Asuransi Bumiputera

2.3 / 5.0 (2.225 Ulasan)
Diskon Terbaik
500+ Pilihan
Bantuan Klaim
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
+62
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Dengan lanjut, Saya setuju syarat & ketentuan berlaku.
Cicilan 0%Hemat 25%
 

AJB Bumiputera 1912

Asuransi Bumiputera merupakan perusahaan asuransi jiwa yang berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun produk asuransi yang dihadirkan terbagi menjadi tiga kategori, yaitu asuransi individu, asuransi kumpulan, dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK). 

Hanya saja, Bumiputera memiliki nasib serupa Jiwasraya, yaitu tidak mampu membayar klaim nasabah. Karena itu, Lifepal tidak merekomendasikan untuk membeli produknya. Keuangan perusahaan yang tidak sehat akan membuat nasabah rugi, apalagi jika tidak bisa klaim. Solusinya, terdapat ratusan perusahaan asuransi jiwa baik BUMN maupun swasta yang sehat secara finansial dan bisa dibandingkan di sini!

Ringkasan

  • Pada 2016, AJB Bumiputera mengalami defisit keuangan sekitar Rp2,1 triliun – Rp2,5 triliun.
  • Asuransi Bumiputera menjual aset mencapai Rp2 triliun guna melakukan pembayaran klaim nasabah.

Sekilas tentang Asuransi Bumiputera

Berbeda dengan perusahaan berbentuk perseroan (PT) yang kepemilikannya hanya oleh pemodal tertentu, Asuransi Bumiputera justru memiliki sistem kepemilikan yang unik. Keunikan ini berupa badan usaha mutual.Sekilas tentang Asuransi Bumiputera

Artinya, asuransi Bumiputera adalah perusahaan asuransi yang dimiliki bersama sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2019 tentang Perusahaan Asuransi Berbentuk Usaha Bersama. Dengan demikian seluruh pemegang polis Bumiputera adalah pemilik perusahaan yang pengoperasiannya diwakili Badan Perwakilan Anggota (BPA).

Pada awalnya, perusahaan asuransi Bumiputera yang didirikan oleh Tiga Serangkai, yakni M.Ng. Dwidjosewojo, MKH Soebroto, dan M. Adimidjojo bernama Onderlinge Levensverzekering Maatschappij PGHB (O.L. Mij. PGHB). Namun, pada tahun 1913 O.L.Mij PGHB berubah nama menjadi O.L.Mij. Boemi Poetra.

Untuk memaksimalkan pelayanannya kepada masyarakat, AJB Bumiputera 1912 memiliki 25 kantor wilayah dan lebih dari 465 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Produk Asuransi Bumiputera Sebenarnya Inovatif

Meskipun menghadirkan layanan dan produk yang inovatif, Asuransi Bumiputera kini malah menghadapi masalah yang mengakibatkan terjadinya penundaan pembayaran polis. Masalah ini sudah bergulir sejak 2016 silam dan terus dipertanyakan di berbagai media massa.

Dilansir dari Warta Ekonomi, Bumiputera mengalami defisit keuangan perusahaan sekitar Rp 2,1 triliun-Rp 2,5 triliun. Dengan adanya permasalahan keuangan yang cukup pelik tersebut,  Bumiputera tidak direkomendasikan bagi para calon nasabah yang ingin berasuransi.

Dari segi produk, Bumiputera sebenarnya punya produk asuransi unggulan. Salah satu produk unggulan Bumiputera adalah asuransi pendidikan Mitra Beasiswa. Produk tersebut memberikan jaminan pembiayaan pendidikan anak mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Tersedia pula pemberian santunan tunai apabila tertanggung mengalami risiko meninggal dunia.

Asuransi Bumiputera memiliki dua asuransi tambahan (rider) yang menjadi keunggulannya, yaitu BP PDCI (Bumiputera Proteksi Dini Critical Illness) dan BP ACI (Bumiputera Additional Critical Illness). Keduanya memiliki manfaat yang sama berupa perlindungan dari risiko penyakit kritis. Perbedaannya, manfaat BP PDCI diperoleh sesuai dengan stadium penyakit kritis yang diderita nasabah, sedangkan BP ACI memberi manfaat asuransi jika nasabah menderita penyakit kritis pada stadium lanjut.

Selain manfaat pertanggungan, kedua rider tersebut memberikan manfaat konsultasi dokter spesialis terbaik dunia melalui pelayanan Best Doctor yang dapat diakses nasabah melalui telepon maupun surel.

Berita Terbaru Bumiputera

Perkembangan terbaru kondisi AJB Bumiputera 1912 terkendala pandemi Covid-19. Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi dalam pemberitaan media online nasional mengatakan, pihaknya masih terus berusaha memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Salah satunya dengan mengajukan rencana penyehatan keuangan (RPK) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk melakukan perbaikan kondisi keuangan Bumiputera. Salah satunya dengan mengajukan rencana penyehatan keuangan (RPK) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

RPK yang diajukan sejak akhir 2019 itu belum mendapatkan persetujuan, bahkan otoritas meminta manajemen untuk memperbaiki RPK tersebut karena belum memadai dan belum dapat menyelesaikan masalah keuangan Bumiputera.

Dirman menyatakan bahwa manajemen Bumiputera belum melakukan pertemuan dan pembahasan lagi dengan pihak OJK karena pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal tersebut dinilai membuat upaya penyehatan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Upaya penyehatan tersebut menjadi krusial karena kondisi keuangan Bumiputera yang kritis membuat pembayaran klaim terus terhambat. Kondisi tersebut akan memberatkan bagi nasabah Bumiputera yang sebagian besar merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Hingga akhir 2019, total tunggakan klaim Bumiputera mencapai Rp4,2 triliun dan akan membengkak seiring adanya potensi klaim pada 2020 sebesar Rp5,4 triliun. Potensi klaim 2020 itu pun belum memperhitungkan dampak dari pandemi COVID-19.

Bumiputera telah menyiapkan strategi jangka pendek untuk memperbaiki likuiditas sepanjang 2020. Pada tahap pertama, AJB Bumiputera akan menata sistem pembayaran klaim dengan mengoptimalisasi modal bisnis baru. Salah satu contohnya, dengan mengoptimalisasi sumber daya manusia (SDM) perusahaan asuransi ini serta melibatkan pihak lain.

AJB Bumiputera juga akan bermitra dengan korporasi lain melalui skema kerja sama operasi (KSO) untuk pemanfaatan aset properti. Sudah ada beberapa perusahaan mau masuk dan diperkirakan akan terealisasi tahun depan.

Langkah penyehatan lainnya, melalui skema segregasi dalam pengelolaan dana pemegang polis baru maupun tetap agar tidak tercampur dengan bisnis lama. Melalui berbagai usaha tersebut diperkirakan outstanding klaim bisa lunas sekitar empat tahun kemudian dan diharapkan cashflow kembali normal.

Berdasarkan data yang diperoleh Kontan.co.id, outstanding klaim AJB Bumiputera mencapai Rp 4,01 triliun sampai 5 November 2019. Jika dirinci, outstanding klaim asuransi perorangan Rp3,78 triliun dengan jumlah polis 256.774 dan asuransi kumpulan Rp232,61 miliar.

Secara umum, penanganan untuk mengatasi outstanding tersebut dengan memaksimalkan pendapatan premi, monetisasi aset properti, penjadwalan kembali klaim polis serta surat jaminan.

Januari 2020 - Asuransi Bumiputera memiliki potensi klaim mencapai Rp9,6 triliun. Rinciannya klaim pemegang polis yang jatuh tempo sepanjang 2020 diperkirakan senilai Rp 5,4 triliun. Selain itu, klaim tidak terbayarkan (outstanding claim) diperkirakan hingga saat ini mencapai Rp 4,2 triliun dari 265 ribu pemegang polis.

Januari 2020 - Guna membayar klaim kepada kepada nasabah, Bumiputera mengoptimalisasikan aset yang dimiliki. Optimalisasi aset tersebut melalui penjualan aset properti sekaligus Kerja Sama Operasional (KSO). Asuransi Bumiputera membidik dana segar sebesar Rp2 triliun dari rencana tersebut.

Januari 2020 - Mengacu pada hitung-hitungan yang dilansir pengelola statuter AJB Bumiputera pada akhir 2016, defisit keuangan perusahaan sekitar Rp 2,1 triliun-Rp 2,5 triliun per tahun selama 2017-2021. Salah satu cara untuk menutup defisit yakni menjual aset-aset yang dimiliki.

 
 

Produk Asuransi Bumiputera

Dilansir dari laman produk pada situs resmi ajb.bumiputera.com, berikut beberapa pilihan kategori produk asuransi yang disediakan oleh AJB Bumiputera 1912.

Asuransi Jiwa Perorangan

Produk asuransi jiwa perorangan yang terdapat pada Asuransi Bumiputera memberikan proteksi dari berbagai risiko jiwa dan jaminan pendidikan bagi anak. Adapun lima jenis produknya, yaitu:

  • Mitra Beasiswa
  • Mitra Permata
  • Mitra Cerdas
  • Mitra Sehat
  • Mitra Proteksi Mandiri

Asuransi Jiwa Kumpulan

Asuransi jiwa kumpulan yang dihadirkan Asuransi Bumiputera, membantu memberikan perlindungan kesehatan dan jiwa bagi pengusaha dan karyawan sebuah perusahaan. Adapun produk yang disediakan antara lain.

  • Asuransi Kredit
  • Asuransi Ekawaktu
  • Asuransi Kecelakaan
  • Mitra Medicare
  • Program Kesejahteraan Karyawan
  • Asuransi Indaman

DPLK

Produk dana pensiun yang dihadirkan oleh asuransi Bumiputera, yakni DPLK AJB Bumiputera 1912. Produk ini dapat menjadi solusi tepat untuk membantu masyarakat mewujudkan masa depan yang lebih nyaman.

 

Daftar Polis Asuransi Bumiputera

Simak ulasan pertanggungan, premi, cara klaim, layanan nasabah, dan rekanan. Informasi berikut disadur dari situs resmi ajb.bumiputera.com sebagai pertimbangan untuk memilih asuransi Bumiputera.

Bumiputera menghadirkan berbagai produk asuransi, mulai dari asuransi jiwa yang meliputi pertanggungan perorangan atau kumpulan, serta produk proteksi DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan).

Berikut pilihan polis asuransi Bumiputera yang bisa dipertimbangkan

Asuransi Jiwa Perorangan

Mitra Beasiswa

Produk asuransi bag nasabah individu yang dirancang untuk memastikan anak dapat melanjutkan pendidikan ketika orangtua mengalami risiko meninggal dunia atau cacat total tetap.

  • Dana Kelangsungan Belajar (DKB) yang dibayarkan secara bertahap, sesuai dengan tingkat usia anak.
  • Dana beasiswa anak, dibayarkan pada saat periode asuransi berakhir.
  • Santunan meninggal dunia sebesar 100% dari uang pertanggungan.
  • Bebas premi dan pengembalian simpanan premi bagi polis jika tertanggung meninggal dunia.
Asuransi Jiwa Perorangan

Mitra Permata

Produk asuransi yang memberikan manfaat berupa perlindungan tabungan dengan nilai investasi yang tinggi.

  • Perlindungan tabungan dengan nilai investasi yang tinggi.
  • Masa pertanggungan yang berlaku mulai dari 5 tahun hingga maksimal 15 tahun.
  • Pemegang polis berhak mendapatkan sebagian dari akumulasi dana tabungan hingga 50% dari dana akumulasi yang ada untuk setiap penarikan.
Asuransi Jiwa Perorangan

Mitra Cerdas

Produk asuransi yang menyediakan biaya pendidikan yang terkait dengan investasi. Sehingga, dana yang dirancang untuk biaya pendidikan meningkat sejalan dengan hasil investasi. Harga Premi: minimum Rp100 juta.

  • Dana Kelangsungan Belajar (DKB) yang dibayarkan secara bertahap sesuai dengan tingkat usia anak-anak.
  • Jaminan perolehan hasil investasi sebesar 4,5% per tahun dari akumulasi premi tabungan.
  • Santunan kematian 100% dari uang pertanggungan.
  • Bebas premi bagi polis untuk tertanggung yang meninggal dunia.
Asuransi Jiwa Perorangan

Mitra Proteksi Mandiri

Produk asuransi mikro dari Bumiputera untuk Anda yang berprofesi sebagai petani, nelayan, peternak atau pekerja lainnya. Harga premi: minimum Rp200 ribu/bulan.

