4 Alasan Beli Mobil Bekas Online Lebih Aman Daripada di Showroom

mobil bekas

Apapun bisa dibeli secara online, termasuk mobil bekas. Dan metode beli mobil bekas dengan cara ini jauh lebih nguntungin ketimbang beli di showroom pinggiran jalan lho. Kok bisa?

Dengan membeli mobil bekas di showroom pinggir jalan, kamu bisa melihat dan menjajal langsung mobilnya. Tapi gak ada jaminan kalau kondisi mobil itu masih prima, bisa jadi ada oknum sales showroom yang nakal.

Lantas apakah membeli mobil bekas secara online udah pasti bebas dari penipuan? Gak juga sih, kalau yang namanya apes bisa terjadi kapan saja.

Namun pastinya, dengan bantuan e-commerce, beberapa kerugian yang berpotensi bakal kamu alami bisa diminimalisir.

So, mau tahu keuntungan apa saja yang bisa didapat jika beli mobil bekas online? Berikut ulasannya.

1. Gak capek berburu mobil

mobil bekas
Kalau cuma liat-liat doang, ya liat di online store juga bisa kok (Roadster)

Dengan mengunjungi situs jual beli, kamu bisa lihat dulu kondisi mobil bekas buruanmu di foto. Bila sreg, baru deh berangkat kunjungi si penjual.

Sebelum berangkat untuk cek fisik, kamu juga bisa ngobrol dengan pemiliknya mengenai kondisi mobil tersebut via chat atau telefon. Jangan lupa tanya juga masalah kelengkapan surat-suratnya. Jadi kamu udah dapat gambaran buat kondisi mobil secara keseluruhan bahkan sebelum kamu keluar rumah.

[Baca: Mau Beli Mobil Bekas? Jangan Cuek Sama Dokumen Ini Ya]

Bila kamu mau cari perbandingan pun gampang, tinggal ketik saja merek mobil di mesin pencarian. Nanti juga muncul daftar mobil yang kamu cari.

Lain halnya jika dari awal kamu sudah menentukan untuk beli di showroom. Tentunya kamu harus meluangkan waktu seharian untuk melakukan ini. Karena kalau gak, gimana mau membandingkan harga mobil di showroom A dan showroom lainnya.

Alhasil, jadi boros tenaga, boros waktu, dan boros uang transportasi juga toh?

2. Kebanyakan mobil bekas di e-commerce dijual tanpa perantara

Apabila kamu melihat iklan mobil bekas di Kaskus atau OLX, rata-rata penjualnya adalah pemiliknya langsung alias tanpa perantara. So, kalau hoki dan si pemiliknya khilaf, bisa saja kamu dapat harga murah di bawah pasaran.

Lain halnya kalau beli mobil bekas di showroom. Di sana ada sales-nya, mereka juga punya target penjualan dong. Harga yang kamu bisa dapat ya tentunya harga yang sesuai pasaran dan harga depresiasi mobilnya.

3. Bisa nikmati promo menarik

mobil bekas
Belum tentu showroom-showroom mobkas punya promo lho (poskota)

Kalau yang ini, umumnya bisa dinikmati kalau kamu beli mobil di marketplace khusus kendaraan. Sebut saja seperti Rajamobil, MobilWow, Carmudi, dan lainnya.

Promonya bisa berupa uang muka atau DP ringan buat yang mau kredit, bonus asuransi, dan lainnya. Situs-situs tersebut juga berani menjamin semua mobil bekas yang mereka iklankan ada dalam kondisi prima karena sebagian dari mereka punya tim yang bertugas mengecek mobil-mobil tersebut.

Promo seperti ini belum tentu ada lho kalau beli di showroom pinggir jalan. Kecuali showroom-nya sudah bekerja sama juga dengan situs-situs di atas.

4. Meminimalisir peluang ketemu sales nakal

mobil bekas
Mau dimana pun juga, beli mobil bekas wajib cek mesin (mobilmo)

Walau gak semua showroom penjual mobil bekas sales-nya nakal, tapi kamu tetap harus waspada akan hal itu. Biasanya mereka nawarin mobil yang bagus, mulus, dan mirip mobil baru. Tapi gak tahunya mobil itu bekas tabrakan atau indikator kilometernya sudah di-reset.

Kejadian serupa sebenarnya bisa saja terjadi jika kamu beli online yang diiklankan langsung oleh penjual. Namun, rata-rata penjual mobil di e-commerce sudah memaparkan kekurangan mobil dagangannya. Sebut saja seperti adanya baret, penyok, atau ada komponen yang sudah dimodif.

[Baca: Mau Beli Mobil Modifikasi? Perhatiin Dulu 3 Hal Ini]

Seandainya kamu masih belum yakin sama penjelasan si penjual, minta saja buku servis mobilnya. Dengan melihat riwayat servisnya, dari situ bisa kelihatan komponen apa yang belum atau sudah diganti. Kamu pun bisa punya gambaran soal kondisi mobilnya.

Lantas gimana kalau buku servisnya kosong karena si penjual selalu servis mobil di bengkel umum? Minta saja bon servisnya. Kalau bonnya sudah juga gak ada? Ya ajak mekanik andalanmu dan cek mobilnya dari mesin, kelistrikan, hingga kaki-kakinya. Atau bawa mobilnya ke bengkel kalau perlu jika si penjual gak keberatan.

[Baca: Bengkel Resmi atau Bengkel Umum, Mana Pilihan yang Lebih Cerdas?]

Itulah empat alasan kuat mengapa beli mobil bekas online lebih aman dan menguntungkan ketimbang di showroom pinggiran. Meski kamu bisa mendapat banyak keuntungan dengan cara ini, bukan berarti semua showroom pinggiran itu pasti ngerugiin kamu lho ya.

Eksistensi showroom bisa kamu manfaatkan juga untuk melakukan riset harga pasaran. Bila showroom A jual mobil tipe X dengan harga sekian, maka kamu bisa jadikan acuan itu buat nawar mobil bekas buruanmu.

Kebanyakan showroom juga memperbolehkan calon pembeli untuk test drive kok. Sementara itu, beberapa penjual perorangan kadang malah keberatan terutama bila rumah mereka ada di gang sempit. Tentu susah bila calon pembeli ingin test drive, ujung-ujungnya cuma dites nyalain mesin saja.

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →