Beranda
Media
Apa itu Bancassurance, Manfaat, Keuntungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Bancassurance, Manfaat, Keuntungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Bancassurance | Lifepal.co.id

Bancassurance adalah kerja sama antara bank dan perusahaan asuransi untuk memasarkan produk asuransi kepada nasabah bank. Bank berperan sebagai saluran distribusi, sementara perlindungan dan pengelolaan risiko tetap menjadi tanggung jawab perusahaan asuransi.

Bancassurance adalah kerjasama antara bank dan perusahaan asuransi untuk menawarkan produk asuransi kepada nasabah bank. Konsep ini memungkinkan nasabah untuk mendapatkan layanan asuransi langsung dari bank yang mereka percayai.

Yuk ketahui pengertian bancassurance, manfaatnya bagi nasabah, bank, dan perusahaan asuransi, hingga cara kerjanya dalam artikel Lifepal berikut ini!

Apa Itu Bancassurance?

Bancassurance adalah kerja sama antara bank dan perusahaan asuransi dalam memasarkan produk asuransi kepada nasabah bank. Melalui kerja sama ini, nasabah dapat membeli produk asuransi langsung melalui bank tanpa harus datang ke perusahaan asuransi secara terpisah.

Bagi nasabah, bancassurance menawarkan kemudahan akses, proses pembayaran premi yang praktis, dan integrasi dengan layanan perbankan. Sementara itu, bank dan perusahaan asuransi memperoleh peluang untuk memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan nilai bagi pelanggan.

Cara Kerja Bancassurance

Bancassurance bekerja melalui kerja sama antara bank dan perusahaan asuransi untuk menawarkan produk asuransi kepada nasabah bank. Berikut tahapan umum cara kerja bancassurance dari proses penawaran hingga pengajuan klaim.

1. Menjalin kerja sama antara bank dan perusahaan asuransi

Bank dan perusahaan asuransi menjalin kemitraan untuk memasarkan produk asuransi kepada nasabah bank. Kerja sama ini diatur melalui perjanjian yang mencakup hak, kewajiban, serta mekanisme pemasaran produk. Dengan adanya kemitraan ini, perusahaan asuransi dapat menjangkau lebih banyak calon nasabah melalui jaringan bank.

2. Menawarkan produk kepada nasabah

Bank menawarkan produk asuransi kepada nasabah melalui kantor cabang, layanan digital, telemarketing, atau saat nasabah menggunakan produk perbankan tertentu. Pada beberapa model kerja sama, proses konsultasi dan penjualan juga dapat dibantu oleh agen asuransi yang bertugas menjelaskan manfaat dan ketentuan polis kepada calon nasabah.

3. Mengajukan polis asuransi

Jika tertarik, nasabah dapat mengajukan permohonan asuransi dengan melengkapi formulir dan dokumen yang dibutuhkan. Beberapa produk mungkin juga mengharuskan nasabah mengisi kuesioner kesehatan atau memberikan informasi tambahan. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar penilaian oleh perusahaan asuransi.

4. Melakukan penilaian risiko

Perusahaan asuransi akan melakukan proses underwriting untuk menilai tingkat risiko calon tertanggung. Penilaian dilakukan berdasarkan faktor seperti usia, kondisi kesehatan, pekerjaan, atau objek yang diasuransikan. Hasil underwriting akan menentukan apakah pengajuan disetujui serta besaran premi yang dikenakan.

5. Membayar premi asuransi

Setelah pengajuan disetujui, nasabah perlu membayar premi sesuai ketentuan polis yang dipilih. Dalam produk bancassurance, pembayaran premi biasanya dilakukan melalui autodebet rekening bank sehingga lebih praktis dan mengurangi risiko keterlambatan pembayaran. Sistem ini juga membantu menjaga polis tetap aktif selama masa perlindungan.

6. Menerbitkan polis asuransi

Setelah premi pertama dibayarkan dan seluruh persyaratan terpenuhi, perusahaan asuransi akan menerbitkan polis. Polis merupakan dokumen resmi yang menjelaskan manfaat perlindungan, pengecualian, masa pertanggungan, dan hak serta kewajiban pemegang polis.

Nasabah perlu membaca polis dengan cermat agar memahami cakupan perlindungan yang dimiliki. Seiring perkembangan teknologi, banyak perusahaan asuransi kini menerbitkan polis online yang dapat diakses secara digital sehingga memudahkan nasabah untuk menyimpan dan memantau informasi polis kapan saja.

7. Mengajukan klaim saat terjadi risiko

Apabila terjadi risiko yang dijamin dalam polis, nasabah dapat mengajukan klaim kepada perusahaan asuransi sesuai prosedur yang berlaku. Nasabah biasanya perlu melengkapi dokumen pendukung untuk proses verifikasi klaim. Jika klaim disetujui, perusahaan asuransi akan membayarkan manfaat sesuai dengan ketentuan polis.

Manfaat Bancassurance

Tentu ada alasan yang masuk akal mengapa asuransi jenis ini begitu populer. Bila dilihat dari kacamata antara pihak bank dan perusahaan asuransi, produk ini memberi Keuntungan bagi kedua pihak melalui pembagian komisi dari penjualan produk asuransi yang dilakukan.

1. Manfaat bagi pihak bank

Pihak bank dapat memperoleh Keuntungan dari penjualan produk tambahan, yaitu produk asuransi, kepada nasabahnya. Dengan begitu, secara otomatis pendapatan bank juga bisa mengalami peningkatan.

2. Manfaat bagi perusahaan asuransi

Sementara, pihak perusahaan asuransi memperoleh Keuntungan berupa tambahan konsumen dengan lebih mudah karena dibantu oleh keberadaan bank. Hal ini memungkinkan perusahaan asuransi untuk menjangkau lebih banyak calon nasabah dengan mudah.

3. Manfaat bagi nasabah

Nasabah punya kesempatan untuk menabung sekaligus menggunakan asuransi. Nasabah dapat menarik atau menambah tabungan sewaktu-waktu, tanpa mempengaruhi perlindungan yang ditawarkan dalam asuransi. Selain itu, nasabah bisa juga membeli asuransi sambil berinvestasi, karena ada beberapa produk yang menggabungkan investasi sekaligus proteksi. Jadi, nasabah dapat memperoleh Keuntungan ganda.

Manfaat asuransi lainnya adalah kemudahan menambahkan perlindungan dalam asuransi. Umumnya, nasabah juga kerap mendapat penawaran untuk menambahkan perlindungan jiwa. Selain itu, karena tersedia di kantor cabang perbankan, nasabah bukan hanya lebih mudah untuk membeli dan mengakses informasi terkait produk yang dibelinya, tetapi juga memudahkan pengajuan klaim asuransi dan penutupan.

Perbedaan Bancassurance dengan Asuransi Biasa

Perbedaan utama ada pada saluran pemasaran produk asuransinya. Dari segi produk, produk yang ditawarkan kurang-lebih sama dengan produk asuransi pada umumnya, yaitu asuransi jiwa, asuransi pendidikan, unit link, sampai asuransi properti.

Namun, terdapat perbedaan antara bancassurance dengan asuransi biasa, di antaranya:

  • Pembayaran premi bancassurance lebih mudah, karena kamu tinggal menyetujui autodebet di rekening tabungan bank. Sehingga kamu tidak perlu khawatir bakal terlambat bayar premi. Hal ini bisa menghindari polis lapse karena lupa dibayar.
  • Proses transaksi akan didampingi oleh bank yang umumnya memiliki standar pelayanan tinggi.
  • Biasanya ada manfaat tambahan yang diberikan kepada nasabah, misalnya perencanaan dana pensiun sampai tabungan pendidikan.
  • Nasabah akan dibantu oleh pihak bank dalam mengajukan klaim asuransi.

Peraturan Terkait Bancassurance

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 23 /POJK.05/2015, pemasaran produk asuransi hanya bisa dilakukan jika terdapat persetujuan pihak OJK. Lewat POJK Bancassurance, transaksi penjualan asuransi akan terawasi secara hukum.

Kelebihan Bancassurance

Bancassurance menawarkan berbagai kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan menarik bagi nasabah. Dengan kemudahan akses, efisiensi biaya, diversifikasi produk, dan kepercayaan nasabah, bancassurance memberikan solusi yang komprehensif dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

1. Kemudahan akses

Salah satu kelebihan utama bancassurance adalah kemudahan akses bagi nasabah. Dengan adanya kerjasama antara bank dan perusahaan asuransi, nasabah dapat memperoleh produk asuransi langsung dari bank yang mereka percayai. Ini berarti nasabah tidak perlu mencari perusahaan asuransi secara terpisah, karena semua layanan tersedia di satu tempat.

2. Efisiensi biaya

Bancassurance juga menawarkan efisiensi biaya bagi nasabah. Karena produk asuransi dijual melalui bank, biaya pemasaran dan distribusi dapat ditekan, sehingga premi asuransi yang ditawarkan bisa lebih kompetitif.

3. Diversifikasi produk

Dengan bancassurance, nasabah memiliki akses ke berbagai produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi melalui bank. Ini memungkinkan nasabah untuk memilih produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Misalnya, nasabah dapat memilih antara asuransi jiwa, asuransi kesehatan, atau asuransi properti, semuanya tersedia melalui bank yang mereka percayai.

4. Kepercayaan nasabah

Kepercayaan nasabah terhadap bank juga menjadi salah satu kelebihan bancassurance. Karena nasabah sudah memiliki hubungan yang baik dengan bank, mereka cenderung lebih percaya untuk membeli produk asuransi yang ditawarkan oleh bank tersebut.

Contoh Produk Bancassurance di Indonesia

Ada berbagai jenis produk bancassurance di Indonesia. Sebelum memutuskan untuk membeli, mari kita lihat apa saja jenis produk bancassurance yang ada.

1. Bancassurance BTPN dan Allianz

Bank BTPN bekerja sama dengan perusahaan asuransi Allianz untuk menghadirkan produk asuransi jenis ini. Ada lima jenis produk yang disediakan, antara lain:

  • Guardia Premium
  • Guardia Wealthlink
  • Guardia Signature
  • Guardia Pasti
  • Guardia Supreme Life

2. Bancassurance Prudential

Perusahaan asuransi Prudential bekerja sama dengan sejumlah bank dalam menghadirkan produk bancassurance. Bank yang bekerja sama meliputi UOB, bank BCA, Standard Chartered, Permata Bank Syariah, Bank Muamalat, dan Bank Neo Commerce.

Produk yang ditawarkan antara lain:

  • PRUlink Syariah Care
  • PRUCapital Protection
  • PRULife Guard
  • PRUHospital Cover
  • PRUAccident Shield

3. Bancassurance BRI Life

BRI Life juga menghadirkan pilihan produk asuransi. Ada empat pilihan produk yang disediakan. Berikut ini daftar produk bancassurance BRI Life tersebut:

  • Davestera
  • Davestera Optima
  • Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan dan Meninggal Dunia (AMKKM)
  • Lentera

Risiko Bancassurance

Meski memiliki berbagai risiko, perusahaan asuransi umumnya menerapkan manajemen risiko yang ketat, termasuk bekerja sama dengan perusahaan reasuransi untuk membantu menjaga kemampuan pembayaran klaim dalam kondisi tertentu. Berikut beberapa risiko yang perlu kamu waspadai ketika membeli produk asuransi ini:

1. Dana tidak dijamin LPS

Dana nasabah bank dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan sehingga dananya tetap aman meskipun bank mengalami krisis atau bahkan kolaps. Namun, khusus dana untuk pembelian produk asuransi tidak termasuk yang dijamin LPS. Ada risiko dana akan hilang apabila program tersebut mengalami masalah.

2. Adanya monopoli

Surat Edaran Bank Indonesia 12/35/DPNP tanggal 23 Desember 2010 tentang penerapan bancassurance menyatakan bahwa bank harus menawarkan setidaknya tiga perusahaan asuransi. Ini bertujuan untuk mengakomodasi kebebasan pelanggan sehingga tidak terkesan pelanggan terpaksa memilih asuransi tersebut. Peraturan ini mengacu pada produk bancassurance yang ditawarkan bersama layanan bank, contohnya ketika program KPR ditawarkan bersama dengan asuransi jiwa.

3. Tata kelola yang tidak sesuai

Ada risiko tata kelola yang tidak sesuai aturan yang bisa merugikan nasabah. Contohnya adalah saat sejumlah bank meminta license fee yang dibayar di muka pada perusahaan asuransi dalam kerja sama bancassurance.

Ini bertolak belakang dengan peraturan OJK tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi Perusahaan Perasuransian. Aturan ini jelas menyebutkan bahwa perusahaan asuransi dilarang menawarkan atau memberikan sesuatu pada pihak lain yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan pada transaksi asuransi.

4. Jangka pendek vs jangka panjang

Dana untuk produk ini biasanya dikelola dalam investasi jangka panjang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Apabila ada pemutusan kontrak atau pencairan polis dalam jangka pendek dan perusahaan asuransi tidak menyiapkan likuiditas memadai, nasabah bisa kesulitan untuk mencairkan hasil investasi maupun polis.

5. Kerugian investasi

Asuransi jenis unit link mengalokasikan sebagian dana untuk investasi dan setiap investasi memiliki risiko rugi. Hal ini berlaku juga jika produk yang menggunakan skema unit link.

Cara Daftar Bancassurance

Untuk menjadi peserta bancassurance, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Pastikan kamu terdaftar sebagai nasabah bank yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi.
  • Datangi cabang bank yang memiliki booth khusus dari perusahaan asuransi yang bekerja sama.
  • Di booth tersebut, tanyakan segala informasi seputar produk asuransi yang ditawarkan, termasuk keuntungan menjadi nasabahnya.
  • Petugas asuransi akan membantu kamu mengisi formulir pendaftaran dan mengumpulkan data yang diperlukan.
  • Siapkan dan serahkan dokumen yang diminta, seperti identitas diri dan bukti kepemilikan rekening bank.
  • Petugas asuransi akan memverifikasi data kamu dan memproses pendaftaran.
  • Setelah pendaftaran selesai, kamu akan menerima polis asuransi yang menandakan bahwa kamu telah terdaftar sebagai peserta bancassurance.

Tips Memilih Bancassurance Terbaik di Indonesia

Untuk mendapatkan produk bancassurance terbaik, simak tips di bawah ini:

  • Pahami informasi tentang asuransi yang bakal kamu beli melalui situs resmi asuransi atau petugas bank. Kamu juga bisa menanyakan produk asuransi melalui broker asuransi seperti Lifepal.
  • Bandingkan beberapa produk dengan indikator harga premi dan manfaat yang ditawarkan. Sesuaikan manfaat yang ada dengan kebutuhan kamu dan sebaiknya hindari membeli yang tidak perlu karena hanya memberatkan biaya premi.
  • Baca ulasan tentang asuransi di Lifepal dan jangan langsung melakukan transaksi. Khususnya pada asuransi jiwa, kamu harus berkomitmen dalam jangka waktu panjang dengan produk tersebut.
  • Cek legalitas produk  pilihanmu melalui situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  • Untuk produk dengan manfaat yang kompleks, pendapat dari ahli asuransi juga dapat membantu kamu memahami risiko, manfaat, dan ketentuan polis sebelum membeli.

Sebelum memutuskan ikut asuransi, sebaiknya melihat dulu kualitas finansial pribadi. Selain itu, lihat kira-kira apa yang harus diproteksi dari diri kita, apakah kesehatan, jiwa, properti, dana, atau yang lain.

Jika masih ragu memilih produk yang sesuai, kamu dapat berkonsultasi dengan konsultan asuransi untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih objektif berdasarkan kebutuhan perlindungan dan kemampuan finansial.

Temukan Produk Asuransi yang Sesuai dengan Kebutuhanmu

Setelah memahami cara kerja, manfaat, dan risiko bancassurance, langkah selanjutnya adalah memilih produk asuransi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan perlindungan dan kondisi keuangan kamu. Jangan hanya mempertimbangkan kemudahan pembelian melalui bank, tetapi pastikan juga manfaat, premi, dan cakupan perlindungan yang ditawarkan sesuai dengan tujuan finansial jangka panjang.

Jika kamu sedang mencari perlindungan kesehatan, pertimbangkan untuk membandingkan beberapa pilihan asuransi kesehatan terbaik dari berbagai perusahaan asuransi terpercaya. Dengan membandingkan manfaat dan biaya premi secara menyeluruh, kamu dapat menemukan produk yang memberikan perlindungan optimal sesuai kebutuhan dan anggaran.

Pertanyaan Seputar Bancassurance

Apakah bancassurance aman?

Ya, bancassurance aman selama produk asuransi berasal dari perusahaan asuransi yang berizin dan diawasi oleh OJK. Namun, dana premi asuransi tidak termasuk simpanan yang dijamin oleh LPS sehingga nasabah tetap perlu memahami manfaat dan risikonya sebelum membeli.

Siapa yang membayar klaim bancassurance?

Klaim bancassurance dibayarkan oleh perusahaan asuransi yang menerbitkan polis, bukan oleh bank. Bank hanya berperan sebagai saluran distribusi dan dapat membantu proses administrasi pengajuan klaim.

Apakah bancassurance cocok untuk saya?

Bancassurance cocok bagi nasabah yang menginginkan kemudahan membeli asuransi melalui bank yang sudah digunakan sehari-hari. Sebelum membeli, pastikan manfaat, premi, dan ketentuan polis sesuai dengan kebutuhan serta kondisi keuangan kamu.