai dengan perjanjian yang tertera dalam polis.

Dalam penerapannya, produk asuransi jiwa terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Term life insurance (asuransi jiwa berjangka)
  • Whole life insurance (asuransi jiwa seumur hidup)
  • Endowment (asuransi dwiguna)
  • Asuransi unit link 

Di Indonesia sendiri, ada banyak perusahaan asuransi jiwa yang bisa kamu pilih. Berikut daftar perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK per Triwulan 1 2022. 

NoNama PerusahaanNo IzinTanggal Izin
1PT AIA FinancialKEP-156/KMK.017/199703 April 1997
2PT Asuransi Jiwa Adisarana WanaarthaKEP-001/KM.13/198718 November 1987
3PT Asuransi Allianz Life IndonesiaKEP-513/KMK.017/199616 August 1996
4Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912KEP-070/KM.13/198815 June 1988
5PT Avrist AssuranceKEP-037/KM.11/198610 March 1986
6PT Axa Financial IndonesiaKEP-612/KMK.017/199522 December 1995
7PT Axa Mandiri Financial ServicesKEP-605/KM.13/199104 December 1991
8PT Asuransi Jiwa BCAKEP-91/D.05/201414 July 2014
9PT BNI Life InsuranceKEP-305/KMK.017/199707 July 1997
10PT Asuransi CIGNAKEP-572/KMK.17/199425 November 1994
11PT Central Asia FinancialKEP-17/D.05/201313 March 2013
12PT Asuransi Jiwa Central Asia RayaKEP-013/KM.13/198718 December 1987
13PT Equity Life IndonesiaKEP-085/KM.11/198715 September 1987
14PT Asuransi Jiwa Generali IndonesiaKEP-281/KMK.017/199424 June 1994
15PT Great Eastern Life IndonesiaKEP-514/KMK.017/199616 August 1996
16PT Hanwha Life Insurance IndonesiaKEP-603/KMK.017/199518 December 1995
17PT Asuransi Jiwa Indosurya SuksesKEP-95/D.05/201311 September 2013
18PT Lippo Life AssuranceKEP-124/D.05/201431 October 2014
19PT MNC Life AssuranceKEP-647/KMK.017/199613 November 1996
20PT Asuransi Jiwa Manulife IndonesiaKEP-020/KMK.13/198906 March 1989
21PT Asuransi Jiwa AstraKEP-044/KM.17/199205 October 1992
22PT Asuransi BRI Life (d/h PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera)KEP-181/KM.13/198810 October 1988
23PT Asuransi Ciputra Indonesia d.h. PT Ciputra Finansial IndonesiaKEP-101/D.05/201616 December 2016
24PT Asuransi Jiwa SeaInsureKEP-102/D.05/201616 December 2016
25PT Asuransi Jiwa IFGKEP-19/D.05/202107 April 2021
26PT Asuransi Jiwa Inhealth IndonesiaKEP-38/KMK.10/200920 March 2009
27PT Asuransi Kresna LifeKEP-554/KM.13/199104 November 1991
28PT Asuransi Jiwa NasionalKEP-57/D.05/201719 July 2017
29PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG TbkKEP-649/KM.10/201103 August 2011
30PT Asuransi Jiwa Starinvestama (d/h PT Asuransi Jiwa Recapital)KEP-576/KMK.017/199713 November 1997
31PT. Asuransi Jiwa TaspenKEP-30/D.05/201410 April 2014
32PT Jiwasraya (Persero)KEP-098/KM.11/198608 September 1986
33PT Asuransi Simas Jiwa (d/h PT Asuransi Jiwa Mega Life)KEP-602/KMK.017/199518 December 1995
34PT Bhinneka Life Indonesia d.h. PT Asuransi Jiwa BumiputeraKEP-95/D.05/201628 November 2016
35PT. Capital Life IndonesiaKEP-32/D.05/201405 May 2014
36PT China Life Insurance Indonesia d.h. PT Asuransi Jiwa Sinansari IndonesiaKEP-150/D.05/201320 December 2013
37PT Chubb Life Insurance (d/h PT Ace Life Assurance)KEP-072/KM.11/198614 July 1986
38PT FWD Insurance Indonesia (d/h PT Commonwealth Life)KEP-773/KMK.017/199306 August 1993
39PT Heksa Solution InsuranceKEP-205/KMK.017/199615 March 1996
40PT Indolife PensiontamaKEP-585/KM.13/199123 November 1991
41PT PFI Mega Life Insurance d/h PT. ASURANSI JIWA MEGA INDONESIAKEP-389/KM.10/201213 August 2012
42PT. PACIFIC LIFE INSURANCEKEP-94/D.05/201628 November 2016
43PT Panin Dai-ichi LifeKEP-213/KMK.013/199206 August 1992
44PT Sun Life Financial IndonesiaKEP-610/KMK.017/199522 December 1995
45PT Victoria Alife IndonesiaKEP-40/D.05/201719 June 2017
46PT Pasaraya Life InsuranceKEP-240/KMK.017/199501 June 1995
47PT Prudential Life AssuranceKEP-241/KMK.017/199501 June 1995
48PT Asuransi Jiwa Reliance IndonesiaKEP-762/KM.01/201227 December 2012
49PT Asuransi Jiwa Sequis FinancialKEP-572/KMK.017/199713 November 1997
50PT Asuransi Jiwa Sequis LifeKEP-106/KM.13/199218 April 1992
51PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia613/KM.01/199522 December 1995
52PT Perta Life InsuranceKEP-082/KM.11/198612 August 1986
53PT Zurich Topas LifeKEP-79/KM.10/201121 January 2011

Bagi kamu yang berencana untuk membeli produk asuransi jiwa, pilih perusahaan asuransi jiwa yang telah terdaftar dan diawasi OJK. Hal ini untuk mencegah terjadinya risiko keuangan di masa mendatang. 

Untuk mendapatkan produk asuransi jiwa yang sesuai dengan kebutuhanmu, cari tahu di sini.

2. Perusahaan asuransi umum

Perusahaan asuransi umum adalah perusahaan yang memberikan pertanggungan risiko karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita oleh tertanggung atau pemegang polis akibat suatu peristiwa yang tidak pasti.

Sederhananya, perusahaan asuransi melindungi risiko harta benda, aset dan kegiatan seseorang yang dalam perjalanan hidupnya berpeluang mengalami risiko kehilangan atau kecelakaan. 

Contoh produk asuransi umum meliputi asuransi kendaraan bermotor, asuransi properti, asuransi kecelakaan, asuransi perjalanan, asuransi kredit, asuransi pengangkutan, asuransi rekayasa, asuransi kebakaran, asuransi mikro, dan asuransi hewan peliharaan. 

Sementara itu, contoh perusahaan asuransi umum di Indonesia yang sudah diawasi dan terdaftar oleh OJK sampai dengan Triwulan I 2022 meliputi sebagai berikut. 

NoNama PerusahaanNo IzinTanggal Izin
1PT AIG Insurance IndonesiaKEP-257A/KM.13/199131 August 1991
2PT Asuransi ASEI IndonesiaKEP-121/D.05/201421 October 2014
3PT Asuransi Allianz Utama IndonesiaKEP-238/KM.13/198921 December 1989
4PT Asuransi ArtarindoKEP-1024/MD/197909 April 1979
5PT Arthagraha General InsuranceKEP-5634/MD/198629 March 1986
6PT Asuransi Astra BuanaKEP-7221/MD/198605 November 1986
7PT Avrist General InsuranceKEP.051/KM.13/199121 February 1991
8PT Asuransi Umum BCAKEP-165/KM.13/198909 October 1989
9PT Asuransi Bangun AskridaKEP-192/KM.13/199014 March 1990
10PT Berdikari InsuranceKEP-282/MK.17/200011 August 2000
11PT Asuransi Bhakti BhayangkaraKEP-1119/M/198811 January 1988
12PT Asuransi Bina Dana Arta TbkKEP-3666/MD/198629 May 1986
13PT Asuransi Binagriya UpakaraKEP-545/KM.13/199026 October 1990
14PT Asuransi Bintang TbkKEP-6648/MD/198613 October 1986
15PT Asuransi BosowaKEP-7720/MD/198628 October 1986
16PT Asuransi Buana IndependentKEP-6123/MD/198620 September 1986
17PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967KEP-4150/MD/198630 June 1986
18PT Asuransi Cakrawala Proteksi IndonesiaKEP-19/D.05/201406 March 2014
19PT Asuransi Central AsiaKEP-2097/MD/198631 March 1986
20PT China Taiping Insurance IndonesiaKEP-411/KMK.017/199611 June 1996
21PT Citra International UnderwritersKEP-7211/M/198826 September 1988
22PT Asuransi Dayin Mitra Tbk.KEP-3472/MD/198205 July 1982
23PT Asuransi Eka Lloyd JayaKEP-3667/MD/198629 May 1986
24PT. Asuransi FPG IndonesiaKEP-3963/MD/198724 June 1987
25PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk.KEP-633/MD/198311 February 1983
26PT Asuransi Intra AsiaKEP-8747/M/198812 November 1988
27PT Asuransi Jasa Tania Tbk.KEP-7175/MD/198603 November 1986
28PT KSK Insurance IndonesiaKEP-137/KM.13/198904 September 1989
29PT Lippo General Insurance TbkKEP-173/KM.13/199207 June 1992
30PT. MNC Asuransi IndonesiaKEP-5970/M/198806 August 1988
31PT Asuransi MSIG IndonesiaKEP-588/MD/198702 February 1987
32PT Mandiri AXA General InsuranceKEP-825/KM.10/201108 November 2011
33PT Asuransi Mega PratamaKEP-7174/MD/198603 November 1986
34PT Asuransi Umum MegaKEP-711/KMK.017/199631 December 1996
35PT Meritz Korindo InsuranceKEP-3068/LK/199927 July 1999
36PT Asuransi Mitra Pelindung MustikaKEP-554/KM.10/201202 October 2012
37PT Asuransi Multi Artha Guna TbkKEP-3251/MD/198606 May 1986
38PT Zurich Asuransi Indonesia, TbkKEP-462/KMK.017/199708 September 1997
39PT Asuransi Candi Utama3/KDK.05/202028 January 2020
40PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (d/h PT Asuransi Asoka Mas)KEP-174/KM.13/199217 June 1992
41PT Asuransi Jasa IndonesiaKEP-587/MD/198702 February 1987
42PT Asuransi Jasaraharja PuteraKEP-603/KM.13/199104 December 1991
43PT Asuransi Kredit IndonesiaPP No 1 Tahun 197111 January 1971
44PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (d/h PT Asuransi Kresna Mitra Tbk)KEP-3335/MD/198530 May 1985
45PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (d/h PT Asuransi Tugu Kresna Pratama)KEP-005/KM.13/199210 January 1992
46PT Asuransi Sahabat Artha Proteksi (d/h PT Bess Central Insurance)KEP-384/KMK.017/199731 July 1997
47PT Asuransi Simas Insurtech (d/h PT Asuransi Simas Net)KEP-122/D.05/201421 October 2014
48PT Asuransi Total BersamaKEP-05/D.05/201910 January 2019
49PT Tugu Pratama Indonesia TbkKEP-8014/MD/198608 December 1986
50PT Asuransi Umum VideiKEP-7440/MD/198613 November 1986
51PT BRI Asuransi Indonesia (d/h PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur)KEP-128/KM.13/198926 August 1989
52PT Chubb General Insurance Indonesia (d/h PT Ace Jaya Proteksi)KEP-2560/MD/198621 April 1986
53PT Great Eastern General Insurance IndonesiaKEP-471/KMK.017/199422 September 1994
54PT Kookmin Best Insurance Indonesia d.h. PT LIG Insurance IndonesiaKEP-491/KMK.017/199730 September 1997
55PT Malacca Trust Wuwungan Insurance TbkKEP-6650/MD/198613 October 1986
56PT Pan Pacific InsuranceKEP-483/KMK.017/199730 September 1997
57PT Asuransi Purna ArtanugrahaKEP-155/KM.13/199223 May 1992
58PT Asuransi Raksa PratikaraKEP-8016/MD/198608 December 1986
59PT Asuransi Rama Satria WibawaKEP-8264/MD/198619 December 1986
60PT Asuransi Ramayana Tbk.KEP-311/DDK/V/II/197104 November 1971
61PT Asuransi Reliance IndonesiaKEP-4138/MD/198630 June 1986
62PT Asuransi Samsung TuguKEP-6/KMK.017/199703 January 1997
63PT Sarana Lindung UpayaKEP-3137/M/198829 March 1988
64PT Asuransi Sinar MasKEP-2562/MD/198621 April 1986
65PT Sompo Insurance Indonesia d.h. PT Asuransi Sompo Japan Nipponkoa IndonesiaKEP-3250/MD/198606 May 1986
66PT Asuransi Staco MandiriKEP-605/KM.10/201126 July 2011
67PT Asuransi Sumit OtoKEP-343/KM.10/201125 April 2011
68PT Asuransi Tokio Marine IndonesiaKEP-034/KM.13/199105 February 1991
69PT Asuransi Tri PakartaKEP-1754/MD/197811 December 1978
70PT Victoria Insurance TbkKEP-604/KM.13/199104 December 1991
71PT Asuransi Wahana TataKEP-6122/MD/198620 September 1986

3. Perusahaan asuransi wajib

Perusahaan asuransi wajib adalah perusahaan asuransi yang pengelolaannya di bawah tanggung jawab negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berdasarkan data OJK, perusahaan yang merupakan jenis perusahaan asuransi wajib ada tiga, yakni:

NoNama PerusahaanNo IzinTanggal Izin
1PT ASABRI (Persero)PP 44 dan 45 Tahun 197131 July 1971
2PT Asuransi Kerugian Jasa RaharjaPeraturan Pemerintah RI No 3906 November 1980
3PT TASPEN (PERSERO)PP 25 Tahun 1981 jo. PP 20 Tahun 201330 July 1981

Ketiga perusahaan tersebut memiliki lini usaha berbeda-beda. Misalnya, PT Asabri adalah BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial untuk pembayaran pensiun TNI, Polisi dan PNS Kementerian Pertahanan. Lalu ada juga PT Taspen (Persero) adalah asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun untuk PNS.

Terakhir, PT Jasa Raharja adalah perusahaan yang bergerak di asuransi sosial khusus kecelakaan. Ketiga asuransi wajib tersebut adalah milik pemerintah lewat Kementerian BUMN. 

4. Perusahaan asuransi sosial

Pemerintah menjamin setiap warga negaranya dapat mengakses fasilitas kesehatan. Lewat amanat Undang-Undang tentang Sistem Jaminan Sosial, setiap warga negara Indonesia dijamin kebutuhan hidupnya secara kesehatan dan keselamatan kerja.

Maka dari itu, pemerintah Indonesia membentuk Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial atau BPJS sebagai perusahaan asuransi sosial untuk memastikan seluruh warganya mendapat perlindungan tersebut. 

BPJS sendiri menghadirkan program jaminan sosial, seperti jaminan kesehatan, kecelakaan kerja, hari tua, pensiun, dan jaminan kematian. Kepesertaan untuk program ini bersifat wajib bagi para pekerja dan iurannya langsung dipotong dari upah pemberi kerja. 

5. Perusahaan reasuransi

Perusahaan reasuransi adalah perusahaan yang memberi pertanggungan terhadap risiko yang dihadapi oleh perusahaan asuransi. Perusahaan reasuransi membantu perusahaan asuransi dalam sejumlah hal, seperti:

  • Memperbesar kapasitas penerimaan risiko-risiko tertentu oleh perusahaan asuransi
  • Meminimalkan penyebaran risiko yang ditanggung
  • Mendukung stabilisasi keuntungan perusahaan
  • Meminimalkan cadangan teknis yang dibutuhkan
  • Mengembangkan kegiatan perusahaan serta peningkatan asas profesionalisme dan daya saing perusahaan

Saat ini, ada enam perusahaan reasuransi di Indonesia. Berikut keenam perusahaan reasuransi di Indonesia itu:

Saat ini, ada tujuh perusahaan reasuransi yang beroperasi di Indonesia. Berikut ketujuh perusahaan reasuransi di Indonesia per Triwulan I 2022. 

NoNama PerusahaanJenis KantorNo IzinTanggal Izin
1PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk.Kantor PusatKEP-4440/MD/198612 July 1986
2PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)Kantor PusatKEP-108/D.05/201519 October 2015
3PT Reasuransi Nusantara MakmurKantor PusatKEP – 56/D.05/201719 July 2017
4PT Reasuransi Maipark IndonesiaKantor PusatKEP-29/D.05/201410 April 2014
5PT Reasuransi Nasional IndonesiaKantor PusatKEP-27/KMK.017/199509 January 1995
6PT Tugu Reasuransi IndonesiaKantor PusatKEP-5270/MD/198718 August 1987
7PT Indoperkasa Suksesjaya ReasuransiKantor PusatKEP-7/D.05/202217 January 2022

Perusahaan asuransi syariah

Bagaimana dengan perusahaan asuransi syariah? Perusahaan asuransi kini tidak hanya hadir dalam jenis konvensional, namun juga syariah. Yang artinya, perusahaan asuransi ini dijalankan sesuai dengan syariat Islam sehingga bisa dipastikan halal.

Menurut OJK, perusahaan asuransi syariah memiliki peran untuk mengelola operasional dan investasi dair sejumlah dana yang diterima dari pemegang polis yang berbeda dengan perusahaan asuransi konvensional, di mana mereka bertindak sebagai penanggung risiko.

Akad yang digunakan dalam asuransi syariah adalah prinsip tolong-menolong antar sesama pemegang polis dan kerjasama pemegang polis dengan perusahaan asuransi syariah.

Hal ini tentu berbeda dengan asuransi konvensional yang dilakukan berdasarkan akad atau prinsip pertukaran atau jual-beli.

Perusahaan asuransi syariah hadir sebagai jawaban kebutuhan para masyarakat muslim di Indonesia. Sebagai contoh, berikut beberapa nama perusahaan asuransi syariah yang terdaftar di OJK:

Tingkat kesadaran berasuransi di Indonesia masih rendah

Sisi lainnya adalah kesadaran masyarakat Indonesia terhadap asuransi masih sangat rendah. Padahal di negara maju, asuransi menjadi hal yang penting dan tidak bisa dipisahkan untuk menghindari kerugian finansial yang sangat besar.

Ada persepsi yang keliru mengenai asuransi yang berkembang di tengah masyarakat, yaitu mereka menganggap bahwa asuransi adalah sebuah investasi jangka panjang yang tidak menguntungkan.

Padahal, jika dilihat dari sisi investasi, asuransi memiliki nilai yang cukup kecil bila dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Hal inilah yang persepsi yang perlu diluruskan.

Asuransi bukan instrumen investasi

Asuransi bukan produk investasi, melainkan produk untuk melindungi dari kerugian finansial saat terjadi musibah seperti sakit, serta kecelakaan yang mengakibatkan cacat total hingga kematian.

Adapun asuransi yang disatukan dengan investasi merupakan salah satu alternatif bagi mereka yang ingin mendapatkan manfaat lain dari asuransi. Asuransi ini dikenal juga dengan nama unit link

Oleh karena itu, kamu perlu mempertimbangkan kembali ketika ingin membeli asuransi yang sesuai dengan kebutuhan maupun dengan kesiapan finansial.

Lambat laun, kesadaran tentang berasuransi di Indonesia semakin meningkat.

Apalagi Indonesia termasuk salah satu negara cincin api yang rawan dengan bencana alam seperti gempa bumi, banjir, longsor, hingga potensi tsunami yang beberapa kali melanda Indonesia.

Fakta itulah yang seharusnya diantisipasi dengan memanfaatkan berbagai produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan dengan premi yang sangat terjangkau.

Pengertian perusahaan asuransi dan contohnya

Apa yang dimaksud perusahaan asuransi? Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa perusahaan asuransi umum adalah:

“…perusahaan yang memberikan jasa pertanggungan risiko dengan memberikan penggantian kerugian kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita tertanggung atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti.”

Fungsi perusahaan asuransi di sini adalah sebagai penyedia pengalihan risiko dari tertanggung kepada perusahaan asuransi, sesuai dengan jenis-jenis risiko yang dijamin di dalam ketentuan polis dan telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Beberapa contoh nama perusahaan asuransi di Indonesia antara lain Allianz Indonesia, JAGADIRI, AXA Mandiri, Prudential, Sinar Mas, dan lain-lain. Selain perusahaan asuransi swasta, terdapat pula peruasahaan asuransi bumn seperti Jasa Raharja, Jasindo, dan Taspen.

Perusahaan asuransi di Indonesia tawarkan produk secara inovatif

Perusahaan asuransi di Indonesia kini lebih kreatif dalam mengemas produknya, sehingga bisa menjangkau semua kalangan bahkan hingga para pengemudi ojek online sekalipun.

Sebagai contoh, ada perusahaan asuransi yang menawarkan polis demam berdarah dengan premi terjangkau hanya Rp50 ribu per tahun. Polis tersebut tentu akan sangat berguna apalagi di kala musim hujan yang membuat penyakit demam berdarah lebih sering terjadi.

Artinya, asuransi bukan lagi sesuatu hal yang eksklusif dan hanya dikhususkan pada kalangan tertentu saja, melainkan bisa dimiliki dan dijangkau oleh semua kalangan dengan pendapatan atau penghasilan di bawah UMR sekalipun.

Ini tentu patut diapresiasi sebagai langkah tepat perusahaan asuransi dalam menarik minat masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya berasuransi.

Prinsip kegiatan usaha asuransi

Antara perusahaan asuransi sebagai penanggung dengan nasabah sebagai tertanggung terikat dengan kontrak yang disebut polis asuransi. Adapun polis asuransi mengandung prinsip-prinsip asuransi yang harus ditaati setiap lembaga asuransi. 

1. Insurable Interest (Kepentingan yang Dipertanggungkan)

Asuransi harus punya hubungan atau kepentingan terhadap hak untuk mengasuransikan. Maksudnya adalah tertanggung harus punya hubungan atau kepentingan dengan objek yang diasuransikan. 

Misalnya, saat kamu membeli polis asuransi mobil, tertanggung haruslah orang yang secara sah memiliki mobil tersebut. Itu dibuktikan misalnya dengan STNK. 

2. Utmost Good Faith (Kejujuran Sempurna)

Maksudnya adalah baik tertanggung maupun penanggung harus sama-sama memberikan informasi yang sebenar-benarnya, jujur, dan akurat. 

Bagi tertanggung, yakni nasabah dia harus memberikan informasi yang sebenar-benarnya mengenai objek asuransi yang ditanggungkan. Sementara bagi perusahaan asuransi wajib memberikan informasi yang rinci mengenai syarat-syarat pertanggungan. 

3. Indemnity (Indemnitas)

Fungsi asuransi adalah memberikan pertanggungan jika terjadi risiko, bentuknya dapat berupa uang tunai, penggantian dengan perbaikan maupun penggantian dengan barang baru. Besarnya pertanggungan bisa lebih kecil dari kesepakatan tetapi tidak bisa lebih besar. 

4. Subrogation (Subrogasi)

Subrogation merupakan prinsip pengalihan hak tertanggung kepada penanggung setelah premi asuransi dibayarkan. Ketika terjadi kecelakaan yang diakibatkan karena pihak lain, pihak tertanggung tidak dibolehkan untuk minta ganti kerugian kepada pihak tersebut jika sudah mengajukan klaim asuransi. 

5. Contribution (Kontribusi)

Prinsip asuransi contribution berkaitan dengan satu objek asuransi yang ditanggungkan kepada lebih dari satu perusahaan asuransi. Dalam prinsip contribution disebutkan, nasabah bisa meminta ganti rugi kepada perusahaan asuransi yang terlibat sesuai tanggung jawab menurut perbandingan yang seimbang. 

Perlu diingat, nasabah atau tertanggung tidak mungkin mendapatkan klaim asuransi penuh dari kedua perusahaan asuransi yang menanggung objek asuransi tersebut karena ada prinsip Indemnity. 

6. Proximate Cause (Kausa Proksimal)

Perusahaan asuransi berhak untuk mencari tahu penyebab yang mengakibatkan musibah atau risiko terjadi. Hal ini dilakukan untuk menghindari klaim asuransi palsu yang disengaja untuk mendapatkan ganti rugi. 

Bagaimana prospek asuransi di Indonesia?

Industri perasuransian di Tanah Air bisa dibilang memiliki prospek yang cerah. Keyakinan akan adanya masa depan cerah bagi industri asuransi di Indonesia disampaikan langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Berdasarkan catatan dari OJK, premi komersial sepanjang tahun 2019 tumbuh 8 persen yoy (year on year) menjadi Rp281,2 triliun. Di waktu yang bersamaan, premi asuransi jiwa juga mengalami kenaikan sebesar 4,1 persen yoy menjadi Rp179,1 triliun, serta premi asuransi umum/reasuransi sebesar Rp102,1 triliun.

Tidak hanya itu, OJK juga mencatat aset industri asuransi di Indonesia sepanjang tahun 2019 juga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan, yaitu 5,91 persen yoy dari Rp862,8 triliun menjadi Rp913,8 triliun.

Dengan catatan seperti ini diyakini bahwa industri perasuransian Tanah Air masih terbuka untuk mengalami pertumbuhan. Apalagi, baru sekitar 12,08 persen penduduk Indonesia yang baru terlayani jasa asuransi.

Untuk mendapatkan referensi kepada beragam produk jaminan keuangan dari perusahaan asuransi kesehatan terbaik di Indonesia, daftarkan dirimu melalui form berikut.

Demikianlah pembahasan mengenai perusahaan asuransi di Indonesia. Dengan mengetahui jenis perusahaan asuransi dan contoh perusahaan asuransi, harapannya kamu dapat memiliki referensi yang lebih luas saat hendak memilih produk asuransi.

Tips memilih perusahaan asuransi terbaik di Indonesia

Dalam memilih lembaga asuransi haruslah jeli dan cermat. Tujuannya adalah agar kamu tidak merasa kecewa ketika sudah memutuskan untuk memilih satu dari sekian banyak lembaga asuransi di Indonesia.

Adapun tips memilih lembaga asuransi yang bagus di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Pastikan kekuatan finansial lembaga asuransi sehat, harus diakui ada pula perusahaan asuransi yang bangkrut. Jadi kamu mesti lebih selektif.
  • Pastikan perusahaan asuransi memiliki RBC yang tinggi
  • Cari tahu informasi sebanyak-banyaknya seputar lembaga asuransi yang ingin beli, mulai dari kapan perusahaan tersebut didirikan, visi dan misi, hingga jajaran direksi
  • Cari tahu cakupan perlindungan yang diberikan
  • Pilih lembaga asuransi di Indonesia yang menawarkan premi terjangkau
  • Pilih perusahaan asuransi di Indonesia yang memberikan kemudahan dalam berasuransi, seperti pembayaran tagihan secara online, pelaporan klaim secara online, hingga pelayanan 24/7

Pertanyaan yang sering diajukan seputar asuransi

Perusahaan asuransi adalah perusahaan jasa keuangan yang menghadirkan produk-produk asuransi. Dalam asuransi, lembaga asuransi berperan sebagai penanggung risiko, sementara nasabah sebagai orang yang akan ditanggung risikonya.

Kegiatan yang dilakukan perusahaan asuransi sendiri adalah menghimpun dana dari para nasabah yang kemudian digunakan untuk memberikan perlindungan kepada anggota nasabah lain dari segala kerugian yang disebabkan oleh suatu peristiwa. 

Kegiatan perusahaan asuransi inilah yang menjadi pembeda antara perusahaan tersebut dengan perusahaan lainnya. Lalu, apa saja contoh perusahaan asuransi swasta yang ada di Indonesia? Berikut ini beberapa di antaranya.

  • PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG
  • PT AIA Financial Indonesia
  • PT Asuransi Allianz Life Indonesia
  • PT AXA Financial Indonesia
  • PT AXA Mandiri Financial Service
  • PT BNI Life Insurance
  • PT Central Asia Financial
  • PT Asuransi Cigna
  • PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia
  • PT Hanwha Life Insurance Indonesia
  • PT Lippo Life Assurance
Perusahaan asuransi atau lembaga asuransi mengcover segala bentuk risiko yang bisa  terjadi sewaktu-waktu. Adapun cakupan pertanggungan yang diberikan perusahaan atau lembaga asuransi meliputi beberapa poin berikut.

  • Jiwa
  • Kesehatan
  • Kendaraan
  • Properti
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Kerugian atau asuransi umum
  • Kredit
  • Perjalanan
  • Pengangkutan

 

Dapatkan Promo