5 Mobil LCGC yang Paling Laris di Sepanjang Tahun 2019, Harganya Ramah di Kantong!

Mobil LCGC (Low Cost Green Car) masih menjadi idola masyarakat Indonesia di sepanjang tahun 2019. Bahkan, saking banyaknya peminat, kendaraan ini selalu menduduki peringkat lima besar dalam daftar mobil terlaris menurut Gaikindo. 

Bukan cuma harga yang ramah di kantong aja guys, banyak yang tertarik dengan kendaraan LCGC karena memang irit bahan bakar. Tampilan mobil-mobil ini sekarang juga gak malu-maluin kok! Bahkan cocok banget di kendarai oleh pemula, maupun ibu rumah tangga. 

Nah, mengutip dari pelbagai sumber, berikut ini jajaran mobil LCGC yang paling laku di sepanjang tahun 2019. Yuk kita simak, ada mobil apa aja sih. 

1. Honda Brio Satya

Mobil LCGC
Honda Brio Satya

Honda tahun lalu memperkenalkan generasi kedua Brio di Indonesia. Major facelift ini hadir untuk seluruh varian, baik Brio RS atau Brio Satya yang mengisi kelas LCGC. 

Pada penyegarannya kali ini eksterior Brio berubah total, tapi sayangnya untuk mesin tidak ada yang baru. 

Bicara soal fun to drive, Brio Satya ini lebih unggul ketimbang LCGC lainnya. Salah satu faktor yang membuat Brio Satya menyenangkan saat dikendarai karena memakai mesin empat silinder yang minim getaran berlebih saat kondisi idle.

Brio Satya saat ini menggunakan mesin bensin versi facelift 2016, yakni 1.199 cc i-VTEC empat silinder. Mesin itu mampu menghasilkan daya 89 hp pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. PT Honda Prospect Motor menyiapkan pilihan transmisi manual dan otomatis CVT.

Untuk sebuah LCGC, Brio Satya ini tergolong mahal. Varian tertingginya, yaitu Satya E CVT, harganya sudah di atas  Rp 160 juta. Jadi cuma Brio Satya satu-satunya LCGC alias mobil subsidi yang harganya udah menyentuh Rp 160 jutaan.

2. Toyota Calya

Mobil LCGC
Toyota Calya (Otosia)

Mobil berkapasitas tujuh penumpang ini memperluas lini model Toyota di segmen LCGC yang sebelumnya hanya mengandalkan Agya. Rancang bangun Toyota Calya mengusung konsep desain, spesifikasi teknis, serta beragam fitur cukup berkualitas di kelasnya.

Calya digadang-gadang sebagai ‘The Next Big Thing’ yang bakal merajai pasar otomotif di Tanah Air. Hal ini langsung terbukti, hanya sekitar sebulan setelah diluncurkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 lalu.

Dari sisi penampilan, Calya memperlihatkan desain modern yang begitu stylish sehingga jauh dari kesan murahan. Bentuknya memiliki sedikit kemiripan dengan Avanza, hanya berbeda dari segi ukuran. Calya sedikit lebih pendek dan ramping ketimbang kakaknya.

Toyota Calya mengusung mesin berkode 3NR, dengan kapasitas 1,2 liter dibanderol harga mulai dari Rp 137 jutaan. Mesin yang sama juga dipakai oleh Daihatsu pada Sigra. Mengacu regulasi pemerintah untuk standar mobil LCGC, maka dari itu Toyota merancang konsumsi BBM pada Calya pada angka minimal 20 km/liter. Angka ini bisa jadi lebih irit atau bahkan lebih boros tergantung dari cara mengemudi dan jalur yang dilalui.

3. Daihatsu Sigra

Mobil LCGC
Daihatsu Sigra (Dok: Daihatsu).

Daihatsu Sigra (bersama Toyota Calya) bisa dibilang sebagai mobil LCGC yang memiliki dimensi terbesar dibandingkan yang lain. Pihak pabrikan sendiri ditengarai sangat memanfaatkan kelonggaran regulasi pemerintah yang tidak mematok dimensi mobil LCGC.

Soal jantung pacu Daihatsu Sigra, pabrikan asal Jepang ini menyodorkan dua tipe mesin. Pertama adalah tipe 1KR-VE, DOHC VVT-i berkapasitas 998 cc (1.0 Liter) di varian terendah. Mesin ini diklaim mampu hasilkan daya sebesar 65 HP dan torsi maksimal hingga 87,2 Nm. Kemudian ada mesin tipe 3NR-VE, DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.197 cc (1.2 Liter) yang tersedia di dua varian tertingginya. Mesin ini disebut mampu meletupkan tenaga sebesar 86 HP dan torsi maksimal hingga 106 Nm.

Pilihan harga Daihatsu Sigra 1.0 tersedia dalam dua varian yakni tipe D dan M. Harganya sendiri masing-masing dibanderol sebesar Rp 114 juta dan Rp 122,9 juta. Sementara itu untuk harga Daihatsu Sigra varian mesin 1.2 liter dibanderol mulai dari Rp 132,25 juta (tipe X M/T) hingga Rp 154,75 juta (tipe R A/T DLX).

4. Toyota Agya

Mobil LCGC
Toyota Agya

Di Indonesia, Agya lahir bersamaan dengan Daihatsu Ayla sebagai produk kolaborasi Toyota-Daihatsu seperti Avanza-Xenia. Sebagai mobil yang terbilang laris di pasaran, Agya tentunya memiliki beban yang cukup besar guna mengulangi kesuksesan dari sales yang berhasil dituai pada tahun 2016 lalu.

Sekedar catatan, Agya berhasil menuai penjualan sebesar 30 persen dari segmen LCGC Nasional. Tentunya Agya ingin memperluas target marketnya dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut juga tentunya diperkuat dengan pembaharuan di berbagai sisi yang membuat mobil ini tampil beda dibandingkan dengan seri sebelumnya.

Meski berkonsep sebagai Green Car atau LCGC, bagian dalam dari mobil ini dirasa cukup mumpuni untuk menunjang mobilitas penggunanya. Meski memiliki harga yang terbilang kompetitif. Agya juga menyematkan berbagai fitur terbaik guna memberikan keamanan dan kenyamanan penggunanya.

Mobil ini sudah dilengkapi dengan Dual SRS Airbags yang siap menekan risiko cedera pada penumpang ketika mobil mengalami benturan keras dari sisi depan. Sisi samping mobil ini juga sudah dilengkapi dengan Side Impact Beam yang siap meredam benturan hebat yang terjadi di sisi samping.

Untuk tipe terendah dengan mesin 1.000 cc, 3 silinder dibanderol dengan harga Rp 135,1 juta. Sedangkan tipe tertinggi dengan mesin 1.200 cc, 4 silinder transmisi otomatis dijual dengan harga Rp 155,5 jutaan. 

5. Daihatsu Ayla

Mobil LCGC
Daihatsu Ayla (Instagram).

Daihatsu Ayla ini pertama kali meluncur pada tahun 2013 silam. Ayla lahir bersamaan dengan Toyota Agya yang merupakan kembarannya. Ayla dan Agya sebenarnya sama saja, karena produk ini merupakan produk kolaborasi antara Toyota dan Daihatsu.

Soal keselamatan, mobil ini punya airbag dua titik, child safety lock, dan pengingat sabuk pengaman. Walaupun mobil ini merupakan mobil kecil, tetapi kapasitas mesin yang digunakan hampir serupa dengan MPV yang ada di Indonesia.

Pada generasi pertama, Ayla hanya hadir dengan mesin berkapasitas 998, 3 silinder bertenaga 64 hp dengan pilihan transmisi manual 5 percepatan. Kini, Daihatsu Ayla hadir dengan mesin 1.197 cc, 4 silinder bertenaga 88 hp dengan pilihan transmisi manual dan otomatis. Perubahan dan penyegaran ini tentunya membawa angin segar terhadap penjualan Daihatsu. Maka dari itu, penjualan mobil ini pun semakin meningkat setiap tahunnya.

Soal konsumsi bahan bakar, Daihatsu Ayla menjadi salah satu mobil yang memiliki konsumsi bahan bakar yang sangat baik. Sebagai gambaran, mobil ini mampu menempuh jarak hingga kisaran 15-20 km untuk satu liter bensin. Tentunya hal tersebut juga diimbangi dengan gaya berkendara dan kondisi jalanan yang lengang.

Mobil ini dijual oleh Daihatsu dengan 16 varian yang terdiri dari beberapa tipe dan transmisi yang berbeda-beda. Untuk harganya sendiri, mobil ini dibanderol di kisaran Rp 95-149 jutaan.

Nah itu tadi lima mobil LCGC yang laris manis di sepanjang tahun 2019. Kira-kira di tahun ini apakah kelima mobil tersebut masih berjaya atau tidak ya? Kita tunggu aja nih kabar selanjutnya. (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis