Asuransi Penyakit Kritis dan Bedanya dengan Asuransi Kesehatan

pentingnya asuransi penyakit kritis

Penyakit kritis selalu menjadi hal yang paling mengkhawatirkan bagi semua orang. Selain merenggut nyawa, penyakit ini juga menghabiskan biaya yang sangat besar. Untuk itulah, asuransi penyakit kritis dibutuhkan.

Jenis asuransi ini dapat menutupi biaya-biaya perawatan yang dibutuhkan nasabah selama menjalani pengobatan. Akan tetapi, setiap perusahaan memiliki standar tertentu dalam memilih jenis penyakit kritis yang dapat dilindungi.

Yuk, simak perbedaan asuransi penyakit kritis dengan asuransi kesehatan terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu bisa lebih memahami bagaimana sebenarnya jenis asuransi ini.

Asuransi penyakit kritis berbeda dengan asuransi kesehatan

Hal yang paling mencolok untuk membedakan kedua jenis asuransi ini adalah jenis penyakit yang diderita nasabah. Meskipun santunan tersebut diberikan selama menjalani perawatan di rumah sakit, tidak semua jenis penyakit diterima langsung oleh pihak asuransi.

Sementara jenis asuransi ini dikhususkan untuk memberikan santunan kepada nasabah yang menderita penyakit kritis dan membutuhkan biaya yang lebih besar.

Setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan tertentu tentang jenis penyakit kritis yang menerima perlindungan. Terhitung ada 40 hingga 60 jenis penyakit kritis yang dilindungi oleh beberapa perusahaan.

Asuransi kesehatan menanggung nasabah ketika harus dirawat di rumah sakit dalam waktu dekat. Hal tersebut berbeda dengan jenis asuransi ini.

Jenis asuransi ini juga menanggung diagnosis penyakit yang diderita dan tahap-tahap perawatan dalam stadium yang berbeda. Bagi kamu atau keluarga yang memiliki penyakit kritis, pastikan jangan salah memilih pilihan produknya, ya!

Pentingnya memiliki asuransi penyakit kritis

asuransi penyakit kritis

Jenis asuransi ini memiliki peran yang berbeda dari asuransi kesehatan pada umumnya. Dalam artian, asuransi ini akan aktif saat kamu menderita penyakit serius. 

Jika sang pengguna asuransi masuk rumah sakit dengan kemungkinan kehilangan penghasilan atau membutuhkan tambahan penghasilan, asuransi ini siap memberikan perlindungan finansial. Ini yang BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan gak mengganti.

Kesimpulannya, jenis asuransi ini merupakan dana tambahan yang siap membantu tertanggung yang kehilangan penghasilan akibat menderita penyakit dan munculnya biaya biaya tambahan diluar biaya berobat karena masuk rumah sakit.

Rekomendasi produk asuransi penyakit kritis

Setelah mengetahui perbedaan asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan, apa saja produk yang patut dipertimbangkan?

Pastikan kamu tidak meremehkan segala jenis penyakit kritis karena sakit bisa datang kapan saja. Berikut rekomendasi produk asuransi penyakit kritis yang wajib untuk dipertimbangkan.

  • Asuransi Sun Critical Medcare
  • FWD Critical Illness
  • PRUearly Stage Crisis Cover Plus
  • Manulife Crisis Cover Protection
  • AIA Critical Protection

1. Asuransi Sun Critical Medcare

Bagi kamu yang ingin terlindungi dari biaya perawatan penyakit kritis dengan harga terjangkau, produk asuransi SunLife bisa menjadi pilihan yang tepat. Hanya dengan membayar premi sebesar Rp3.000 per hari, kamu akan terlindungi dari biaya penyakit kritis seumur hidup.

2. FWD Critical Illness

Produk asuransi FWD ini memberikan dua jenis produk khusus dalam menangani perawatan penyakit kritis, yang terdiri dari:

  • FWD Critical Illness Accelerated, produk ini memberikan manfaat kepada calon nasabah berusia 1 bulan hingga 80 tahun. Asuransi ini juga melindungi 49 jenis penyakit kritis dengan santunan uang mencapai Rp2 miliar. Perhitungan ini diambil dengan persentase 80 persen dari jumlah uang pertanggungan dasar.
  • FWD Critical Illness Non-Accelerated, hal yang membedakan dengan produk sebelumnya adalah jumlah pertanggungan dasar yang diterima. Melalui produk ini, kamu akan mendapatkan persentase uang santunan sebanyak 100 persen dengan nilai maksimal Rp2 miliar. Kemudian asuransi FWD juga memberikan uang santunan minimal 25 persen dari uang tanggungan dasar.

3. PRUearly Stage Crisis Cover Plus

Sesuai dengan namanya, asuransi kesehatan Prudential memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis mulai dari stadium awal hingga stadium lanjut. Produk ini melindungi 112 jenis penyakit kritis, 3 tahap stadium, dan 7 penyakit kritis tambahan yang ditetapkan oleh Prudential.

Jika terdiagnosis penyakit kritis, pihak Prudential akan memberikan uang pertanggungan yang sesuai dengan tahap stadium mulai dari 50 hingga 100 persen.

4. Manulife Crisis Cover Protection

Perusahaan asuransi yang berasal dari Kanada ini menawarkan perlindungan dari 50 jenis penyakit kritis dengan uang tanggungan sebesar 100 persen. Khusus penyakit kritis yang membutuhkan medis Angioplasty, asuransi kesehatan Manulife Indonesia akan memberikan uang tanggungan sebesar 25 persen.

Uang tanggungan yang diterima pun tidak akan mengurangi pertanggungan tambahan yang sudah dimiliki sebelumnya. Selain itu, produk ini juga cocok untuk semua umur mulai dari usia 6 bulan hingga 60 tahun.

5. AIA Critical Protection

Produk asuransi ini melindungi seluruh nasabahnya hingga berusia 99 tahun dengan pembayaran premi selama 10 hingga 20 tahun. Perlindungan ini sudah termasuk dengan biaya perawatan terhadap 60 jenis penyakit kritis dan uang pertanggungan terhadap risiko meninggal dalam 2 keadaan berbeda.

Asuransi AIA juga memiliki penawaran perlindungan penyakit kritis tambahan yaitu penyakit kritis minor yang memberikan perlindungan terhadap 58 jenis penyakit kritis minor.

Itulah hal-hal menarik yang berkaitan dengan jenis asuransi ini. Perlu kamu tahu bahwa penyakit berbahaya bisa datang kapan saja, baik secara genetik maupun biologis. Oleh karena itu, jenis asuransi ini sangat penting demi kenyamanan finansial kamu di masa depan.

Pengecualian dalam asuransi penyakit kritis

Layaknya asuransi pada umumnya, jenis asuransi ini memiliki beberapa pengecualian umum. Dalam artian, sang pengguna gak bisa mengajukan klaim untuk beberapa kondisi seperti:

  • Melakukan tindakan bunuh diri yang terjadi dalam waktu dua tahun sejak penerbitan polis
  • Tertanggung terlibat aksi kriminalitas
  • Tertanggung tengah menjalani eksekusi hukuman mati pengadilan
  • Tertanggung sakit karena terlibat aksi kejahatan atau pembunuhan
  • Keadaan bahaya perang atau darurat yang melibatkan keseluruhan wilayah Indonesia
  • Pemogokan, kerusuhan, huru-hura, pemberontakan, perang saudara, pengambilan alih kekuasaan
  • Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan zat-zat terlarang

Tips memilih asuransi penyakit kritis

Agar kamu gak salah memilih asuransi kritis, pahami dulu beberapa tips memilih asuransi berikut ini.

  • Kenali manfaatnya
  • Kendalikan nilai premi
  • Perhatikan setiap ketentuan
  • pilih yang terpercaya

1. Kenali manfaatnya

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jenis asuransi ini gak mengganti biaya rumah sakit, manfaat rawat inap seperti penggantian biaya kamar, biaya obat, hingga layaknya asuransi kesehatan.

Jenis asuransi ini lebih punya manfaat sebagai tambahan dana untuk membantu tertanggung yang kehilangan penghasilan akibat menderita penyakit dan munculnya biaya biaya tambahan diluar biaya berobat karena masuk rumah sakit.

2. Kendalikan nilai premi

Nilai premi yang kamu harus bayarkan wajib disesuaikan dengan kemampuan. Jangan sampai karena nafsu ingin asuransi terbaik, keuangan menjadi terganggu akibat membayar biaya premi yang kelewat mahal.

Kamu wajib mengetahui bahwa maksimum total semua premi asuransi adalah 10% dari penghasilan per bulan. Jika kamu menginginkan premi yang ekonomis, sebaiknya kamu melihat manfaat yang diberikan asuransi.

3. Perhatikan setiap ketentuan

Setiap perusahaan asuransi menerapkan ketentuan yang wajib diketahui. Mulai dari kriteria penyakitnya sendiri, tingkat darurat hingga uang pertanggungan bisa dibayarkan.

4. Pilih yang terpercaya

Zaman sekarang, banyak sekali perusahaan asuransi menawarkan paket yang menggiurkan. Namun, kamu wajib memilih perusahaan asuransi yang sudah memiliki kepercayaan publik

Saat kamu melakukan klaim, perusahaan asuransi masih ada dan bisa memenuhi klaim sesuai ketentuan polis. Selain itu, tersedianya layanan 24 jam dari perusahaan asuransi adalah hal yang sangat penting.

Sebab kita bicara soal asuransi kesehatan yang butuh kecepatan dan tidak kenal waktu klaimnya. Tidak perlu ragu lagi, segera pertimbangkan jenis asuransi ini dan milikilah segera!