  • Pemegang polis akan menerima nilai tunai pada saat habis kontrak, jika tertanggung hidup hingga akhir masa asuransi.
  • Apabila tertanggung meninggal dunia dalam masa asuransi, maka ahli waris akan menerima santunan meninggal sebesar uang pertanggungan yang meningkat pada saat meninggal.
Asuransi Jiwa Kumpulan

Asuransi Kredit

Produk asuransi yang memberikan perlindungan bagi mereka yang berhutang kepada lembaga keuangan.

  • Program kredit dirancang untuk memberikan perlindungan bagi mereka yang berhutang kepada lembaga keuangan, berupa pemberian jaminan/santunan sebesar pinjaman apabila peserta asuransi meninggal dalam periode asuransi.
Asuransi Jiwa Kumpulan

Asuransi Ekawaktu

Produk asuransi yang memberikan perlindungan terhadap risiko kematian yang dapat terjadi pada setiap karyawan.

  • Perlindungan murni terhadap risiko kematian, yang berlaku untuk periode tertentu dan melindungi dari kemungkinan kerugian-kerugian yang terjadi karena kematian karyawan.
Asuransi Jiwa Kumpulan

Asuransi Kecelakaan

Produk asuransi yang memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan dalam jangka waktu satu tahun bagi nasabah kumpulan (karyawan perusahaan).

  • Santunan kepada tertanggung jika terjadi kecelakaan dalam periode asuransi.
Asuransi Jiwa Kumpulan

Asuransi Idaman

Produk asuransi yang memberikan jamnan santunan meninggal dunia bagi nasabah kumpulan (karyawan perusahaan) untuk jangka waktu tertentu hingga maksimal 30 tahun.

  • Santunan dan uang tunai secara bersama apabila peserta meninggal dunia dalam masa asuransi.
DPLK

DPLK AJB Bumiputera

Produk asuransi yang ditujukan bagi nasabah yang akan memasuki masa pensiun.

  • Manfaat 100 kali kontribusi bulanan dari DPLK jika anggota meninggal dunia (maksimal Rp100 juta).
  • Manfaat 300 kali kontribusi bulanan dari DPLK jika anggota meninggal dunia karena kecelakaan (maksimal Rp300 juta).
 

Tanya Jawab

Berikut pertanyaan yang sering diajukan dan beberapa informasi tambahan mengenai Bumiputera.

Dalam situs resminya, Bumiputera memang mencantumkan dengan jelas badan hukumnya. “Dalam usaha bersama, risiko dipikul oleh para peserta sendiri sebagai pemilik perusahaan,” demikian tertulis dalam laman Lembar Fakta di situs resmi AJB Bumiputera. Dijelaskan juga bahwa ini berbeda dengan PT di mana perusahaan yang menanggung risikonya.

Badan hukum mutual ini juga sudah diatur dalam Undang-undang tentang Perasuransian tahun 2014. Termaktub tiga badan hukum perusahaan asuransi dalam UU itu, PT, koperasi, dan mutual. Khusus untuk mutual, ia hanya berlaku bagi yang sudah ada sebelumnya. Jadi, UU tak memperkenankan ada perusahaan asuransi baru yang berbadan hukum mutual atau usaha bersama.

Karena statusnya tersebut, DPR menilai penyelamatan AJB Bumiputera 1912 terganjal status mutual tersebut. Dengan status tersebut, Bumiputera yang bukan berbentuk PT dimiliki oleh pemegang polis. Artinya, nasabah Bumiputera sekaligus pemegang saham.

Karena itu, skemanya adalah asuransi jiwa bersama (AJB). Menurut DPR, penyelamatan Bumiputera harus menunggu Peraturan Pemerintah (PP) untuk mengubah status mutual menjadi de-mutual.

Mengacu Undang-undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan, pemerintah baru bisa menyuntikkan dana setelah status mutual Bumiputera dicopot.

Ya, Bumiputera bermasalah terutama kondisi kesehatan keuangannya. Perusahaan yang berdiri sejak 1912 ini butuh suntikan dana segar triliunan rupiah dalam waktu cepat. Bila terlambat, polis yang dimiliki 6,7 juta nasabah terancam hangus.

Akibat kondisi keuangan tersebut, Bumiputera tidak mampu membayarkan klaim segera. Perusahaan mengakui bisa membayar klaim Rp9,6 triliun dalam waktu 10 tahun.

Sejak 2013, Asuransi Bumiputera belum melakukan pembaharuan pada laporan keuangan yang dimiliki di situs resminya dikarenakan asuransi bumiputera bermasalah pada likuiditasnya. Terdapat potensi perusahaan tidak melaporkan secara terbuka kondisi keuangannya karena memang banyak merugi.

Adapun laporan keuangan terakhir yang dipublikasikan, yakni pada 2013.

  • Total pendapatan premi: Rp6,9 triliun
  • Total aset: Rp25 triliun
  • Total klaim dibayarkan: Rp16 miliar
  • Risk-Based Capital (RBC): 222%
  • Rasio likuiditas 2018 adalah 392%. Di atas ketentuan Pemerintah sebesar 120%

Asuransi Bumiputera terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sesuai dengan yang tercantum dalam Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan  (OJK) KEP-070/KM.13/1988 tentang Izin Usaha pada tanggal 15 Juni 1988. Dengan alamat usaha, Wisma Bumiputera Lantai 17 – 21, Jalan Jend. Sudirman Kav. 75, Jakarta Selatan, 12910.

Prestasi dan Penghargaan

Sejak didirikannya, Asuransi Bumiputera telah mendapatkan banyak penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari masyarakat. Adapun penghargaannya, antara lain:

  • 2016: Top Brand Award 2016 kategori Asuransi Jiwa pada ajang Top Brand Award 2016
  • 2016: BP Link Dana Prestasi IDR pada Unit Link Award 2016
  • 2015: Top Brand Award 2015 kategori Life Insurance pada Top Brand Award 2015
  • 2015: Customer Loyalty Award 2015 kategori Life Insurance pada Customer Loyalty Award 2015
  • 2014: Indonesia WOW Brand 2014, Kategori: Asuransi kesehatan
  • 2014: Digital Brand Perusahaan Asuransi Jiwa Peringkat III 2014
  • 2013: Top Brand 2013 – Kategori Asuransi Jiwa, di anugaerahkan oleh Majalah Marketing
  • 2013: Islamic Finance Award 2013 1st Rank The Best Risk Management, Islamic Life Insurance, Asset > 100 Milyard
  • 2012: Top Brand Award 2012, kategori : Asuransi Jiwa
  • 2008: Indonesian Best Brand Award (IBBA)-Indonesia Platinum Brand, penyelenggara Majalah SWA & MARS, kategori asuransi jiwa, terakhir 2008
  • 2008: Indonesian Best Brand Award (IBBA)-Indonesia Golden Brand, penyelenggara Majalah SWA & MARS, kategori asuransi pendidikan, terakhir 2008.

Jika para pemegang polis Bumiputera melakukan penebusan secara massal, perusahaan akan semakin hancur dan bukan solusi. Pasalnya, status sebagai perusahaan mutual dengan skema AJB menjadikan pemegang polis sebagai pemilik saham.

Sebagai sebuah perusahaan asuransi jiwa yang sudah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka dan memiliki jutaan pemegang polis di penjuru negeri, Bumiputera tentu pantas diselamatkan. Dan sebagai pemilik perusahaan, pemegang polis bisa berperan dalam proses penyelamatan itu.

Pemegang polis, bisa meminta Pengelola Statuter yang saat ini mengelola Bumiputera untuk transparan dengan kondisi keuangan Bumiputera. Berapa dan apa saja asetnya, berapa utangnya, berapa dana yang dibutuhkan untuk menyelamatkan, dan bagaimana langkah yang akan diambil untuk menyelamatkan Bumiputera.

Permintaan itu tentu tak bisa diajukan langsung, sebaiknya diajukan melalui OJK. Jika pengajuan itu dilakukan secara bersamaan dan dalam jumlah suara yang besar, OJK tentu akan lebih mempertimbangkan. Jika tak paham prosedur surat-menyurat dengan OJK, datang saja ramai-ramai ke kantornya, seperti yang sering dilakukan nasabah PT Asuransi Bumi Asih Jaya tiga tahun lalu.

Pemegang polis juga bisa menuntut perbaikan pengelolaan Bumiputera, agar orang-orang “kotor” tak lagi diberi jabatan untuk mengelola perusahaan itu. Sebab jika perusahaan ini bangkrut, pemegang polis akan ikut menanggung kerugian. Sebaliknya, jika perusahaan untung, mereka juga berhak meraup keuntungan, layaknya pemegang saham.

Irvan Rahardjo, mantan komisaris Bumiputera yang juga pemegang polis mengatakan, apapun yang akan dilakukan OJK sebagai pengawas industri keuangan terhadap Bumiputera, termasuk upaya pembubaran ataupun demutualisasi, harus atas sepengetahuan dan seizin para pemegang polis. Hal ini sesuai anggaran dasar Bumiputera.

Dalam situs resminya, AJB Bumiputera memastikan pembayaran klaim langsung ke rekening nasabah, apapun jenis klaimnya. Namun, nasabah harus memenuhi syariat pengajuan klaim yaitu permohonan layanan ini di kantor cabang dengan mengisi formulir permohonan, dan mencantumkan nomor rekening BNI atau Bank Mandiri. Apabila penerima manfaat tidak memiliki rekening, maka pembayaran klaim dilakukan di kantor cabang.

Namun dengan kondisi keuangan saat ini, pembayaran klaim nasabah Bumiputera sepertinya tidak bisa menerapkan “kemudahan” tersebut. Direktur Utama Bumiputera Dirman Pardosi mengatakan, perusahaan memperkirakan teknis mekanisme pembayaran klaim melalui sistem antrean rampung Februari 2020.

Bumiputera tengah menginventarisir seluruh klaim nasabah yang belum terbayarkan. Pada 2019, tunggakan mencapai Rp4,2 triliun dan akan bertambah seiring adanya potensi klaim sepanjang 2020 senilai Rp5,4 triliun.

Bumiputera belum bisa dikatakan bangkrut. Meskipun mengalami kasus kesulitan membayar klaim nasabah hingga kini. Perusahaan terus berupaya untuk menyelamatkan keberlangsungan agar bisa membayar klaim dan bisnis asuransinya tetap berjalan. Beberapa cara dilakukan, seperti menjual aset, menerbitkan produk baru dan dikelola secara terpisah, hingga manajemen aset.

Selain itu, Bumiputera juga berjanji bakal tetap membayar semua klaim yang tertunda dan gak mengenal istilah gagal bayar. Berikut ini kondisi terbaru Bumiputera yang menunjukkan bahwa perusahaan berada di ujung tanduk.

Bumiputera jual aset untuk bayar klaim

Pada Desember 2019 lalu, Bumiputera kabarnya akan menjual aset perusahaan untuk membayar klaim. Targetnya, perusahaan bakal mendapatkan dana segar Rp2 triliun dari aktivitas tersebut, sementara total klaim yang ditunggak perusahaan mencapai Rp4,1 triliun.

Penjualan aset bisa dilakukan dengan cara jual putus dan untuk aset premium, dilakukan skema kerja sama operasi (KSO). Nah, strategi KSO bakal menjadi prioritas karena Bumiputera tetap akan mendapatkan penghasilan dari sana.

Bumiputera baru bisa lunasi Rp9,6 triliun dalam 10 tahun

Klaim belum dibayar Bumiputera pada tahun 2019 mencapai Rp5,4 triliun dan berpotensi akan jatuh tempo pada tahun 2020.

Dilansir dari CNBC, pihak Bumiputera mengaku gak ada istilah gagal bayar dalam perusahaan asuransi tersebut. Mereka akan bertanggung jawab membayar semua klaim yang masuk lewat program penyehatan dengan target pelunasan klaim 4-5 tahun ke depan. Perkiraannya, seluruh utang klaim belum dibayar bakal lunas dalam jangka waktu 10 tahun lagi.

Selain itu, perusahaan bakal mengoptimalisasi aset manajemen, premi lanjutan, dan keuntungan produksi baru sebesar Rp3 triliun. Targetnya, tahun 2034 perusahaan bakal mencapai rasio solvabilitas 100 persen, kendati syarat minimum pemerintah adalah 120 persen.

Bumiputera terapkan bayar klaim dengan antrean

Bumiputera mengabarkan membayar klaim nasabahnya yang tertunggak dengan sistem antrean per Februari 2020. Petinggi perusahan sendiri mengatakan bahwa pihaknya gak menjanjikan waktu pasti mengenai klaim tersebut tetapi bila ada uangnya, perusahaan bakal segera memberikannya ke nasabah.

Pernyataan tersebut sesuai dengan Peraturan Direksi AJB Bumiputera 1912 No.PE.1/DIR/I/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Mekanisme Pengelolaan Sistem Antrean Klaim yang telah ditetapkan oleh direksi pada 20 Januari 2020.

Dilansir dari Bisnis, sistem antrean ini menganut prinsip first come first served, maksudnya nasabah yang paling dulu mengajukan klaim bakal mendapat layanan lebih cepat. Nomor antrean ditetapkan berdasarkan kantor wilayah Bumiputera. Klaim yang diajukan setelah tanggal 1 Januari 2020 nomor antriannya bakal ditempatkan setelah polis jatuh tempo tahun 2019. 

Sampai 1 April 2020, belum ada kabar terbaru tentang proses pembayaran klaim ini di pemberitaan. Namun terdapat beberapa komplain nasabah dalam beberapa media mainstream seperti Detik terkait dengan pembayaran klaim yang belum cair. 

Bank Dunia alias World Bank dalam laporannya menyatakan Jiwasraya dan Asuransi Bumiputera tidak aman. Atas pernyataan tersebut, OJK merasa tidak pernah melakukan pembahasan khusus bersama Bank Dunia.

“Sehubungan dengan beredarnya pemberitaan presentasi World Bank Indonesia yang disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, khususnya materi yang terkait sektor jasa keuangan, kami menegaskan substansi materi tersebut tidak pernah dilakukan pembahasan terlebih dahulu dengan OJK,” kata Juru bicara OJK Sekar Putih kepada CNBC Indonesia.

Bank Dunia memang memberikan catatan khusus terkait masalah AJB Bumiputera 1912 dan Asuransi Jiwasraya. Kedua masalah asuransi ini bersifat penting untuk diselesaikan. Demikian terungkap dalam laporan Global economic risks and implications for Indonesia pada September 2019.

Bank Dunia mengakui sistem keuangan Indonesia memang cukup tahan terhadap gejolak. Namun ada dua area yang harus membutuhkan kebijakan khusus. Poin pertama adalah konglomerasi keuangan. Bank dunia mengungkapkan konglomerasi ini menguasai 88% aset perbankan.

Namun, ada beberapa gap atau jarak antara regulasi dan supervisi alias pengawasannya. Bank Dunia menyarankan agar OJK membentuk divisi baru yang menaungi langsung pengawasan terhadap konglomerasi keuangan. Bank Dunia juga diminta untuk melakukan harmonisasi aturan, pengawasan risiko dan rating.

Poin kedua, Bank Dunia menyoroti dua masalah kewajiban Asuransi Bumiputera dan Jiwasraya. Bank Dunia menilai, dua perusahaan (Bumiputera dan Jiwasraya) belum dapat memenuhi kewajibannya. Perusahaan mungkin tidak likuid dan membutuhkan perhatian segera dari otoritas dan tentunya pemerintah. Bank Dunia meminta langkah khusus. Misalnya, penilaian secara luas dan terperinci atas kesenjangan aktuaria. Setelah itu segera dilakukan pemulihan dan penyelesaian.

Bisa dikatakan pencairan klaim Asuransi Bumiputera susah karena terganjal beberapa hal. Berikut ini fakta-fakta ganjalan yang dialami nasabah Bumiputera berdasarkan berita yang diturunkan Kontan.

Perusahaan asuransi tertua di Indonesia, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 pernah berkomitmen untuk mencairkan dana nasabah. Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Nasabah menemui kesulitan saat ingin mencairkan klaim untuk produk asuransi. 

Ada instruksi dari OJK

Salah satu pemegang polis AJB Bumiputera, Rudi, mengaku telah menghubungi call center yang tertera di website Bumiputera. Berdasarkan informasi yang diterimanya, klaim tidak bisa dicairkan karena ada instruksi dari OJK bahwa Bumiputera tidak boleh mencairkan dana nasabah demi menjaga likuiditas sejak September 2018.

Tidak hanya itu, petugas Customer Service (CS) juga tidak mengetahui sampai kapan dana klaimnya tidak bisa dicairkan. 

Penangguhan pembayaran premi

Selama ini, Rudi mengamati berita mengenai Jiwasraya dan Bumiputera. Rudi berencana untuk menghentikan kedua polisnya. Apalagi sebagai pemegang premi tahunan, Desember 2019 bakal menjadi jatuh tempo bayar premi. Ia pun ingin mencairkan semua dana yang ada di Bumiputera. Namun rencana itu belum terealisasi karena customer service (CS) Bumiputera hanya mempersilakan untuk penangguhan pembayaran, bukan tutup polis.

OJK membantah CS AJB Bumiputera

OJK membantah telah melarang Bumiputera menunaikan kewajiban dalam membayar klaim. Juru bicara OJK mengatakan, otoritas tidak pernah melarang karena tidak ada dari OJK terlibat penanganan klaim. Menurutnya, OJK hanya memantau sistem pembayaran klaimnya. Penanganan klaim Bumiputera sepenuhnya dilakukan oleh manajemen dalam rangka penyelesaian kepada pemegang polis.

Besaran premi asuransi Bumiputera tergantung pada polis yang diambil nasabah. Berdasarkan situs resmi perusahaan terdapat informasi bahwa minimum premi sebesar Rp200 ribu. Namun tidak diketahui dengan pasti apakah besaran premi tersebut tetap sama atau ada kenaikan harga premi minimum.

Harga premi asuransi Bumiputera didasarkan pada profil calon nasabah dan produk asuransi yang ditawarkan. Pada umumnya, premi asuransi dipengaruhi oleh berbagai faktor berikut:

  • Jenis asuransi yang diambil oleh pemegang polis.
  • Profil tertanggung: usia, pekerjaan, jenis kelamin, riwayat penyakit, dan lain-lain.
  • Jenis dan nilai aset atau harta benda yang diasuransikan.
  • Cakupan pertanggungan, mulai dari pertanggungan utama hingga rider (pertanggungan tambahan).

Pembayaran premi asuransi Bumiputera bergantung pada ketentuan pada polis asuransi. Silakan menghubungi call center Bumiputera, agen, maupun broker asuransi terkait. Atau, perhatikan informasi panduan pembayaran premi pada polis.

Pada umumnya, pembayaran premi asuransi dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:

  • Auto debit: dilakukan dengan mendebetkan langsung pembayaran dari kartu kredit maupun debit yang telah Anda didaftarkan.
  • Virtual Account: pembayaran dilakukan dengan memasukkan nomor rekening virtual account Asuransi Bumiputera pada mesin ATM, internet banking, maupun setoran tunai di teller bank.
  • Setor tunai: nasabah datang ke kantor asuransi bumiputera pusat atau cabang terdekat Bumiputera dan jelaskan maksud dan tujuan untuk membayarkan premi asuransi.

Cara klaim asuransi Bumiputera disesuaikan dengan ketentuan polis yang dimiliki. Sila cek laman Prosedur Pengajuan Klaim  pada situs ajb.bumiputera.com untuk mengetahui panduan klaim asuransi dari Asuransi Bumiputera.

Cara melakukan klaim polis pada Asuransi Bumiputera terbagi menjadi dua cara, yaitu klaim asuransi perorangan dan klaim asuransi perkumpulan. Cara selengkapnya sebagai berikut.

Klaim Asuransi Perorangan

Klaim ini terbagi menjadi dua jenis dengan persyaratan yang berbeda-beda. Selengkapnya di bawah ini.

Klaim atas kematian

  • Siapkan polis asli atau duplikat
  • Tanda terima pembayaran asli dari premi terakhir.
  • Surat keterangan kematian dari lurah atau kepala desa yang dilegalisir oleh camat, atau sertifikat kematian.
  • Surat Keterangan dari Kepolisian atau pihak berwenang jika penerima manfaat meninggal dunia karena kecelakaan.
  • Pengajuan klaim atas kematian.
  • Kuesioner klaim.
  • Surat keterangan kesehatan dari dokter atau rumah sakit jika penerima manfaat meninggal dunia ketika dalam perawatan.
  • Fotokopi kartu keluarga.
  • Surat kuasa dari penerima pengalihan hak jika terdapat beberapa penerima pengalihan hak.
  • Surat keputusan mengenai perwalian dari pengadilan negeri jika penerima pengalihan hak usianya belum memenuhi syarat.
  • Surat keputusan mengenai ahli waris dari pengadilan negeri jika pemegang polis yang ditunjuk untuk menerima manfaat telah meninggal dunia.

Klaim atas Penebusan

  • Polis asli atau duplikatnya.
  • Tanda terima asli dari pembayaran premi terakhir yang dikeluarkan oleh AJB Bumiputera 1912.
  • Mengisi dan menyampaikan pengajuan klaim.
  • Identifikasi/KTP/SIM pemegang polis/penerima manfaat.

Klaim Asuransi Kumpulan

Klaim ini terbagi menjadi tiga jenis dengan persyaratan yang berbeda-beda. Selengkapnya di bawah ini.

Klaim atas kematian

  • Polis asli atau duplikat jika polis asli hilang atau surat keterangan pengganti polis.
  • Fotokopi tanda terima pembayaran premi terakhir.
  • Sertifikat kematian dari lurah atau kepala desa dilegalisasi oleh camat, atau sertifikat kematian.
  • Surat keterangan dari kepolisian atau pihak berwenang jika penerima manfaat meninggal dunia karena kecelakaan.
  • Pengajuan klaim atas kematian.
  • Kuesioner klaim.
  • Fotokopi surat keterangan pinjaman.
  • Surat keterangan kesehatan dari dokter atau rumah sakit jika penerima manfaat meninggal dunia ketika dalam perawatan.

Klaim untuk penebusan

  • Polis asli atau duplikatnya.
  • Tanda terima asli dari pembayaran premi terakhir yang dikeluarkan oleh AJB Bumiputera 1912.
  • Mengisi dan menyampaikan pengajuan klaim.
  • Identifikasi/KTP/SIM pemohon.

Klaim untuk biaya pengobatan akibat kecelakaan

  • Pengajuan klaim dari pemegang polis.
  • Fotokopi polis.
  • Fotokopi pembayaran premi terakhir.
  • Tanda terima biaya pengobatan dan perawatan.
  • Proses verbal dari Kepolisian dalam kasus kecelakaan.

Klaim atas rawat inap dan operasi bedah + rawat jalan

  • Menyebutkan nomor keanggotaan.
  • Semua tanda terima rawat inap dan bedah atau rawat jalan.
  • Surat keterangan dari rumah sakit yang bertanggung jawab.

Terdapat perbedaan antara agen dan broker asuransi. Agen asuransi biasanya adalah orang pribadi yang bekerja untuk perusahaan asuransi. Sementara itu, broker adalah pihak independen yang menjadi perantara antara perusahaan asuransi dengan calon nasabah.

Untuk informasi sistem keagenan asuransi Bumiputera tidak tersedia pada situs resminya. Untuk mendapatkan informasi tersebut, silakan menghubungi call center Bumiputera.

Lifepal adalah broker asuransi online yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Saat ini, Lifepal belum bekerja sama dengan asuransi Bumiputera. Namun, calon nasabah tetap bisa mendapatkan referensi terkait berbagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia yang menyediakan produk perlindungan serupa Asuransi Bumiputera dengan disertai konsultasi gratis di Lifepal.

Layanan nasabah atau call center Bumiputera dapat dicapai dengan berbagai media. Adapun informasi lebih jelas mengenai produk, klaim Bumiputera, dan sebagainya, silakan menghubungi kontak berikut.

  • Customer Care Center: WISMA BUMIPUTERA, Lantai 18 – 21, Jalan Jend. Sudirman Kav 75, Jakarta
  • Halo Bumiputera: 08041001912 (bebas pulsa)
  • SMS Center: 0811881912
  • Email: [email protected]
  • Website: ajb.bumiputera.com
  • Facebook: facebook.com/AJBBumiputera1912/
  • Twitter: twitter.com/ajb_bumiputera
  • Instagram: instagram.com/ajb.bumiputera

Asuransi Bumiputera memiliki rekanan rumah sakit yang tersebar luas di Indonesia. Berikut daftar rumah sakit rekanan perusahaan asuransi Bumiputera.

Medan

  • RS Advent Medan, Jalan Gatot Subroto Km 4 Medan 20119, 061-4524875
  • RSU Bunda Thamrin, Jalan Sei Batang Hari No. 28-30 Medan Sunggal – Medan, 061-4553928/081392579602
  • RS Estomihi, Jalan Sisingamangaraja No. 235 Medan, 061-7861771
  • RS Islam Malahayati, Jalan Diponegoro No. 2 – 4 Medan, 061-4518766
  • RS Martha Friska, Jalan Kl. Yos Sudarso Km 6 Medan, 061-6610910

Jakarta

  • Klinik Medisari, Jalan Rawasari Barat No. 281, 021-4224383
  • RS Carolus, Jalan Salemba Raya No. 41, 021-3904441
  • Apotek RAYHAN, Jalan Kp. Bawang VI / No. 17 Tj. Priok Jakarta Utara
  • Apotek SARI SUCI, Jalan Letjen Suprapto No L10
  • RS Islam Sukapura, Jalan Tipar Cakung No. 5 – Sukapura, 021-4400778
  • RS Mulyasari, Jalan Plumpang Semperno. 19 Jakarta Utara, 021-43931111
  • Sudirman Medical Center, Jalan Jend. Sudirman Kav. 25 Jakarta Selatan, 021-5203467
  • RS Tria Dipa, Jalan Raya Pasar Minggu No. 3A Pancoran Jakarta, 021-7974071
  • RS Setia Mitra, Jalan Raya Fatmawati No. 80-82 Cilandak Jakarta Selatan, 021-7656000
  • RS PELNI, Jalan Aipda Ks Tubun 92 – 94, 021-530690
  • RS Sumber Waras (Rumah Sakit), Jalan Kyai Tapa No.1 Grogol – Jakarta Barat 11440, 021-5682011

Jawa Barat

  • RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata No. 15 Tasikmalaya, 0265-331641/331808
  • RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Jalan Otto Iskandardinata No. 15 Tasikmalaya, 0265-331641
  • Apotek PERMATA, Jalan Veteran No. 35 Purwakarta
  • RS Muhammadiyah Bandung, JalanKh.Ahmad Dahlan No. 53 Bandung 40264, 022-7301062
  • RSUD Al Ihsan, JalanKiastramanggala Balendahc- Bandung 40381, 022-5940872
  • Klinik & RB Citama, JalanRaya Pitara No.12 Pancoran Mas Depok, 0231 7760024
  • RS Bhakti Yudha, Jalan Raya Sawangan – Depok, 7520082 Ext.118
  • RS Pelabuhan Cirebon, Jalan Sisingamangaraja No. 45 Cirebon, 0231-205657
  • RS Putra Bahagia Cirebon, Jalan Ciremai Raya No.114 Cirebon, Jawa Barat, 0231-485654
  • RS Juwita, Jalan M. Hasibuan No. 78 Bekasi, 021-8829590/8829591
  • RSIA Kartika Husada (Cikarang), Jalan Utama Blok Esa 2,3,4 Dan 6 B Ii No 1 Cibarusah Cikarang Bekasi, 021-89906091
  • Klinik Melati, Jalan Raya Mercedes Bend No 279 Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, 021-8670287
  • RS PMI, Jalan Raya Pajajaran No. 80, 0251-8326807

Jawa Tengah

  • Apotek KUDUS, Jalan Lukmonhadi, Kudus
  • RS Mardi Rahayu, Jalan Akbp. R. Agil Kusumadiya No. 110 Kudus, 0291-434707
  • RSU Santa Maria Pemalang, Jalan Pemuda No. 24 Pemalang Jawa Tengah, 0284-321251
  • RS Islam Surakarta, Jalan Jend. A. Yani Pabelan Kartasura-Sukoharjo Surakarta, 0271-710571/710572
  • RS Dr. Oen Surakarta, Jalan Brigjen Katamso No. 55 Surakarta, 0271-643139
  • RS Islam Sultan Agung Semarang, Jalan Raya Kaliwage Km 4 Semarang, 024-6580019
  • Prodia, Jalan Kapten Sudibyo No. 148, Tegal
  • RS Mitra Keluarga Tegal, Jalan Sipelem No. 4 Kemandungan Tegal, 0283-340999

Jawa Timur

  • RS Panti Waluya Sawahan, Jalan Nusakambangan No. 56 Malang, 0341-362017/366033
  • RS Permata Bunda Malang, Jalan Soekarno Hatta No. 75 Malang, 0341-487487
  • RS Bina Sehat , Jalan Jayanegara No. 7 Jember, 0331-422701
  • RS Baptis Kediri, Jalan Brigjen Pol. I. B. H. Pranoto No. 1 Kediri, 0354-684172/682170
  • RS Aura Syifa, Jalan Joyoboyo No.42 Kediri, 0354-671939
  • Klinik Adi Hayati (Ruko Sakura Regency), Jalan Ketintang Baru Selatan I/56, 031 8295064
  • RS Adi Husada Kapasari, Jalan Kapasari 97 – 101 Surabaya, 031-3764555
  • RS Bhakti Rahayu Surabaya, Jalan Ketintang Madya I/16 Surabaya Jawa Timur, 031-8295922/207351

Yogyakarta

  • Prodia, Jalan Tentara Pelajar 21, Yogyakarta 55231
  • Klinik Ramadhan, JalanKusuma Negara 296 Gedung Kuning Yogyakarta, 0274-418315
  • Klinik Gading 24 Jam, Jalan Mayjen D.I Panjaitan 25 Yogyakarta, 0274-375396
  • RS Pku Muhammadiyah Yogyakarta, Jalan Kh. Ahmad Dahlan No. 20 Yogyakarta, 0274-512653

Bali

  • Klinik Bhaksena Idt, Jalan Dipenegoro 150 Ruko B 32-34 (Pertokoan Gentang Biru), 0361-224888
  • Bp Anugerah, Jl Nangka Selatan No. Denpasar, 0361-8511918
  • RS Bhakti Rahayu Denpasar (Rumah Sakit), Jalan Gatot Subroto Ii/11 Denpasar, 0361-430245
  • Klinik Sidhi Sai, Jl Oleg Br Batan Buah Abian Semal Badung, 0361-890789
  • Klinik Bayu Suta, Jalan Pratama 170 Tanjung Benoa, 0361-770169
  • RS Wisma Prashanti, Jalan Yeh Gangga No. 09 Tabanan, 0361-819601

Pontianak

  • Prodia, Jalan Veteran No. 12 Pontianak
  • RSIA Anugrah Bunda Khatulistiwa, Jalan A. Yani Pontianak, 0561-581818
  • RSU St. Antonius, Jalan K.H. Wahid Hasyim No. 249 Pontianak, 0561-732101

Makassar

  • Prodia, Jalan G. Batu Putih No. 12, Makassar 90113
  • Klinik Ratulangi Medical Centre, Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 28 Makassar, 0411-878605/878606

Ternate

  • Lab Prodia, Jalan Mononutu no. 12 Ternate

Bumiputera tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Berikut adalah daftar lokasi kantor Bumiputera.

Alamat Kantor Pusat Bumiputera

WISMA BUMIPUTERA, Lantai 18 – 21, Jalan Jend. Sudirman Kav 75, Jakarta

Telp : 021-2512154

Alamat Kantor Cabang Bumiputera

  • Aceh: Jalan Teuku Umar No. 111 – 113 Banda Aceh, D.i. Aceh, 0651-42148
  • Bandar Lampung: K.c. Tanjung Karang, Jalan Raden Intan No.95 Bandar Lampung 35118 , (0721) 267482 -267272
  • Bandung: K.ops Soreang, Jalan Raya Soreang No.1 Soreang, Jawa Barat 40911, 022-5891659-5891656
  • Yogyakarta: Cabang Yogyakarta, Jalan Jend.sudirman No.28-30 Yogyakarta,  D.i. Yogyakarta 55232, 0274-586357-518591-2
  • Tangerang: K.ops Tangerang Ciledug, Jalan Hos Cokroaminoto No.10-11cileduk, Tangerang 15151, 7304238 – 7316553
  • Depok: K.ops Cimanggis, Jalan Raya Jakarta – Bogor Km.30 No.54 cimanggis, Depok 16916, 8715571
  • Bekasi: K.ops Cikarang, Ruko Cikarang Plaza Blok A5 Cikarang, Bekasi, 021-8903123-89101976
  • Banjarmasin: Jalan P.antasari No.158 banjarmasin, 0511-416871-416870-256000
  • Balikpapan: Jalan Jend.sudirman No.43 Balikpapan, Kalimantan Timur 76113, 0542-413872-421388
  • Kapuas: Jalan A.yani No.66kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, 0513-23376
  • Pontianak: K.ops Pontianak.kota Baru, Jalan St. Abdurakhman No.144 Pontianak, Kalimantan Barat 78121, 0561-749240-749232
  • Singkawang: Jalan P.diponegoro No.12 B Singkawang, Kalimantan Barat, 0562-631265
  • Jayapura: Kawasan Pasifik Permai Bl.h.45 Apo Jayapura, 0967-537954- 534331-521227
  • Ambon: Jalan Di.panjaitan No.49.ambon, Maluku 97124, 0911-352187
  • Pare-pare: Jalan Usman No.3 Pare-pare, Sulawesi Selatan 91113, 0421-21664
  • Manado: Jalan Bw.lapian No.48 manado, Sulawesi Utara 95124, 0431-858784-865201-859170
  • Ternate: Jalan Mononutu No.89 Ternate, Maluku Utara, 0921-21716

Disebabkan kondisi keuangan Bumiputera saat ini, Lifepal tidak merekomendasikan pembelian asuransi Bumiputera. Berikut ini perusahaan lain yang menyediakan asuransi seperti Bumiputera tetapi tidak bermasalah dengan OJK.

Berdasarkan informasi terbaru mengenai Asuransi Bumiputera dan masalah keuangan yang melilitnya, Lifepal tidak merekomendasikan untuk membeli produk asuransi dari perusahaan tersebut. Nasabah bisa menemukan produk terbaik dari perusahaan asuransi BUMN maupun swasta yang memiliki kondisi keuangan lebih sehat dan pelayanan maksimal. Temukan di sini!

Lifepal berusaha untuk menyajikan informasi yang akurat dan terbaru tetapi dapat berbeda dari informasi yang diberikan oleh penyedia layanan/institusi keuangan. Keseluruhan informasi diberikan tanpa jaminan, kami menyarankan untuk melakukan verifikasi sebelum melakukan keputusan finansial.

Berikut ini daftar laman situs yang disadur oleh tim penulis Lifepal.co.id:

  • http://ajb.bumiputera.com/
  • https://money.kompas.com/read/2020/01/20/050700926/ada-potensi-klaim-rp-9-6-triliun-bagaimana-ajb-bumiputera-membayarnya-?page=all
  • https://www.cnbcindonesia.com/market/20200120143130-17-131287/sengkarut-jiwasraya-asabri-ajb-bumiputera-ini-bedanya/3
  • https://www.cnbcindonesia.com/market/20200120220822-17-131430/klaim-bengkak-rp-96-t-bagaimana-bumiputera-membayarnya
  • https://keuangan.kontan.co.id/news/menilik-jurus-ajb-bumiputera-bayar-klaim-yang-diramal-capai-rp-96-triliun-tahun-ini?page=all
  • https://katadata.co.id/berita/2020/01/16/penyelesaian-masalah-ajb-bumiputera-ojk-tunggu-proposal-perbaikan
  • https://finansial.bisnis.com/read/20200512/215/1239622/manajemen-penyehatan-ajb-bumiputera-1912-terkendala-pandemi-covid-19
  • https://keuangan.kontan.co.id/news/perbaiki-likuiditas-ini-strategi-jangka-pendek-ajb-bumiputera-1912
  • https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20191119085103-78-449542/penyelamatan-bumiputera-terganjal-status-usaha-bersama
  • https://tirto.id/pemegang-polis-bumiputera-jangan-gegabah-b9XY
  • https://www.cnbcindonesia.com/news/20190910182018-4-98446/bank-dunia-sebut-bumiputera-jiwasraya-bahaya-apa-kata-ojk
  • https://keuangan.kontan.co.id/news/tiga-fakta-tentang-nasabah-bumiputera-yang-kesulitan-mencairkan-klaim-asuransi
Penulis Hanifah Nurul Eks jurnalis bidang moneter, keuangan, dan gaya hidup yang memberikan pencerahan finansial lewat tulisan sederhana. Lihat profile penulis