Bayar Pajak Jadi Lebih Mudah lewat Samsat Online Nasional

samsat online

Setiap pengendara dan pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki STNK serta melakukan pembayaran pajak secara rutin. Pajak kendaraan bermotor dibayarkan setiap tahun dan setiap lima tahunan. 

Beberapa dokumen penting tersebut dapat diurus perpanjangan maupun pembayarannya melalui kantor Samsat. 

Seiring dengan perkembangan zaman yang menggunakan kecanggihan teknologi, kini sudah hadir Samsat online yang semakin mempermudah masyarakat mengurus pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa melakukan pemberkasan secara langsung di kantor Samsat Induk, Samsat Keliling, ataupun layanan Samsat offline lainnya..

Supaya mudah dipahami, Samsat online adalah layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap atau Samsat secara online melalui mesin ATM maupun teller bank yang sudah bekerja sama dengan dinas terkait. 

Contohnya sudah ada beberapa bank di Jakarta yang menjadi rekanan Samsat, seperti BNI, Bukopin, Bank DKI, dan BTN.

Layanan Samsat online tidak hanya disediakan di wilayah DKI Jakarta saja, melainkan juga sudah diterapkan di beberapa wilayah lain, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sebagian provinsi lainnya.

Jenis-Jenis Layanan Samsat Online

Layanan Samsat online memiliki fungsi yang sama, tetapi ada beberapa layanan yang tidak bisa dilakukan di sini, seperti pembayaran pajak kendaraan lima tahunan sebagaimana harus disertai pemeriksaan fisik kendaraan dan penggantian blangko STNK.

Nah agar lebih jelas, apa saja layanan yang bisa diurus melalui layanan Samsat online, berikut adalah penjelasan ringkasnya:

  1. Pembayaran pajak kendaraan bermotor/pengesahan STNK tahunan. Meski begitu, terdapat ketentuan bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor tersebut tidak boleh mengalami keterlambatan lebih dari 1 (satu) tahun.
  2. Pembayaran pajak atas STNK kendaraan bermotor yang hilang atau rusak.

Perlu diketahui bahwa pengurusan administrasi atas kejadian kecelakaan dan kriminalitas terkait kendaraan bermotor tidak dapat dilayani melalui Samsat online

Wilayah Provinsi yang sudah menyediakan layanan Samsat online, yaitu:

  • DKI Jakarta (e-Samsat DKI Jakarta) http://samsat-pkb2.jakarta.go.id/
  • Jawa Barat (e-Samsat Jawa Barat-Sambara) https://bapenda.jabarprov.go.id/e-samsat-jabar/
  • Jawa Tengah (e-Samsat Jawa Tengah-Sakpole) https://bppd.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/  

Syarat Bayar Pajak Lewat Samsat Online

Pembayaran atau mengurus pajak kendaraan bermotor sebenarnya sama saja dengan pengurusan pajak manual di kantor Samsat. Namun dikarenakan menggunakan sistem online, kita harus menyertakan surel aktif dan nomor ponsel aktif yang dapat dihubungi.

Berikut ini adalah persyaratan dokumen yang harus dilengkapi.

  1. KTP asli pemilik kendaraan.
  2. STNK.
  3. BPKB.
  4. Surel aktif.
  5. Nomor ponsel aktif.
  6. Memiliki rekening tabungan di bank yang ditunjuk Samsat sesuai wilayahnya.

Cara Bayar Pajak Lewat Samsat Online

Pada dasarnya, alur pembayaran pajak lewat Samsat online tetap sama meskipun berbeda wilayah. Secara umum seperti inilah panduan membayar pajak lewat Samsat online.

  1. Dapatkan kode pembayaran melalui SMS maupun aplikasi e-samsat yang disediakan (situs/aplikasi).
  2. Masukkan nomor kendaraan/nomor rangka/NIK/KTP.
  3. Dapatkan balasan baik lewat SMS maupun aplikasi yang menunjukkan kode pembayaran.
  4. Lakukan pembayaran melalui mesin ATM/teller/e-banking/mobile banking/marketplace/toko-toko ritel rekanan dengan cara memasukkan kode pembayaran yang didapatkan.
  5. Bawa bukti pembayaran ke kantor Samsat terdekat untuk mendapatkan cap pengesahan maksimal 30 hari sejak melakukan pembayaran.

Jangan lupa untuk melengkapi dokumen persyaratan seperti KTP/STNK/BPKB dengan nama pemilik yang sama.

Mengenai pengambilan atau pengesahan STNK dapat diwakilkan dengan menyertakan surat kuasa yang ditandatangani di atas meterai.

Cara Pengambilan atau Pengesahan Pajak di Samsat Online

Setelah melakukan pembayaran, saatnya menukarkan struk pembayaran dengan pengesahan STNK atau PKB. Adapun syarat dokumen yang perlu dibawa adalah:

  1. STNK.
  2. Kartu identitas asli (KTP)
  3. Hasil print e-SKKP/e-SKPD.
  4. Penukaran struk maksimal harus dilakukan dalam waktu 30 hari.

Samsat online menerima pemberkasan dan pembayaran selama 24 jam. Hanya saja, untuk pengesahan atau penyerahan bukti struk pembayaran pajak hanya dapat dilakukan sesuai dengan jam kerja Samsat terdekat. Selamat mencoba!