Asuransi Penyakit Kritis Terbaik 2020 [Tips Memilihnya]

pentingnya asuransi penyakit kritis

Asuransi penyakit kritis terbaik adalah ketika mampu memberikan solusi finansial jika nasabah mengalami risiko penyakit kritis. Adapun manfaat yang diberikan mencakup pertanggungan biaya perawatan yang dibutuhkan nasabah selama menjalani pengobatan. 

Banyak yang beranggapan kalau asuransi penyakit kritis sama dengan asuransi kesehatan, padahalnya fungsinya berbeda. Dalam artian, asuransi ini akan aktif saat kamu menderita penyakit serius misal terdiagnosa penyakit kanker, jantung, dan lainnya. 

“70 persen dari kasus meninggal dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM), seperti penyakit kritis jantung, kanker, stroke, ginjal kronis, hipertensi, dan dieabtes melitus” 

– Data World Health Organization (WHO) tahun 2018

Asuransi Penyakit Kritis Berbeda dengan Asuransi Kesehatan

Hal yang paling mencolok untuk membedakan kedua jenis asuransi ini adalah jenis penyakit yang diderita nasabah. Sebab jenis asuransi ini dikhususkan untuk memberikan santunan kepada nasabah yang menderita penyakit kritis dan membutuhkan biaya yang lebih besar.

Setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan tertentu tentang jenis penyakit kritis yang menerima perlindungan. Terhitung ada 40 hingga 60 jenis penyakit kritis yang dilindungi oleh beberapa perusahaan.

Jenis asuransi penyakit kritis juga menanggung diagnosis penyakit yang diderita dan tahap-tahap perawatan dalam stadium yang berbeda. Bagi kamu atau keluarga yang memiliki penyakit kritis, pastikan jangan salah memilih pilihan produknya, ya!

Kriteria Asuransi Penyakit Kritis Terbaik

Agar kamu gak salah memilih asuransi kritis, pahami dulu beberapa kriteria asuransi penyakit kritis terbaik berikut ini:

  • Cakupan perlindungan sesuai kebutuhan
  • Cari pilihan pembayaran premi fleksibel
  • Menanggung hingga usia lanjut
  • Pengecualian asuransi tertulis jelas dalam polis
  • Memiliki keuangan perusahaan yang baik

1. Cakupan perlindungan sesuai kebutuhan

Hal pertama yang harus kamu pertimbangkan ketika memilih asuransi penyakit kritis terbaik tentu saja melihat jenis penyakit kritis apa saja yang ditanggung. Nah, kamu gak perlu fokus cari asuransi yang menanggung jenis penyakit kritis hingga ratusan. Lebih baik fokus cari yang sesuai kebutuhan. 

Misal, jika kamu memiliki riwayat penyakit kritis kanker atau jantung dalam keluarga maka sebaiknya cari asuransi yang menanggung kedua jenis penyakit kritis tersebut. Selain itu, pilih juga jenis penyakit kritis yang umum terjadi seperti stroke, ginjal, diabetes, hingga kanker. 

2. Cari pilihan pembayaran premi fleksibel

Umumnya perusahaan asuransi akan memberikan pilihan untuk membayarkan premi bulanan, tahunan, hingga semesteran. Dengan begitu, kamu bisa bebas memilih waktu pembayaran premi sesuai kemampuan finansial. 

Beberapa perusahaan asuransi juga menawarkan diskon menarik. Misalnya, asuransi Flexi Critical Illness dari Astra Life yang menawarkan harga premi 10 bulan untuk total perlindungan 12 bulan. Namun diskon ini biasanya berlaku untuk pembayaran premi tahunan. 

3. Menanggung hingga usia lanjut

Seperti yang kita ketahui, semakin lanjut usia, semakin tinggi pula risiko terserang penyakit. Karena itu, sebaiknya cari polis asuransi penyakit kritis yang menanggung hingga usia nasabah 70 hingga 99 tahun. Contohnya adalah produk asuransi penyakit kritis dari Sun Life yang dapat diperpanjang hingga usia nasabah 100 tahun dan Astra Life hingga 85 tahun. 

4. Pengecualian asuransi tertulis jelas dalam polis

Setiap asuransi memiliki klausul pengecualian atau risiko yang tidak ditanggung asuransi. Salah satu pengecualian dalam asuransi penyakit kritis yang paling umum adalah survival period atau periode bertahan hidup. Umumnya survival period adalah 14 hari, 30 hari, dan 7 hari. 

Misal, jika asuransi memiliki survival periode 14 hari sejak terdiagnosa penyakit kritis. Kemudian tertanggung meninggal dunia di hari ke tujuh, maka tidak dapat mengajukan klaim. Karena itu baca dengan jelas pengecualian dalam polis asuransi yang dipilih, ya. 

5. Memiliki keuangan perusahaan yang baik

Asuransi penyakit kritis dapat dikatakan bagus jika memiliki keuangan perusahaan yang baik. Cara ceknya mudah, kamu tinggal lihat laporan tahunan perusahaan di situs resmi perusahaan asuransi yang diinginkan. Kemudian cek apakah sesuai dengan ketentuan Peraturan Jasa Otoritas Jasa Keuangan, yaitu rasio solvabilitas minimal 120 persen, ekuitas minimal Rp100 miliar, dan aset Rp150 miliar. 

10 Rekomendasi Penyakit Kritis Terbaik 2020

Setelah mengetahui perbedaan asuransi penyakit kritis dan manfaat asuransi kesehatan, apa saja produk yang patut dipertimbangkan?

Pastikan kamu tidak meremehkan segala jenis penyakit kritis karena sakit bisa datang kapan saja. Berikut rekomendasi produk asuransi penyakit kritis yang wajib untuk dipertimbangkan.

1. Asuransi Sun Critical Medcare

Bagi kamu yang ingin terlindungi dari biaya perawatan penyakit kritis dengan harga terjangkau, produk asuransi SunLife bisa menjadi pilihan yang tepat. Hanya dengan membayar premi sebesar Rp3.000 per hari, kamu akan terlindungi dari biaya penyakit kritis seumur hidup.

2. FWD Critical Illness

Produk asuransi FWD ini memberikan dua jenis produk khusus dalam menangani perawatan penyakit kritis, yang terdiri dari:

  • FWD Critical Illness Accelerated, produk ini memberikan manfaat kepada calon nasabah berusia 1 bulan hingga 80 tahun. Asuransi ini juga melindungi 49 jenis penyakit kritis dengan santunan uang mencapai Rp2 miliar. Perhitungan ini diambil dengan persentase 80 persen dari jumlah uang pertanggungan dasar.
  • FWD Critical Illness Non-Accelerated, hal yang membedakan dengan produk sebelumnya adalah jumlah pertanggungan dasar yang diterima. Melalui produk ini, kamu akan mendapatkan persentase uang santunan sebanyak 100 persen dengan nilai maksimal Rp2 miliar. Kemudian asuransi FWD juga memberikan uang santunan minimal 25 persen dari uang tanggungan dasar.

3. PRUearly Stage Crisis Cover Plus

Sesuai dengan namanya, pilihan polis asuransi Prudential ini memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis mulai dari stadium awal hingga stadium lanjut. Produk ini melindungi 112 jenis penyakit kritis, 3 tahap stadium, dan 7 penyakit kritis tambahan yang ditetapkan oleh Prudential.

Jika terdiagnosis penyakit kritis, pihak Prudential akan memberikan uang pertanggungan yang sesuai dengan tahap stadium mulai dari 50 hingga 100 persen.

4. Manulife Crisis Cover Protection

Perusahaan asuransi yang berasal dari Kanada ini menawarkan perlindungan dari 50 jenis penyakit kritis dengan uang tanggungan sebesar 100 persen. Khusus penyakit kritis yang membutuhkan medis Angioplasty, pilihan polis asuransi Manulife Indonesia akan memberikan uang tanggungan sebesar 25 persen.

Uang tanggungan yang diterima pun tidak akan mengurangi pertanggungan tambahan yang sudah dimiliki sebelumnya. Selain itu, produk ini juga cocok untuk semua umur mulai dari usia 6 bulan hingga 60 tahun.

5. AIA Critical Protection

Produk asuransi ini melindungi seluruh nasabahnya hingga berusia 99 tahun dengan pembayaran premi selama 10 hingga 20 tahun. Perlindungan ini sudah termasuk dengan biaya perawatan terhadap 60 jenis penyakit kritis dan uang pertanggungan terhadap risiko meninggal dalam 2 keadaan berbeda.

Asuransi AIA juga memiliki penawaran perlindungan penyakit kritis tambahan yaitu penyakit kritis minor yang memberikan perlindungan terhadap 58 jenis penyakit kritis minor.

Itulah hal-hal menarik yang berkaitan dengan jenis asuransi ini. Perlu kamu tahu bahwa penyakit berbahaya bisa datang kapan saja, baik secara genetik maupun biologis. Oleh karena itu, jenis asuransi ini sangat penting demi kenyamanan finansial kamu di masa depan.

6. Cigna for Your Serenity

Pilihan produk asuransi dari Cigna ini menanggung usia nasabah mulai dari 18 hingga 55 tahun. Adapun keunggulan polis ada pada nilai uang pertanggungannya yang cukup tinggi yaitu hingga Rp400 juta. Selain memberikan manfaat penyakit kritis, Cigna for Your Serenity ini juga memberikan manfaat asuransi jiwa berupa santunan meninggal dunia akibat sakit maupun kecelakaan hingga Rp400 juta. 

Hanya saja polis ini hanya menanggung 10 jenis penyakit kritis yang umum terjadi, yaitu operasi by pass, operasi penggantian katup jantung, stroke, kanker, gagal ginjal, gagal hati, koma, luka bakar hebat, infarm miokard, dan transplantasi organ. 

7. Asuransi Mandiri Proteksi Kanker

Kalau pilihan polis dari AXA Mandiri ini cocok khususnya untuk calon nasabah yang memiliki riwayat penyakit kanker dalam keluarganya. Premi dari Asuransi Mandiri Proteksi Kanker ini juga sangat bersahabat, yaitu mulai dari Rp60 ribuan per bulan. 

Sementara manfaat asuransi yang diberikan juga cukup menarik, yaitu uang pertanggungan hingga Rp250 juta dan manfaat pengembalian premi hingga 100 persen. 

8. Critical Illness 100

Criticall Ilness 100 sering disebut sebagai salah satu pilihan asuransi penyakit kritis terbaik saat ini. Sebab menanggung 100 jenis penyakit kritis dengan uang pertanggungan sangat tinggi yaitu Rp1 hingga Rp5 miliar. 

Ini tentu menjadi keunggulan tersendiri untuk Allianz, karena masih sangat jarang perusahaan asuransi yang menanggung hingga 100 jenis penyakit kritis. Sementara untuk premi asuransi Allianz ini pun berkisar mulai dari Rp300 ribu per bulan untuk tertanggung anak-anak dan Rp600 ribu per bulan untuk tertanggung dewasa.

9. Flexi CI Protection

Flexi CI Protection merupakan produk unggulan asuransi kanker yang dimiliki oleh Astra Life. Keunggulan pilihan polis Astra Life ini adalah dapat diperpanjang hingga usia nasabah 85 tahun. Sementara uang pertanggungan yang diberikan pun juga sangat tinggi yaitu hingga Rp2 miliar. 

Menariknya lagi, untuk bisa tergabung dalam polis Flexi CI Protection kamu gak perlu melakukan medical check up. 

10. Sequis Q Early Payout Critical Illness Plus Rider

Rekomendasi asuransi penyakit kritis terbaik selanjutnya adalah dari perusahaan asuransi Sequis Life. Sequis Q Early Payout Critical illness Plus bersifat sebagai polis tambahan atau rider. Artinya kamu perlu beli polis dasar terbelih dahulu, baru bisa mendapatkan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis. 

Hal yang membuat polis ini unggul adalah menanggung hingga 113 jenis penyakit kritis dengan uang pertanggungan hingga Rp3 miliar. Gak heran jika Sequis Q Early Payout Critical illness Plus sering disebut sebagai polis asuransi penyakit kritis terbaik. 

Pertanyaan Lainnya Terkait Asuransi Penyakit Kritis 

Asuransi penyakit kritis adalah proteksi yang memberikan jaminan pertanggungan biaya perawatan kesehatan ketika tertanggung didiagnosa penyakit kritis.

Jenis asuransi ini memberikan dana tambahan yang siap membantu tertanggung yang kehilangan penghasilan akibat menderita penyakit dan munculnya biaya biaya tambahan diluar biaya berobat karena masuk rumah sakit.

Layaknya asuransi pada umumnya, jenis asuransi ini memiliki beberapa pengecualian umum. Dalam artian, sang pengguna gak bisa mengajukan klaim untuk beberapa kondisi seperti:

  • Melakukan tindakan bunuh diri yang terjadi dalam waktu dua tahun sejak penerbitan polis
  • Tertanggung terlibat aksi kriminalitas
  • Tertanggung tengah menjalani eksekusi hukuman mati pengadilan
  • Tertanggung sakit karena terlibat aksi kejahatan atau pembunuhan
  • Keadaan bahaya perang atau darurat yang melibatkan keseluruhan wilayah Indonesia
  • Pemogokan, kerusuhan, huru-hura, pemberontakan, perang saudara, pengambilan alih kekuasaan
  • Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan zat-zat terlarang

Gimana, apakah tertarik untuk memiliki asuransi penyakit kritis terbaik? Jika, iya pastikan asuransi yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran, ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →